cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 168 Documents
Pengaruh Variasi Jenis Anoda Korban terhadap Laju Korosi Pipa ASTM A53 pada Media Tanah Liat Rizal Rizal Akbar Mantofani; Nani Mulyaningsih; Adityo Noor S. Darmo
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27019

Abstract

Korosi pada pipa baja ASTM A53 yang tertanam di dalam tanah dapat menurunkan umur pakai serta keandalan sistem perpipaan. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengendalikan korosi adalah proteksi katodik menggunakan anoda korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi jenis anoda korban, yaitu magnesium (Mg), aluminium (Al), dan seng (Zn), terhadap laju korosi pipa ASTM A53 pada media tanah liat. Pengujian dilakukan dengan metode polarisasi potensiodinamik mengacu pada ASTM G102 setelah spesimen dipendam selama 30 hari. Nilai laju korosi dihitung berdasarkan arus korosi (Icorr) yang diperoleh dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan anoda korban mampu menurunkan laju korosi dibandingkan spesimen tanpa proteksi. Anoda magnesium memberikan perlindungan paling efektif dengan laju korosi sebesar 0,3110 mmpy, atau menurunkan laju korosi sebesar 86,2% dibandingkan spesimen tanpa anoda yang memiliki laju korosi 2,2568 mmpy. Sementara itu, anoda aluminium dan seng juga mampu menurunkan laju korosi, namun efektivitasnya lebih rendah dibandingkan magnesium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan jenis anoda korban berpengaruh signifikan terhadap efektivitas proteksi katodik pada pipa ASTM A53 di lingkungan tanah liat, dengan magnesium sebagai material anoda yang memberikan kinerja perlindungan terbaik
Pengaruh Variasi Tekanan Pengepresan terhadap Karakteristik Briket Serbuk Arang Kayu dengan Perekat Limbah Nasi Tia Melati; Dwi Handoko
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tekanan pengepresan terhadap karakteristik briket serbuk arang kayu dengan perekat limbah nasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan tiga variasi tekanan pengepresan, yaitu 150 kg/cm², 160 kg/cm², dan 170 kg/cm². Karakteristik briket yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, nilai kalor, dan kekuatan tekan, kemudian dibandingkan dengan persyaratan SNI 01-6235-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan pengepresan cenderung menurunkan kadar air dan meningkatkan kekuatan tekan briket. Kadar air terendah sebesar 8,79% dan kekuatan tekan tertinggi sebesar 9,03 kg/cm² diperoleh pada tekanan 170 kg/cm². Nilai kalor tertinggi sebesar 4808,48 cal/gram diperoleh pada tekanan 160 kg/cm², sedangkan kadar abu terendah sebesar 0,91% diperoleh pada tekanan 150 kg/cm². Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa seluruh variasi tekanan telah memenuhi persyaratan SNI untuk kadar abu, namun belum memenuhi persyaratan kadar air dan nilai kalor. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi tekanan pengepresan memengaruhi karakteristik briket serbuk arang kayu dengan perekat limbah nasi, meskipun masih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk memperoleh kualitas briket yang memenuhi seluruh persyaratan SNI.
Corrosion Behavior of a Motor-Driven Filter Pipeline in Seawater Using the Weight Loss Method: Effect of Temperature and Flow Martin Fatah; Ahmad Pratama; Andhika Pramono
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27196

Abstract

Failure of a motor-driven filter pipeline was reported due to seawater-induced corrosion. The objective of this study was to investigate the corrosion behavior of the pipeline material in seawater under static and dynamic conditions at temperatures of 27, 40, 60, and 80°C using the weight-loss method. Surface characterization was performed using scanning electron microscopy coupled with energy-dispersive spectroscopy (SEM-EDS) and X-ray diffraction (XRD). At 80°C, both static and dynamic conditions exhibited corrosion rates approximately twice those observed at 27°C. SEM observations revealed the formation of a dense and adherent corrosion-product layer at 27°C. However, at 80°C, cleavage and cracking of the corrosion-product layer were observed, allowing corrosive species to diffuse more readily to the metal surface and thereby accelerating corrosion. XRD analysis confirmed that the corrosion products consisted primarily of Fe2O3 (hematite) and Fe3O4 (magnetite).
Desain dan Simulasi Tegangan Alat Angkat Cetakan Injeksi  Untuk Mesin Woojin TE170G5 iwan setio yasifanka; Muhammad Yunus; Yang Fitri Arriyani
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27246

