cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 168 Documents
Perancangan Robot Manipulator 3 (TIGA) Degree Of Freedom (DOF) Pemindah Barang Dengan Variasi Lintasan (Trajectory) Terhadap Waktu Pemindahan Barang Akhmad Wahyudin Sidik; Ikhwan Taufik; Herru Santosa Budiono
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.25368

Abstract

Robot manipulator merupakan seperangkat alat mekanik berupa lengan yang diprogram dan didesain melakukan suatu tugas spesifik tertentu. Perancangan robot manipulator 3 DoF yaitu untuk mengetahui kinerja dari robot manipulator terhadap waktu dalam kerjanya dalam memindahkan benda dari satu titik ke titik yang lainnya. Robot manipulator 3 DoF memiliki 3 perputaran di setiap siku dan end efector. Penelitian menggunakan metode eksperimen. Pengujian dilakukan sebanyak 10 kali percobaan untuk mengambil benda dengan massa 25 gram. Variasi penelitian yaitu tiga (3) lintasan (trajectory) pada titik yang ditempuh end effector. Data pengujian yang diambil yaitu waktu robot manipulator saat memindahkan benda. Hasil pengujian waktu  menunjukkan rata-rata waktu tercepat pada trajectory 1 dengan nilai 42.996 s, kedua pada trajectory 2 dengan nilai 44.69 s, dan ketiga pada trajectory 3 dengan nilai 49.758 s. Pada pekerjaan yang membutuhkan waktu cepat, maka dapat menggunakan trajectory 1 sebagai lintasan yang dipakai.
Pengaruh Perlakuan Kimia dan AESO Coating Serat Kresen Terhadap Sifat Mekanik, Penyarapan Air dan Morphology Komposit Poliester Suteja Suteja; Syarif Hidayatullah
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26533

Abstract

Penelitian, pengembangan dan perbaikan karakteristik novel komposit poliester berpenguat serat alam kresen (KS) terus dilakukan. Namun, ketahanan terhadap lingkungan basah serat alam (KS) dapat memperburuk sifat mekaniknya. Oleh karena itu dalam penelitian ini, mengembangkan metode perbaikan ketahanan penyerapan air, karakteristik mekanik dan morphology komposit poliester diperkuat serat kresen akibat perlakuan KOH dan AESO coating. KS sebagai pengisi komposit (30% wt) divariasikan perlakuan berupa raw KS (KSR), raw KS AESO coating konsentrasi 7% (KSRC), KS KOH treatment 7% (KSN) dan KS diperlakukan KOH + AESO coating (KSNC). Selanjutnya dilaporkan karakteristik mekanik, penyerapan air dan morphology dari komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan mekanik komposit sangat ditentukan oleh perlakuan KOH dan AESO coating. Kekuatan bending dan tarik tertinggi diperoleh pada komposit KSNC dengan masing-masing 71,42 MPa dan 52,28 MPa. Perlakuan KOH dan AESO coating menurunkan persentase elongation ketika komposit patah, akan tetapi meningkatkan modulus elastisitas komposit poliester-KS. Morphology foto SEM komposit menunjukkan adanya fiber pull out, dan terperangkapnya void serta meningkatnya ikatan interface KS dengan poliester. Perlakuan KOH + AESO coating terlihat adanya interaksi permukaan KS-matrik poliester dengan timbulnya hackle pada permukaan patahan komposit. Hal ini sejalan dengan rendahnya nilai penyerapan air oleh komposit KSNC hanya sebesar 2,09%. Komposit poliester diperkuat serat KS dengan perlakuan kimia KOH diikuti pelapisan AESO merupakan alternatif yang menjanjikan untuk sektor otomotif dan interior atau eksterior bangunan karena memiliki sifat mekanis, dan ketahanan air yang lebih baik.
Analisis Struktur Kitosan Cangkang Udang Dengan Studi Kimia Kuantum Dan Simulasi Sebagai Inhibitor Korosi Aluminium 6061 Dalam Larutan Asam Syarif Hidayatullah; Suteja; Ahmad Akromul Huda
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26613

