cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2022): Januari" : 15 Documents clear
Etnomatematika Pada Bale Lumbung Sasak Fitriyah, Any Tsalasatul; Syafi’i, Mohamad
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.682

Abstract

Penerapan konsep matematika pada dasarnya tidak terpisah dari kebudayaan. perlu dikembangkan suatu media informasi serta pembelajaran dengan menerapkan pendekatan yang bersifat etnomatematika. Penelitian bertujuan mengetahui aktivitas etnomatematika pada kegiatan produksi bale lumbung sasak di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Desa Tamansari dipilih karena mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai tukang kayu. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk mendapatkan aktivitas matematika yang digunakan oleh tukang kayu sehari-hari. Aktivitas produksi bale lumbung pada penelitian ini meliputi aktivitas penyedian bahan, proses produksi serta penentuan harga jual. Hasil penelitian adalah para tukang kayu (pengrajin) bale lumbung telah menggunakan matematika dalam proses penyediaan bahan, meliputi aktivitas menghitung volume kebutuhan bahan. Pada proses produksi, para tukang kayu juga menggunakan perhitungan secara matematika untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, para pengusaha bale lumbung juga menggunakan teori laba-rugi dalam menentukan harga jual bale lumbung agar tidak mengalami kerugian. Adapun yang mempengaruhi harga jual bale lumbung adalah kualitas bahan, tingkat kesulitan pekerjaan, serta jarak lokasi pemasangan. The application of mathematical concepts is inseparable from culture. it is necessary to develop information and learning media by applying an ethnomathematical approach. This study aims to determine the ethnomathematical activities in the production of bale lumbung Sasak in Tamansari Village, Gunungsari District, West Lombok Regency. Tamansari Village was chosen because the majority of the people make a living as carpenters. This research is a qualitative type with an ethnographic approach. An ethnographic approach is used to obtain mathematical activities used by carpenters in everyday life. The production activities of the bale barn in this study include the activity of providing materials, the production process, and determining the selling price. The results obtained from this study are the bale barn carpenters (craftsmen) have used mathematics in the process of providing materials, including the activity of calculating the volume of material requirements. In the production process, the carpenters also use mathematical calculations to get maximum results. In addition, the bale barn entrepreneurs also use the profit and loss theory in determining the selling price of the bale barn so as not to suffer losses. What affects the selling price of the bale barn is the quality of the material, the level of difficulty of the work, and the distance from the installation location.
Media Ludopoli pada Materi Aritmatika Sosial dalam Melejitkan Keaktifan Siswa Daniatun, Rahma; Nasihin, Mukh.; Nasihin, Fatimah; Nasihin, Syarif
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.683

Abstract

Ludopoli dikembangkan sebagai media pembelajaran matematika. Dalam artikel ini, disajikan temuan bahwa ludopoli berperan meningkatkan pemahaman konsep bagi para murid. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berharap dapat mengumpulkan data yang mencerminkan keterlibatan murid dengan penggunaan media ludopoli dalam pembelajaran aritmetika sosial. Penelitian mengunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek murid kelas VII salan satu SMP di Malang sebanyak 19 siswi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keaktifan murid sebesar 90,93 persen dengan kategori tinggi. Keaktifan itu ditandai dengan kesungguhan murid saat mencoba perangkat media ludopoli dan pembahasan kelompok hingga mampu menguraikan persamaan aritmetika sosial. Ludopoli is one of the mathematical learning media that has been advanced. Based on the results of the trials that have been done, Ludopoli media helps students improve their understanding of concepts. Based on this, the researcher wants to obtain information that describes the activeness of students with the application of Ludopoli media in social arithmetic learning. The research used a qualitative descriptive method, with the subject of class VII students from one junior high school in Malang as many as 19 students. The outcomes of the analysis conducted by the researcher showed that the activeness of students was in a high category with a percentage of 90,93%. This activeness is shown by the seriousness of students in conducting experiments using Ludopoli media and group discussions so that they can find social arithmetic formulas.
Pengembangan Mobile Learning PINTHIR Berbasis Android sebagai Sumber Belajar dan Sarana Mengerjakan Soal Trigonometri SMA Widyatama, Andrean; Pratama, Fika Widya
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.684

