Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Articles
550 Documents
Pembagian Masker Dan Hand Sanitizer Serta Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Pada Masyarakat Dusun Banngoi Kabupaten Seram Bagian Timur
La Rakhmat Wabula;
Ira Sandi Tunny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2021): JPMI - Agustus 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.30
Pandemi Covid-19 merupakan masalah yang dialami secara global tidak terkecuali masyarakat Dusun Banggoi. Kasus positif Covid-19 di Dusun Banggoi Kabupaten Seram Bagian Timur masih relative tinggi dan terus bertambah. Hal ini mengakibatkan tingkat penularan Covid-19 semakin tinggi. Oleh karena itu, masalah ini perlu menjadi perhatian khusus agar secepatnya dilakukan penanganan penanggulangan penularan Covid-19. Fenomena terkait kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mentaati protokol kesehatan masih sangat minim, seperti saat bepergian tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan, dan tidak menjaga jarak. Berdasarkan permasalahan tersebut, sehingga pentingnya melakukan suatu upaya yang dapat menyadarkan pola pikir masyarakat betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan melakukan kegiatan pembagian masker, sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, pembuatan dan pemasangan tempat cuci tangan. Sosialisasi ini dilakukan di Dusun Banggoi Kabupaten Seram Bagian Timur. Adapun hasil kegiatan yang dicapai dari sosialisasi ini, yaitu masyarakat lebih peduli dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Sosialisasi Pemberian Remisi bagi Narapidana Tindak Pidana Tertentu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012
Tri Novita Sari Manihuruk;
Muhammad Yusuf Daeng;
Olivia Anggie Johar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2021): JPMI - Agustus 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.31
Meskipun pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 Tentang Syarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan namun kenyataanya beberapa warga binaan di Lapas Kelas 2A Pekanbaru belum memahami mengenai Pemberian Remisi Bagi Narapidana Tindak Pidana Tertentu. Selama ini, Remisi yang sering diberikan kepada Warga Binaan Lapas Kelas 2A Pekanbaru ialah remisi Umum, maupun remisi Khusus. Sedangkan untuk narapidana tindak pidana tertentu, jarang sekali. Karena salah satu syaratnya adalah narapidana bersedia bekerjasama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya, atau yang disebut dengan istilah Justice Collaborator. Hal inilah yang menyulitkan narapidana tindak pidana tertentu untuk mendapatkan Remisi di Lapas kelas 2A Pekanbaru. Perlunya sosialisasi dan penyuluhan sejak dini kepada warga binaan sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam memperoleh remisi. Dengan program pengabdian kepada masyarakat dana hibah Lembaga LP2M Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, kami sebagai bagian dari Civitas Akademik kampus Universitas Lancang Kuning melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai sarana untuk membantu permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Pekanbaru sebagai mitra dan langkah awal sosialisasi masyarakat sejak dini. Adapun teknis kegiatan ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan penyuluhan hukum tentang pemberian remisi bagi narapidana tindak pidana tertentu. Hasil evaluasi yang dilakukan mencapai 50% dari akurasi evaluasi tingkat pemahaman warga binaan mengenai pemberian remisi bagi narapidana tindak pidana tertentu.