Abstract

Pemasangan cetakan (mold) pada mesin injeksi plastik membutuhkan alat bantu karena bobot mold relatif besar dan area kerja mesin sering terbatas. Pada kondisi tertentu, penggunaan alat bantu umum belum mampu menjangkau posisi pemasangan dengan baik sehingga proses kerja menjadi kurang efisien dan berisiko bagi operator. Penelitian ini bertujuan merancang alat angkat cetakan dari arah samping untuk mesin Woojin TE170G5 dengan kapasitas angkat 2 ton. Metode perancangan yang digunakan adalah VDI 2222 melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pengembangan konsep, pemilihan alternatif, dan penyelesaian rancangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi kondisi mesin, pengukuran area kerja, serta studi literatur. Model alat dibuat dan dianalisis menggunakan SolidWorks Simulation untuk mengevaluasi tegangan Von Mises, displacement, serta faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum rangka sebesar 0,629 MPa dan displacement maksimum sebesar 0,004 mm. Analisis pin connector menunjukkan gaya maksimum sebesar 12.004 N pada Pin 1 dengan tegangan geser 26,55 MPa. Nilai tersebut masih berada di bawah tegangan luluh material ASTM A36, sehingga rancangan dinyatakan aman terhadap beban kerja. Meskipun demikian, nilai Factor of Safety yang tinggi perlu menjadi perhatian karena dapat mengindikasikan peluang optimasi dimensi dan biaya produksi.
Pengaruh Konfigurasi Lampu Pijar terhadap Distribusi Temperatur Internal Inkubator Telur Menggunakan Metode Pemetaan Termal Multi-Titik Berbasis Sensor Digital Muhammad Syahril; Lutfi Rustica Mundy; Khairunnas; Ulul Azmi; Ditya Riswandha
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27620

Abstract

Kebutuhan telur yang terus meningkat menuntut tersedianya sistem penetasan yang mampu menghasilkan daya tetas tinggi secara stabil. Salah satu komponen penting dalam proses penetasan adalah kestabilan dan keseragaman temperatur di dalam inkubator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pemanas inkubator telur berbasis lampu pijar terhadap distribusi temperatur internal serta pengaruhnya terhadap persentase penetasan telur. Inkubator bertingkat berkapasitas 400 telur dirancang menggunakan bahan tripleks berisolasi serbuk kayu, dilengkapi thermostat digital, thermohygrometer, ventilasi udara, wadah air, serta variasi jumlah lampu pijar sebanyak 4, 6, 8, 10, dan 12 unit. Pengujian dilakukan pada dua kondisi, yaitu tanpa dan dengan penggunaan plat seng di bawah lampu pijar sebagai penyebar panas. Pengukuran temperatur dilakukan pada beberapa titik untuk mengetahui tingkat keseragaman suhu di dalam inkubator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lampu pijar yang digunakan, maka perbedaan temperatur antar titik semakin kecil. Penggunaan plat seng terbukti mampu menurunkan beda temperatur dan meningkatkan keseragaman distribusi panas, dengan selisih temperatur terkecil sebesar 0,36°C pada penggunaan 12 lampu pijar. Uji penetasan menunjukkan bahwa baik pada kondisi tanpa maupun dengan plat seng, dari 45 butir telur yang diuji diperoleh jumlah menetas sebanyak 44 butir atau setara dengan persentase penetasan sebesar 97%. Dengan demikian, meskipun plat seng meningkatkan keseragaman temperatur, keberadaannya tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap besar kecilnya tingkat keberhasilan penetasan. Faktor utama yang memengaruhi keberhasilan penetasan adalah kestabilan suhu inkubator secara keseluruhan.
Engineering Design of Vertical and Horizontal Briquette Printing Machines on Briquette Quality Angger Bagus Prasetiyo; Aditya Rahayu; Daru Sugati
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.28318