Abstract

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, media pembelajaran mengalami perkembangan yang pesat terutama media pembelajaran berbasis teknologi, yaitu smartphone. Namun sangat disayangkan bahwa penggunaan smartphone di Indonesia, didominasi oleh kegiatan komunikasi dan hiburan daripada kegiatan belajar. Masalah yang ditemukan ini, memotivasi sebuah penelitian pengembangan tentang aplikasi Mobile Learning yang dibuat dengan Android Studio sebagai sumber belajar dan sarana mengerjakan soal trigonometri SMA. Tujuan penelitian yaitu mengembangkan Mobile Learning yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian yakni peserta didik kelas XI MIPA 2 dan 3 Semester 2 Tahun Ajar 2020/2021 SMA Kristen Satya Wacana sejumlah 10 peserta didik. Hasil validasi membuktikan bahwa Mobile Learning yang dikembangkan valid serta praktis. Hasil uji coba membuktikan bahwa aplikasi Mobile Learning dikategorikan layak dipakai dalam pembelajaran. Hasil pretest serta posttest juga menunjukkan bahwa Mobile Learning efektif meningkatkan hasil belajar, kemudian efektif menjadi sarana belajar serta mengerjakan soal matematika. Along with the times and technology, learning media has experienced rapid development, especially technology-based learning media, namely smartphones. However, it is unfortunate that the use of smartphones in Indonesia is dominated by communication and entertainment activities rather than learning activities. This problem found motivates development research on the Mobile Learning application made with Android Studio as a learning resource and a means of working on high school trigonometry problems. The research objective is to develop valid, practical, and effective Mobile Learning. This research is development research using the ADDIE model. The research subjects were 10 students of class XI MIPA 2 and 3 Semester 2 of the 2020/2021 Satya Wacana Christian High School. The validation results prove that the developed Mobile Learning is valid and practical. The trial results prove that the Mobile Learning application is categorized as suitable for use in learning. The results of the pretest and posttest also show that Mobile Learning is effective in improving learning outcomes, as well as being an effective means of learning and working on trigonometry questions.
Analisis Kesulitan Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Limit Trigonometri Laja, Yosepha Patricia Wua
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.685

Abstract

Limit trigonometri menjadi salah satu materi penting pada mata kuliah Kalkulus. Namun mahasiswa mengakui bahwa sub-bab materi ini sangatlah sulit, sekalipun mereka sudah mempelajarinya di bangku sekolah menengah. Solusi yang ditawarkan adalah menganalisis kesulitan apa saja yang dialami mahasiswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal limit trigonometri dan penyebab kesulitannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa pendidikan matematika yang berjumlah 30 mahasiswa, kemudian dianalisis tiga jawaban mahasiswa yang mewakili kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes sebanyak dua nomor tentang limit trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang ditemui pada penelitian ini adalah kesalahan konsep, kesalahan operasi dan kesalahan prinsip. Limit trigonometry is one of the important materials in Calculus courses. However, students admit that this sub-chapter of material is very difficult, even though they have studied it in high school. The solution offered is to analyze what difficulties are experienced by students. Therefore, the purpose of this study is to describe the difficulties of students in solving trigonometric limits and the causes of the difficulties. The research method used in this research is descriptive qualitative research. The research subjects were 30 students of mathematics education, then analyzed the three student answers that represented the most mistakes made by students. The research instrument used was a two-number test question about the limits of trigonometry. The results showed that the errors encountered in this study were conceptual errors, operating errors, and principal errors.
Kesalahan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Trigonometri Ditinjau dari Indikator Polya Gradini, Ega; Yustinaningrum, Bettri; Safitri, Dina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.686