Akibat Hukum Perkawian Siri Di Kelurahan Sekip Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru
Irawan Harahap;
Yalid Yalid;
Riantika Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2021): JPMI - Agustus 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.32
Analisis situasi mitra mengambarkan fenomena di masyarakat banyak yang tidak memahami akibat hukum perkawinan siri. Begitu juga dengan masyarakat di kelurahan sekip kecamatan lima puluh belum mengetahui ketentuan hukum mengenai perkawinan seperti akibat hukum perkawinan siri yang termasuk didalamnya mengenai waris dan status hukum anak dari perkawinan siri. Permasalahan yang mungkin timbul ketika masih ada warga yang melakukan perkawinan siri (tidak dicatatkan), kemudian timbul permasalahan mengenai hak waris ketika suami meninggal dunia dan hak harta bersama saat terjadi perceraian. Tidak tertutup kemungkinan akan dialami oleh masyarakat kelurahan sekip kecamatan lima puluh kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan merupakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi mitra. Sesuai dengan persoalan prioritas yang dihadapi mitra sebagaimana telah disinggung maka metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini para peserta telah merasakan manfaatnya, yaitu mendapat tambahan pengetahuan dan pemahaman tentang akibat hukum perkawinan siri (tidak dicatatkan). Hal itu disimpulkan tim pengabdian kepada masyarakat setelah membandingkan hasil tes awal (pre test) dan tes akhir (post test) dengan cara mengajukan pertanyaan (kuesioner) sebelum dan sesudah pemberian materi. Kata kunci: Akibat, Hukum, Perkawinan Siri
Sosialisasi Covid-19 Dan Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Upaya Pemeliharaan Kesehatan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah
La Rakhmat Wabula;
Syahfitrah Umamity
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.34
Penyebaran Covid-19 sangat cepat sehingga semua negara di dunia ini sedang menghadapi masalah kesehatan yang sama. Tak terkecuali di Indonesia, hingga saat ini di Kabupaten Maluku Tengah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 20-an. Hal itu tentu saja membuat semua orang khawatir akan terjadi penularan yang lebih masif. Di awal Covid-19 masuk Indonesia, di masyarakat beredar informasi bahwa empon-empon dapat menyembuhkan Covid-19. Fenomena yang muncul setelah berita tersebut, memicu persepsi masyarakat Desa Tehoru bahwa empon-empon bisa dijadikan obat tradisional untuk menyembuhkan Covid-19. Dari permasalahan tersebut maka, tim pengabdian mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya pemeliharaan kesehatan tubuh sehingga upaya mencegah penularan lebih maksimal. Serta edukasi bagi masyarakat Desa Tehoru bahwa empon-empon itu belum terbukti secara klinis dapat menyembuhkan Covid-19, melainkan untuk menjaga kesehatan dari segi imunitas tubuh. Adapun hasil kegiatan yang dicapai dari kegiatan ini terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan terutama pada masyarakat Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya pemeliharaan kesehatan tubuh.
Sosialisasi Manfaat dan Pembuatan Hand Sanitizer Daun Sirih Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah
La Rakhmat Wabula;
Maryam Lihi;
Mohammad Dahlan Sely
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.35
Virus Covid-19 pertama kali muncul di tahun 2019. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus corona sebagai pandemik. Hal ini membuat pemerintah dan masyarakat dunia makin waspada dengan penyebaran virus corona. Meski penting untuk mencari informasi terpercaya, kita juga perlu mengetahui langkah-langkah untuk membentengi diri dari stres dan panik berlebih di tengah wabah corona. Pemerintah menghimbau setiap masyarakat melakukan isolasi mandiri dan mengurangi aktivitas keluar rumah. Selain itu pemerintah juga menghimbau menerapkan pola hidup bersih untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya adalah tetap menjaga tangan agar tetap bersih. Sulitnya mendapatkan hand sanitizer sekarang ini membuat masyarakat khawatir bila harus beraktifitas di luar rumah. Fenomena tersebut juga terjadi pada masyarakat Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. Sesuai dengan fenomena tersebut, maka Tim Pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penggunaan dan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih di Desa Tehoru. Metode yang digunakan adalah observasi dan sosialisasi tentang penggunaan dan pembuatan hand sanitizer serta praktek langsung dengan masyarakat desa. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi dan pembagian hand sanitizer untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sosialisasi ini memiliki dampak positif terhadap masyarakat Desa Tehoru dan dari segi ekonomi dapat menurunkan biaya pengeluaran untuk pembelian produk hand sanitizer.
