cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 148 Documents
Perbandingan Bahan Bakar Premium Dengan Produk Cair Hasil Pyrolisis Plastik PET dan PP yulianto, warandani; nuryosuwito, nuryosuwito; rhohman, fatkur
Jurnal Mesin Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v1i2.13627

Abstract

Salah satu alternative penanganan sampah plastik yang saat ini banyak diteliti dan dikembangkan adalah mengubah sampah plastik menjadi bahan bakara alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bahan bakar cair dari pirolisis sampah plastik, dengan nilai kalor dan mutu bahan bakar minyak yang baik. Metode yang digunakan adalah menggunakan proses pirolisis. Pirolisis atau devolatilisasi adalah proses fraksinasi material oleh suhu. Proses pirolisis dimulai pada temperature sekitar 500°C, ketika komponen yang tidak stabil secara termal, dan volatile matters pada sampah akan pecah dan menguap bersamaan dengan komponen lainnya. Hasil dari proses pirolisis ini berupa cairan yang bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif, selain itu gas yang dihasilkan dari proses pirolisis juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar saat proses pirolisis berlangsung. Berdasarkan hasil eksperimen dan analisa data yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa konsumsi bahan bakar plastik PET dan PP lebih rendah dari bahan bakar premium dengan perbedaan yang signifikan. Dimana bahan bakar plastik PET dan PP dengan nilai konsumsi bahan bakar rata-rata untuk kecepatan 2000 rpm selama 2 menit sebesar 8,7 ml sedangkan nilai konsumsi rata-rata bahan bakar premium dengan kecepatan dan waktu yang sama sebesar 13 ml, sehingga dapat dipastikan hasil produk pirolisis plastik PET dan PP lebih irit daripada bahan bakar premium.
Analisis Kekuatan Komposit Serat Kulit Kayu Jati Dengan Variasi Arah Serat Supriyanto, Supriyanto; Widianto, Wasis Enggah; Nuryosuwito, Nuryosuwito
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.13743

Abstract

Serat kulit kayu jati merupakan serat alami yang diperoleh dari pohon jati (Tectona Grandis), dan dapat terdegradasi secara alami serta harganya lebih murah dibanding serat sintetis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Kekuatan Komposit Serat Kulit Kayu Jati Dengan Variasi Arah Serat. Pada penelitian ini dilakukan pemilihan serat yang baik. kemudian serat kulit kayu jati direndam dalam larutan NaOH dengan kadar 5% selama 60 menit dan dibilas dengan air bersih kemudian dikeringkan. Selanjutnya dipotong dengan panjang 200mm x lebar 5mm untuk uji tarik, dan untuk uji impack panjang 80 mm x lebar 5mm. Lebih lanjut, pembuatan komposit menggunakan pencampuran menggunakan perbandingan serat kullit kayu jati 30% dan resin polyester70% dari seluruh berat spesimen. Dari masing-masing pengujian menggunakan 12 spesimen yang terdiri dari serat kulit kayu jati, baik untuk uji tarik, dan uji impack dengan variasi arah serat unidirectional (serat lurus), pseudoisotropic (serat acak), bidirecitional (serat anyam). Berdasarkan hasil pengujian komposit serat kulit kayu jati yang sudah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa rata–rata kekuatan tarik arah serat anyam ini yang memeiliki nilai rata – rata tarik dan regangan paling tinggi dari variasi lain yaitu 22,58Mpa dan regangan 3,86%. Komposit dengan arah serat lurus memiliki nilai rata – rata tegangan tarik 20,57 Mpa dan regangan 3,5 %, komposit dengan nilai terendah adalah variasi arah serat acak yaitu 12,14 Mpa dan regangan 1,75%. Sedangkan untuk uji impack energi terserap rata-rata impack terbesar mencapai 0,56 Joule dengan arah serat lurus. Dan harga impack rata-rata yang dihasikan menggunkan serat lurus juga mendapat nilai kekuatan impack yang paling maksimal yaitu 0,0061 ( J/mm2 ).
Perbaikan Saringan dan Sistem Pendingin Mesin Disc Mill Bonggol Jagung Efendi, Adhan
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.13852

