cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,006 Documents
TAHAP PRELIMINARY RESEARCH PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS/SMP Muthia Rahmi; Yerizon Yerizo; Edwin Musdi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.904 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i2.311

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil analisis pendahuluan yang dilaksanakan di MTs Lembah Gumanti, diperoleh informasi bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik belum tercapai secara optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum tersedianya perangkat pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Hal tersebutlah yang mendasari untuk melakukan pengembangan perangkat pembelajaran matematika berupa Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) berbasis Penemuan terbimbing yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat menemukan sendiri konsep dari materi yang dipelajari sehingga peserta didik dapat mengkomunikasikan pengetahuan tersebut baik secara lisan maupun tulisan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, angket, wawancara, dan tes kemampuan komukasi matematis. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs/SMP Lembah Gumanti. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Plomp yang terdiri dari fase preliminary research berupa analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis kurikulum, dan analisis konsep. Pada fase prototype dilakukan perancangan produk yaitu RPP dan LKPD berbasis penemuan terbimbing, kemudian dilakukan evaluasi formatif untuk menentukan kevalidan dan kepraktisan produk. Pada fase asessment dilakukan penilaian uji praktikalitas dan uji efektivitas. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memperoleh perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing untuk kelas VIII MTs/SMP yang memiliki karakteristik valid, praktis dan efektif.Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Penemuan Terbimbing, Model Plomp.AbstractBerdasarkan hasil analisis pendahuluan yang dilaksanakan di MTs Lembah Gumanti, diperoleh informasi bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik belum tercapai secara optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum tersedianya perangkat pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Hal tersebutlah yang mendasari untuk melakukan pengembangan perangkat pembelajaran matematika berupa Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) berbasis Penemuan terbimbing yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat menemukan sendiri konsep dari materi yang dipelajari sehingga peserta didik dapat mengkomunikasikan pengetahuan tersebut baik secara lisan maupun tulisan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, angket, wawancara, dan tes kemampuan komukasi matematis. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs/SMP Lembah Gumanti. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Plomp yang terdiri dari fase preliminary research berupa analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis kurikulum, dan analisis konsep. Pada fase prototype dilakukan perancangan produk yaitu RPP dan LKPD berbasis penemuan terbimbing, kemudian dilakukan evaluasi formatif untuk menentukan kevalidan dan kepraktisan produk. Pada fase asessment dilakukan penilaian uji praktikalitas dan uji efektivitas. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memperoleh perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing untuk kelas VIII MTs/SMP yang memiliki karakteristik valid, praktis dan efektif.Keyword: Mathematical Communication Skill, Guided Discovery, Model Plomp.
HIDUP MANUSIA DI DUNIA KONVERGEN KE f (X) = 0 Nitta Puspitasari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.035 KB)

Abstract

Abstract Mathematics is a discipline that all the concepts, principles, theorems, axioms, rules.It can stand alone or can be connected to the field, the other disciplines. Because mathematics is the queen of sciences. Mathematics is not only connected to other disciplines, but also there is a connection with everyday life. Mathematical concepts with everyday life is a human life. Human life on earth is temporary given time only, whether the people life could not be judge by any one. Thus, analogous to the way of life of each human being is considered as the line function and then each man eventually leading to death or converge to zero in a line function of real numbers, if this function is approaching to zero, its means that one day the peoplelife has ended.
Analisis Kesalahan Siswa SMK dalam Menyelesaikan Soal Materi Barisan dan Deret Asri Septiahani; Melisari Melisari; Luvy Sylviana Zanthy
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1875.662 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.644

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki latar belakang yang membahas, bahwa materi Barisan dan Deret pada siswa sangat penting untuk menentukan tentang sebuah daftar bilangan yang mengurut dan memiliki suatu pola atau karakteristik tertentu dalam kehidupan nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesulitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan untuk menyelesaikan soal materi Barisan dan Deret. Subyek yang digunakan adalah 12 orang siswa kelas XII di SMK Kartini Bhakti Mandiri Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang hasilnya diperoleh dari pemberian soal sesuai dengan indikator Barisan dan Deret. Analisis dilakukan dengan memberikan tes tertulis berbentuk soal uraian yang berjumlah 5 soal. Penelitian ini merupakan sebuah studi pendahuluan. Hasil analisis data dan pembahasan menjelaskan, bahwa kemampuan siswa pada materi Barisan dan Deret yang masih tergolong rendah.  Dari rekapitulasi perhitungan yang telah dilakukan, didapat bahwa persentase kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa yakni sekitar 84,5% pada indikator menyatakan suatu situasi atau masalah sehari-hari tentang Barisan dan Deret ke dalam bentuk model matematika dan menyelesaikannya.  AbstractThis research has a background that discusses, that the material Sequence and Series in students are very important to determine a list of numbers that sequence and have a certain pattern or characteristic in real life. The purpose of this study was to determine the level of difficulty of Vocational High School students to solve the Sequence and Series material problems. The subjects used were 12 students of class XII at SMK Kartini Bhakti Mandiri in West Bandung Regency. The method used in this study is a qualitative descriptive which results are obtained from the provision of questions following the Sequence and Series indicators. The analysis was carried out by giving a written test in the form of a description of a total of 5 questions. This research is a preliminary study. The results of the data analysis and discussion explained, that the ability of students in the material Sequence and Series are still relatively low. From the recapitulation of calculations that have been done, it is found that the percentage of errors that most students make is around 84.5% on the indicator stating a daily situation or problem about Sequences and Series in the form of mathematical models and solving them.
KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGIS SANTRI DALAM GEOMETRI: PENELITIAN KUALITATIF DI SEBUAH PONDOK PESANTREN Sendi Ramdhani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.448 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i3.327

