cover
Contact Name
Wahyu Pramono
Contact Email
wahyupramono81@gmail.com
Phone
+6281298281995
Journal Mail Official
jei@isei.or.id
Editorial Address
ISEI Pusat Office, Jalan Daksa IV No. 9, Kebayoran Baru, Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Indonesia
ISSN : 08541507     EISSN : 2721222X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Indonesia is a journal published by Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) consists of academic articles on various subject areas including monetary and macroprudential regulation, finance and banking system, international economics, development economics, environmental and natural resource economics. All contents and research studies in the articles of this journal are entirely become the responsibility of the authors and do not represent ISEI’s views.
Articles 110 Documents
Pengaruh Kepribadian terhadap Upah Pekerja di Indonesia: Analisis Big Five Personality Traits Huda, Syaiful; Sulistyaningrum, Eny
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 12 No 3 (2023): December
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v12i3.364

Abstract

Kepribadian menjadi salah satu komponen modal manusia yang merupakan determinan dari capaian di pasar tenaga kerja. Namun, studi di negara berkembang, khususnya di Indonesia masih sangat terbatas. Kebijakan yang secara spesifik memperhatikan isu tersebut juga masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kepribadian yang direpresentasikan dengan Big Five Personality Traits terhadap upah pekerja di Indonesia. Dengan memanfaatkan data IFLS tahun 2014 serta mengakomodasi community fixed-effect, studi ini menunjukkan bahwa secara umum kepribadian menunjukkan pengaruh positif terhadap upah pekerja di Indonesia. Emotional stability muncul sebagai dimensi kepribadian yang memiliki dampak signifikan paling konsisten. Analisis heterogenitas juga menemukan bahwa hanya sektor pekerjaan formal dan pekerjaan di wilayah urban yang memberikan kompensasi bagi pekerjaan dengan kualitas kepribadianlebih baik.
Peran Guncangan Terms of Trade terhadap Dinamika Inflasi di Indonesia Mashuri Sukma, Jumatul Ichsan; Satria, Doni
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 13 No 2 (2024): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v13i2.368

Abstract

Integrasi perekonomian global dalam tiga dekade terakhir telah menyebabkan perubahan siklus bisnis, terutama di negara berkembang yang ekspornya didominasi oleh komoditas primer seperti Indonesia. Negara-negara tersebut rentan dipengaruhi oleh guncangan global yang ditransmisikan melalui guncangan terms of trade. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh guncangan terms of trade terhadap dinamika inflasi di Indonesia. Hasil analisis Impluse Response Function (IRF) menunjukkan adanya respons positif dari fluktuasi siklus bisnis yang meliputi neraca perdagangan, pendapatan per kapita, konsumsi, investasi, dan dinamika inflasi terhadap guncangan terms of trade. Namun, hasil analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) mengindikasikan bahwa guncangan terms of trade tidak memiliki peran signifikan dalam dinamika inflasi di Indonesia. Oleh karena itu, penerapan kebijakan makroprudensial, moneter, dan aliran modal asing tidak menjadi prioritas dalam mengatasi guncangan terms of trade karena tidak berhubunganlangsung dengan dinamika inflasi.
Total Faktor Produktivitas Industri Minyak Sawit Mentah: Apakah Penggunaan Mesin Lama Masih Mendukung Efisiensi Produksi? Sari, Dyah Wulan; Aji, Al Khofi; Sylviana, Widya; Islamiya, Haura Azzahra Tarbiyah
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 13 No 1 (2024): April
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v13i1.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan total faktor produktivitas (TFP) pada industri minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia menggunakan data tingkat perusahaan tahun 2010 sampai 2014, menggunakan metode stochastic frontier analysis (SFA). Pertumbuhan TFP dibagi menjadi tiga komponen perubahan: efisiensi skala (SE), teknologi (TC), dan efisiensi teknis (TE). Hasil penelitian menunjukkan masih adanya inefisiensi pada industri CPO di Indonesia, ditandai dengan peningkatan jumlah perusahaan dengan nilai TE yang rendah setiap tahunnya, TFP secara keseluruhan tumbuh negatif, serta nilai elastititas yang menunjukkan industri CPO mengalami decreasing return to scale. TEC berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan TFP dibandingkan TC dan SEC, sedangkan input bahan mentah mempunyai dampak yang lebih besar terhadap fluktuasi produksi dibandingkan modal, tenaga kerja, atau energi.
Does Government Assistance Increase the Yield of Food Crops in Indonesia? Prasetyo, Octavia Rizky; Kadir, Kadir
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 13 No 1 (2024): April
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v13i1.377

