cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Literasi Pelaporan Keuangan pada BUMDes Desa Pohkumbang Kabupaten Kebumen Arya Mahardhika; Anton Prasetyo; Nur Khasanah; Dwi Suprajitno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.692

Abstract

Tujuan pemberian dana desa yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yaitu diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu dapat diartikan bahwa dana desa yang berasal dari pusat tidak hanya diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur desa tetapi juga diperuntukkan untuk pemberdayaan masyakarat desa. Desa di sisi lain, harus mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Namun demikian, masih banyak perangkat desa yang belum mampu untuk menyusun laporan keuangan secara mandiri, salah satunya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terdapat di Desa Pohkumbang, Kabupaten Kebumen. Oleh karena itu, tujuan dari diadakan kegiatan literasi ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada pengurus BUMDes terkait pentingnya penyusunan laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan ceramah dan pelatihan mengenai penyusunan laporan keuangan. Hasil konkret dari kegiatan ini bersifat jangka panjang dan memerlukan pendampingan lanjutan. Namun demikian, masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban terhadap dana desa yang diberikan.
Sosialisasi Dan Gerakan Bersih Pantai Sebagai Upaya Penanganan Kebersihan Pantai Di Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Intan Selviana; Daria Azyafarina; Andi Ahyar Alifansyah; Aeso Aeso; Iis Kurniasi; Sukma Ayu; Abrahman Hidayatullah; Luh Eka Rizkiani; Nurwindah Nurwindah; Hariono Hariono; Yuyun Anggraini; Sapriyadi Sapriyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.699

Abstract

Wisata merupakan suatu tempat yang bisa dijadikan untuk melepas penat dari rutinitas kegiatan harian, salah satu objek wisata yang bisa dikunjungi adalah pantai. dari hasil kegiatan yang di lakukan yaitu pengabdian terhadap masyarakat, dimana wisata yang di pilih yaitu Tanjung malaha dan pantai kayu angin sebagai objek yang akan di kunjungi. Tujuannya yaitu untuk melakukan kegiatan bersih pantai dimana metode yang di lakukan yaitu dengan cara sosialisasi kepada pengunjung serta masyarakat setempat. kemudian Dapat dilihat dari hasil kegiatan ternyata pembersihan disekitar wisata pantai tidak mudah karena banyaknya sampah-sampah yang dapat berasal dari mana saja. banyaknya pengujung juga tidak hanya berdampak positif bagi tempat wisata tetapi terdapat pula dampak negatif yaitu, banyak sampah-sampah plastik yang di temukan baik di sekitaran gazebo bahkan di pesisir pantaipun ada yang mana berasal dari sisa-sisa para pengunjung. Terdapat beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu 11orang (9 orang mahasiswa/i, 2 orang pengelola wisata). Dari hasil kegiatan ini ternyata dapat memberikan dampak bagi pengunjung yaitu mereka tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih pantai yang kami lakukan.
Pengelolaan Kebersihan Pesisir Laut Sebagai Penunjang Daya Tarik Wisata Kecamatan Watubangga Syakila Syakila; Rasnawati Rasnawati; Miftahuddin Miftahuddin; Awaluddin Awaluddin; Selfidani Selfidani; Luluk Magfirah Ramadani; Nur Wakiya; Muh. Rizki Risaldi; Andi Andi; Kartomo Kartomo; Muhammad Syaiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.701