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kemampuan penalaran analogis santri dalam geometri dan mengidentifikasi kesulitan dan hambatan mereka. Penulis mendeskripsikan bagaimana kemampuan analogis dalam pemahaman konsep geometri, kemampuan penalaran analogis dalam teorema dan sifat, dan kemampunan penalaran analogis dalam masalah geometri. Penelitian ini merupakan bagian dari pengembangan bahan ajar geometri untuk meningkatkan kemampuan penalaran analogis santri. Adapun metode penelitiannya menggunakan penelitian kualitatif dalam materi teorema Pythagoras, aturan kosinus, dan teorema garis tinggi segitiga yang melibatkan 80 santri di sebuah Pondok Pesantren di Bandung, Indonesia. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kemampuan penalaran analogis santri berada di kategori rendah dan cukup. Berdasarkan hasil tes dan wawancara menunjukkan santri kesulitan menuliskan persamaan Pythagoras berdasarkan gambar segitiga siku-siku dalam berbagai konteks, menuliskan persamaan kosinus berdasarkan definisi verbal dan gambar, melukis segitiga siku-siku berdasarkan persamaan Pythagoras, melakukan penalaran analogis antara teorema Pythagoras dan aturan kosinus, dan melakukan penalaran analogis berdasarkan teorema. Rekomendasi dari penelitian ini berupa kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan santri dalam kemampuan penalaran analogis yang akan menjadi landasan untuk mengembangan bahan ajar geometri. AbstractThis study aims to investigate the analogical reasoning ability of santri in geometry and identify their difficulties and constraints. The author describes how analogical reasoning in understanding the concepts of geometry, analogical reasoning in theorems and properties, and the use of analogical reasoning in geometry problems. This research is part of the development of geometry teaching materials to improve the analogical reasoning ability of santri. The research method uses qualitative research in the material of Pythagoras theorem, the law of cosine, and triangle altitude theorem that involves 80 santri at a Pondok Pesantren in Bandung, Indonesia. The results of this study found that the santri's analogical reasoning abilities were in the low and sufficient category. Based on the results of the tests and interviews it is difficult for students to write Pythagoras equations based on right triangle images in various contexts, writing cosine equations based on verbal definitions and drawings, painting right triangles based on Pythagoras equations, analogical reasoning between Pythagorean theorem and cosine rules; doing analogical reasoning based on the theorem. The recommendation of this research is the difficulties and weaknesses of santri in analogical reasoning ability that will be the basis for developing geometry teaching materials.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF ANTARA SISWA YANG MENDAPATKAN PENDEKATAN OPEN ENDED DENGAN KONVENSIONAL Yofi Nurul Andriani; Sukanto Sukandar Madio
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.866 KB)

Abstract

ABSTRAKHasil Peneliti ini yaitu analisis data dan pengujian hipotesis untuk tes akhir diperoleh Zhitung = 2,57 dan pada taraf siginifikansi 0.01 diperoleh Ztabel = 2,33, maka Zhitung (2,57) > Ztabel (2,33), sehingga Ha diterima. Oleh karena itu dapat kesimpuian bahwa hasil belajar matematika siswa yang menggunakan pendekatan open ended lebih baik dari pada yang menggunakan pembeiajaran konvensional. Ada faktor-faktor lain dari pendekatan open ended terhadap hasil belajar matematika siswa, faktor itu meliputi pemahaman konsep seorang sum terhadap materi dan pendekatan open ended maupun karakter siswa yang heterogen yang menitik beratkan pembeiajaran pada siswa lebih aktif dalam mencari dan menemukan metode dalam menyelesaikan soal matematika. ABSTRACTThe results of this Researcher that is data analysis and hypothesis testing to test the end of retrieved Zhitung = 2.57 and at siginifikansi level 0.01 retrieved Ztabel = 2.33, then Zhitung (2.57) > Ztabel (2,33), so the Ha is received. Therefore it can be kesimpuian that the results of the students learn math using the open ended approach is better than using the conventional pembeiajaran. There are factors other than open ended approach against the results of learning math students, factors that include an understanding of the concept of a sum against the material and approach the open ended character of the students as well as heterogeneous pembeiajaran operates on the students more active in seeking and finding method in solving math problems.
Pengembangan Soal Statistika Model PISA untuk Melatih Kemampuan Literasi Statistika Siswa Nielda Junika; Nur Izzati; Linda Rosmery Tambunan
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.782 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i3.615

