cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 497 Documents
Penyuluhan dan Pembuatan Settling Pond dalam Upaya Pengurangan Pencemaran Limbah Tambang Baiq Rina Amalia Safitri; Sukainil Ahzan; Pahriah Pahriah; Mina Yuliana; Husnul Heni Martina; Reni Satpiri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v4i2.454

Abstract

Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium penguji Balai Pengkajin Teknologi Pertanian (BPTP) NTB bahwa batuan tambang yang ada di daerah Sekotong tidak hanya mengandung emas tetapi terdapat beberapa kandungan mineral lainnya seperti P, Zn, Fe, Cu, Al, dan S, metode yang digunakan dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Logam berat Fe merupakan logam berat essensial yang keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup, namun dalam jumlah yang berlebih dapat menimbulkan efek racun. Untuk mengatasi masalah maka melakukan dua kegiatan yakni: a) penyuluhan tentang pentingnya kebersihan terhadap lingkungan. b) pembuatan saluran limbah agar tidak mencemari lingkungan yakni pembuatan kolam pengendapan (settling pond). Selain itu dari kolam pengendapan (settling pond) didapat lumpur dari sisa pengolahan atau penggelondongan emas, lumpur tersebut dapat dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomi dan memiliki harga jual seperti bata tanpa bakar. Hasil dari kegiatan yang dilakukan yaitu pengetahuan masyarakat penambang tentang pentingnya lingkungan yang bersih dan kolam pengendapan (settling pond) dan kemampuan masyarakat tambang dalam mengolah limbah menjadi barang bernilai jual yaitu dengan membuat bata tanpa bakar. Keberhasilan dari kegiatan ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir dan antusiasnya mereka dalam mendukung kegiatan ini yakni dengan terjun langung membantu.Counseling and Making Settling Pond in an Effort to Reduce Mine Waste PollutionAbstractBased on the test results at the NTB Agricultural Technology Center (BPTP) examiner laboratory that mining rocks in the Sekotong area not only contain gold but there are several other mineral contents such as P, Zn, Fe, Cu, Al, and S, the method used with AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Heavy metal Fe is an essential heavy metal whose existence in a certain amount is needed by living organisms, but in excessive amounts can cause toxic effects. To overcome the problem, two activities are carried out, namely: a) counseling about the importance of cleanliness to the environment. b) making sewage lines so as not to pollute the environment, namely the creation of settling ponds. Besides that, from settling ponds, sludge is obtained from the processing waste or gold rolling, the sludge can be utilized as economic value goods and has a selling price such as brick without burning. The results of the activities carried out are the knowledge of the mining community about the importance of a clean environment and settling ponds and the ability of the mining community to process waste into valuable goods, by making bricks without burning. The success of this activity can be seen from the large number of people present and their enthusiasm in supporting this activity by jumping in to help.
Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Dijadikan Barang Bernilai Ekonomis di Desa Ganti Kecamatan Praya Timur Jono Iskandar; Armansyah Armansyah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v4i2.455