Abstract

Mesin Disc mill bonggol jagung milik kelompok ternak Budi Asih di Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Cinagarabogo merupakan mesin yang digunakan untuk mengolah sisa hasil pertanian menjadi pakan ternak. Mesin disc mill ini mengalami kerusakan pada bagian sistem pendingin dan saringannya. Untuk membantu proses perbaikan mesin disc mill penulis meneliti dan memperbaiki mesin disc mill tersebut dan setelahnya didokumentasikan. Tujuannya agar penyediaan pakan ternak di SPR Cinagarabogo tidak mengalami kekurangan serta meringankan dalam pekerjaan. Metode pengambilan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi kemudian data diolah secara deskriptif kualitatif. Tahapan-tahapan penelitian yaitu: (1) membuat jadwal pertemuan dengan kepala SPR, (2) melakukan identifikasi kerusakan, (3) menyiapkan alat dan bahan, (4) melakukan proses perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses perbaikan mesin disc mill adalah tool box lengkap (kunci ring dan pas), WD-40, palu, tang, obeng min dan plus, las listrik, gurinda; (2) langkah-langkah perbaikan sistem pendingin pada motor diesel, mesin disc mill adalah membuka pengunci pada saringan udara kering, membersihkan saringan udara kering dan rumah saringan udara kering, mengganti saringan udara kering, memasang kembali saringan udara kering, serta membersihkan area sistem pendingin. (3) langkah-langkah perbaikan saringan mesin disc mill adalah melepaskan saringan pada rumah pisau pemotong, membuka baut pada rumah saringan, memotong bagian saringan yang rusak, menyiapkan plat untuk memperbaiki saringan, pengelasan saringan, mengunci baut pada rumah saringan, pasangkan kembali sarian ke rumah pisau pemotong. Hasil dari perbaikan ini adalah suhu mesin menurun dan stabil, hasil gilingan menjadi lebih halus dan bagus, serta mesin terlihat lebih bersih dan terawat.
Rancang Bangun Kendali Perangkat Elektronik Dan Monitoring Daya Listrik Berbasis Bluetooth Nadliroh, Kuni; Indrawati, Elsanda Merita
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.13868

Abstract

Daya merupakan salah satu satuan dalam listrik yang kita pakai dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan pengontrol daya memudahakan controller untuk mengendalikan daya yang terdapat dalam suatu piranti elektronika. Pengontrol daya dalam penelitian ini merupakan pengontrolan daya semu yang menggunakan bluetooth dan android yang mana alat ini didesain secara sederhana dan mudah digunakan sehingga meningkatkan daya kefleksibilitasan alat. penggunaan media bluetooth dan android mempermudah pengontrolan daya semu jarak jauh sehingga dalam suatu ruangan atau beberapa alat yang terdapat dalam satu ruangan lebih mudah dalam melakukan pengontrolan daya semu. Tujuan dari penelitian ini adalah terciptanya alat pengontrol daya semu yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bidang industri maupun dalam rumah tangga yang mudah dan murah.
Pengaruh Variasi Temperatur dan Reduksi Penampang pada Pembuatan Al-Abu Dasar Batubara terhadap Laju Keausan Nafi, Maula; Wahid, Ichlas
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.13933