Abstract

Inhibitor korosi alami dari limbah biomassa telah menarik perhatian karena lebih ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan inhibitor sintetis yang bersifat toksik. Namun, kajian mengenai kitosan dari cangkang udang sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media HCl masih terbatas, terutama yang menghubungkan hasil eksperimen elektrokimia dengan mekanisme adsorpsi secara komputasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kitosan cangkang udang sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media HCl serta menjelaskan mekanisme inhibisinya melalui pendekatan potensiodinamik polarisasi, perhitungan kimia kuantum, dan simulasi Monte Carlo. Pengujian dilakukan pada aluminium dalam larutan HCl tanpa dan dengan penambahan kitosan pada berbagai konsentrasi. Hasil menunjukkan bahwa kitosan mampu menurunkan laju korosi aluminium dengan efisiensi inhibisi maksimum sebesar 88% pada konsentrasi 3000 ppm. Penurunan kerapatan arus korosi mengindikasikan terbentuknya lapisan adsorptif pada permukaan aluminium yang menghambat reaksi anodik dan katodik. Perhitungan kimia kuantum menunjukkan bahwa atom O dan N, gugus hidroksil, dan gugus amina berperan sebagai pusat aktif adsorpsi. Simulasi Monte Carlo mengonfirmasi orientasi adsorpsi yang stabil pada permukaan aluminium. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan eksperimen dan komputasi untuk menjelaskan mekanisme inhibisi kitosan dari limbah cangkang udang. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan inhibitor korosi alami, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk perlindungan aluminium dalam media asam.
Analisis Pengaruh Nilai Kalor Batubara dan Laju Feed Water terhadap Efisiensi Boiler Fire Tube 10 Ton Menggunakan Metode Langsung Rachmat Firdaus; A’rasy Fahruddin; Iswanto; Ali Akbar; Muhammad Ibrahim
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26619

Abstract

Boiler adalah alat konversi energi yang mengubah energi bakar menjadi energi panas untuk menghasilkan uap. Dalam proses produksi minyak kelapa, PT. XXX menggunakan boiler tabung api berbahan bakar batubara sebagai uap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai kalor batubara dan laju feed water terhadap terhadap efisiensi boiler tabung api 10 ton menggunakan teknik langsung. Data penelitian berasal dari lembar catatan operasi boiler untuk tiga periode pengamatan yaitu 3 Februari, 6 Februari, dan 9 Februari 2025, dengan durasi pengamatan 24 jam. Nilai batubara yang digunakan sekitar 24.001 kJ/kg, 22.644 kJ/kg, dan 23.121 kJ/kg. Menurut hasil penelitian, batubara dengan nilai kalor 24.001 kJ/kg menghasilkan efisiensi rata-rata tertinggi sebesar 78%, sedangkan batubara dengan nilai kalor 23.121 kJ/kg menghasilkan efisiensi rata-rata terendah sebesar 72%. Suhu udara rata-rata berkisar antara 83,0°C, 77,4°C, dan 73,4°C selama berbagai periode pengamatan. Temuan analisis menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan suhu batubara feed water dapat meningkatkan efisiensi boiler, sedangkan peningkatan laju feed water berpotensi menurunkan efisiensi boiler. Akibatnya, efisiensi boiler tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas bakar tetapi juga oleh kondisi operasi sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian terhadap kedua faktor tersebut untuk mencapai kinerja boiler yang optimal.
Perancangan dan Pembuatan Mesin Pemotong PCB Dengan Mekanisme Gerak Linear Berbasis Arduino Uno Fathur Muhammad; Aa Santosa; Rizal Hanifi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26630

Abstract

Perkembangan industri manufaktur elektronik di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi sektor industri elektronik meningkat sebesar 12,8% pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Printed Circuit Boards (PCB) merupakan komponen penting dalam perangkat elektronik seperti komputer, ponsel, dan alat elektronik lainnya. Berdasarkan observasi di PT. Sharp Electronics Indonesia, proses pemotongan PCB masih banyak dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan hasil potongan yang tidak presisi. Maka dari itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yang mencakup perancangan, pembuatan dan menguji mesin pemotong PCB yang bertujuan untuk memotong PCB mendapatkan hasil yang bagus, rapih dan presisi. Adapun spesifikasi mesin sebagai berikut: Mesin pemotong PCB dengan dimensi 30 cm x 30 cm dilengkapi dengan menggunakan motor DC 24V dengan 30.000 rpm, power suply DC, Arduino uno, linear servo actuator, IR Module Infrared Barrier Sensor, saklar sentuh dan rangka mesin yang terbuat dari material kayu backlite.
Evaluasi Kinerja Pompa Booster Berdasarkan Analisis Head Loss dan Total Dynamic Head pada Sistem Distribusi Air Bersih Gedung Bertingkat ali akbar; Rachmat Firdaus; Metatia Intan Mauliana; Diyas Robikh Arafat
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26670