Abstract

Pencemaran lingkungan disebabkan oleh banyaknya tumpukan sampah yang sangat mengganggu di lingkungan. Pemanfaatan sampah pelastik menjadi hiasan dan atau bahan alternatif pengisian bantal merupakan salah satu bentuk kegiatan mengurangi penumpukan sampah pelastik. Oleh karena itu, penting dilakukan pelatihan dan pembimbingan tata cara pemanfaatan sampah pelastik menjadi barang-barang bernilai ekonomis. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga di Desa Ganti Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah NTB. Kegitan tersebut berjalan sesuai tahapan yang direncanakan sebagai berikut: a) memberikan penjelasan umum tentang materi pemanfaatan sampah, b) pengadaan alat dan bahan, c) pembuatan barang-barang bernilai ekonomis. Hasil dari kegitan antara lain 1) adanya peningkatan pengetahuan mitra dalam pengolahan sampah plastik menjadi produk yang memeiliki nilai guna dan ekonimis, 2) terbentuknya keterampilan mitra dalam pengolahan sampah plastik menjadi beberapa produk, seperti sarung bantal, bunga dan beberapa barang yang bernilai ekonomis, dan 3) terbentuknya kesadaran mitra bahwa sampah platik merupakan masalah yang harus diatasai baik dengan cara meminimalisir penggunaan dan pengolahan.Utilization of Plastic Waste to Become Economical Value Goods in the Village of Change, Praya Timur DistrictAbstractEnvironmental pollution is caused by a large pile of garbage which is very disturbing in the environment. The use of plastic waste for decoration and / or alternative materials for filling pillows is one form of activity to reduce plastic waste buildup. Therefore, it is important to carry out training and guidance on how to use plastic waste into items of economic value. This activity involved housewives in the village of Ganti Praya Timur, Central Lombok, NTB. These activities run according to the planned stages as follows: a) provide a general explanation of waste utilization materials, b) procurement of tools and materials, c) manufacture of goods of economic value. The results of these activities include 1) an increase in partners 'knowledge in processing plastic waste into products that have use and economic value, 2) the formation of partners' skills in processing plastic waste into several products, such as pillowcases, flowers and several items of economic value, and 3) the formation of partner awareness that plastic waste is a problem that must be addressed properly by minimizing its use and processing.
Pelatihan Pemandu Wisata Bagi Siswa Jurusan Pariwisata Di SMKN 1 Batulayar Lombok Barat Sri Ariani; Tri Setianingsih; Siti Syafiyatul Qomariyah; Bq Zuhrotun Nafisah; Ahmad Hanan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v4i2.456

Abstract

Berkembang pariwisata di Nusa Tenggara Barat di tandai dengan pemberian anugrah destinasi wisata halal terbaik dunia, sudah menjadi kaharusan untuk menyiapkan SDM dibidang pariwisata dengan sungguh-sungguh sehingga SDM akan tetap mempertahankan anugrah tersebut. Salah satu bentuk partisifasi perguruan tinggi adalah dengan memberikan pembekalan dan pelatihan di masyarakat sekolah dan masyarakat pelaku wisata melalui kegiatan PKM. Tujuan PKM ini adalah melatih siswa jurusan pariwisata di SMK Negeri 1 Batulayar Lombok Barat untuk menjadi pemandu wisata. Kegiatan ini dilakukan di SKM Negeri 1 batu layar Metode kegiatan adalah cermah, diskusi dan praltik dengan tahapan pemberian materi, praktik, pendampingan dan evaluasi.  Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan dan pemahaman siswa meningkat tentang menjadi pemandu pariwisata, keterampilan-keterampilan dalam memandu meningkat dilihat dari kemampuan mereka dalam menerapkan strategi-strategi pemandu wisata yang profesional. Meskipun ada peningkatan sebagai calon pemandu para siswa masih kekuranga dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, sehingga kedepan perlu adanya pelatihan dan pendampingan lebih banyak, sehingga saat mereka lulus dari sekolah mereka siap menjadi pemandu yang profesional.Tour Guide Training for Tourism Department Students at SMKN 1 Batulayar West LombokAbstractThe development of tourism in West Nusa Tenggara is marked by the awarding of the best halal tourist destination in the world, it has become a necessity to prepare HR in the tourism sector seriously so that HR will continue to maintain the gift. One form of university participation is to provide training and training in the school community and tourism community through PKM activities. The purpose of this PKM is to train students majoring in tourism at SMK Negeri 1 Batulayar West Lombok to become a tour guide. This activity was carried out in SKM Negeri 1 Batu Layar. The method of activity was a reflection, discussion and practice with the stages of providing material, practice, assistance and evaluation. The results of this activity are increased students' knowledge and understanding about becoming a tourism guide, and the skills in guiding are increasing in terms of their abilities to implement professional tour guide strategies. Although there are improvements as prospective guides students still lack communication in using English, so in the future there needs to be more training and mentoring, so that when they graduate from school they are ready to become professional guides.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Desa Ketapang Raya Melalui Usaha Produktif Terasi Rebon Pasca Gempa Lombok Siti Nurhidayati; Khaeruman Khaeruman; Diah Lukitasari
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.458

