cover
Contact Name
Idola Perdini Putri
Contact Email
charity@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
charity@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
https://journals.telkomuniversity.ac.id/charity/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26555336     DOI : https://doi.org/10.25124/charity
Journal of Charity is one of the scientific publication journals published by the Directorate of Research and Community Service (PPM), Telkom University. The aim of Charity is to build effective communication channels between stakeholders including academics and research institutions, the business world, government and society. In addition, it also aims to promote and disseminate research results in the development of theory and practice of community service, especially in Indonesia. Charity welcomes empirical and theoretical articles that discuss the Results of Community Experience. Manuscripts suitable for publication in Charity include domains such as business strategy and policy, entrepreneurship, Financial and Accounting Studies, human resource management, marketing, organizational behavior, organizational theory, Appropriate Technology and research methods implemented through Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
Pengolahan Kopi Tepat Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Desa Telagah, Sei Bingei, Langkat Ameilia Zuliyanti Siregar
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4485

Abstract

Negara yang termasuk pengekspor kopi terbesar di dunia adalah Brazil, Vietnam, Kolombia dan Indonesia. Kopi spesialti Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi salah satunya adalah Kopi Arabica Aceh Tengah (Ateng). Kualitas kopi dipengaruhi oleh varietas kopi, pengendalian hama terpadu kopi, lokasi budidaya kopi, pemanenan kopi serta pengolahan pasca panen kopi. Petani kopi di daerah mitra di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat teridentifikasi memiliki pengetahuan rendah, keterampilan sederhana, modal terbatas dalam budidaya dan pengelolaan kopi masih tradisional. Oleh sebab itu, sangat penting dilakukan kegiatan Pengabdian Desa Binaan (PDB) LPPM USU bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran USU untuk menganalisis permasalahan dan strategi pengembangan dan konservasi kopi, minuman penikmat rasa yang trendi masa kini. Kelompok petani kopi ‘Telagah’, satu alternatif pemecahan masalah dengan ‘pengolahan kopi tepat guna’, edukasi budidaya dan pengelolaan kopi diharapkan dapat mendukung ekonomi kreatif berkonsepkan ekosistem berkelanjutan, mengenalkan kepada masyarakat budidaya kopi sebagai wahana edukasi dan produksi yang meningkatkan kesejahteraan petani kopi. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan yang akan diintroduksi kepada mitra dalam bentuk induksi dan adopsi pengetahuan tentang pengendalian hama terpadu kopi secara kimiawi, pengelolaan limbah kopi dan mekanisme pengupasan kulit kopi mekanik. Teknologi yang akan diterapkan adalah pemanfaatan mikroorganisme untuk mengelola biji kopi menjadi pakan ternak serta memberi bantuan alat pengupas biji kopi (pulper pulp) kepada mitra. Program PDB Kopi Telagah diharapkan bersinergi antara akademisi, masyarakat, pemerintah dan stakeholder untuk mencapai tujuan mewujudkan Desa Telagah sebagai model harmoni masyarakat akan meningkatkan kualitas, keseragaman dan kuantitas kopi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan profit petani kopi di Desa Telagah, Sei Bingei, Sumatera Utara.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Sabun Cair untuk Penerapan Hidup Bersih dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Memoria Rosi; Ismudiati Puri Handayani; Hertiana Bethaningtyas
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2a (2021): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2a.4219