Abstract

Pada sistem distribusi air bersih di gedung bertingkat, pompa pendorong (Booster pump) diperlukan untuk mengkompensasi perbedaan ketinggian dan kehilangan energi pada sistem perpipaan. Kinerja pompa sangat dipengaruhi oleh head loss akibat gesekan sepanjang pipa dan fitting yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kinerja pompa pendorong CDX/I 120/20 IE3 pada sistem distribusi air bersih menuju tangki atap Gedung Bank BUMN Surabaya dengan perhitungan head loss dan kesesuaian kapasitas pompa dengan kebutuhan sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dan analitis, meliputi pengukuran dimensi pipa, identifikasi fitting, dan perhitungan parameter aliran menggunakan persamaan Darcy-Weisbach dan koefisien kehilangan energi fitting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total head loss sistem adalah 11,06 m, yang terdiri dari head loss mayor sebesar 9,58 m dan head loss minor sebesar 1,48 m. Kehilangan energi utama terjadi pada pipa berdiameter 1,5 inci dengan kontribusi sebesar 61,7% terhadap total head loss. Perhitungan Total Dynamic Head (TDH) memberikan nilai 39,06 m. Sebaliknya, head maksimum pompa adalah 40,50 m. Ini berarti margin head yang tersedia hanya 1,44 m. Hasil menunjukkan bahwa pompa masih mampu memenuhi kebutuhan distribusi air ke tangki atap pada ketinggian ±28 m, meskipun bekerja mendekati batas kapasitas operasionalnya. Oleh karena itu, optimasi sistem perpipaan diperlukan untuk meningkatkan kinerja sistem dan keandalan distribusi air.
Evaluasi Potensi Head Loss pada Sistem Distribusi Air Taman Gedung Bank BUMN di Surabaya Berdasarkan Konfigurasi Jaringan Perpipaan ali akbar; Rachmat Firdaus; Prantasi Harmi Tjahjanti; Rizky Dwi Aldiantofas
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26671

Abstract

Sistem distribusi air pada gedung bertingkat memerlukan jaringan perpipaan yang dapat mengalirkan air secara efektif ke seluruh titik penggunaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sistem distribusi adalah Head Loss aliran yang terjadi akibat proses sepanjang pipa dan penggunaan berbagai aksesoris perpipaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi Head Loss pada sistem distribusi air taman Komplek Gedung Bank BUMN Surabaya berdasarkan konfigurasi jaringan perpipaan eksisting dengan menggunakan pendekatan Darcy–Weisbach. Data penelitian ini diperoleh dari observasi lapangan, yang meliputi panjang pipa, diameter pipa, jumlah fitting, kapasitas tangki atap, dan konfigurasi jaringan distribusi. Sistem distribusi terdiri dari enam jalur perpipaan (line 1–line 6) yang menggunakan aliran gravitasi dari tangki atap berkapasitas 5000 L dengan ketinggian sekitar 28 m. Karakteristik geometri jaringan dan potensi Head Loss pada setiap jalur distribusi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi potensi Head Loss pada sistem distribusi air kebun adalah panjang pipa, diameter pipa, jumlah fitting dan percabangan. Line 5 memiliki potensi Head Loss terbesar berdasarkan karakteristik jaringan karena memiliki jumlah titik keluaran dan fitting yang paling banyak, sedangkan Line 6 memiliki potensi Head Loss yang lebih kecil karena konfigurasi jaringan yang lebih sederhana. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengembangan sistem distribusi air berbasis gravitasi pada gedung bertingkat agar lebih efisien dan andal.
Analisis Kinerja Hidraulik Pompa Sentrifugal Tipe CDX/I 120/20 IE3 pada Sistem Distribusi Air Bersih Gedung BUMN di Surabaya ali akbar; Rachmat Firdaus; Metatia Intan Mauliana; Muhammad Zainal Abidin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26672