Abstract

Masyarakat Ketapang Raya pada umumnya belum memanfaatkan potensi lokal/sumber daya alam sekitar secara optimal. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk membelajarkan keterampilan dalam memilih bahan baku dan cara pembuatan terasi, keterampilan dalam pengawetan terasi tanpa bahan kimia, pengemasan terasi, serta keterampilan memasarkan prosuk yang dihasilkan, sehingga terbentuk usaha produktif terasi rebon melalui penggalaman dengan memaksimalkan sumber daya alam sekitar. Kegiatan ini berbentuk penyuluhan, pelatihan dan pendampingan secara berkala dan berkelanjutan yang dilaksanakan dalam tahapan-tahapan (1) persiapan dan pembekalan, (2) sosialisasi, (3) penyuluhan, (4) pelatihan dan pendampingan, (5) analisis data, dan (6) evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa potensi tenaga lokal (mitra) dalam mengelola sumber daya local menjadi usaha produktif terasi rebon ditemukan mengalami perkembangan yang baik. Di samping itu, masyarakat terampil dalam memilih bahan baku terasi, terampil dalam proses pembuatan terasi, terampil dalam menggunakan pengawet tanpa bahan kimia, terampil dalam pengeringan dan pengemasan produk (packaging). Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa, kegiatan pengabdian ini dapat memunculkan potensi tenaga local dalam mengelola sumber daya local dan meningkatkan keterampilan mitra untuk lebih produktif.Empowerment of Ketapang Raya Village Community Groups through Productive Efforts of Rebon Paste After the Lombok EarthquakeAbstractThe people of Ketapang Raya in general have not optimally utilized the local potential / natural resources around them. The service activity aims to teach skills in choosing raw materials and how to make shrimp paste, skills in preserving shrimp paste without chemicals, packaging shrimp paste, and marketing skills for the resulting products, so that a productive business of rebon shrimp paste is formed through experience by maximizing the surrounding natural resources. This activity takes the form of regular and continuous counseling, training and mentoring carried out in the stages (1) preparation and debriefing, (2) outreach, (3) counseling, (4) training and mentoring, (5) data analysis, and ( 6) evaluation of activities. The results of this activity indicate that the potential of local workers (partners) in managing local resources to become productive businesses of rebon shrimp paste was found to have experienced good development. In addition, people are skilled in selecting raw materials for shrimp paste, skilled in the process of making shrimp paste, skilled in using preservatives without chemicals, skilled in drying and product packaging (packaging). Based on the results of the activity, it can be concluded that, this service activity can bring out the potential of local workers in managing local resources and improving partners' skills to be more productive.
Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Bagi Dosen Pemula Melalui Whatsapp Group Pahriah Pahriah; Baiq Rina Amalia Safitri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.459

