cover
Contact Name
Puteri Andika Sari
Contact Email
puteri.andika31@gmail.com
Phone
+6285714178686
Journal Mail Official
puteriandika@ekuitas.ac.id
Editorial Address
Jl. P.H.H. Mustofa No. 31 Bandung 40124 Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
ISSN : 25282190     EISSN : 27160149     DOI : 10.52250/p3m
Dharma Bhakti Ekuitas adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIE EKUITAS. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Dharma Bhakti Ekuitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
PELATIHAN KETERAMPILAN USAHA KREATIF WARGA RW 8 KELURAHAN CIUMBULEUIT KECAMATAN CIDADAP KOTA BANDUNG Lina Said; Reni Marlina; Yudi Wahyudin
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.80

Abstract

Kawasan Dago adalah salah satu tujuan wisata di Kota Bandung. Setiap menjelang akhir pekan kawasan Dago ini dipenuhi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Salah satu daerah yang potensial adalah kawasan Curug Dago. Potensi daerah ini cukup bagus sebagai tujuan wisata. Namun banyak warganya, terutama ibu rumah tangga melakukan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di sekitar RW 8, karena disana banyak kawasan perumahan (Kompleks ITB, UNPAD, Sekolah Alam, dll.), sehingga tingkat kesejahteraannya masih rendah. Untuk pemberdayaan masyarakat RW 8 ini diberikan pelatihan mengenai pembuatan produk dan pelatihan manajemen usaha. Ibu-ibu Warga RW 8 diberikan pelatihan tentang pembuatan kue, agar warganya produktif dan dapat membuat produk kue yang dapat dijajakan di daerah wisata Curug Dago. Warganya cukup antusias, dan mengikuti praktik membuat kue hingga selesai. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dalam membuat produk serta warga lebih memahami dalam menghitung biaya produksi, sehingga meminimalisasi terjadinya kerugian apabila melakukan kegiatan usaha.
MANAJEMEN PENGOLAHAN KELOMPOK SAMPAH Mutia Tri Satya; Yuyus Yudistria; Ayi Tejaningrum
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.81

Abstract

Dari sisi perekonomian, masyarakat Desa Margasari ada di kelas menengah ke bawah. Pendapatan yang kecil dengan biaya hidup yang tinggi. Untuk membantu kebutuhan rumah tangga, ibu-ibu di Desa Margasari berusaha untuk membantu ekonomi rumah tangga dengan cara berjualan di sekitar sekolah. Kondisi setelah masyarakat memahami tentang pemilahan sampah, dan bahwa sampah anorganik bisa menghasilkan keuntungan dari sisi materi. Tim pengabdian menginisiasi membentuk kelompok pengolahan sampah bagi ibu-ibu di Desa Margasari. Metode dalam program pengabdian yang dilakukan adalah tahap awal identifikasi permasalahan kelompok, kemudian pelatihan sesuai dengan kebutuhan kelompok (manajemen pengolahan dan pencatatan keuangan). Kemudian tahap pelaksanaan, yaitu dilakukanya pelatihan manajemen pengolahan dan pencatatan keuangan dan tahap akhir dilakukannya pendampingan. Hasil pengabdian ini antara lain: 1). Peserta mengetahui faktor penghambat dan pendukung yang dihadapi oleh kelompok pengolahan sampah; 2). Peserta manajemen pengolahan sampah yang baik sehingga terstruktur dan tertib administrasi adanya pembagian tugas; 3). Peserta dapat membuat pencatatan keuangan yang baik; 4). Peserta dan masyarakat sekitar memahami keuntungan dengan adanya ke bank sampah dan pentingnya legalitas dari sebuah kegiatan yaitu dengan di bentuknya koperasi; 5). Peserta dapat mengoperasikan mesin jahit sehingga dapat menghasilkan berbagai jenis barang dari sampah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRODUKSI PADA KELOMPOK USAHA MANUFAKTUR LOGAM P.Y.M. Wibowo Ndaruhadi; War’an Rosihan; V. Santi Paramita
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.82