Abstract

Keandalan sistem distribusi air bersih pada bangunan bertingkat sangat bergantung pada pemilihan pompa dan karakteristik hidraulik jaringan perpipaan untuk menjamin kontinuitas suplai serta kestabilan tekanan pada seluruh titik pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja hidraulik pompa sentrifugal tipe CDX/I 120/20 IE3 pada sistem distribusi air bersih Gedung BUMN di Surabaya melalui evaluasi kapasitas aliran, tekanan operasi, dan kehilangan energi pada jaringan perpipaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan dan analisis hidraulik berdasarkan perhitungan debit aliran, bilangan Reynolds, faktor gesek menggunakan persamaan Colebrook–White, major head loss, minor head loss, serta total dynamic head. Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi tiga pompa sentrifugal yang dioperasikan secara paralel mampu menyediakan debit total sebesar 480 L/menit dengan head maksimum 40,5 m, sehingga memenuhi kebutuhan distribusi air bersih pada gedung setinggi 9 m. Analisis juga menunjukkan bahwa panjang pipa, diameter pipa, dan jumlah aksesoris perpipaan merupakan faktor utama yang memengaruhi kehilangan tekanan pada sistem distribusi. Sistem kontrol berbasis Programmable Logic Controller (PLC) dan pressure switch mampu mempertahankan tekanan operasi secara otomatis sesuai kebutuhan beban pemakaian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konfigurasi pompa paralel dengan sistem kontrol berbasis PLC dan pressure switch merupakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih pada bangunan bertingkat melalui penyediaan debit yang memadai dan kestabilan tekanan operasi.
Evaluasi Kesesuaian Pompa CR Vertical Multistage sebagai Jockey Pump Berdasarkan Analisis Head loss pada Sistem Hydrant Gedung Perkantoran Rachmat Firdaus; ali akbar; Prantasi Harmi Tjahjanti; Mohamad Affan Rahmadin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26673

Abstract

Sistem hydrant merupakan salah satu komponen utama sistem proteksi kebakaran yang berfungsi menyediakan pasokan air bertekanan saat keadaan darurat. Untuk menjaga kestabilan tekanan pada jaringan perpipaan hydrant perlu digunakan jockey pump yang dapat menjaga tekanan sistem dalam kondisi standby. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan penggunaan pompa CR Vertical Multistage Centrifugal Pump sebagai pompa penjaga tekanan pada sistem hydrant gedung Bank BUMN di Surabaya yang memiliki luas bangunan kurang lebih 55.000 m². Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, pengumpulan data spesifikasi pompa, pengukuran jaringan perpipaan, dan analisa hidrolik dengan menghitung head loss besar dan kecil pada sistem perpipaan hydrant. Hasil analisa menunjukkan bahwa kehilangan tekanan pada sistem dipengaruhi oleh panjang pipa, diameter pipa, dan jumlah fitting yang digunakan. Head loss mayor disebabkan oleh kondisi sepanjang pipa yang menjadi komponen dominan bila dibandingkan Head loss minor yang disebabkan oleh aksesoris perpipaan. Berdasarkan hasil evaluasi hidraulik dan karakteristik teknis pompa, pompa CR Vertical Multistage memiliki kemampuan yang memadai untuk mempertahankan tekanan sistem hydrant dalam kondisi operasi tipikal. Pompa multistage mampu menghasilkan tekanan tinggi dengan debit yang relatif kecil sehingga sesuai dengan fungsi jockey pump. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis head loss dapat dimanfaatkan sebagai dasar teknis dalam memilih pompa pengaman tekanan untuk sistem proteksi kebakaran di gedung tinggi guna meningkatkan keandalan dan kontinuitas operasi sistem hydrant.
Optimalisasi Hardening Baja ST 42 Dengan Variasi Temperatur Pemanasan Dan Holding Time I Gede Wiratmaja; Kadek Rihendra Dantes; Keandra Mazaya Fasha
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26730

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi temperatur pemanasan dan holding time terhadap kekerasan baja ST 42 dalam proses perlakuan panas (heat treatment). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental kuantitatif dengan variasi temperatur pemanasan dimulai dari 750°C, 800°C, dan 850°C serta variasi holding time selama 30 menit, 60 menit, dan 90 menit yang dilanjutkan dengan proses pendinginan cepat (quenching) menggunakan media air laut dan dilakukan pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers yang dilanjutkan dengan pengujian metalografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur dan waktu penahanan memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kekerasan baja ST 42. Temperatur pemanasan yang lebih tinggi dan waktu penahanan yang optimal dapat meningkatkan kekerasan karena pembentukan struktur martensit yang lebih dominan, sehingga diharapkan dapat menjadi  salah satu acuan bagi industri manufaktur dalam meningkatkan sifat mekanik baja ST 42 melalui perlakuan panas yang terkontrol.