Abstract

Terbatasnya kemampuan guru dan dosen dalam menghasilkan karya tulis ilmiah berupa buku ajar dan karya tulis lainnya disinyalir menjadi kendala pembangunan sistem pendidikan yang baik di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman bagi dosen pemula terkait penyusunan buku ajar dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS) matakuliah yang diampu dan mengahasilkan buku ajar yang dapat digunakan di kampus masing-masing. Subjek dalam pengabdian ini adalah dosen pemula dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia yang berjumlah 956 orang yang terbagi menjadi empat group WhatsApp. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik. Tanggapan peserta yang mengikuti pelatihan penulisan buku ajar diperoleh dari testimoni peserta. Hasil testimoni peserta menunjukkan bahwa group menulis buku ajar yang diikuti sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman peserta dan sangat membantu dalam proses penyusunan buku ajar bagi masing-masing peserta.Training and Assistance in Writing Textbooks for Novice Lecturers through Whatsapp GroupAbstractThe limited ability of teachers and lecturers to produce scientific papers in the form of textbooks and other written works is allegedly an obstacle to the development of a good education system in Indonesia. This community service aimed to provide understanding and experience for novice lecturers related to the preparation of textbooks from the Semester Learning Plan (RPS) for taught courses and produce textbooks that can be used on their respective campuses. The subjects in this service are novice lecturers from various universities in Indonesia, totaling 956 people who are divided into four WhatsApp groups. This service activity is carried out using lecture, discussion, and practice methods. The responses of participants who took part in the textbook writing training were obtained from participant testimonials. The results of participant testimonials show that the group writing textbooks that are followed is very useful in increasing participants' understanding and is very helpful in the process of compiling textbooks for each participant.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Online Bagi Guru di SMPN 1 Batulayar Kabupaten Lombok Barat Citra Ayu Dewi; Yeti Kurniasih; Yusran Khery; Suryati Suryati
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.460

Abstract

Permasalahan dan kendala utama yang dihadapi oleh guru-guru di SMPN 1 Batulayar adalah tidak tersedianya media pembelajaran online, keterbatasan pengetahuan tentang teknologi pembuatan media pembelajaran online serta ditambah lagi dengan metode pengajaran yang masih bertumpu pada komunikasi satu arah yang menyebabkan siswa mudah bosan dan kesulitan memahami isi pengajaran. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan skill para guru di SMPN 1 Batulayar dalam pembuatan media pembelajaran online. PKM dilaksanakan menggunakan metode transfer pengetahuan melalui tahapan-tahapan penyajian materi, praktek dan pendampingan pembuatan media. Berdasarkan hasil analisis dari kegiatan pelatihan dan penugasan yang diberikan saat pelatihan dapat diketahui semua peserta mampu membuat kelas baru, mengupload bahan ajar dalam bentuk file, link dan video, menyimpan bahan ajar dalam layanan Google Drive, mengundang siswa untuk bergabung di kelas. Sedangkan kendala selama pelatihan antara lain belum seluruh siswa memiliki akun Gmail sehingga ini menjadi bagian tugas para guru untuk mengarahkan siswa membuat akun Gmail. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan tentang kemampuan dan skill dalam membuat media pembelajaran online menggunakan aplikasi Google Classroom yang merupakan salah satu aplikasi pendukung pembelajaran daring.Training on Making Online Learning Media for Teachers at SMPN 1 Batulayar, West Lombok RegencyAbstractThe main problems and obstacles faced by teachers at SMPN 1 Batulayar are the unavailability of online learning media, limited knowledge of online learning media creation technology and added with teaching methods that still rely on one-way communication which causes students to easily get bored and have difficulty understanding teaching content. This PKM activities aimed to improve the abilities and skills of teachers at SMPN 1 Batulayar in making online learning media. PKM is carried out using the knowledge transfer method through the stages of presenting material, practice and assistance in making media. Based on the results of the analysis of the training activities and assignments given during the training, it can be seen that all participants are able to create new classes, upload teaching materials in the form of files, links and videos, save teaching materials in the Google Drive service, invite students to join the class. Meanwhile, the obstacles during the training included that not all students had Gmail accounts, so this was part of the teachers' duties to direct students to create Gmail accounts. Based on the results of the activities carried out, it can be concluded that there is a transfer of knowledge about abilities and skills in making online learning media using the Google Classroom application, which is one of the supporting applications for online learning.
Pemberdayaan Kesehatan Mandiri Santri Melalui Teknologi Budidaya Toga Berbasis Peningkatan Imun Tubuh di Pondok Pesantren Aliyah Nurul Islam Sekarbela Husnul Jannah; Iwan Doddy Dharmawibawa; Baiq Muli Harisanti; Agus Muliadi; Sri Nopita Primawati
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.461