Abstract

Siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah Trigonometri yang berdampak pada rendahnya hasil belajar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa memecahkan masalah trigonometri ditinjau dari strategi pemecahan masalah Polya. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan 1 guru dan 20 siswa SMA. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Tes terdiri atas 5 masalah Trigonometri. Wawancara semi terstruktur diberikan pada; (1) guru untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa selama proses pembelajaran Trigonometri, dan (2) siswa untuk mengidentifikasi kesalahan dalam memecahkan masalah. Data dianalisis dengan tahapan berikut; (1) jawaban siswa diperiksa lalu di hitung skor untuk setiap masalah, (2) di identifikasi jenis kesalahan siswa pada setiap masalah, (3) persentase banyaknya siswa dihitung pada tiap jenis kesalahan, dan (4) siswa yang melakukan kesalahan diwawancara untuk mengetahui penyebab dan jenis kesalahan. Penelitian ini menemukan bahwa kesalahan siswa dalam memecahkan masalah Trigonometri adalah: (i) Kesalahan memahami masalah Trigonometri (57,73%); (ii) Kesalahan dalam merencanakan strategi (9,27%); (iii) Kesalahan menerapkan solusi (15,83%); dan (iv) kesalahan dalam memeriksa kembali (17,16%). Students have difficulty in solving trigonometric problems which have an impact on low learning outcomes. This article aims to analyze students' errors in solving trigonometric problems in terms of Polya's problem-solving strategy. This research is exploratory research using a descriptive qualitative approach. The research was conducted by involving 1 teacher and 20 high school students. The data of this study were collected through tests and interviews. The test consists of 5 Trigonometry problems. Semi-structured interviews were given on; (1) teachers to find out the difficulties experienced by students during the Trigonometry learning process, and (2) students to identify errors in solving problems. The data were analyzed in the following steps; (1) student answers are checked and then the score is calculated for each problem, (2) the types of student errors are identified in each problem, (3) the percentage of the number of students is calculated for each type of error, and (4) students who make mistakes are interviewed to find out the cause and the type of error. This study found that students' errors in solving Trigonometric problems were: (i) Misunderstanding of Trigonometric problems (57.73%); (ii) Errors in devising a plan (9.27%); (iii) Error in performing the plan (15.83%); and (iv) errors in looking back/ confirmation of the answer (17.16%).
Mengeksplor Penalaran Spasial Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Berdasarkan Gender Aini, Nurul; Suryowati, Eny
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.687

Abstract

Penalaran spasial penting untuk dibangun dan dikembangkan karena membantu siswa dalam memahami suatu konsep geometri. Namun, penalaran spasial siswa tahap operasional konkret masih jarang diteliti, sedangkan ditahap tersebut merupakan awal anak dalam memahami geometri. Tujuan penelitian adalah mengeksplor penalaran spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan gender. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pendukung yaitu lembar tugas penalaran spasial dan pedoman wawancara. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes dan wawancara. Responden dari siswa kelas 5 MI AL-ASY’ARI Keras Diwek Jombang sejumlah 28 siswa, lalu subjek penelitian diambil 1 laki-laki dan 1 perempuan berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan siswa laki-laki lebih dominan dalam visualisasi spasial, siswa perempuan lebih dominan dalam orientasi spasial. Namun, pada rotasi spasial memiliki kemampuan penalaran spasial yang sama. Spatial reasoning is important to build and develop because it helps students understand a geometric concept. However, the spatial reasoning of students in the concrete operational stage is still rarely studied, while at this stage is the beginning of children in understanding geometry. The purpose of the study was to explore students' spatial reasoning in solving geometry problems based on gender. This type of descriptive qualitative research. Supporting instruments are spatial reasoning task sheets and interview guidelines. Data collection methods using tests and interviews. Respondents from class 5 students at MI AL-ASY'ARI Keras Diwek Jombang were 28 students, then the research subjects were 1 male and 1 female based on purposive sampling. The results showed that male students were more dominant in spatial visualization, female students were more dominant in spatial orientation. However, the spatial rotation has the same spatial reasoning ability.
Profil Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Himpunan Ditinjau Dari Self Efficacy Loviasari, Putri Ayu; Mampouw, Helti Lygia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.688