Pemahaman Masyarakat Terhadap Pelaku Usaha yang Menghimpun Dana dalam Bentuk Investasi di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru
Yeni Triana;
Iriansyah Iriansyah;
Bahrum Azmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2021): JPMI - Agustus 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.36
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menganalisis terhadap pemahaman pelaku usaha terhadap hukum perusahaan dalam menjalankan usaha dibidang investasi sesuai dengan prinsip kepatutan dalam menjalankan usahanya. Pada kelompok masyarakat di Kecamatan Rumbai di Kota Pekanbaru, dalam aspek akibat hukum yang ditimbulkan tidak melaksanakan prinsip hukum investasi dalam perspektif hukum bisnis. Target Luaran peningkatan pemahaman para pelaku usaha terhadap prinsip hukum perusahaan investasi dalam menjalin hubungan kemitraan ini, merupakan hal sangat penting dalam dunia usaha terhadap persaingan usaha untuk meningkatkan daya saing tercapai keuntungan, khususnya dan, maka tindak lanjut dari hasil pengabdian ini, semoga bermanfaat bagi tim pengabdian maupun pihak luar terkait dengan usaha kecil menengah mengenai prinsip kepatutan ini adalah berupa artikel bahan kajian perkuliahan bagi mahasiswa serta memungkinkan sekaligus untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Metode pelaksanaannya adalah sifat pengabdian ini adalah ceramah dan Tanya jawab dengan peserta dengan webinar. Dalam pembahasan pengabdian ditemukan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut, maka perlu diadakan pemecahan masalahnya dengan memberikan gambaran yang jelas kepada mitra tersebut, karena pengetahuan mereka sangat kurang terhadap prinsip hukum investasi dalam menjalin hubungan kemitraan dan akibat hukum yang ditimbulkan, oleh karena itu selanjutnya perlu dilakukan penyuluhan hukum. Beberapa temuan dalam pengabdian ini dijadikan bahan untuk perbaikan pelaksanaan pendayagunaan prinsip hukum investasi, guna peningkatan terhadap masyarakat pelaku usaha. Luaran yang dihasilkan sesuai rencana kegiatan bagi pengusul berupa artikel ilmiah, dan bahan kajian pembelajaran untuk mahasiswa.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Di Kelurahan Kampung Baru Kota Sorong
wahyuni maria prasetyo hutomo;
Irfandi Rahman;
Evi Hudriyah Hukom;
Merlis Simon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2021): JPMI - Agustus 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.39
Perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS adalah upaya untuk memperkuat budaya seseorang, kelompok maupun masyarakat agar peduli dan mengutamakan kesehatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Dalam usaha pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 ini, Masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Kelurahan Kampung Baru merupakan bagian dari wilayah kerja Puskesmas Malawei di Kota Sorong yang wilayahnya memiliki pasien positif Covid-19. Dari laporan Dinas Kesehatan Propensi Papua Barat, wilayah kerja Puskesmas Malawei Kota Sorong terdapat 26 Kasus COVID-19 yang terkonfirmasi positif dengan 1 orang meninggal Berdasarkan hal tersebut maka Kami melakukan Pengabdian di kelurahan kampung baru kota sorong dengan Tujuan memberikan edukasi perilaku hidup dan sehat (PHBS) di masa adaptasi kebiasaan baru di kelurahan kampung baru kota sorong, metode yang dilakukan, yaitu melalui sosialisasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Hasil Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masa adaptasi kebiasaan Baru di kelurahan kampung baru memberikan dampak positif bagi masyaratkat yang membuat masyarakat memahami tentang PHBS sebagai salah satu tindakan Pencegahan Penularan Covid-19 Pada kelompok Masyarakat yang sangat penting untuk terus di lakukan sehingga masyarakat memiliki kesadaran bersama dan memiliki pengetahuan tentang pentingnya bersama-sama untuk Tetap menjalankan kebiasaan baru( mencucui tangan & membiasakan menggunakan masker) di masa adaptasi kebiasaan baru
Upaya Edukasi Sosial Pencegahan Covid-19 Melalui KKN Mahasiswa STIT Rakeyan Santang Karawang
Candra Mochamad Surya;
Yogha Zulvian Iskandar;
Herdian Kertayasa;
Vina Febiani Musyadad;
Chika Gianistika;
Rini Novianti Yusuf;
Sony Kuswandi;
Popi Diana Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.40
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) dalam rangka perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi. COVID-19 sejak ditemukan menyebar secara luas hingga mengakibatkan pandemi global yang berlangsung sampai saat ini. Pandemi global yang terjadi pula di Indonesia membuat banyak pihak berupaya ikut berperan serta dalam mengatasi. Salah satu bentuk pengabdian nyata adalah kegiatan KKN-PPM STIT Rakeyan Santang Karawang dengan tujuan memberikan edukasi sosial kepada masyarakat khususnya Desa Kalisari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Metode pelaksanaan progam KKN-PPM ini dengan sosialiasi, pelatihan-pelatihan, dan pengelolaan hidup sehat dan dinamis. Hasil kegiatan menunjukkan banyak hal yang dilakukan mulai dari pemberian alat kebersihan dan ibadah, kerja bakti sosial tempat (mushola, madrasah, lapangan), pemasangan pelang batas desa, senam sehat edukasi covid-19, pembekelan usaha ekonomi kreatif, dan edukasi pencegahan covid-19. Kegiatan KKN-PPM STIT Rakeyan Santang Karawang ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Desa Kalisari akan pentingnya hidup bersosial kemasyarakatan, sehat, dinamis dan berkemajuan.