Abstract

AbstrakPencapaian prestasi matematika siswa di Indonesia masih rendah, terlihat dari hasil studi PISA pada tahun 2015. Salah satu faktornya dikarenakan siswa kurang terlatih menyelesaikan soal berkarakteristik seperti soal PISA. Dibutuhkan suatu pengembangan soal yang mampu memberi ruang pada siswa untuk melatih kemampuan literasi matematis yang salah satunya yaitu kemampuan literasi statistika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan soal statistika model PISA yang berkualitas untuk melatih kemampuan literasi statistika siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development dengan Model 4D (Four D). Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas VIII (8) B SMP Negeri 1 Bintan tahun pelajaran 2018/2019. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen untuk mengukur kevalidan soal dan lembar hasil uji coba. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data hasil validasi soal dan hasil uji coba. Penelitian ini menghasilkan tujuh (7) butir soal yang berkualitas yaitu valid, reliabel, daya pembeda dan tingkat kesukaran yang baik. Soal ini mampu menarik minat, memotivasi dan memberikan stimulus kepada subjek uji coba untuk memunculkan kemampuan literasi statistika siswa. Development of the Statistical Test Instrument PISA Model for practicing students' statistical literacy skillsAbstractThe achievement of the mathematics achievement of students in Indonesia is still low, it can be seen from the results of the PISA study in 2015. One of the factors is because students are not trained to solve problems with characteristics such as PISA questions. It takes a development of questions that can provide space for students to practice mathematical literacy, one of which is the ability of statistical literacy. This study aims to develop quality PISA model statistical problems to practice the statistical literacy skills of students. The type of research used was Research and Development with the 4D (Four D) Model. The subject of this research trial was grade VIII B students of SMP Negeri 1 Bintan in the academic year 2018/2019. Data collection instruments used were instruments to measure the validity of questions and test results sheets. The data analysis technique used is the analysis of the data validation of the questions and the results of the trial. This study produced 7 quality items namely valid, reliable, distinguishing features, and a good level of difficulty. This question is able to attract interest and motivate and provide stimulus to test subjects to bring up the statistical literacy skills of students.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK ANTARA YANG MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PROBLEM BASED LEARNING DI MTS AL-MU’AMALAH GARUT Ratnawati Ratnawati; Nanang Nanang
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.61 KB)

Abstract

Abstract:This study uses a model of learning that is Contextual teaching and learning and method Problem Based Learning. Research conducted a experimental study. Learning with this learning method directs students to be able to solve mathematical problems. The purpose of this study was to determine differences in mathematical problem-solving skills among students who received guided discovery method is better than the students who received contextual teaching learning and problem Based learning method is haven’t better enough significance then between two methods. After doing a pretest and posttest and using a significance level of 5% can be concluded that the mathematical problem-solving ability of students who received contextual teaching and learning methodis no better than problem based learning.Abstrak:Penelitian ini menggunakan dua model pembelajaran yaitu metode Pembelajaran Kontekstual dan Problem Based Learning . Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian  eksperimen. Pembelajaran dengan metode pembelajaran ini mengarahkan siswa untuk mampu memecahkan masalah matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mendapat metode Pembelajaran Kontekstual dan Problem Based Learning siswa. Setelah melakukan prasyarat  dan postest dan menggunakan taraf signifikansi 5% dapat diambil kesimpulan bahwa Tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat metode Pembelajaran Kontekstual dan Problem Based Learning.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis serta Habits Of Mind Menggunakan Model Inquiry Learning dan Model Creative Problem Solving Samsul Nurdiansyah; Rostina Sundayana; Teni Sritresna
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.264 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i1.861

