cover
Contact Name
Idola Perdini Putri
Contact Email
charity@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
charity@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
https://journals.telkomuniversity.ac.id/charity/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26555336     DOI : https://doi.org/10.25124/charity
Journal of Charity is one of the scientific publication journals published by the Directorate of Research and Community Service (PPM), Telkom University. The aim of Charity is to build effective communication channels between stakeholders including academics and research institutions, the business world, government and society. In addition, it also aims to promote and disseminate research results in the development of theory and practice of community service, especially in Indonesia. Charity welcomes empirical and theoretical articles that discuss the Results of Community Experience. Manuscripts suitable for publication in Charity include domains such as business strategy and policy, entrepreneurship, Financial and Accounting Studies, human resource management, marketing, organizational behavior, organizational theory, Appropriate Technology and research methods implemented through Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
Penguatan Digitalisasi Tata Kelola Data Pada Posyandu Dan Posbindu Alamanda Melalui Sistem Pencatatan Terintegrasi Naning Hertiana, Sofia
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.10488

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 19 November 2025 di Posyandu dan Posbindu Alamanda, Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, telah berjalan dengan baik. Kedua layanan kesehatan masyarakat tersebut sebelumnya mengalami kendala dalam pengelolaan data karena aplikasi pencatatan berbasis web yang tidak ramah pengguna sehingga kader kembali menggunakan metode manual. Kondisi ini menyebabkan pencatatan tidak efisien, rawan duplikasi, dan memperlambat proses pelaporan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat menerapkan lembar kerja digital berbasis Microsoft Excel sebagai solusi pencatatan yang lebih sederhana dan sesuai kebutuhan operasional kader. Sistem yang dikembangkan mencakup modul pendaftaran, pencatatan pemeriksaan, pemantauan kunjungan, pendataan faktor risiko penyakit tidak menular, serta pembuatan laporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan pada kader berlangsung efektif, dan seluruh fitur utama berhasil dioperasikan dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemudahan pencatatan, akurasi data, serta percepatan proses rekapitulasi dan pelaporan kepada Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Inisiatif ini sekaligus memperkuat upaya digitalisasi tata kelola data di Posyandu dan Posbindu Alamanda
Implementation of Digitalization and Technology-Driven Waste Management Education -, Suryatiningsih; Dewi Budiwati, Sari; Gartina Husein, Inne; Hadiyoso, Sugondo; Octaviany, Vany
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.10596

Abstract

Waste management remains a major challenge in Lengkong Village, Bandung Regency, due to the limited capacity of existing waste processing facilities and low community participation in source level waste reduction. The current TPS 3R is unable to accommodate waste generated by 13 neighborhood units, resulting in uncontrolled accumulation that poses environmental and public health risks, while community-based waste management practices based on the 3R principles have not been optimally implemented. As an initial effort, the Mekar Arum Mewangi Waste Bank Unit (BSU MAMMA), established in February 2024, has encouraged household level waste sorting among residents of RW 11; however, its impact remains limited. Therefore, this community service program focuses on education on segregated waste management and deposit procedures, training in the development of waste management educational content, and the development of a digital application to support waste bank operations, aiming to improve data management, transaction recording, and reporting. The initiative is implemented in collaboration with the Coimbatore Institute of Technology, which contributes expertise in decentralized and technology-based waste management, and targets BSU MAMMA members and residents of RW 11 with potential expansion to other areas. Through this approach, the program is expected to foster a more participatory, effective, and sustainable waste management system, ultimately enhancing environmental quality and public health in Lengkong Village. Keywords : waste, sorting, waste management, application
Perancangan Aplikasi Virtual Reality untuk Pengembangan Presentasi Imersif Desain Bangunan Akhmadi, Akhmadi; Mochamad Yudha Febrianta; Doddy Friestya Asharsinyo; Sultan Sunny Pangestu; Saraswati Lismawan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.9809

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kebutuhan akan keterampilan industri digital, khususnya bagi desainer dan konsultan desain, semakin tinggi. Menanggapi hal ini, Telkom University bersama mitra Kontraktor Center Jaya Interior menginisiasi kegiatan Abdimas berupa pelatihan dan praktik pengembangan aplikasi Virtual Reality (VR) untuk presentasi desain interior. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan keterampilan Desainer, Drafter, dan Operator Presentasi dalam menguasai teknologi presentasi digital imersif. Melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi, diharapkan tercipta produk aplikasi presentasi yang inovatif, menarik, dan mampu memperkuat hubungan antara desainer dan klien. Hasil utama dari Abdimas ini adalah aplikasi presentasi digital imersif yang memvisualisasikan desain bangunan secara realistis, dan  kemampuan mitra dalam mengoperasikan teknologi VR sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi terkini. Dengan penguasaan teknologi imersif ini, mitra dapat lebih efektif menyampaikan ide desain dan meningkatkan peluang memperoleh kontrak kerja. Abdimas ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kualitas SDM serta mendukung transformasi digital nasional secara berkelanjutan.
Pelatihan Inisiasi Holding Manajemen Unit Usaha Kopontren Al Bahjah Hasbi, Imanuddin; Nuslih Jamiat; Arif Kuswanto
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.9898