Abstract

Di masa pandemi seperti sekarang ini, kesehatan dan kondisi ekonomi masyarakat perlu mendapat perhatian lebih. Sebagaimana masyarakat umum lainnya, warga Desa Citeureup juga merasakan dampak pandemik ini. Sebagian warga ada yang terinfeksi Covid 19 dan sebagian lagi kehilangan pekerjaan atau usahanya harus dihentikan akibatnya adanya pembatasan maupun menurunya jumlah omset usahanya. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Tim Dosen Teknik Fisika Universitas Telkom melakukan pengabdian masyarakat di RW 6 Desa Citeureup. Kegiatan dilakukan dalam bentuk survey untuk memetakan persoalan di masyarakat, pemasangan tempat cuci tangan, dan pelatihan keterampilan pembuatan sabun cair. Hasil survey menunjukkan bahwa masyarakat secara umum terdampak oleh Covid 19 dan menginginkan adanya bantuan agar mereka memiliki usaha sendiri. Kegiatan ini diharapkan menjadi kampanye peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan, transfer pengetahuan tentang pembuatan sabun cair, dan inisiasi kemandirian ekonomi masyarakat desa Citeureup.
GERAKAN REBRANDING DIGITAL DAN PEMBANGUNAN APLIKASI KELOLA REDESAIN KEMASAN UMKM Anak Agung Gde Agung; Robbi Hendriyanto; Agus Maolana Hidayat; Pramitha Aulia; Fauzan Aziz; Arlin Ferlina Moch. Trenggana; Nadya Novandriani Karina Moeliono; Candra Wijayangka; Arry Widodo
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3917

Abstract

Di masa pandemi, trend penjualan secara online mengalami peningkatan yang sangat pesat, diantaranya disebabkan oleh pembatasan sosial, sehingga konsumen lebih memilih metode interaksi yang tidak mengharuskan kontak fisik. Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM) Kab.Bandung merupakan paguyuban yang menaungi UMKM di wilayah kabupaten Bandung. Dalam masa pandemi, UMKM binaan kalah bersaing dalam penjualan online yang sudah ada, karena desain produk dan branding yang kurang menarik, atau ‘kekinian’. Beberapa masalah yang berhasil diidentifikasi oleh PPKM adalah kemasan produk para anggota UMKM yang dikemas dengan biasa saja tidak memberikan ciri khas produknya sehingga kurang menarik dimata konsumen, logo dan merk produk UMKM yang minimalis dan alakadarnya juga dinilai merupakan permasalahan dalam penjualan produk.Untuk itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini bekerjasama dengan PPKM untuk membantu permasalahan dengan melakukan rebranding produk secara digital dan pembangunan aplikasi kelola redesain kemasan produk UMKM binaan PPKM.
TRANSFER IPTEK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL UNTUK MENDUKUNG PROGRAM FOOD ESTATE HUMBANG HASUNDUTAN SUMATERA UTARA Teuku Irmansyah Teungoh; A. Rauf; Bintang Sitorus
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4524

Abstract

Lokasi Food Estate (lumbung pangan) di Sumatera Utara berada di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Secara umum areal ini merupakan lahan tidur yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan liar seperti pakis, paitan dan hutan cemara campuran. Karakteristik tanah mempunyai pH tanah rendah, retensi P tinggi, kejenuhan aluminium tinggi dan kandungan bahan organik sedang. Solusi yang dilakukan adalah memberdayakan Kelompok tani binaan mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dengan mengolah berbagai sumber bahan organik yang banyak tersedia dan mudah diperoleh dari Lingkungan sekitar. Tim Pengabdian melakukan penyuluhan, pemutaran video dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) melalui praktek / pelatihan pembuatan pupuk organik atau kompos. Penggunaan pupuk organik diharapkan dapat mendukung produksi bawang merah, bawang putih dan kentang yang sedang dikembangkan di kawasan food estate Humbahas.
Pemasangan Inverter pada Sistem PLTS untuk Beban AC pada PAUD Al-Mukarramah Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung PORMAN PANGARIBUAN
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2a (2021): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2a.4480