Abstract

Briket biomassa merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang potensial, namun kualitas briket sangat dipengaruhi oleh mekanisme densifikasi dan orientasi gaya tekan yang dihasilkan oleh mesin pencetak briket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain mesin pencetak briket tipe vertikal dan horizontal terhadap karakteristik fisik dan mekanik briket biomassa. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan pendekatan komparatif menggunakan campuran biomassa berupa arang sekam padi (40%), arang serbuk kayu (40%), perekat tapioka (10%), dan air (10%). Mesin pencetak tipe vertikal menggunakan sistem pemadatan pneumatic-hydraulic dengan variasi tekanan sebesar 206.842, 344.738, 482.633, dan 620.528 Pa, sedangkan mesin tipe horizontal menggunakan mekanisme screw press yang digerakkan motor listrik 1,5 HP dengan diameter screw 6 cm, panjang screw 26 cm, dan kapasitas produksi 200 kg/jam. Tekanan pemadatan pada mesin horizontal tidak dapat dinyatakan sebagai satu nilai tetap seperti pada mesin vertikal karena mekanisme screw press menghasilkan tekanan dinamis yang berubah secara kontinu selama proses pencetakan. Kualitas briket dianalisis berdasarkan densitas, ketahanan mekanik (drop test), water resistance index (WRI), dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan pemadatan pada mesin vertikal mampu meningkatkan densitas briket dari 0,551 menjadi 0,731 g/cm³ serta menurunkan persentase kerusakan drop test dari 45,15% menjadi 18,51%. Selain itu, laju pembakaran menurun dari 0,215 menjadi 0,158 g/menit yang menunjukkan terbentuknya struktur briket yang lebih padat dan stabil. Mesin horizontal menghasilkan densitas rata-rata sebesar 0,654 g/cm³ dengan laju pembakaran sebesar 0,175 g/menit serta menunjukkan variasi struktur yang relatif lebih besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi gaya tekan vertikal menghasilkan distribusi tekanan yang lebih merata dan proses densifikasi biomassa yang lebih efektif sehingga menghasilkan briket dengan kekuatan mekanik dan kestabilan pembakaran yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dalam menjelaskan hubungan antara orientasi gaya tekan, mekanisme densifikasi, dan kualitas briket pada sistem pencetakan biomassa.
Pengaruh Penggunaan Biodiesel Minyak Goreng Bekas Hasil Transesterifikasi terhadap Performa Mesin Diesel Resa Hardianto; Syaiful Arif
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.28382

Abstract

Penggunaan minyak goreng bekas sebagai bahan bakar alternatif merupakan salah satu cara untuk mengurangi limbah dan mendukung pengembangan energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh transesterifikasi biodiesel dari minyak goreng bekas terhadap kinerja mesin diesel. Biodiesel diproduksi melalui proses transesterifikasi menggunakan metanol dan katalis NaOH. Biodiesel yang dihasilkan diuji pada mesin diesel dan dibandingkan dengan bahan bakar diesel konvensional. Torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar spesifik diukur pada kecepatan mesin mulai dari 400 hingga 1200 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kecepatan rendah hingga menengah, biodiesel dapat menghasilkan daya rata-rata 4,14% lebih tinggi daripada diesel. Namun, konsumsi bahan bakar spesifik biodiesel meningkat sekitar 9,5% dibandingkan dengan diesel. Nilai kalor biodiesel yang lebih rendah daripada bahan bakar diesel menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Dalam pengujian jangka pendek, biodiesel berbasis minyak bekas terbukti sebagai bahan bakar alternatif potensial untuk digunakan pada mesin diesel tanpa modifikasi pada konstruksi mesin.
Studi Pemanfaatan Limbah Lumpur Merah Sebagai Bahan Baku Refraktori dengan Paduan Kaolin, Abu Sekam, dan Pasir Kuarsa Berbasis Potensi Lokal Kalimantan Barat Dwi Handoko; Iyus
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.28867

Abstract

Lumpur merah atau red mud adalah limbah yang dihasilkan dari pengolahan bauksit menjadi alumina.  Limbah ini seringkali dibuang atau disimpan tanpa diproses atau dimanfaatan secara optimal sehingga dapat menimbulkan permasalah lingkungan kemudian hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan limbah lumpur merah dengan paduan kaolin, abu sekam dan pasir kuarsa yang merupan sumber daya alam lokal Kalimantan Barat, untuk dapat dijadikan bahan refraktori. Tantangan dari penelitian ini yaitu menentukan variasi dalam komposisi kaolin, abu sekam dan pasir kuarsa dalam mempengaruhi sifat fisik dan termal dari bahan refraktori yang dihasilkan. Metode penelitian meliputi menganalisis komposisi kimia dan fisik limbah lumpur merah, menguji sampel dari variasi bahan paduan tersebut, serta melakukan pengujian sifat mekanik dan termal. Luaran dari penelitian ini adalah pengembangan bahan refraktori yang efisien dan ramah lingkungan, serta publikasi hasil penelitian dalam jurnal ilmiah. Studi ini berharap tidak hanya memberikan solusi untuk masalah limbah, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku refraktori di Indonesia dengan pemanfaatan sumber daya alam lokal Kalimantan Barat.