cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Aspek-Aspek Yang Mempengaruhi Penerimaan Nilai-Nilai Agama Dan Moral Pada Anak Usia Dini Monica, Sella; Sipayung, Siti Aisyah Br
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan dalam mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak usia dini di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2019, terungkap bahwa jumlah anak Indonesia yang terlibat dalam masalah hukum, khususnya yang terlibat dalam tindak pidana narkotika dan obat-obatan terlarang (napza), mencapai angka yang mengkhawatirkan. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk membentuk moralitas yang kuat sejak dini dalam upaya mencegah perilaku kenakalan remaja di masa depan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengumpulkan data dari tiga partisipan anak usia dini berusia 4-6 tahun melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai faktor mempengaruhi kesulitan dalam proses pengajaran nilai-nilai moral di PAUD. Pengaruh lingkungan, baik dari keluarga, teman sebaya, maupun media, memiliki peran signifikan dalam membentuk pemahaman anak terhadap nilai-nilai moral. Selain itu, kurangnya model peran yang baik dan keterbatasan perkembangan kognitif anak usia dini juga menjadi faktor penting yang memengaruhi pemahaman mereka terhadap konsep moralitas. Selain faktor-faktor tersebut, ketidakonsistenan dalam pengajaran nilai-nilai moral, kecenderungan anak-anak untuk menerima norma sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai moral, serta keterbatasan sumber daya dan waktu dalam pendidikan juga menjadi tantangan yang signifikan. Pelatihan guru di PAUD juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengajaran nilai-nilai moral kepada anak-anak usia dini. Kesulitan dalam proses pembelajaran nilai-nilai moral di PAUD berpotensi memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan karakter anak. Dengan memahami dan mengatasi faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pendidikan moral di PAUD dan membentuk generasi yang lebih baik di masa depan.
Improving Islamic Religious Education Learning Outcomes Through the Application of the Demonstration Method Khairawati, Khairawati
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan: (1) Aktivitas belajar siswa Kelas VII UPT SPF SMP Negeri 1 Batang Kuis dengan menerapkan model Pembelajaran Talking Stick. (2) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI Kelas VII UPT SPF SMP Negeri 1 Batang Kuis dengan menerapkan model Pembelajaran Talking Stick. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan serta refleksi dengan lokasi penelitian di V UPT SPF SMP Negeri 1 Batang Kuis dan dengan subjek penelitian yaitu siswa Kelas VII yang berjumlah 32 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar.Pada penelitian ini teknis analisis data yang dipakai adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh observer. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil observasi menyimpulkan apakah dengan penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Dari hasil penelitian diketahui bahwa model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI Kelas VII UPT SPF SMP Negeri 1 Batang Kuis Hal ini didukung dari hasil pengujian diperoleh hasil nilai rata-rata siklus I yaitu 75,6 dan nilai rata-rata pada siklus II yaitu 82,5. Jadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 6,9. Keunggulan dari model pembelajaran Talking Stick adalah adanya kerja sama dalam kelompok dalam menentukan keberhasilan kelompok tergantung keberhasilan individu, sehingga setiap anggota kelompok tidak bisa menggantungkan pada anggota yang lain. Pembelajaran Talking Stick menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi saling membantu dalam menguasai materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan guna mencapai prestasi yang maksimal.
Kompetensi Profesional Guru dalam Pembelajaran IPS di Era Pandemi Covid-19 : (Studi Kasus pada Guru IPS di SD Negeri 09 Tanjung Medan Labuhanbatu Selatan) Lubis, Nur Ainun; Sumanti, Solihah Titin; Siregar, Nurdiana
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2042