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi pembentukan holding manajemen bagi Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al Bahjah. Inisiatif ini didasarkan pada potensi besar Kopontren Al Bahjah dalam mengembangkan ekonomi pesantren, namun terkendala oleh manajemen yang belum terintegrasi dan optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, melibatkan pengurus Kopontren, santri, dan masyarakat sekitar melalui serangkaian diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini adalah terbentuknya kerangka kerja holding manajemen yang meliputi struktur organisasi, sistem pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, dan rencana pengembangan usaha. Diharapkan, dengan adanya holding manajemen ini, Kopontren Al Bahjah dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi komunitas pesantren dan masyarakat sekitar.
Penerapan Incinerator Waste to Energy di TPS RW Sekitar Aliran Sungai Citarum Harum dengan Monitoring Kontrol Berbarsis IoT Uke Kurniawan Usman; Nurwulan Fitriyanti; Agus Ganda Permana
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.8994

Abstract

Pengelola TPS RW Disekitar Aliran Sungai Citarum program Citarum Harum Provinsi Jawa Barat sebagai masyarat sasar ingin sekali memiliki sarana prasaarna tata kelola sampah yang lebih baik dengan alasan agar lingkungannya sehat, resik dan penghasil sampah bisa mendapatkan layanan dengan transaksi yang mudah dikontrol, sehingga dapat menjaga kesinambungan layanan pengelolaan sampah. Lebih dari itu, masyarakat sasar juga bermimpi bisa mendapatkan layanan/produk pengelolaan dan olah sampah dari petugas TPS, bank sampah, pemulung, pengepul, UMKM pelaku pengelola sampah di Jawa Barat yang melek teknologi menuju digitalisasi untuk meningkatkan jasa pengelolaan dan olah sampah/penjualan yang baik. TPS RW Di Sekitar Aliran Sungai Citarum program Citarum Harum yang dipilih sebagai lokasi dan masyarakat sasar di sekitar Bandung Raya pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Penelitian Terapan, sejalan dengan program pemerintah Jawa Barat yaitu bersih lingkungan, dijitalisasi layanan, smart city-village dan program Jawa Barat Juara.
Pemanfaatan Limbah Pelepah Pisang Berbasis SDG Target 8.3 Kewirausahaan, Kreativitas, Inovasi untuk Pemberdayaan Perempuan di Kelurahan Cipaganti Kecamatan Coblong, Bandung Ratna Lindawati Lubis; Astri Ghina; Muhammad Farhan Ramadhan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.9475

Abstract

Pemanfaatan limbah organik sebagai sumber daya ekonomi menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Target 8.3 yang menekankan pentingnya kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi. Di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, limbah pelepah pisang belum dimanfaatkan secara optimal, sementara kelompok perempuan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan kriya berbasis limbah pelepah pisang dalam kerangka ekonomi sirkular. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktik langsung (experiential learning) melalui pelatihan teknis, diskusi reflektif, dan pembuatan prototipe produk kriya. Kegiatan ini melibatkan 27 peserta perempuan dan dilaksanakan dalam satu hari pelatihan intensif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 5 indikator berbasis skala Likert dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk kriya alas gelas untuk ketrampilan dasar. Terdapat peningkatan pemahaman terhadap konsep ekonomi sirkular dan potensi kewirausahaan lokal. Selain itu, muncul inisiatif untuk membentuk kelompok usaha bersama. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi multipihak berbasis prinsip Pentahelix. Kegiatan ini membuktikan bahwa limbah pelepah pisang dapat menjadi media pemberdayaan perempuan melalui pendekatan kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi. Dampak kegiatan tidak hanya pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada perubahan pola pikir terhadap limbah sebagai sumber daya dan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan.
Pelatihan Mobile Videography Untuk Pembuatan Konten Promosi Di Sosial Media Mario Mario; Muhammad Adharamadinka; Maria Josef
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.10005

Abstract

Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, memiliki potensi ekonomi yang signifikan dalam bidang pertanian, makanan olahan, dan kerajinan tangan. Namun, keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya literasi digital menghambat pelaku usaha desa dalam memasarkan produk mereka secara lebih luas. Kesempatan ekonomi digital yang berkembang pesat di kawasan perkotaan belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat desa, menciptakan kesenjangan ekonomi yang semakin melebar. Oleh karena itu, diperlukan solusi inovatif yang dapat memperkuat konektivitas antara pelaku usaha di desa dan industri di perkotaan guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk desa. Sebagai solusi, Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat desa, khususnya pelaku UMKM, melalui pelatihan dan bimbingan teknis dalam pembuatan konten promosi menggunakan perangkat mobile. Dengan memanfaatkan teknologi video yang mudah diakses, peserta akan diajarkan teknik dasar videografi menggunakan smartphone untuk membuat konten yang menarik dan efektif untuk promosi produk di sosial media. Pelatihan ini akan mengintegrasikan pengenalan terhadap pembuatan video yang baik, pengeditan, serta strategi distribusi di platform sosial media yang relevan, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Diharapkan pelaku usaha di desa dapat memanfaatkan sosial media sebagai alat promosi yang powerful untuk memperluas akses pasar mereka, khususnya dalam industri manufaktur, retail, serta perhotelan dan pariwisata.
Sosialisasi Potensi Ekonomi Sampah MMP Untuk Masyarakat di Wilayah Bekasi Timur Anak Agung Ngurah Perwira Redi; Aulia Rachmah; Natasha Ifardo; Arum Githa; Farid Triawan; Christianus I Wayan Eka Budiartha
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.10017