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pribadi bagi santri, ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Aliyah Nurul Islam Sekarbela dalam menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Adapun tahap-tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi tahap pendahuluan berupa kegiatan pembukaan dan tahapan inti berupa pemberian materi tentang tananam-tanaman herbal dan pola hidup sehat, dan pembuatan minuman sehat. Kegiatan ini diikuti oleh 45 santri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri sangat aktif dalam diskusi selama penyampaian materi, dan antusiasn dalam pembuatan minuman dan penanaman tanaman obat. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan santri akan pola hidup sehat dan tanaman obat kesehatan keluarga yang dapat berperan sebagai imunomodulator dalam upaya meningkatkan system imunitas ditemukan meningkat.Independent Health Empowerment of Santri through Toga Cultivation Technology Based on Increasing Immunity at the Aliyah Nurul Islam Islamic Boarding School SekarbelaAbstractThis service activity aims to provide personal experiences for santri, ustadz and ustadzah of the Aliyah Nurul Islam Sekarbela Islamic Boarding School in implementing a healthy lifestyle in everyday life. The stages of the implementation of this service activity include the preliminary stage in the form of opening activities and the core stage in the form of providing material on herbal plants and healthy lifestyles, and making healthy drinks. This activity was attended by 45 students. The results of the activity showed that the students were very active in discussions during the delivery of the material, and were enthusiastic in making drinks and planting medicinal plants. Based on the results of the activities carried out, it can be concluded that the knowledge of students about healthy lifestyles and family health medicinal plants that can act as immunomodulators in an effort to increase the immune system was found to be increasing.
Pelatihan Pengumandangan Adzan dan Iqomah di Masjid Al-Iman, Desa Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Waykanan, Lampung Wahyu Stiawan; Hendri Noperi; Husnul Fatarib
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.462

Abstract

Adzan dan iqomah merupakan bagian dari dakwah, yang berisi kalimat tauhid dan adzan untuk hadir dalam shalat berjamaah. Adzan sangat penting sebagai tanda bahwa masuknya waktu shalat telah tiba, sedangkan iqomah sebagai tanda shalat akan segera dilaksanakan. Pengumuman adzan dan iqomah tidak bisa dilakukan sembarangan. Namun, anak-anak di Desa Pisang Baru belum dapat mengumandangkan adzan dengan benar sesuai dengan pengajian, dan sesuai dengan tata cara teguran. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diadakan pelatihan pekerjaan rumah adzan dan iqomah untuk anak-anak di desa Pisang Baru. Tahap pelaksanaan kegiatan pelatihan yaitu (1) melakukan survey peserta pelatihan, (2) memberikan informasi kepada warga sekitar yang memiliki anak usia sekolah dasar untuk mengikuti pelatihan, dan (3) melaksanakan kegiatan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan adzan dan iqomah dengan baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pengumandangan azan dan iqomah berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan.Adhan and Iqomah Publication Training at Al-Iman Mosque, Pisang Baru Village, Bumi Agung District, Waykanan Regency, LampungAbstractAdhan and iqomah are part of the da'wah, that contains monotheism sentences and a call to be present in the congregational prayer. Adhan is very important as a sign that the entry of prayer times has arrived, while iqomah is a sign of prayer will soon be held. Adhan and iqomah announcements cannot be done haphazardly. However, children in the village of Pisang Baru were not been able to recite the call to prayer correctly in accordance with the recitation, and are well in accordance with the procedures for admonition. Based on this, it is necessary to hold adzan and iqomah homework training for children in the Pisang Baru village. The implementation stage of the training activities are (1) conducting a survey of training participants, (2) providing information to local residents who have elementary school age children to attend training, and (3) carrying out training activities. The results of the activity showed that the participants were able to practice the call to prayer and iqomah well, so it can be concluded that the training activities for the call to prayer and iqomah were running smoothly and as expected.
Pemberdayaan Kelompok Karang Taruna Desa Kekait Pucang dalam Optimalisasi Investasi Gaharu dari Jenis Gyrinops Versteegii I Gde Adi Suryawan Wangiyana; Raden Roro Narwastu Dwi Rita; Yulia Ratnaningsih; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i2.463