Abstract

Sekolah PAUD Semai Benih Bangsa Al-Mukarramah didirikan pada tanggal 17 Juli 2006, atas prakarsa dari ibu-ibu majelis ta’lim masjid AlMukarramah, dengan tujuan untuk mengakomodasi kebutuhan akan pendidikan bagi anak usia dini di lingkungan masjid Al-Mukarramah. Sekolah ini merupakan bagian dari upaya pihak yayasan Al-Mukarramah untuk menyelenggarakan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekitar yayasan. Diawali dengan memanfaatkan sayap masjid Al-Mukarramah sebagai ruang kelas namun sekarang sekolah sudah mempunyai gedung sendiri. Gedung sekolah TK/TPA Semai Benih Bangsa Al-Mukarramah sudah memiliki sumber energi listrik yang bersumber dari sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS hanya bisa digunakan untuk menyuplai beban listrik arus searah (DC) saja seperti lampu untuk penerangan ruang belajar dan lampu di luar ruangan. Oleh karena itu, untuk memperoleh suplai arus bolak-balik (AC) diperlukan penambahan pemasangan inverter pada sistem PLTS. Inverter merupakan salah satu komponen utama pada sistem PLTS yang berperan untuk mengubah energi listrik DC menjadi AC untuk disuplai ke arah beban yang ada. Dengan demikian, sistem PLTS disekolah tersebut nantinya dapat mencatu kebutuhan beban perangkat AC seperti dispenser, charge handphone, dan charge laptop.
KOMUNITAS GLOBAL BERBASIS DIGITAL Ratna Lindawati Lubis; Gai Subagja Suhardja
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2a (2021): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2a.4211

Abstract

Pandemi Covid-19 telah berdampak negatif kepada seluruh warga dunia. Suka atau tidak, kegiatan virtual dengan beragam platform baru agaknya merupakan jalan tengah terbaik yang dapat ditempuh, selama pandemi ini belum berlalu. Dengan hadirnya beragam platform baru ini maka aktivitas akademik dan publik dapat tetap berjalan, sehingga potensi penyebaran virus dapat diminimalkan. Dalam konteks inilah, Gerakan Masyarakat Cinta Cikapundung (GEMRICIK) berupaya melaksanakan kegiatan virtual sharing session sebagai wujud pengabdian dosen kepada masyarakat. Adapun kegiatan virtual yang dimaksud adalah dalam rangka menyajikan rekam jejak GEMRICIK yang sudah berjalan sejak tahun 2011 sekaligus mengajak untuk bersatu dan bangkit menghadapi pandemi Covid-19 melalui momentum peringatan “10 Tahun Gemricik Berkarya Bersama”, yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Acara virtual tersebut memanfaatkan platform “Mobilize” yang merupakan wadah konektivitas berbasis digital di lingkungan SDG Academy Community of Practice (https://www.unsdsn.org/sdg-academy/community-of-practice), di mana GEMRICIK sudah menjadi anggota resmi sejak bulan Agustus 2020.
Pembuatan UV-C-Locker untuk Sterilisasi Barang Pengunjung di RSUD Kesehatan Kerja Jabar Rini Handayani; Marlindia Ike Sari; Tedi Gunawan; Kristina Sisilia; Syahputra Syahputra; Syarifuddin Syarifuddin; Devie Ryana Suchendra; Anak Agung Gde Agung; Arry Widodo; Roni Riandi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3564

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, kebersihan dan sterilisasi barang bawaan menjadi sorotan utama. Saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) maupun pada masa new normal, setiap orang dan tempat harus terjaga kesterilannya. Setiap orang harus melakukan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan menggunakan air dan sabun maupun menggunakan hand sanitizer, dan setiap barang yang dibawa juga harus dilakukan sterilisasi. Ramainya pengunjung pada RSUD Kesehatan Kerja merupakan potensi pertumbuhan ekonomi yang positif sekaligus ancaman penyebaran virus SARS-CoV2, penyebab Covid-19. Sterilisasi barang bawaan pengunjung dan pasien diharapkan dapat menekan penyebaran virus ini sehingga aktifitas dapat tetap berlanjut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Namun, sterilisasi dengan air dan sabun atau media alcohol seperti hand sanitizer dinilai tidak praktis, terutama untuk barang berukuran besar atau barang yang tidak dapat terkena cairan, seperti dokumen. Cara ini juga tidak efisien karena membutuhkan waktu yang relatif lama dalam proses sterilisasinya. Salah satu cara sterilisasi yang efektif dan efisien adalah menggunakan sinar UV-C, yang mampu membunuh virus hingga 99% dan membutuhkan waktu yang singkat. Untuk itu, dalam kegiatan ini dibuat loker sterilisasi satu tingkat dan dua tingkat dengan menggunakan lampu UV-C.
Penerapan Aplikasi Elektronik KMS Berbasis QR-Code di Posyandu Rumpun Bambu Kabupaten Bandung dadan Nur Ramadan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4529