Abstract

Masalah limbah plastik kemasan berbahan campuran di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Bekasi, menjadi tantangan serius karena sulitnya proses daur ulang akibat struktur lapisannya yang kompleks. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga RW 023 Villa Taman Kartini, Bekasi Timur, dalam mengenali potensi ekonomi sirkular dari limbah MMP. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan dilaksanakan dalam lima tahap, meliputi analisis kebutuhan, koordinasi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu MMP tinggi, tindakan pengelolaan masih rendah akibat keterbatasan infrastruktur dan sistem pendukung. Setelah sosialisasi, 96% responden menunjukkan ketertarikan terhadap produk hasil daur ulang, menandakan terbentuknya motivasi perilaku positif. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pembentukan bank sampah MMP berbasis komunitas sebagai model pengelolaan ramah lingkungan di tingkat lokal.
Pengolahan Material Sisa Produksi Konfeksi Kaos Jalan Suci Kota Bandung Arini Arumsari; Chicka Jauhari; Ahda Yunia Sekar; Aldi Hendrawan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.10385

Abstract

Industri konfeksi semakin berkembang pesat dan konfeksi Bandung menjadi pusat produksi pakaian yang terkenal terutama mencapai puncaknya pada era menjamurnya distro. Pada awalnya, konfeksi Bandung hanya melayani permintaan lokal. Namun, seiring berkembangnya waktu, konfeksi Bandung mulai mendapat permintaan dari luar kota dan bahkan luar negeri. Hal ini membuat konfeksi di Bandung semakin berkembang dan menjadi pusat produksi pakaian yang terkenal hingga saat ini. Konfeksi kaos ini tersebar di seluruh penjuru Bandung Raya (Kota Bandung – Kabupaten Bandung – Kabupaten Bandung Barat – Kota Cimahi). Namum berdasarkan pengamatan yang dilakukan, terdapat beberapa area di Bandung yang menjadi sentra konfeksi kaos, salah satunya yaitu daerah Jalan Surapati atau disebut juga Jalan Suci. Pada berbagai konfeksi kaos di Jalan Suci ini ditemukan banyak limbah atau kain sisa produksi yang dihasilkan. Limbah sisa produksi ini dinilai masih bisa diolah lebih lanjut daripada hanya ditumpuk dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengetahui kondisi perkembangan konfeksi kaos di Jalan Suci, lalu memetakan potensi material sisa produksi yang maish bisa diolah dengan metode upcycle. Metode upcycle digunakan dalam pengolahan limbah konfeksi kaos untuk meningkatkan nilai estetika, ekonomi, dan fungsional dari limbah tersebut.
Pelatihan Pengembangan Merchandise Komunitas dengan Penerapan Teknik Marbling Masyarakat Sasar: Komunitas Rumah Pelangi Indonesia, Baleendah, Jawa Barat Rima Febriani; Widia Nur Utami; Tiara Larissa
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.10476

Abstract

Sebagai komunitas non-profit, salah satu tantangan terberat komunitas Rumah Pelangi Indonesia adalah menyediakan pendanaan berkelanjutan untuk menunjang berbagai aktivitas komunitas. Pada awal tahun 2024, komunitas Rumah Pelangi Indonesia mulai menyiapkan unit bisnis, agar dapat menunjang pendanaan komunitas secara lebih optimal. Salah satu program yang dirintis oleh unit bisnis komunitas ini adalah pembuatan produk kreatif untuk merchandise komunitas. Merchandise ini diharapkan dapat mendukung aktivitas promosi, memperkuat citra positif, merepresentasikan budaya yang dimiliki komunitas, serta menjadi strategi untuk menarik perhatian pembeli. Melalui pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian masyarakat Telkom University akan memberikan pendampingan kepada komunitas terkait perancangan merchandise komunitas sekaligus melatih teknik kriya baru yang menarik, yaitu teknik marbling yang mudah diaplikasikan oleh anak-anak. Sehingga produk merchandise yang dihasilkan, dapat lebih variatif dari produk merchandise sebelumnya dan menambah nilai jual serta berdampak pada unit bisnis komunitas secara lebih optimal. Dalam pelaksanaan pendampingan ini, tim pengabdian masyarakat Telkom University menerapkan prinsip design thinking, yaitu Empathize (Empati), Define (Definisi), Ideate (Ideasi), Prototype (Prototipe), dan Test (Pengujian). Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan alternatif desain merchandise yang lebih variatif dan mendukung unit bisnis komunitas. Juga memberikan stimulasi kemampuan motorik halus, serta kebebasan dalam mengekspresikan kreativitas dan imajinasi anggota komunitas.