Abstract

AbstrakKemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Fakta menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind siswa masih rendah. Diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind siswa salah satunya menggunakan model Inquiry Learning dan model pembelajaran Creative Problem Solving. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind antara siswa yang mendapatkan model Inquiry Learning dengan Creative Problem Solving. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 11 Garut. Sampel pada penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas X-MIPA 5 sebanyak 35 siswa sebagai kelas eksperimen I yang mendapat model Inquiry Learning dan kelas  X-MIPA 6 sebanyak 35 siswa sebagai kelas eksperimen II yang mendapat model pembelajaran Creative Problem Solving. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian dan angket skala Likert. Berdasarkan hasil analisis secara statistik diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind antara siswa yang mendapatkan model Inquiry Learning dengan Creative Problem Solving. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan Habits of Mind, model Inquiry Learning cocok digunakan. Mathematics Critical Thinking Ability And Habits Of Mind Using Inquiry Learning Model And Creative Problem Solving ModelAbstractMathematical Critical Thinking Skills and Habits of Mind are some of the basic abilities that students must have. The fact shows that the Mathematical Critical Thinking Skills and Habits of Mind are still low. Efforts are needed to improve the Mathematical Critical Thinking Skills and Habits of Mind, one of them using Inquiry Learning and Creative Problem Solving learning. The purpose of this research was to analyze the differences in Mathematical Critical Thinking Skills and Habits of Mind between students who get the Inquiry Learning model with Creative Problem Solving. The research method used a quasi-experimental with a population of all class X of SMAN 11 Garut. The sample consisted of two classes, class X Science 5 by 35 students as the first experimental class, which got Inquiry Learning model, and class X Science 6 by 35 students as the second experimental class which got Creative Problem-Solving learning model. The research instrument used a description test and a Likert scale questionnaire. Based on the results of statistical analysis, it is found that there are differences in Mathematical Critical Thinking Skills and Habits of Mind between students who get the Inquiry Learning model with Creative Problem Solving. To improve mathematical critical thinking skills and Habits of Mind, the Inquiry Learning model is suitable.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Guided Inquiry dan Learning Trajectory Berorientasi pada Kemampuan Pemecahan Masalah Viani Kurniawati; Ilham Rizkianto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.56 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v7i3.38

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS menggunakan pendekatan guided inquiry yang mengacu pada learning trajectory dan berorientasi pada kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Sampel data sebanyak satu kelas secara acak yaitu siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Pleret sejumlah 32 siswa. Berdasarkan penilaian kevalidan, RPP memenuhi kriteria valid dengan skor 4,13, sedangkan LKS memenuhi kriteria sangat valid dengan skor 4,22. Berdasarkan penilaian kepraktisan, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria praktis dengan skor angket respon siswa 3,38 dan persentase keterlaksanaan pembelajaran mencapai 97%. Berdasarkan penilaian keefektifan dari tes kemampuan pemecahan masalah, diperoleh nilai rata-rata ketercapaian kemampuan pemecahan masalah 78 dan siswa yang mencapai kemampuan pemecahan masalah minimal pada kategori baik sebesar 84,38%. One sample t-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata ketercapaian kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dari 60, sedangkan uji z menunjukkan bahwa persentase siswa yang mencapai kemampuan pemecahan masalah minimal pada kategori baik lebih dari 70%. Abstract (Developing Mathematics Learning Material based on Guided Inquiry And Learning Trajectory With An Orientation on Problem Solving Skill)The present research project aims to develop mathematics learning material that includes lesson plan and student worksheets based on guided inquiry approach and learning trajectory with an orientation on problem solving skill. Type of the research project was reseach and development with ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The sample of one person was directly conducted, consisting of 32 students of class VII A of Pleret State 2 Junior High School. Based on the result of validation assessment, the lesson plan is “valid” with a score of 4.13, while validation assessment of student worksheets is “very valid”, obtaining a score 4.22. Based on the result of practicality, the learning material is “practical” with a score 3.38 and learning implementation percentage is 97%. Based on the effectiveness assessment using problem solving skill test, the average score of the class was 78 and 84.38% of students have a minimum problem solving skill in the “good” category. One sample t-test show that the average score of the class was higher than 60, while z-test with show that more than 70% of students have a minimum problem solving skill in the “good” category.
EKSPLORASI KEMAMPUAN OPERASI BILANGAN PECAHAN PADA ANAK-ANAK DI RUMAH PINTAR BUMI CIJAMBE CERDAS BERKARYA (RUMPIN BCCB) Dian Mardiani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.42 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan banyaknya kasus siswa yang menunjukkan ketidakmampuannya dalam melakukan operasi yang benar terhadap bilangan pecahan. Sejak 3 Oktober 2012, Rumah Pintar Bumi Cijambe Cerdas Berkarya (BCCB), telah melakukan pemberian bimbingan belajar terhadap siswanya. Sebagai langkah awal kami ingin mengkaji bagaimana penguasaan siswa Rumah Pintar BCCB terhadap operasi bilangan pecahan. Penelitian ini mengkaji pencapaian kemampuan operasi matematik siswa pada himpunan bilangan pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian survey Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang menjadi anggota Rumah Pintar BCCB program bimbingan belajar matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes kemampuan operasi bilangan pecahan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52% siswa Rumpin BCCB memiliki kemampuan operasi bilangan pecahan rendah, 13% sedang dan 35% tinggi.

Page 15 of 101 | Total Record : 1006


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue