cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 148 Documents
Pengaruh Fence Pada Vertical Axis Wind Turbine Dengan Blade Rotor Naca 0015 Terhadap Daya Yang Dihasilkan Rachmat, Firdaus; Ali Akbar; Mulyadi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.24692

Abstract

Pengembangan energi saat ini berjalan dengan pesat. Hal tersebut dipicu oleh kebutuhan akan energi terutama listrik yang terus meningkat. Kebutuhan ini tidak bisa bergantung sepenuhnya pada energi fosil karena kendala emisi lingkungan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan turbin angin model VAWT. Variasi yang dilakukan adalah variasi ukuran fence pada ujung sayap untuk menentukan dengan sudut 30°, 60°, dan 90°. Prototipe VAWT ini juga menggunakan variasi bilah 2 dan 4 bilah dengan tinggi bilah 1,5 m dan radius 0,75 m. Hasil menunjukkan bahwa dengan penggunaan wingtip, kinerjanya meningkat dibandingkan tanpa wingtip. Hal ini juga berlaku untuk blade yang menggunakan 2 blade dan 4 blade, di mana kinerjanya lebih baik dibandingkan yang hanya menggunakan 2 blade. Selain itu, fence dengan penambahan lebar 90 derajat menunjukkan peningkatan kinerja jika dibandingkan dengan 30 derajat dan 60 derajat.
Pengaruh Wingtip Blade Rotor Naca 0015 Terhadap Daya Pada Vertical Axis Wind Turbine Rachmat, Firdaus; Ali Akbar; Edi Widodo
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.24693

Abstract

Pengembangan energi sekarang ini sangat pesat karena kebutuhan energi  terutama listrik semakin meningkat. Hal ini tidak bisa menggandalkan suatau energi yang berbahan fosil karena keterbatasan emisi lingkungan. Berbagai macam pembangkit listrik diantaranya adalah energi angin yang merupakan energi terbarukan diantaranya model VAWT. Penelitihan ini dilakukan secara experimen mengunakan model VAWT dengan melakukan variasi wingtip untuk mengetahui pengaruh unjuk kerja. Prototipe dari VAWT ini mengunakan variasi 2 blade dan 4 blade dengan ukuran tinggi blade 1,5 meter dengan radius 0,75 meter. Variasi ukuran wingtip juga dilakukan dengan 3 variabel. Berdasarkan hasil uji penambahan blade pada VAWT yang mengunakan variasi 2 blade dan 4 blade dengan ukuran tinggi blade 1.5 m dengan radius 0,75 M. Hasilnya menunjukkan bahwa VAWT dengan 4 blade memberikan tegangan, daya, dan kuat arus yang lebih baik daripada 2 blade. Sedangkan pada variasi penambahan wingtip, bahwa tegangan, daya, dan kuat arus semakin meningkat seiring peningkatan luas wingtip.
Analisis Kinerja Mesin Circular saw Berorientasi Potong 45-90 Derajat Untuk Aplikasi Industri Kayu Studi Eksperimental Perbawa, Dafva Ari; Akbar, Ali; Firdaus, Rachmat; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.24694

Abstract

Penelitian ini menganalisis performa mesin circular saw yang dapat beroperasi pada sudut 45-90 derajat dalam industri kayu, menggunakan kayu sengon, meranti, dan jati. Parameter yang diuji meliputi kecepatan pemotongan, akurasi potongan, dan keandalan operasional, menggunakan Surface Roughness Tester dan Digital Angle Ruler. Hasil menunjukkan kayu sengon dan meranti mencapai kehalusan terbaik pada sudut 65 derajat, sementara jati menunjukkan kehalusan konsisten. Keakuratan sudut potong sangat baik pada semua sudut yang diuji. Desain dan kualitas mata gergaji serta kalibrasi mesin mempengaruhi presisi dan kehalusan potongan. Rekomendasi mencakup pemilihan mesin dengan kemampuan sudut potong variabel, kalibrasi dan perawatan rutin, serta pemahaman sifat material kayu untuk menentukan sudut potong dan jenis mata gergaji optimal. Temuan ini membantu industri kayu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk.
Pengaruh Aspek Rasio Pad Terhadap Efektivitas Pendingin Evaporatif Berbahan Serabut Kelapa Jasron, Jahirwan Ut; Aditya Putra Nara; Jack C. A. Pah
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.24741