Abstract

Proses deformasi akan mengakibatkan peningkatan kekuatan logam yang akan terjadi tergantung seberapa besar deformasi atau regangan yang akan diterima oleh benda kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur 150oC, 160oC, 170oC dan reduksi penampang 5%, 10%, 15% pada proses penempaan dan sebelum proses penempaan pada komposit Al 2xxx (piston bekas) paduan abu dasar batubara terhadap laju keausan dan strukturmikro. Hasil uji keausan dapat dilihat bahwa variasi temperatur dan reduksi penampang sangat berpengaruh terhadap ketahanan aus yakni dengan nilai laju keausan terendah pada sepesimen dengan variasi temperatur 170oC dan reduksi penampang 15% dengan hasil 0,004 x 10-6 mm3/mm, untuk strukturmikronya membuat ukuran butirnya semakin kecil yakni dengan ukuran diameter rata-rata butir terendah pada sepesimen dengan variasi temperatur 170oC dan reduksi penampang 15% dengan hasil 133,3 µm berbanding terbalik dengan sebelum proses penempaan dimana ketahanan ausnya sangat rendah dengan nilai laju keausan pada spesimen sangat tinggi dengan hasil 0,054 x 10-6 mm3/mm dan strukturmikronya membuat ukuran butir dengan hasil 257,56 µm. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar temperatur dan reduksi penampang pada proses penempaan aluminium 2xxx (piston bekas) paduan abu dasar batubara dapat meningkatkan sifat mekaniknya.
Pengaruh Variasi Putaran Terhadap Nilai Kekerasan, Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Alumunium Matrix Composite (AMC) Hasil Stir Casting Dengan Paduan Mg dan SiC yang Berlebih Saefuloh, Iman; Pramono, Agus; Latief, Muhamad; Istiqlaliyah, Hesti
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.13986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh perubahan parameter proses terhadap kekerasan, kuat tarik, dan struktur mikro alumunium matrix composite (AMC) dengan komposisi Al5%Cu-12%Mg-15%SiC setelah melalui proses perubahan varian kecepatan putar, dimana kecepatan stir casting adalah 1000, 2000 dan 3000 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan nilai kekerasan tertinggi dicapai pada kecepatan putar 3000 rpm yaitu 105,6 BH dan nilai kuat tarik tertinggi dicapai pada putaran 2000 rpm yaitu 72,7 N/mm2, dan hasil pengamatan struktur mikro menunjukan penguat unsur C, Mg dan SiC lebih merata pada kecepatan putar 2000 dan 3000 rpm. Dari perbedaan perubahan nilai kekerasan, kuat tarik dan struktur mikro tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh parameter proses perubahan kecepatan putar stir casting terhadap nilai kekerasan, kuat tarik dan struktur mikro AMC.
Perbandingan Zat Penyusun Dalam Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Sebagai Energi Alternatif Biogas Susetyo, Nasyiruloh Dwi; Rhohman, Fatkur; Ilham, M. Muslimin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.14185

Abstract

Limbah padat dan cair pada pembuatan tahu cukup menggangu masyarakat. Pembuatan tahu di kediri masih menggunakan cara tradisional sehingga tingkat efisiensi penggunaan sumber daya (air dan bahan baku) dirasakan masih rendah dan tingkat produksi limbahnya juga relatif tinggi. Bioenergy merupakan sumber energi yang dihasilkan oleh sumber daya hayati seperti tumbuh - tumbuhan, minyak nabati, dan limbah peternakan dan pertanian. Jenis energi yang dihasilkan berupa energi dalam bentuk gas, cair, atau padat. Energi tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menghasilkan panas, gerak, dan listrik tergantung pada alat yang digunakan dan kebutuhan pengguna. Biogas adalah campuran gas yang dihasilkan dari aktivitas bakteri metanogenik pada kondisi anaerobik atau fermentasi bahan-bahan organik. Biogas merupakan produk dari pendegradasian substrat organik secara anaerobik. Karena proses ini menggunakan kinerja campuran mikroorganisme dan tergantung terhadap berbagai faktor seperti suhu, pH, hydraulic retention, rasio C:N dan sebagainya sehingga proses ini berjalan lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui erbandingan zat penyusun dalam pemanfaatan limbah cair produksi tahu sebagai energi alternatif biogas. Untuk membuat biogas alat yang digunakan antara lain: Digester dan manometer. Bahan baku yang digunakan untuk komposisi pertama adalah limbah tahu cairan pertama 30 liter dengan 50 ml Em4 dan air kelapa 2 liter. Sedangkan untuk komposisi kedua adalah limbah tahu cairan pertama sebanyak 30 liter dengan 50 ml Em4 dan molase 500 ml. Data diambil selama 14 hari dengan pengamatan dilakukan setiap hari. Dari hasil uji prasyarat normalitas, diperoleh bahwa kedua data berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji prasyarat homogenitas, dinyatakan bahwa data bersifat homogen. Karena yang dibandingkan adalah 2 data, maka cukup menggunakan Uji-T. Dari hasil Uji-T, diperoleh bahwa komposisi kedua lebih baik daripada komposisi pertama. Sehingga daat disimpulkan bahwa pembuatan biogas dari limbah cair yang ditambahkan dengan molase memberikan hasil yang lebih baik daripada pembuatan biogas dari limbah cair tahu ditambah dengan air kelapa.
Pengaruh Penambahan Bahan Campuran Dalam Proses Biogas Limbah Cair Tahu Wahyudi, Ali; Istiqlaliyah , Hesti; Ilham, M. Muslimin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i2.14189