Abstract

Government assistance has been deployed to help food crop farmers enhance their yields. However, to our knowledge, studies assessing the impact of government assistance on food crop yield using a dedicated nationwide survey in the context of Indonesia are not available yet. Thus, our study aims to contribute to the literature by assessing the impact of government assistance (fertilizers, seeds, and agricultural tools and machinery) on food crops yield using the results of the 2018 and 2021 Crop Cutting Survey conducted by BPS. By applying multinomial logistic regression, we found that the fertilizers and seeds assistance significantly lower the chance of food crop farmers experiencing lower yield, provided that the distribution is on-time and suitable with the need of farmers. In contrast, our findings indicate that the benefit of tools and machinery assistance in enhancing food crop yield has not been optimized. The study recommends a more targeted distribution of tools and machinery assistance by taking into account farmers’ needs, cultivation characteristics, and support for the maintenance and management.
Analisis Pengaruh Aktivitas Ekonomi terhadap Peningkatan Emisi Karbon: Studi Empiris Empat Negara ASEAN Adrian, Muhammad Adi
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 12 No 2 (2023): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v12i2.379

Abstract

Peningkatan suhu global dan perubahan iklim yang terjadi selama satu dekade terakhir merupakan hasil dari peningkatan emisi CO2. Beberapa faktor seperti aktivitas ekonomi (diukur dengan Produk Domestik Bruto/PDB), populasi, deforestasi, dan konsumsi energi diduga berpengaruh terhadap peningkatan emisi CO2. Penelitian ini menggunakan analisis data panel untuk menganalisis hubungan antara pertumbuhan PDB, jumlah penduduk, deforestasi, dan konsumsi energi terhadap peningkatan emisi CO2 di empat negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam) pada tahun 2001–2021. Metode estimasi yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan PDB dan konsumsi energi berpengaruh positif, sedangkan jumlah penduduk dan deforestasi tidak memiliki pengaruh terhadap emisi CO2. Peningkatan emisi karbon di empat negara ASEAN lebihdisebabkan oleh besarnya konsumsi energi yang dihasilkan masyarat dan pertumbuhan ekonomi, bukan disebabkan oleh deforestasi dan pertumbuhan penduduk.
The Influence of Cognitive Abilities on the Choice of Employment Sector in Indonesia Najib, Nauval; Agustin, Devina; Fitria, Riska; Hartarto, Romi Bhakti
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 13 No 1 (2024): April
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v13i1.407

Abstract

Cognitive ability plays a crucial role in determining the overall quality of human resources. However, the level of cognitive ability remains a significant concern in Indonesia, as the country ranks 10th in Asia. The primary objective of this study is to analyse the impact of cognitive ability levels on the choice of employment sector in Indonesia. The findings can potentially aid policymakers and stakeholders in devising targeted strategies to improve the country’s cognitive abilities and effectively allocate human resources across different sectors. The study utilises data from the fifth round of the Indonesian Family Life Survey (IFLS-5) in 2014 and the multinomial logit model for the analysis. The findings highlight a significant relationship between cognitive ability and the choice of employment sector. Individuals with higher cognitive skills are more inclined to opt for the formal sector as their preferred employment choice rather than agriculture and entrepreneurship. Policymakers should strengthen cognitive skills element in education and job training for Indonesian workers in order to distribute human resources across sectors better and stimulate economic growth.
Resiliensi Wilayah terhadap Shock Pandemi COVID-19: Studi Kasus Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Umam, Khotibul; Kartiasih, Fitri
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 12 No 3 (2023): December
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v12i3.415