Abstract

Penelitian dilakukan karena fakta bahwa terdapat siswa yang belum mampu memecahkan masalah pada materi himpunan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan profil pemecahan masalah matematika siswa SMP terhadap materi himpunan ditinjau dari self efficacy. Subjek penelitian yaitu 3 siswa kelas VIII salah satu SMP Negeri di Salatiga. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, didukung pedoman wawancara dan tes pemetaan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan subjek berkemampuan tinggi dan sedang mampu merencanakan strategi penyelesaian soal dengan baik yang mempermudahnya menyelesaikan soal menentukan komplemen gabungan dan irisan dua himpunan, sedangkan subjek berkemampuan rendah belum mampu; subjek berkemampuan tinggi, sedang maupun rendah memiliki rasa optimis dan keyakinan pada diri yang tinggi; subjek berkemampuan tinggi, sedang dan rendah konsisten, ulet dan tekun dalam menyelesaikan soal; subjek berkemampuan tinggi dan sedang mampu menjadikan kesalahan sebelumnya sebagai pedoman untuk mencapai keberhasilan dalam penyelesaian soal, sedangkan subjek berkemampuan rendah kurang mampu. Hasil ini memberikan gambaran bahwa subjek ketiga tidak memiliki self efficacy yang berbeda secara signifikan meskipun kemampuan pemecahan masalah berbeda-beda. This research was conducted based on the fact that there are still students who have not been able to solve problems on the set material. This descriptive qualitative research aims to describe the profile of solving mathematical problems about sets by junior high school students in terms of self-efficacy. The research subjects were 3 students of class VIII of one of the public junior high schools in Salatiga. The main instrument is the researcher herself who is supported by interview guides, documents, and problem-solving mapping tests of the set. The results showed that high and low-ability subjects were able to plan the problem-solving strategy well which made it easier for them to determine the combined and sliced complement of two sets. Subjects with high, medium and low abilities have a sense of optimism and high self-confidence, are consistent, resilient, and diligent in solving set problems. High and medium-ability subjects can make previous mistakes as a guideline for achieving success in problem-solving, while low-ability subjects are less capable. These results illustrate that the third subject does not have different self-efficacy even though their problem-solving abilities differ.
Self-Confidence Matematika Siswa dalam Penerapan Pembelajaran Online Faturohman, Ikhsan; Iswara, Eris; Gozali, Sumanang Muhtar
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.689