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui kompetensi profesional guru pada pembelajaran IPS di SD Negeri 09 Tanjung Medan Labuhanbatu Selatan dan mengetahui hambatan-hambatan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran IPS di masa pandemi COVID-19 di SD Negeri 09 Tanjung Medan Labuhanbatu Selatan.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif  dengan pendekatan penelitian studi kasus, penelitian yang memerlukan sebuah data seperti informasi secara deskriptif. Data primer dalam penelitian skripsi ini adalah Guru Kelas I-VI sedangkan data sekunder dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, dalam proses pengumpulan data dalam penelitian skripsi ini menggunakan tiga metode dalam pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh penulis, yaitu: 1) kompetensi profesional guru pada pembelajaran  IPS di SDN 09 Tanjung Medan Labuhanbatu Selatan adalah; a) guru mampu menguasai materi pembelajaran, b) mampu mengembangkan program pelajaran, c) penguasaan metode dan strategi pembelajaran, d) mampu melaksanakan evaluasi pembelajaran, e) mampu menguasai ilmu teknologi dan komunikasi. 2) Hambatan-hambatan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran IPS di masa pandemi COVID-19 di SD Negeri 09 Tanjung Medan Labuhanbatu Selatan diantaranya: a) Keluhan pemberian tugas dan kesulitan memahami materi pelajaran, b) terkendala jaringan internet, c) siswa merasa jenuh, d) terkendala penguasaan teknologi.
Pengembangan Media Pembelajaran Animasi pada Tema 5 Cuaca Berbasis Mind Mapping Kelas III SD Kurniaseh, Sri; Darwis, Umar
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran. Maka dari itu penelitian yang saya angkat adalah Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Pada Tema 5 Cuaca Berbasis Mind Mapping Kelas III SD. Penelitian ini dilakukan di SDS Mayang Sari Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam jenis penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D), Model penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini satu ahli materi, satu ahli media, satu orang guru wali kelas III untuk praktisi, 1 orang siswa kelas III uji coba produk perorangan. Metode pengumpulan data melalui metode angket/kuisioner. Untuk mengetahui media pembelajaran tujuan penelitian yang kedua dengan melihat hasil validitas menyimpulkan bahwa pada hasil oleh ahli materi dengan skor 87% dengan kualifikasi “Layak”, ahli media dengan skor 82% dengan kualifikasi “Layak”, pada angket guru dengan skor 89% “Layak”, dan uji coba perorangan dengan skor 84% “Layak”.. Media pembelajaran ini diharapkan dapat membuat proses belajar lebih interaktif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan partisipasi, perhatian, dan kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan siswa setelah penggunaan media pembelajaran animasi.
An Analysis of Dental Fricative Sound’s Production: Case Study of 5th Semester Students of UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi) Hasan, Ibrahim; Sakti, Genta; Reflinda, Reflinda; Syahrul, Syahrul
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i4.2119

Abstract

This research was motivated by the problems of students of the English education study program at UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Some students pronounce the dental fricative sound in various ways. First, some students pronounce the sound /?/ correctly, however, there are also some students pronounce the sound /?/ by replacing it with the sound /t/. Second, some students pronounce the sound /ð/ correctly, however, there are also some students pronounce the sound /ð/ by replacing it with the sound /d/. The researcher's question in this study was how students pronounce the dental fricatives sound at the initial, medial and final position of a word based on the PRAAT application. The purpose of this study was to analyze the way students pronounce the dental fricative sound at the initial, middle and final of a word based on the PRAAT application. This study uses a qualitative research method with seventh semester students as the research population. The research sample amounted to 13. Data was collected through audio recordings. Students are asked to pronounce 12 words that contain the sound of dental fricative sound. The sound is uploaded to the PRAAT software. The results showed that some of the students pronounce the dental fricative sound correctly, showed by a spectogram display like a scribble pattern in the focus phoneme. others pronounce the dental fricative sound incorrectly, showed by an empty area on spectrogram in the focus phoneme. It showed that they replaced the phoneme with another phoneme such as /t/ or /d/. Researchers can conclude as follows. First, some students pronounce the dental fricative sound correctly. Second, most of the students pronounce the dental fricative sound incorrectly.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Microsoft Powerpoint Berbasis Power Director Terhadap Minat Belajar Matematika Pada Siswa Kelas II SD-IT Bustanul Ulum Hairani, Fivy Ridha; Hasanah, Hasanah
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i4.2120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Microsoft Powerpoint berbasis Power Director terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Matematika di Kelas II SD-IT Bustanul Ulum. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang memiliki sampel penelitian berjumlah 38 orang siswa kelas II SD-IT Bustanul Ulum. Data yang diproleh dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, kesamaan dua rata-rata, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Microsoft Powerpoint berbasis Power Director berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Matematika di kelas II SD-IT Bustanul Ulum. Terdapat perbedaan minat belajar siswa pada pembelajaran Matematika di kelas II SD-IT Bustanul Ulum antara kelas yang menggunakan media Microsoft Powerpoint berbasis Power Director dengan yang tidak menggunakan media Microsoft Powerpoint berbasis Power Director. Penggunaan media Microsoft Powerpoint berbasis Power Director mampu meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Matematika di kelas II SD- IT Bustanul Ulum, karena melalui media Microsoft Powerpoint berbasis Power Director siswa mendapatkan pengalaman baru dalam pembelajaran yang terlihat menarik.
Demi Kau Dan Si Dia Melalui Budaya Pendampingan Komunitas Belajar Adyanto, Poniman
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2127

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang pendampingan penilik dengan pendekatan strategi” Mewujudkan Inovasi dan Kompetensi Antar Guru PAUD Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Di Era Digital Melalui Budaya Pendampingan Komunitas Belajar. Penelitan ini memgungkap kondisi guru-guru PAUD yang masih rendah inovasi dan kompetensinya di dalam memahami dan melaksanakan kurikulum merdeka dengan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Penelitian ini melibatkan 16 satuan PAUD atau 64 orang guru PAUD dengan metode kualitaifit deskriftif yang dilakukan di Kecamatan Pagar Marbau. Hasil pemetaan dan evaluasi inovasi dan komptensi guru PAUD di dalam memahami kurikulum Merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi baru 8,75 % atau 12 orang guru dari 64 orang . Dasar penelitian ini keberadaan penilik dalam memberikan pendampingan guru di dalam meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik. Lokasi penelitian ini pada Gugus PAUD di Kecamatan Pagar Marbau pada bulan Juli sampai dengan September 2024 dengan subjek penelitian pendidik PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik PAUD sudah melakukan inovasi dan meningkatkan kompetensi sebanyak 81,25 % atau 52 orang. Kesimpulannya pendampingan Demi Kau Dan Si Dia Melalui Kombel dinyatakan berhasil.
Pengimbasan Praktik Baik Kurikulum Merdeka Melalui Workshop Kolaboratif Berbasis Google Sites Ayu, Sri Dewi Kesumaning
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i4.2137