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan budidaya gaharu sebagai investasi prospektif bagi anggota Kelompok Karang Taruna di Desa Kekait Puncang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan dua tahap, yaitu tahap teori dan tahap praktek. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa anggota kelompok Karang Taruna Kekait Puncang telah memahami diversifikasi produk dari skema investasi gaharu dan metode pemanfaatan produk-produk tersebut dari berbagai organ gaharu. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa anggota Kelompok Karang Taruna Kekait Puncang telah memahami produk investasi gaharu dan juga telah memulai investasi gaharu dengan pengelolaan pembibitan gaharu yang baik. Uraian detail terkait hasil kegiatan disajikan dalam badan artikel ini.Empowerment of Karang Taruna Group of Kekait Pucang Village on Optimization of Agarwood Investment from Gyrinops Versteegii SpeciesAbstractThis community service aims to provide training on the management of agarwood cultivation as a prospective investment for members of the Karang Taruna Group in Kekait Puncang Village. This community service uses two stages, namely the theory stage and the practical stage. The results of this activity indicate that the members of the Karang Taruna Kekait Puncang group have understood the product diversification of the agarwood investment scheme and the methods of using these products from various gaharu organs. Based on the results of the activity, it can be concluded that the members of the Puncang Kekait Youth Organization have understood the investment product of agarwood and have also started agarwood investment with good management of agarwood nurseries. Detailed descriptions related to the results of the activities are presented in the body of this article.
Membatik Shibori Bersama Siswi Kelas XI IPA MA Annajah Nofisulastri Nofisulastri; Muhamad Sarifuddin; Siti Rabiatul Adawiyah; Intan Kusuma Wardani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i2.464

Abstract

Tujuan akhir kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dasar membatik shibori dengan motif ragam hias kreasi local untuk membantu perekonomian di masa pandemic covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini memilikilima tahap yaitu komunikasi; observasi dan legalisasi; strategi; eksekusi; dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan september 2020 bertempat di MA Annajah Yayasan Pendidikan Al Halimy dan rumah komunitas Kagamacare NTB. Tahapan sosialisasi diikuti sebanyak 11 siswi kelas XI IPA dan selanjutnya diseleksi berdasarkan domisili sejumlah 6 orang, sedangkan prosesi pelatihan diikuti sejumlah 12 orang bersama mahasiswa perwakilan pengurus HMPS Biologi Undikma. Hasil kegiatan menunjukkan setiap peserta telah berhasil membatik teknik Shibori dengan teknik pelipatan dan pewarnaan berdasarkan kreasi sendiri berupa jilbab dan slayer. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan dapat mengimplementasikan teknik membatik shibori. Selain itu, respon yang diberikan sangat positif dan telah ikut serta ke dalam komunitas membatik yang telah disediakan.Making Shibori Batik with Class XI IPA MA AnnajahAbstractThe ultimate goal of this activity is to provide basic training in making shibori batik with local decorative motifs to help the economy during the Covid-19 pandemic. The method of implementing this activity has five stages, namely communication; observation and legalization; strategy; execution; and evaluation. The activity was carried out in September 2020 at the MA Annajah Al Halimy Education Foundation and the home of the Kagamacare NTB community. The socialization stage was attended by 11 students of class XI IPA and then selected based on the domicile of 6 people, while the training procession was attended by 12 people with representatives of Undikma Biology HMPS management. The results of the activity showed that each participant had succeeded in making Shibori batik techniques with folding and coloring techniques based on their own creations in the form of a veil and a slayer. Based on the results of the activity, it can be concluded that the training participants can implement the shibori batik technique. In addition, the response has been very positive and has participated in the batik community that has been provided.

Page 6 of 50 | Total Record : 497