Abstract

Salah satu alternatif penanganan limbah industri tahu yang saat ini banyak diteliti dan dikembangkan adalah mengubah limbah industri tahu menjadi bahan bakar alternatif berupa biogas. Mekanisme pembuatan biogas dengan proses anaerobic digestion menggunakan bahan baku limbah cair tahu dengan biodigester berkapasitas 200 liter. Bahan baku limbah cair tahu dicampurkan dengan variasi komposisi yang berbeda ialah komposisi alami, komposisi organik dan komposisi kimia. Komposisi masing-masing berupa kotoran sapi 20 kg, cairan kimia EM4 2 liter dan alami dengan tidak ada penambahan. Bahan baku yang sudah dicampurkan selanjutnya dimasukkan ke dalam ruang digester. Lamanya waktu fermentasi selama 20 hari hingga di dapatkan data penelitian mengenahi temperatur dan tekanan biogas. Hasil dari penelitian ini adalah adanya peningkatan temperatur dan tekanan pada proses anaerobic digestion. Dimana peningkatan tertinggi terdapat pada komposisi kimia pada hari ke 17 hingga hari ke 20 dengan temperatur 30C dan tekanan maksimum adalah 18cm = 0,018 N/m2 diperoleh dari selisih kolom air. Komposisi organik dengan temperatur 29oC dan tekanan selisih kolom air 17cm = 0,017 N/m2. Hasil terendah terdapat pada komposisi alami dengan temperatur 26oC dengan tekanan selisih kolom air 4cm = 0,04 N/m2. Jika tidak menggunakan bahan campuran maka biogas akan lama diproduksi.
Analisa Heat Transfer Alat Pasteurisasi Susu Prasetyo, Maonika Silviani; Akbar, Ali; Istiqlaliyah, Hesti
Jurnal Mesin Nusantara Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v3i1.14217

Abstract

Dalam menaikkan tingkat kesehatan masyarakat, salah satu solusinya adalah mengkonsumsi susu yang higienis dengan proses pasteurisasi susu yang berfungsi untuk mensterilkan susu sehingga menjadi susu yang siap konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heat transfer yang terjadi pada alat pasteurisasi. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen untuk mendapatkan data aktual dari alat pasteurisasi susu serta temperatur dari susu sebelum masuk pemanas hingga keluar pendingin, temperatur air pemanas dan temperatur air pendingin. Metode perhitungan yang digunakan untuk mencari heat transfer adalah Log Mean Temperature Different (LMTD) dan Effectiveness – Number ofTransfer Unit (NTU). Dari perhitungan yang telah dilakukan, nilai heat transfer proses pemanasan susu yaitu sebesar 101,7 watt dan 76,68 watt dengan temperatur air pemanas 98,1°C sehingga menghasilkan efisiensi sebesar 83,6% dan 83,7%. Sedangkan untuk nilai heat transfer proses pendinginan susu yaitu sebesar 102,68 watt dan 120,2 watt dengan temperatur air pendingin 15°C sehingga menghasilkan efisiensi sebesar 82,4% dan 83,2%.
ANALISIS HIRA ASPEK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI LABORATORIUM MOTOR BAKAR POLITEKNIK NEGERI SUBANG Efendi, Adhan; Nugroho, Yohanes Sinung; Fahmi, Muhammad
Jurnal Mesin Nusantara Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v3i1.14240

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis. Tahapan penelitian di mulai dengan tim peneliti melakukan observasi menggunakan metode HIRA di laboratorium motor bakar Politeknik Negeri Subang. Data yang didapatkan kemudian di analisis dengan pengukuran yang digunakan dalam Australian Standard/New Zealand Standard (AS/NZS). Berdasarkan hasil temuan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa (1) ditemukan 9 bahaya (hazard) di laboratorium motor bakar Politeknik Negeri Subang. Dari 9 bahaya tersebut terdiri dari 1 bahaya dalam kategori 3H (high) yaitu penempatan posisi motor terlalu berdekatan dan tidak menggunakan APD; 2 bahaya dalam kategori 2M (medium), dan 6 bahaya masuk kategori L (low). Tidak ada yang masuk dalam kategori bahaya ekstrem; (2) Rekomendasi tindakan yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahaya di laboratorium motor bakar Politeknik Negeri Subang yaitu pembuatan SOP laboratorium, penataan kembali tata ruang dan peralatan, serta pemberian instruksi sebelum dan sesudah mahasiswa praktikum.

Page 3 of 15 | Total Record : 148