Abstract

Posyandu memiliki peran dalam mendukung program pelayanan kesehatan masyarakat, diantaranya untuk manula, ibu hamil dan khususnya Balita. Dengan terjadinya pandemi covid-19 yang membuat adanya pembatasan pada kegiatan-kegiatan masayarakat, membuat kegiatan posyandu harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku saat ini, diantaranya adalah pembatasan kegiatan dan mengurangi kerumunan. Salah satu kegiatan Posyandu adalah proses penimbangan berat badan balita dan pencatatannya pada sebuah dokumen, yaitu selembar kertas Kartu Menuju Sehat (KMS), dimana proses ini memerlukan waktu yang tidak sebentar dalam pencarian dokumen, serta proses pengisiannya yang masih manual, sehingga dapat menimbulkan kerumunan dan menyalahi protokol kesehatan. Salah satu upaya untuk menangulangi masalah tersebut, pada posyandu Rumpun Bambu diimplementasikan sebuah aplikasi elektronik-KMS (e-KMS) berbasis Quick Response Code (QR-Code) sebagai sarana untuk pendataan dan pencatatan balita. Penerapan aplikasi diharapkan dapat membantu mengurangi kerumunan di posyandu, serta dengan penambahan fitur QR Code pada aplikasi tersebut maka proses pencarian data balita dapat berjalan secara secara cepat dan tepat.
PENYULUHAN KOMUNIKASI MEDIA MENGENAI LITERASI POLITIK BAGI KALANGAN GENERASI MUDA DI ERA KONVERGENSI Aat Ruchiat Nugraha; Kunto Adi Wibowo; Diah Fatma Sjoraida
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2a (2021): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2a.4230

Abstract

Perkembangan politik bagi generasi muda terkadang manjadi sesuatu yang tidak menarik untuk diikuti. Hal ini disebabkan oleh konotasi kegiatan politik yang selalu negatif. Berbicara politik pada generasi milenial, maka momentum yang paling mencolok ialah disaat Pemilihan Presiden, Anggota Legislatif, maupun Kepala Daerah, yang di mana generasi milenial dijadikan sasaran strategis untuk meraup suara rakyat. Padahal posisi dan peranan generasi milenial dalam kancah perpolitikan lokal dan nasional masih sedikit. Berdasarkan data dari Trans Media Sosial, karakteristik generasi milenial yang paling mencolok adalah sangat menguasai gawai, informasi teknologi serta aktif di media sosial Facebook, YouTube, Instragram, Line, WhatsApp dan Tiktok. Kebiasaan generasi milenial yang sering mengakses media sosial dilakukan dengan tujuan untuk mencari informasi hiburan, kuliner, agama, politik, olah raga dan gaya hidup kekinian. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa generasi milenial dapat diedukasi mengenai pengetahuan politik dengan menggunakan pendekatan komunikasi penyuluhan yang berbasiskan media konvergensi, diantaranya melalui webinar politik.
REDESAIN GRAFIS KEMASAN PRODUK KOPI PUNTANG DENGAN KONSEP ILUSTRASI LINE-ART Wirania Swasty; Arry Mustikawan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3919

Abstract

Puntang Coffee merupakan salah satu Usaha Kecil Menengah yang menjual berbagai varian produk kopi dari daerah Gunung Puntang, Kabupaten Jawa Barat. Walau memiliki Sembilan varian produk, namun desain yang ada hanya dibedakan berdasarkan warna dan tulisan produk saja. Tujuan utama dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah merancang kemasan kopi yang beragam disesuaikan dengan varian yang berbeda-beda; disesuaikan target pasar dan berkesan premium. Pelaksanaan program PkM dilakukan berbagai tahap, di antaranya survey lapangan, dokumentasi, dan wawancara; mengaudit desain kemasan yang ada; menyusun client & creative brief, sketsa desain, asistensi dan pengembangan desain, membuat final artwork, diakhiri membuat mock-up kemasan. Dengan dilaksanakannya program Pengabdian kepada Masyarakat berupa redesain kemasan ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing produk di pasar lokal maupun global.

Page 9 of 20 | Total Record : 200