Abstract

Pengimbasan Praktik Baik Kurikulum Merdeka Melalui Workshop Kolaboratif Berbasis Google Sites. 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh workshop kolaboratif berbasis Google Sites terhadap praktik baik kurikulum merdeka dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, serta melakukan asesmen yang autentik dan dapat melakukan pengimbasan setelah mengikuti workshop. Workshop kolaboratif terbukti efektif dalam membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Pengembangan Media Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas III pada Pembelajaran Daring di SDN 102025 Rambung Sialang Sawit Antika, Rindi; Bahri, Samsul
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i4.2162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam memilih Berbahasa mengembangkan kalimat, dan menggunakan ejaan dalam Berbahasa masih sangat kurang. Hal ini ditunjukkan dengan ketercapaian KKM dari 22 siswa yang bisa mencapai KKM hanya 22% dalam berbahasa, sedangkan yang belum mencapai KKM 78%. Salah satu penyebabnya adalah guru belum menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang semangat dalam belajar dan terlihat pasif karena pembelajaran terlihat monoton. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk memperbaiki pembelajaran berbahasa di kelas, digunakan media gambar berseri sebagai upaya merangsang siswa aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media gambar berseri serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa. Jenis penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D). Desain dalam penelitian ini menggunakan Pretest Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di SDN 102025 Rambung Sialang Sawit yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berhasa angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil mengarang siswa sebelum dan sesudah penggunaan media gambar berseri. ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan sebesar 0,43 yang diuji dengan menggunakan uji normalized gain. Selain itu adanya perbandingan thitung dan ttabel dengan pengujian uji t (pihak kiri) diperoleh thitung = 42,709 dengan ? = 5% maka ttabel = 21. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar berseri mampu meningkatkan keterampilan berbahasa siswa di SDN 102025 Rambung Sialang Sawit.
Improving Students' Intensive English Reading Ability Using SQ3R Strategy Khairawati, Khairawati
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 4 Oktober 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i4.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca intensif dengan teks cerita rakyat menggunakan metode latihan bervariasi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII-1 sebanyak 37 orang siswa. Prosedur tindakan kelas ini ditempuh dalam 2 siklus. Langkah-langkah setiap pembelajaran terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Cara pengambilan data dalam penelitian ini dengan mengumpulkan nilai pretes, Siklus I, Siklus II. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai pretest dari 37 orang siswa pada awal tindakan dari 37 orang siswa diperoleh nilai rata-rata kemampuan membaca intensif siswa adalah 60,0 dengan kriteria untuk indikator mengenal huruf secara benar sebanyak 29 orang siswa (78,4%) mendapat nilai tinggi, untuk indikator menggunakan tanda baca secara tepat 18 orang siswa (48,6%) mendapat nilai rendah, indikator menghubungkan tanda baca dan huruf sebanyak 15 orang siswa (40,5%), indikator menghubungkan tanda baca dan huruf dengan maknanya sebanyak 20 orang siswa (54,1%) dan indikator membuat kesimpulan sebanyak 29 orang siswa (78,4%) mendapat nilai tinggi. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan membaca intensif siswa adalah 71,4 dengan kriteria untuk indikator mengenal huruf secara benar sebanyak 32 orang siswa (86,5%) mendapat nilai sangat tinggi, untuk indikator menggunakan tanda baca secara tepat 20 orang siswa (54,1%) mendapat nilai rendah, indikator menghubungkan tanda baca dan huruf sebanyak 20 orang siswa (54,1%) dengan kategori rendah, indikator menghubungkan tanda baca dan huruf dengan maknanya sebanyak 26 orang siswa (70,3%) dan indikator membuat kesimpulan sebanyak 34 orang siswa (91,9%) mendapat nilai tinggi. Pada sikus II nilai rata-rata kemampuan membaca intensif siswa adalah 88,1 dengan kriteria untuk indikator mengenal huruf secara benar sebanyak 36 orang siswa (97,3%) mendapat nilai sangat tinggi, untuk indikator menggunakan tanda baca secara tepat 29 orang siswa (78,4%) mendapat nilai sangat tinggi, indikator menghubungkan tanda baca dan huruf sebanyak 30 orang siswa (81,1%) dengan kategori sangat tinggi, indikator menghubungkan tanda baca dan huruf dengan maknanya sebanyak 33 orang siswa (89,2%) tergolong sangat tinggi dan indikator membuat kesimpulan sebanyak 35 orang siswa (94,6%) mendapat nilai sangat tinggi.