Abstract

Krisis energi dan perubahan iklim meningkatkan konsumsi energi untuk pemanasan dan pendinginan ruang, dengan sektor ini menyumbang 33% dari konsumsi energi global. Pendinginan udara mencapai 60% dari permintaan listrik musim panas, sehingga konservasi energi penting. Sistem pendinginan evaporatif, dengan cooling pad berbasis serabut kelapa, menjadi solusi yang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aspek rasio pad terhadap efektivitas pendingin evaporatif berbahan serat kelapa. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen pada ruang dengan dimensi 244 cm x 122 cm x 122 cm dengan merubah variasi aspek ratio pad 60:3, 60:6, 60:9 dan putaran blower 830 rpm, 1030 rpm, 1230 rpm. Berdasarkan hasil penelitian efektivitas pendinginan evaporatif meningkat dengan menurunnya aspek rasio pad. Efektivitas meningkat karena serabut kelapa dapat menyerap lebih banyak air, meningkatkan penguapan dan penyerapan panas. Ketebalan pad yang lebih besar menambah hambatan aliran udara, tetapi meningkatkan interaksi udara dan air, sehingga lebih banyak panas diserap. Namun, pada aspek rasio 60:9 dengan putaran blower 1030 rpm, terjadi penurunan efektivitas karena suhu udara yang dikeluarkan tidak mendekati suhu bola basah, menunjukkan penguapan air tidak maksimal. Peningkatan putaran blower meningkatkan transfer massa antara udara dan air, menghisap lebih banyak udara panas, dan meningkatkan laju penguapan air, meskipun interaksi udara dan air menjadi lebih singkat. Blower juga membantu mengurangi panas di ruangan dengan membuang udara panas ke luar dan menggantinya dengan udara lebih dingin.
Studi Pengaruh Penambahan Alumina (AL2O3) Terhadap Sifat Mekanis dan Konduktifitas Panas Bahan Refraktori Paduan Kaolin dan Ash Handoko, Dwi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.26047

Abstract

Kaolin adalah material yang tahan terhadap pembakaran pada temperatur tinggi dan fly ash adalah limbah dari proses pembakaran pada boiler. Aluminium oksida (Al2O3), besi oksida (Fe2O3), silikon dioksida (SiO2), kalsium karbonat, belerang dan magnesium merupakan unsur-unsur penyusun fly ash. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh paduan kaolin dan fly ash pada sifat mekanik dan kondutifitas panas. Metode yang dilakukan adalah membuat variasi paduan kaolin dan alumina variasi massa alumina (wt%): 0, 5, 10, 15, dan 20. Pengujian yang dilakukan adalah uji konduktivitas panas, kuat tekan, dan impak. Selain itu juga dilakukan uji karakterisasi dengan menggunakan SEM/EDX untuk mengetahui morfologi permukaan, persebaran unsur, dan memastikan unsur yang terkandung didalamnya. Hasil yang didaptkan menunjukkan bahwa penambahan alumina dapat meningkatkan kekuatan tekan namun menurunkan konduktivitas panas dan kekuatan impak. Berdasarkan hasil uji EDX terlihat peningkatan unsur aluminium (Al) silika (Si) dan oksigen (O), namun unsur kalsium (Ca) mengalami penurunan. Uji SEM menunjukan distribusi partikel dari unsur aluminium kalsium dan silika tersebar dan terdapat pori-pori di antara partikel.
Analisis Keandalan Mesin Menggunakan MTTR dan Downtime untuk Menentukan Mesin Kritis pada Lini Produksi PT X. Syaefudin, Arief; Santoso, Deri Teguh; Sumarjo, Jojo; Anjani, Ratna Dewi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.20403