Abstract

Keterbatasan dan kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh usaha mikro seringkali menjadi masalah krusial dalam keberlangsungan operasional usahanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat melalui program kemitraan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan produksi pada kelompok usaha manufaktur logam. Bengkel Kembang Sore dan CV Egindo merupakan dua usaha mikro di daerah Cisangkan dan Gunung Batu - Cimahi yang bergerak dalam bidang pemesinan digandeng sebagai mitra pada program ini. Kegiatan utama dalam pelaksanaan program ini adalah pelatihan teori dan praktik dalam aspek teknikal dan manajerial serta dikuatkan dengan kegiatan pendampingan di lapangan. Aspek teknikal difokuskan pada bidang pengelolaan pahat sebagai perkakas potong dalam operasi pemesinan. Dukungan lain yang diberikan adalah penambahan fasilitas pendukung dalam operasi pemesinan, yaitu berupa fasilitas penggerindaan atau pengasahan pahat yang diperlukan. Kelancaran dan keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh kerjasama dan tingkat partisipasi aktif dari mitra selama pelaksanaan semua kegiatan. Evaluasi dan pendampingan yang berkelanjutan serta penguatan dukungan bidang yang lain seperti desain dan penggunaan perangkat lunak adalah diperlukan dalam kegiatan berikutnya dalam koridor mitra binaan.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN DAN TATA LETAK PENGOLAHAN BAKSO CITAMIANG PADA UMKM BAKSO DI KECAMATAN CIBEUNYING KIDUL KOTA BANDUNG Resi Juariah; Anton Mulyono Azis; Fia Dialysa
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.83

Abstract

Progam pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pelatihan sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan untuk pengusaha bakso di lingkungan Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung berupa pelatihan manajemen keuangan dan tata letak. Masalah yang sering dihadapi oleh para pengusaha bakso diantaranya adalah kurang dalam mengatur tata letak dan mengatur keuangan usaha. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan pengusaha bakso mengenai cara bagaimana pengaturan tata letak dan manajemen keuangan yang baik dalam suatu proses produksi sebagai sarana pembantu dalam melakukan usaha oleh para pengusaha bakso di lingkungan Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah bahwa pelaku usaha masih sangat sederhana dan ala kadarnya dalam melakukan pengaturan tata letak dan manajemen keuangan yang ada dimana dapat memakan waktu dan biaya karena kurangnya pengaturan tersebut. Mitra Program Pengabdian Masyarakat ini adalah pengusaha bakso di lingkungan Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung. Solusi yang diberikan berupa Pelatihan Manajemen Keuangan dan Tata Letak pengolahan bakso di lingkungan Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung. Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini, yaitu peningkatan profit usaha dan keberlangsungan bisnis bakso agar dapat berdaya saing tinggi dan para UMKM khususnya di Kecamatan Cibeunying Kidul dan juga mitra menjadi lebih termotivasi untuk menjadi entrepreneur sejati.
PELATIHAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN DAN KETERAMPILAN MANAJERIAL WIRAUSAHA BARU DI KECAMATAN LENGKONG KOTA BANDUNG Rr Rachmawati; Herry Ahcmad Buchory; Terra Saptina Maulani
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.84

Abstract

Kegiatan kewirausahaan merupakan kegiatan yang dapat mendorong perekonomian. Mitra pengabdian ini adalah para wirausahawan yang tergabung dalam program WUB kota Bandung di Kecamatan Lengkong. Berdasarkan data Dinas KUKM Kota Bandung (2017), terdapat 40 wirausahawan di Kecamatan Lengkong yang memiliki potensi untuk berkembang, dimana mereka adalah merupakan wirausahawan yang terjaring dalam program Wirausaha Baru Kota Bandung yang memiliki usaha 0-5 tahun. Akan tetapi permasalahan yang terjadi adalah menurunnya motivasi usaha pelaku usaha jika dihadapkan persoalan usaha, sebanyak 40 wirausahawan yang terdaftar sebagai wirausahwan baru, saat ini hanya 22 wirausahawan yang aktif menjalankan usahanya, atau dengan kata lain menurun sebesar 45%, maka dari itu perlunya meningkatkan motivasi kewirausahaan melalui pelatihan. Permasalahan lain adalah kurang wirausahawan dalam hal manajerial, bahwa pelaku usaha belum dapat memisahkan keuangan pribadi dengan usaha, pencatatan laporan keuangan yang masih tumpang tindih, kurang dapat melakukan pemasaran, dan sebagian besar juga masih merasa bingung dalam merencanakan persediaan, maka dari itu perlunya pelatihan keterampilan manajerial yang mudah dipahami para pelaku usaha agar usahanya memiliki daya saing.
PELATIHAN PEMASARAN ONLINE PADA KELOMPOK USAHA BORONDONG PRODUK UNGGULAN DESA LAKSANA DI KABUPATEN BANDUNG Gatot Iwan Kurniawan; Dani Dagustani; Kannya Purnamahatty Prawirasasra
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.85