Pelatihan Pemanduan Bakat dan Minat Olahraga Berbasis Teknologi Sport Search Pada Guru Penjas di Daerah Penajam Paser Utara
Didik Cahyono;
Muhammad Ramli Buhari;
Jupri Jupri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.43
Menemukan bakat seseorang merupakan sesuatu yang unik dan memerlukan caranya masing-masing. Susunan/struktur bakat adalah sangat komplek. Bakat adalah suatu potensi yang ditentukan secara genetis/keturunan, tidak stabil serta banyak dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar. Alat penemuan bakat diantaranya adalah untuk olahraga umum dengan sport search yang dikembangkan di Australia. Kemampuan mengoperasikan sport search sangat diperlukan bagi guru Penjas dalam penelusuran bakat dan minat anak didiknya. Kemampuan ini sangat diperlukan dalam usaha mencari bibit-bibit potensial olahraga yang ada di daerah.untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra, solusi yang ditawarkan adalah melakukan pelatihan kemampuan guru dalam mengoperasikan sport search. Desain materi pelatihan diharapkan dapat meningkatkan beberapa kemampuan guru, diantaranya adalah mampu menemukan bakat “terpendam” seorang anak di daerah Penajam Paser Utara. Peserta dalam pelatihan ini sebanyak 30 orang guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Pelatihan pemanduan bakat olahraga melalui aplikasi sport search ini sangat membantu guru PJOK dalam melakukan pemanduan bakat yang di miliki siswa khusunya dalam cabang olahraga. pengabdian pada masyarakat sebenarnya sangat diperlukan oleh para guru, terutama adanya pendampingan pasca kegiatan sehingga ada kesempatan bagi para guru untuk menerima umpan balik dari kegiatan aplikasi pengetahuan dan ketrampilan yang disampaikan.
Pelatihan Membaca Gambar Teknik Untuk Tim Sales Dan Produksi Pada PT. ISTW Jakarta
Ariya Purnamasari Dewi;
Casban Casban;
Umi Marfuah;
Didi Sunardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.44
Pelatihan membaca gambar teknik tidak banyak ditawarkan di pasaran, sehingga mitra mengalami kendala dalam ketersediaan nara sumber yang dapat memberikan materi. Pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat tim Dosen Teknik Industri UMJ yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam membaca gambar teknik. Mitra kerjama dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah PT. Indonesia Steel Tube Works (ISTW) Jakarta. Alur langkah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui identifikasi masalah yang terjadi pada mitra, menentukan skala prioritas yang perlu dilakukan tindakan perbaikan, problem solving dengan memberikan pelatihan, feedback berupa evaluasi peninjauan hasil kegiatan pelatihan. Tahapan kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi presentasi materi pelatihan, diskusi, tanya jawab dan evaluasi pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi video converence zoom meeting. Materi pelatihan membaca gambar teknik mencakup 4 topik yang meliputi standarisasi, mendeskripsikan gambar teknik, simbol las dan toleransi. Hasil kegiatan pelatihan membaca gambar teknik dalam pengabdian masyarakat untuk tim sales dan produksi PT. ISTW sebagai peserta pelatihan sudah mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dalam membaca gambar teknik. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan yang sudah dilakukan menyatakan bahwa pelatihan dapat memperluas keilmuan gambar teknik sehingga mitra dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang ada di perusahaan.