Abstract

Keandalan mesin sangat penting dalam menjaga kelancaran produksi, terutama pada industri make-to-order seperti PT X. Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeliharaan mesin menggunakan Mean Time To Repair (MTTR) dan total downtime berdasarkan data kerusakan selama Februari 2022. Metode penelitian meliputi pengumpulan data kerusakan, perhitungan MTTR, dan identifikasi mesin kritis. Hasil menunjukkan terdapat 22 mesin yang mengalami gangguan, dengan downtime terbesar pada CNC Router 6.5 (1080 menit), Bending (870 menit), dan High Frequency HF1 (180 menit). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemeliharaan masih bersifat reaktif dan menyebabkan tingginya kehilangan waktu produksi. Penelitian merekomendasikan penerapan preventive maintenance terjadwal dan peningkatan pencatatan histori kerusakan.
Optimasi Rasio Campuran Jeruk Nipis, Belimbing Wuluh, dan Tanah Liat untuk Meningkatkan Kinerja Baterai Organik Galvani Dosi, Paulus Pius Pora; Pomalingo, Moh Fikri; ratang, Lenie; Indonesia, Indonesia
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.22333

Abstract

Bahan organik seperti jeruk nipis (Citrus aurantifolia), belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), dan tanah liat memiliki kandungan asam serta ion alami yang berpotensi digunakan sebagai elektrolit pada sistem sel galvanik. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa buah-buahan dapat menghasilkan tegangan listrik, namun stabilitas, durabilitas, dan komposisi optimal elektrolit organik belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi campuran jeruk nipis–belimbing wuluh–tanah liat sebagai elektrolit ramah lingkungan untuk bio-battery berdaya rendah. Sebanyak 27 sampel jeruk nipis pada tiga tingkat kematangan diuji tingkat keasamannya menggunakan pH meter. Empat variasi komposisi elektrolit—1:1, 1:2 (jeruk nipis lebih sedikit), 2:1 (belimbing wuluh lebih sedikit), dan 1:2 dengan dominasi tanah liat—diuji selama 15 hari menggunakan elektroda tembaga (katoda) dan seng (anoda). Tegangan, arus, dan energi listrik diukur setiap 24 jam menggunakan multimeter digital. Komposisi terbaik diterapkan pada prototipe aki organik dan diuji pada lampu LED dengan pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter. Jeruk nipis setengah matang memiliki keasaman terendah (pH 1,54) dan dipilih sebagai elektrolit utama. Komposisi 1:2 dengan jeruk nipis lebih sedikit menghasilkan kinerja terbaik selama sembilan hari pertama dengan tegangan maksimum 0,75 V, arus 24,14 mA, dan energi 1,089384 J pada hari pertama. Penurunan performa signifikan terjadi setelah hari ke-10 akibat degradasi bahan organik dan pengeringan media. Prototipe mampu menyalakan lampu LED dengan intensitas awal 212 lux, namun berhenti bekerja pada hari ke-12. Campuran jeruk nipis, belimbing wuluh, dan tanah liat memiliki potensi sebagai elektrolit organik ramah lingkungan untuk aplikasi berdaya rendah. Meskipun demikian, masa operasi efektif hanya sekitar 10 hari sehingga diperlukan upaya peningkatan stabilitas elektrolit dan pengendalian kelembapan untuk pemanfaatan jangka panjang.
Analisis Pengaruh Temperatur dan Rasio Air–Minyak terhadap Karakteristik Nyala pada Konversi Termal Minyak Jarak Sahbana, Muhammad Agus; Sudibyo, Agus; Susipta, I Nyoman; Rahman, Maulana Abdul
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.22687