Abstract

Dibalik pesona keindahannya, pantai kalomang dan pantai kembar masih menghadapi masalah terkait sampah yang berserakan di laut dan sampah dari masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode observasi. Adapun yang dimaksud dengan metode observasi adalah cara mengumpulkan informasi dan data yang relevan dengan mengamati. Metode pelaksanaan dilakukan dengan terjun langsung di sekitaran pantai untuk melakukan pembersihan. Kegiatan bakti sosial pada minggu, 05 juni 2022 bertempat di pantai kalomang dan pantai kembar. Beberapa tim pengabdi dan petugas kebersihan pantai yang melibatkan untuk melakukan kegiatan ini. Sebelum memulai pengabdian, dilakukan survey lokasi dan kebutuhan pengabdian. Sebagian besar sampah yang ditemukan berupa jenis sampah plastik. Setiap jenis plastik ini memiliki sifat tertentu, seperti densitas. Ini membuat sampah plastik bisa berserakan di laut, misalnya permukaan dan tentu saja ke laut dalam. Pelaksanaan pelayanan tim terlibat dalam pekerjaan suka rela dimasyarakat. Program ini juga diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat ataupun pengunjung tentang kebersihan lingkungan pesisir laut sehingga memungkinkan mereka untuk memperhatikan dan merawat lingkungan pesisir dan laut mereka. Saran selanjutnya agar sosialisai terkait kebersihan laut perlu dilakukan lebih luas lagi sehingga masyarakat semakin sadar untuk ikut serta terlibat dalam menjaga pesisir dan laut kita bersama.
Membangun Karakter Entrepreneur Bagi Siswa SMK Al-Hikmah, Kalirejo, Lampung Tengah Emi Suwarni; Maidiana Astuti; Yusra Fernando; Mareta Enjelya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.703

Abstract

Kewirausahaan merupakan kegiatan yang menjadi salah satu solusi untuk memperoleh penghasilan. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah SMK Al-Hikmah, Kalirejo, Lampung Selatan. Salah satu permasalahan kususnya bagi siswa adalah banyak dari siswa yang membantu usaha orangtua seperti membuka usaha bengkel motor dan service computer, akan tetapi kebanyakan dari siswa yang ingin berwirausaha namun belum memiliki pemahaman mengenai wirausaha. Oleh karena itu, perlu adanya motivasi, pemahaman, dan pelatihan tentang bagaimana membangun karakter kewirausahaan bagi siswa. Metode pelaksanaan pengabdian ini secara garis besar menggunakan pendekatan kualitatif yang meliputi pendekatan institusional dan pendekatan partisipatif. Pada pendekatan institusional dilakukan dengan cara berkomunikasi secara langsung perihal kebutuhan yang diperlukan mitra dan masalah yang sedang dihadapi. Di sisi lain, pendekatan partisipatif dilakukan dengan melibatkan peserta pelaksanaan pengabdian agar tercapainya kebutuhan dengan cara metode diskusi, pemberian sosialisasi terhadap IPTEK dan berwirausaha. Kegiatan evaluasi dilakukan untuk menilai efektifitas pelatihan dalam membangun karakter kewirausahaan bagi siswa. Kegiatan evaluasi juga digunakan untuk menilai keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Alat ukurnya adalah kuisioner yang telah diisi oleh peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan dapat membangun karakter serta jiwa entrepreneur bagi siswa.
Pelatihan Deteksi Dini Cancer (Ca) Mammae dan Pemeriksaan SADARI Pada Kader Kesehatan Ratna Hidayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.715

Abstract

Cancer mammae di Indonesia merupakan penyakit cancer dengan insiden 26 per 100.000 perempuan, suatu keganasan yang dapat dicegah sedini mungkin dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Permasalahan terjadi karena kurang pengetahuan dan kepedulian terhadap kelainan yang muncul pada payudara perempuan. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman kader kesehatan tentang deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan SADARI. Metode dilaksanakan dengan memberikan pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran problem-based learning, materi dan demonstrasi tentang deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan SADARI di Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada bulan Maret 2022. Sasaran kegiatan ini adalah kader kesehatan sebanyak 21 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan yang semula dari kategori kurang (42,8%) menjadi cukup (38,1%) dan baik (58,1%). Manfaat dari kegiatan ini diharapkan dapat mensosialisasikan ke keluarga masing-masing sehingga cakupan masyarakat yang memahami deteksi dini Ca mammae dan pemeriksaan teknik SADARI menjadi lebih luas.
Edukasi Peningkatan Kebersihan Diri Santriwati Saat Menstruasi Di Pesantren Miftahul Huda Putri Ulfa Rudatiningtyas; Nur Aini Hidayah Khasanah; Fajar Husen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.716