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menangani perrmasalahan yang dialami oleh Kelompok Usaha Borondong Produk Unggulan Desa Laksana Di Kabupaten Bandung. Hasil monitoring dan evaluasi di dapat bahwa kurangnya pengetahuan mitra tentang media online, berpengaruh pada hasil pelatihan mengenai pemasaran online yang dilakukan sebelumnya. Berdasarkan hal ini maka dibuat suatu rancangan pelatihan yang disusun sederhana dan mudah dimengerti dengan tujuan akan lebih terserap dengan mudah. Selain itu juga dilakukan pelatihan penggunaan media sosial agar menunjang keberadaan website yang sudah ada. Kegiatan bisa berjalan sesuai rencana dengan hasil yang baik dengan cara melakukan pendampingan hingga proses pemasaran online bisa berjalan sebagaimana mestinya.
MANAJEMEN USAHA BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA DALAM POLYBAG (Tanaman Hortikultura Modern) Dwi Puryati; Susinah Kuntadi; Teguh Iman Basuki
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v3i1.86

Abstract

Pemanfaatan pekarangan dengan baik dan optimal akan memberikan manfaat bagi kenyamanan, kesehatan dan ekonomi. Lahan yang kurang subur masih bisa menghasilkan tanaman yang produktif dengan cara budidaya tanaman hortikulura dengan menggunakan media tanam dalam Polybag (hortikultura modern). Tanaman hortikultura dalam polybag saat ini menjadi trend di kalangan masyarakat. Selain mudah untuk proses penanamannya, perawatannya juga tidak susah. Tanaman hortikultura modern ini memberikan peluang sangat bagus untuk bisnis. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan budidaya hortikultura modern bekerjasama dengan UPTD PPP Wilayah Cilengkrang Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dan memberikan pemahaman mengenai manajemen usaha yang meliputi motivasi usaha, teknis pembukuan sederhana dan pemasaran produk. Dengan pendabdian ini wawasan dan pengetahuan pengurus dan warga RW 13 Kompek Bumi Harapan Ciciru Hilir Kabupaten Bandung dapat meningkat sehingga menunjang keberhasilan usaha mereka. Setiap RT di RW 13 sekarang sudah memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami oleh tamanan yang produktif, dan semakin mahir dalam pembukuan setiap kegiatan baik di tingkat RW maupun RT.
PELAKSANAAN PROMOSI DAN PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PESANAN JAHITAN PADA ALLIFA COLLECTION BANDUNG Dani Ramdani; Bimbim Maghriby; Efi Fitriani
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v4i2.93