Abstract

Pulau Jawa sebagai penyumbang terbesar perekonomian Indonesia seharusnya memiliki resiliensi yang baik dalam menghadapi shock pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spesialisasi wilayah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kualitas pembangunan manusia (IPM), dan jumlah penduduk terhadap resiliensi wilayah dalam menghadapi shock. Cakupan penelitian sebanyak 119 kabupaten/kota di Pulau Jawa tahun 2020 dan 2021. Metode yang digunakan adalah regresi robust MMestimation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kabupaten/kota yang memiliki resistansi yang baik cenderung memiliki pemulihan yang baik pasca-shock. Spesialisasi wilayah, PDRB, dan kualitas pembangunan manusia memiliki hubungan negatif terhadap resistansi dan pemulihan wilayah pasca-shock COVID-19. Jumlah penduduk memiliki hubungan positif dengan resistansi dan pemulihan wilayah pasca-shock COVID-19.
Pengaruh Infrastruktur Transportasi serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap Ketimpangan Pendidikan di Indonesia Rahma, Suci Fadhila; Kartiasih, Fitri
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 13 No 2 (2024): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v13i2.453

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ketimpangan pendidikan dan menyelidiki bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta infrastruktur transportasi memengaruhi distribusi sumber daya pendidikan. Model data panel dibangun untuk membahas hubungan antara TIK, infrastruktur transportasi, dan ketimpangan pendidikan menggunakan data 34 provinsi di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2021. Hasil empiris menunjukkan bahwa ketimpangan pendidikan Indonesia memiliki kecenderungan menurun dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir dan dipengaruhi secara signifikan oleh telepon tetap kabel, komputer, telepon seluler, internet, dan infrastruktur transportasi. Akses infrastruktur TIK perlu ditingkatkan terutama akses internet serta infrastruktur transportasi untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan sehingga dapat menurunkan ketimpangan pendidikan.
Menguji Teka-Teki Fama Baru di Pasar Keuangan Negara ASEAN Terpilih Nasir, M. Abd.; Wardhono, Adhitya; Amalia, Nurul; Indrawati, Yulia
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 12 No 2 (2023): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v12i2.463

Abstract

Teori The New Fama Puzzle perlu diuji kembali, terutama dengan adanya anomali pada volatilitas nilai tukar akibat perubahan rezim kebijakan dan fenomena krisis ekonomi. Pengujian validitas menjadi penting ketika teori The New Fama Puzzle menunjukkan korelasi positif antara perbedaan suku bunga terhadap perubahan nilai tukar setelah Krisis Keuangan Global, yang menimbulkan pertanyaan baru pada studi keuangan internasional. Studi ini berfokus pada Indonesia, Thailand, dan Filipina menggunakan data sekunder dengan periode 2000Q1 hingga 2021Q1 dengan analisis deskriptif dan Generalized Method of Moment (GMM). Hasil analisis deskriptif menggambarkan pergerakan besaran pasar keuangan cenderung naik, akan tetapi landai pada kondisi perekonomian normal, sedangkan saat krisis terjadi ketidakstabilan pasar keuangan yang direpresentasikan dengan gejolak yang tinggi. Hasil estimasi GMM menemukan korelasi positif antara perbedaan suku bunga dengan perubahan nilai tukar, yang sejalan dengan teori The New Fama Puzzle.
Harga Energi dan Tingkat Kemiskinan di Indonesia Yaqin, Misbahol; Mu'min, M. Silahul; Wardhono, Adhitya; Qori'ah, Ciplis Gema
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 12 No 3 (2023): December
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v12i3.465

Abstract

Studi ini menguji dampak kenaikan harga energi terhadap kemiskinan di Indonesia. Konsep kemiskinan meliputi kemiskinan agregat, perdesaan dan perkotaan, wilayah, serta periode sebelum dan selama pandemi Covid-19. Studi menggunakan data panel 34 provinsi pada periode 2013 hingga 2022. Metode estimasi yang digunakan adalah Generalized Method of Moment (GMM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa kenaikan harga energi meningkatkan kemiskinan di Indonesia, baik dalam hal kemiskinan agregat maupun kemiskinan pedesaan atau perkotaan. Pada aspek kewilayahan, ditemukan bahwa dampak dari kenaikan harga energi lebih besar pengaruhnya pada tingkat kemiskinan di Jawa dibandingkan luar Jawa. Bukti empiris menunjukkan bahwa dampak kenaikan harga energi lebih besar terhadap kemiskinan selama periode pandemi Covid-19 dibandingkan periode sebelum pandemi. Hasil ini mengimplikasikan bahwa Pemerintah perlu fokus pada stabilitasi harga energi melalui penciptaan ketahanan energi, terutama untuk energi baru dan terbarukan.

Page 9 of 11 | Total Record : 110