Abstract

Santriwati merupakan kelompok remaja yang berusia 13-15 tahun dimana usia ini termasuk kelompok rentan terhadap resiko penyakit infeksi pada organ reproduksinya saat menstruasi dimana santriwati di Pondok Pesantren banyak memiliki kegiatan seperti mengaji serta kegiatan di sekolah. Menstruasi adalah siklus yang terjadi setiap bulan dimana terjadi proses peluruhan pembuluh darah di lapisan dinding rahim yang berlangsung sekitar 5-7 hari. Saat menstruasi, menjaga kebersihan diri adalah suatu hal yang sangat penting karena organ intim perempuan ketika menstruasi berpeluang tinggi untuk terpapar bakteri. Pemeliharaan kebersihan diri santriwati selama menstruasi di pesantren putri dapat dilakukan melalui upaya perawatan kebersihan diri.  Perawatan yang bersih dan baik saat menstruasi dapat mencegah gangguan dan penyakit pada organ reproduksi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar santriwati bisa mengetahui bagaimana perilaku perawatan kebersihan diri saat menstruasi yang baik. Berdasarkan uraian tersebut penyuluh tertarik untuk mengkaji bagimana perilaku perawatan kebersihan diri yang baik saat menstruasi pada santriwati di pesantren Miftahul Huda Putri. Distribusi santriwati tertinggi usia 15 tahun dengan 64%, dengan tingkat pengetahuan kebersihan diri tertinggi 63.6% pada kategori baik, serta terjadi peningkatan pengetahuan kebersihan diri setelah penyuluhan sebesar 87.9% pada kategori baik.
Pengenalanalan Rambu-rambu Lalu Lintas Melalui Edugames untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Separe Titi Anjarini; Candra Listi Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.717

Abstract

Di desa ini tidak semua siswa memiliki latar belakang pada dunia teknologi informasi / IT yang memadai. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini memberikan pengenalan kepada siswa sekolah dasar berupat edugames/permainan berbasis IT dalam rangka mengenalkan rambu-rambu lalu lintas melalui edugames yaitu berupa power point yang berisi materi tetang rambbu-rambu lalu lintas serta menjawab soal yang terkait dengan rambu-rambu lalu lintas. Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis game, anak-anak dapat belajar di waktu luang. Tujuan pengabdian ini adalah pengenalan rambu lalu lintas di Desa Separe ini bertujuan untuk 1. Mengenalkan kepada siswa  sekolah  dasar  tentang rambu-rambu  lalu lintas,  2. Meningkatkan  kesadaran pembelajaran tentang rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya keselamatan di jalan raya. Survei dilakukan kepada peserta untuk mendapatkan kondisi sebelum dan setelah pengenalan yaitu doperoleh data dari angket yang disebar, didapatkan hasil  yang  menunjukkan  bahwa  angket yang  disebarkan yaitu sebelum pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada siswa, diperoleh hasil bahwa terdapat skor 6 yaitu pada pertanyaan nomor 1 yang menjawab “Ya”, sedangkan pada nomor 7 dan 8 masing-masing mendapatkan skor 1, sehingga pemahaman siswa tentang lalu lintas sangatlah kurang sebelum kegiatan pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Sedangkan hasil angket setelah dilakukan kegiatan pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada siswa di Desa Separe diperoleh hasil angket bahwa pada pertanyaan nomor 1  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 2  memperoleh skor 13, pertanyaan nomor 3  memperoleh skor 12, pertanyaan nomor 4  memperoleh skor 14, pertanyaan nomor 5  memperoleh skor 13, pertanyaan nomor 6  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 6  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 7  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 8  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 9  memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 10 memperoleh skor 14. Dengan demikian bahwa pada pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas sudah berhasil dan para siswa paham tentang materi yang sudah disampaikan.
Upaya Peningkatan Angka Penjualan di Kelurahan Rungkut Menanggal melalui Program Pendampingan Digital Marketing UMKM Pengrajin Kain Batik Shally Urfa Ramadhania; Kinanti Resmi Hayati; Supriyono Supriyono; Sugito Sugito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.720