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang metode strategi peningkatan pesanan jahitan dan pembuatan laporan keuangan keuangan sederhana pada Allifa Collection. Target khusus yang ingin dicapai dalam pengabdian ini adalah dapat meningkatkan jumlah konsumen yang menggunakan jasa Allifa Collection dan membuat laporan keuangan sederhana pada Allifa Collection. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan tentang strategi peningkatan pesanan jahitan melalui promosi (pamplet, brosur dan media sosial) dan pembuatan laporan keuangan sederhana. Dengan adanya pelatihan yang diberikan oleh tim, Allifa Collection diharapkan akan lebih berkembang dengan terjadinya peningkatan dalam pesanan jaitan dan adanya laporan keuangan sederhana. Dengan adanya pelatihan yang akan diberikan oleh tim pelaksana, Allifa Collection diharapkan akan lebih berkembang yaitu dengan terjadinya peningkatan jumlah konsumen dan adanya laporan keuangan sederhana. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah terlaksananya pelatihan pelaksanaan promosi melalui pembuatan pamplet dan brosur, serta pengadaan mesin jahit. Kemudian hasil lain yang dicapai adalah terjadinya peningkatan pesanan jahitan dan adanya laporan keuangan yang sederhana pada Allifa Collection.
STRATEGI MENINGKATKAN PEMASARAN UNGGAS KAMI MELALUI DESAIN PACKAGING DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS EMKM Ade Imam Muslim; Fitri Lestari; Tri Widiastuty
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v5i1.94

Abstract

Masalah utama yang dialami oleh UNGGAS KAMI adalah mesin penetas telur baru memiliki satu dengan kapasitas 1000 telur, semakin banyak mesin penetas telur maka semakin banyak produksi telur untuk menghasilkan DOD. Setiap mesin penetas harus ada thermostat, thermometer dan hygrometer. Sehingga apabila mesin penetas bertambah, maka thermostat, thermometer dan hygrometer pun harus ada. Inipun berpengaruh pada suplai listrik atau genset, karena mesin penetas telur menggunakan listrik selama proses penetasan 28 hari sehingga untuk mengantisipasi ketika suplai listrik dari PLN padam tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dapat menggunakan genset. Kapasitas genset yang dimiliki 2kva, oleh karena itu apabila mesin penetas bertambah kapasitas genset juga bertambah. Selain itu, perputaran uang untuk modal megalami kendala dikarenakan banyaknya piutang yang tidak tercatat. Terkait belum memahami penyusunan laporan keuangan. Saat ini mitra belum menyusun laporan keuangannya dan belum paham dalam menghitung modal, biaya produksi, piutang dan laba kotor. Dari segi pemasaran, mitra akan ditawarkan packaging telur asin supaya memiliki daya jual lebih dan tidak hanya DOD yang dipasarkan melalui internet tetapi telur asin juga dapat dipasarkan melalui media promosi yang efektif. Pembenahan pemasaran dengan pemasangan plang nama. Saat ini mitra tidak memiliki identitas atau plang nama di lokasi pemasaran.
PENGEMBANGAN POLA PENJUALAN USAHA PEMBUATAN PANGSIT & MIE MELALUI PERLUASAN PASAR BAIK ONLINE MAUPUN OFFLINE DAN ANALISIS PENGGUNAAN SDM Henny Utarsih; Heppy Agustiana Vidyastuti; Wiendy Puspita Sari
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v4i2.96

Abstract

Usaha Pangsit dan Mie Alex merupakan industri rumahan yang memproduksi pangsit & mie. Dalam menjalankan usahanya, mereka menghadapi beberapa hambatan seperti terbatasnya kapasitas produksi karena mesin yang rusak, terbatasnya pangsa pasar membuat penjualan stuck, dan permasalahan lain yaitu tidak efektifnya penggunaan Sumber Daya Manusia (SDM). Pengabdian kepada Masyarakat ini mempunyai tujuan untuk mengatasi permasalahann ini dengan pemberian spare part, pelatihan e-marketing, dan analisis penggunaan SDM yang efektif. Dengan diberikan spare part mesin yang rusak, mesin produksi yang digunakan dapat bekerja dengan optimal dan meningkatkan kapasitas produksi, sehingga dapat mendukung perluasan pangsa pasar. Dengan diberikan pelatihan e-marketing, mereka dapat memperluas pangsa pasar dengan media social seperti facebook & instagram, sehingga penjualan meningkat. Dengan diberikannya analisis penggunaan SDM yang efektif, SDM dapat bekerja dengan efektif, sesuai dengan Jobdesk-nya, sehingga kapasitas produksi meningkat dan tepat waktu.

Page 3 of 15 | Total Record : 149