Abstract

Dalam proses konversi termal minyak jarak (Jatropha curcas L.) melalui pemanasan langsung tanpa katalis, pengaruh temperatur dan rasio air-ke-minyak terhadap karakteristik nyala dipelajari dalam penelitian ini. Minyak jarak digunakan sebagai bahan baku, dengan rasio air-ke-minyak 1:1 dan 2:1, dan suhu operasi antara 200 dan 400 derajat Celcius. Untuk menganalisis karakteristik nyala, rekaman video nyala api pada ujung pipa reaksi dan ekstraksi frame representatif digunakan. Komposisi warna merah, kuning, dan biru digunakan untuk menunjukkan hubungan antara spesies hasil reaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku nyala sangat dipengaruhi oleh temperatur dan rasio air-minyak. Dalam rasio satu ke satu, intensitas relatif warna biru meningkat secara signifikan dan mencapai kondisi paling dominan pada 350 °C, menunjukkan kecenderungan yang lebih stabil untuk menghasilkan hidrogen. Di sisi lain, dalam rasio dua ke satu, intensitas relatif warna biru lebih rendah dan cenderung menurun pada temperatur tinggi, menunjukkan dominasi proses pirolisis dan pembakaran tidak sempurna. Penelitian ini memberikan pemahaman awal tentang bagaimana temperatur, rasio campuran, dan karakteristik nyala berpengaruh pada konversi termal minyak jarak. Ini juga berfungsi sebagai dasar untuk pengembangan metode untuk membuat hidrogen berbasis minyak nabati.
ANALISA THERMOELECTRIC TEC UNTUK MENINGKATKAN MASSA OKSIGEN O2 PADA PROSES PEMBAKARAN MOTOR BAKAR Khalida, Zulfa; Rahmad, Hadi; Dewi, Yulia Puspa; Dewi, Kartika Chandra; Putranti, Eti
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.23548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Thermoelectric Cooler (TEC) sebagai sistem pendingin udara masuk terhadap performa mesin sepeda motor 110 cc. Sistem TEC dipasang pada saluran intake manifold dan diuji menggunakan dynamometer test untuk membandingkan karakteristik mesin pada kondisi dengan dan tanpa pendinginan udara masuk. Parameter yang dianalisis meliputi daya, torsi, dan Air Fuel Ratio (AFR). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendinginan udara masuk menyebabkan penurunan nilai AFR sebesar sekitar 4,8%, yang mengindikasikan peningkatan densitas udara dan massa oksigen yang masuk ke ruang bakar. Perubahan tersebut berkontribusi pada peningkatan performa mesin, dengan daya maksimum mencapai 6,58 HP pada putaran 5600 rpm, atau meningkat sekitar 1,8 HP dibandingkan kondisi tanpa penggunaan TEC. Namun demikian, efektivitas pendinginan masih dibatasi oleh tingginya kecepatan aliran udara masuk, sehingga diperlukan pengembangan desain sistem pendingin yang lebih optimal pada penelitian selanjutnya.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Sudden Enlargement terhadap Head Loss pada Aliran Udara Laminar Wibisono, Satria Agung; Akbar, Ali; Fahruddin, A’rasy; Firdaus, Rachmat; Syahril, Muhammad
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24788

Abstract

Fenomena sudden enlargement pada sistem perpipaan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya head loss yang dapat menurunkan efisiensi aliran fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudden enlargement terhadap kehilangan energi pada aliran fluida laminar dengan menggunakan tiga variasi geometri, yaitu Square Edge, Rounded Edge, dan Projecting Edge. Pengujian dilakukan pada pipa berbahan akrilik menggunakan manometer U sebagai alat ukur tekanan dengan dua titik pengukuran, masing-masing pada diameter 12,7 mm dan 50 mm. Dua tingkat laju aliran udara diuji, yaitu 6 L/menit dan 4 L/menit. Data tekanan yang diperoleh diolah untuk menghitung kecepatan aliran dan head loss menggunakan persamaan dasar fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk geometri memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya head loss. Pada laju aliran tinggi (6 L/menit), geometri Square Edge menghasilkan head loss terendah, sedangkan Rounded Edge memberikan performa optimal pada laju aliran rendah (4 L/menit). Geometri Projecting Edge secara konsisten menghasilkan head loss tertinggi pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan geometri sudden enlargement harus disesuaikan dengan kondisi operasi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan instalasi perpipaan yang lebih efisien dan mendukung optimasi energi pada sistem transportasi fluida.