Abstract

Pemasaran digital saat ini memainkan peranan yang sangat penting. Hal ini membuka peluang bagi para UMKM untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan eksistensinya dengan memanfaatkan sosial media sebagai sebuah medium dalam melaksanakan pemasaran produknya. Dalam jurnal ini mengkaji sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kelompok 5 KKN-T MBKM yang bertujuan untuk meningkatkan angka penjualan pada UMKM batik "Andyni Collection" dengan melakukan pembaruan foto produk, pembaruan kemasan, hingga pembaruan akun Instagram. Metode yang digunakan adalah wawancara kepada pelaku UMKM Tas Batik “Andyni Collection” yang mana akan dilakukan sebuah perbandingan sebelum dan sesudah dilakukan pemasaran digital ini. Kemudian didapatlah hasil bahwa program pendampingan pemasaran digital UMKM Tas Batik “Andyni Collection” mampu meningkatkan angka penjualan dan kenaikan omset dibandingkan bulan sebelumnya.
Sosialisasi Dan Monitoring Kebersihan Tandon Air Di Desa Mandiraja Wetan Sebagai Upaya Peningkatkan Status Kesehatan Fajar Husen; Nuniek Ina Ratnaningtyas; Nilasari Indah Yuniati; Nur Aini Hidayah Khasanah; Ulfa Fadila Rudatiningtyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.723

Abstract

Kebersihan air untuk kepentingan masyarakat di Desa Mandiraja Wetan, khususnya RT 07 RW 02 menjadi hal yang sangat penting, mengingat penggunaan air yang banyak digunakan untuk konsumsi, usaha, dan MCK. Pentingnya kebersihan air tandon air perlu di evaluasi dan investigasi serta dimonitoring agar kualitas air di tandon air dapat terjaga. Metode pengabdian masyarakat ini adalah dengan wawancara langsung dan pemberian kuisioner berupa pertanyaan. Hasil wawancara kemudian disajikan dalam bentuk data persentase dan histogram (deskriptif analitis) yang dibuat dengan microsoft excel. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui profil dan status kebersihan tandon air serta agar warga dapat lebih memperhatikan kebersihan tandon air tersebut guna meningkatkan status Kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa ada sekitar 60 kepala keluarga (KK), dimana 75% masyarakatnya memiliki tandon air berupa toren, dan hanya 16,7% tidak memiliki tandon air, dan sisanya 8,3% tandon air dalam bentuk cor. Selain itu 40% masyarakat selalu membersihkan tandon air pada rentang 6-12 bulan, dan hanya 20% yang membersihkan pada rentang 1-3 bulan dan warga membersihkan tandon air dengan frekuensi 1-2 kali yaitu 52% dan hanya 5% 4 dengan 4 kali.
Pelatihan Tenaga Pendidik TPA (Taman Pendidikan Al-Quran) Di Sidomulyo Palangka Raya Nur Winda Maysara; Muslimah Muslimah; Nurul Wahdah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.724

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kecakapan kepada remaja yang  pernah berkontribusi sebagai tenaga pendidik untuk dapat meningkatkan keterampilannya dalam mengajar, menumbuhkan rasa percaya diri, menambah pengalaman, dan memberikan berbagai pelatihan skill yang diperlukan dalam mengajar di TPA (Taman Pendidikan al-Quran). Metode yang digunakan adalah metode ABCD (Asset Based Community-driven Development). Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan bagi remaja sebagai tenaga pendidik TPA dilakukan serangkaian kegiatan yang meliputi; Melatih kemampuan baca al-Quran remaja (makhorijul huruf), Pendalaman tajwid dasar untuk remaja (hukum seputar nun mati dan mim mati), Pelatihan pengelolaan TPA (Taman Pendidikan al-Quran), Bimbingan untuk pengajar TPA (tips dan nasehat), belajar bernyanyi lagu-lagu untuk anak di TPA, dan praktik mengajar. Pelatihan menjadi tenaga pendidik ini diharapkan dapat menambah kemampuan mengajar para remaja yang masih canggung dalam mengajar, sebagai training yang dapat dijadikan bekal dalam mengajar, serta tambahan ilmu dan wawasan untuk remaja. Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta remaja mengikuti kegiatan dengan baik, mengikuti arahan dari setiap rangkaian kegiatan pelatihan, serta mampu bernyanyi bersama anak-anak dan lebih percaya diri dalam mengajar.