Abstract

Salah satu kemampuan afektif yang harus dimiliki siswa adalah self-confidence. Awal tahun 2020 sistem pendidikan Indonesia menerapkan pembelajaran secara online karena Covid-19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis self-confidence siswa dalam pembelajaran matematika pada saat penerapan pembelajaran secara daring. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 11 Garut. Sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu, dengan pertimbangan subjek mau bekerjasama selama penelitian dan dipilih satu kelas sebanyak 32 siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket secara online melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan interpretasi Self-Confidence siswa dalam pembelajaran matematika secara umum kelas XI di SMA Negeri 11 garut berada pada kategori sedang atau cukup yang berada pada rentang 2624 ≤ S < 3423. Interpretasi Self-Confidence siswa pada aspek percaya dengan kemampuan diri yang dimiliki dengan kategori cukup, aspek menunjukkan kemandirian dalam mengambil keputusan dengan kategori baik, aspek menunjukkan rasa optimis, bersikap tenang, dan pantang menyerah dengan kategori cukup, dan aspek Menunjukkan kemampuan beradaptasi dan bersoasialisasi dengan baik dengan kategori cukup. One of the affective abilities that students must have is self-confidence. Early in 2020, the Indonesian education system implemented online learning due to Covid-19. This study aims to analyze students' self-confidence in mathematics learning during the application of online learning. This study uses a qualitative descriptive method with a population of all grade's XI students of SMA Negeri 11 Garut. The sample was chosen based on purposive sampling, with consideration of the subject willing to cooperate during the study and selected one class of 32 students as a research sample. The research instrument used is a questionnaire. Data collection techniques are done by providing online questionnaires through a google form. The results showed students' self-confidence in mathematics learning grade XI at SMA Negeri 11 Garut was in the moderate or moderate category which was in the range of 2624 ≤ S < 3423. Interpretation of students' Self-Confidence on the aspect of believing in their abilities in the medium category, the aspect showing independence in making decisions in the high category, the aspect showing a sense of optimism, being calm, and unyielding in the medium category, and the aspect showing the ability to adapt and socialize with good in the medium category.
Model Pembelajaran CUPs Berbantuan Media Handout: Dampak terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis ditinjau dari Gaya Kognitif Sari, Filian Yunita; Supriadi, Nanang; Putra, Rizki Wahyu Yunian
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.690

Abstract

Gaya kognitif perlu diketahui untuk membantu pemilihan metode pengajaran yang sesuai kebutuhan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) berbantuan media handout terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan posttest-only control design. Populasi pada penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP di kota Metro. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian adalah 41 siswa (22 di kelas eksperimen dan 19 di kelas kontrol). Pengujian hipotesis menggunakan uji anava dua jalan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa model pembelajaran CUPs berbantuan media handout mempunyai pengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, gaya kognitif field independent dan field dependent mempunyai pengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan tipe gaya kognitif terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Cognitive styles need to be known to help select teaching methods that are suitable for students' needs in learning. This study aims to determine the effect of the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model assisted by handout media on the ability to understand mathematical concepts in terms of cognitive style. This quasi-experimental research used a posttest-only control design. The population in this study includes all students of class VIII SMP in the city of Metro. Determination of the sample using cluster random sampling technique. The research sample was 41 students (22 in the experimental class and 19 in the control class). Hypothesis testing using two-way ANOVA test. Based on the results of the study, it was concluded that the CUPs learning model assisted by handout media had an influence on students' mathematical concept understanding abilities, field-independent and field-dependent cognitive styles had an influence on students' mathematical concept understanding abilities and there was no interaction between learning models and types of cognitive styles on understanding abilities. students' mathematical concepts.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA pada Materi Barisan dan Deret Geometri Damayanti, Nofita; Kartini
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.691

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan matematis yang perlu dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual pada materi barisan dan deret geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan wawancara secara luring. Subjek penelitian yaitu 19 siswa kelas XI MIA SMA Nurul Falah tahun ajaran 2020/2021. Analisis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa diihat melalui indikator yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah, dan menafsirkan hasil yang diperoleh. Hasil analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menunjukkan bahwa sebanyak 75,3% siswa telah memiliki kemampuan untuk memahami masalah yang disajikan dengan baik. Sementara itu, hanya 15,70% siswa yang melakukan penafsiran hasil yang perhitungan yang diperoleh. Mathematical problem-solving ability is one of the mathematical abilities which students must have. This research aims to analyze mathematical problem-solving ability in solving contextual problems on geometric sequences and series. This research is explorative research with qualitative and quantitative approaching. The data collection technique used was an offline test and face-to-face interview techniques. The subject of this research is 19 students of class XI MIA SMA Nurul Falah year 2020/2021. Analysis of students’ mathematical problem-solving ability is seen through four indicators, namely: understanding the problem, planning the problem solving, implementing the problem-solving plans, and interpreting the obtained result. The result of this research shows that 75,3% of students already can understand the problem. Meanwhile, only 15,70% of students interpret the result of the calculations.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue