cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
STUDI ETNOGRAFI TENTANG BUDAYA SEKOLAH DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMK NEGERI 2 LOLI GUSTA BARA DAKU WALA; LANNY I.D KOROH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v2i4.1675

Abstract

This study aims to describe: (1) Implementation of the Independent Learning Curriculum at SMK Negeri 2 Loli, (2) development of school culture (3) implementation of Pancasila student profile activities. The research method used is an ethnographic method with a qualitative approach, to understand the lives of school residents based on the perspective of the school community concerned. The subjects of this study were students and residents of SMK Negeri 2 Loli. Sources of research data are: (1) written sources, (2) oral sources, and (3) documents. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The research results are as follows. (1) The principal, teachers and students of SMK Negeri 2 Loli understand the implementation of the independent learning curriculum (2) The implementation of the Free Learning Curriculum at SMK Negeri 2 Loli has gone well (3) the development of school culture and habituation in daily activities at school is running well (4) the form of student activities in projects through the Pancasila student profile has been going well. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 2 Loli, (2) pengembangan budaya sekolah (3) pelaksanaan kegiatan profil pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode etnografi dengan pendekatan kualitatif, untuk memahami kehidupan warga sekolah berdasarkan sudut pandang warga sekolah yang bersangkutan. Subjek penelitian ini adalah siswa dan warga sekolah SMK negeri 2 Loli. Sumber data penelitian adalah: (1) sumber tertulis, (2) sumber lisan, dan (3) dokumen. Teknik Pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset sebagai berikut. (1) Kepala sekolah, guru dan siswa SMK Negeri 2 Loli memahami implementasi kurikulum merdeka belajar (2) Implementasi Kurukulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 2 Loli telah berjalan dengan baik (3) pengembangan budaya sekolah dan pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah berjalan dengan baik (4) bentuk kegiatan siswa dalam projek-projek melalui profil pelajar pancasila telah berjalan dengan baik.
PENERAPAN PRINSIP PEMBELAJARAN ANDRAGOGI DALAM Q.S AL-KAHFI AYAT 60-82 : STUDI DI PROGRAM STUDI MAGISTER PAI UIN SMH BANTEN MADJID NURFARUQI; HUNAINAH HUNAINAH; HANNANAH HANNANAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v2i4.1685

Abstract

The purpose of this research is to explain: 1) The principles of andragogy learning in Q.S al-Kahfi verses 60-82, 2) The principles of andragogy learning in the Islamic Religious Education Masters Study Program at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, 3). Application of andragogy learning principles in the Islamic Religious Education Masters Study Program at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten and 4) Supporting and inhibiting factors in the application of andragogy learning principles in the PAI Masters Study Program at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. In this research, the approach taken is qualitative, namely research that produces data on the study of Al-Quran texts from three tafisr books (Ibnu Katsir, al-Mishbah and Jalalain) as well as descriptive in the form of written or spoken words from observable people in the form of interviews with seven respondents. The results of this study, 1) The principles of andragogy learning in surah al-Kahf verses 60-82 namely, self-motivation (verses 60-61), constructivism (63-64), learning contracts (verses 65-70), dialogic (verses 71- 78) and mastery learning (verses 79-82). 2) The principles of andragogy learning in the PAI Masters Study Program at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten from the results of interviews include attention, motivation, activeness, direct involvement, interest, experience, dialogic, democratic, egalitarian, creative and analytical. 3) The application of the learning principle of andragogy in Q.S al-Kahf verses 60-82 in the Islamic Religious Education Masters Study Program at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten is the principle of motivation and discussion, this principle is also applied by the lecturers in learning. 4) Supporting factors, namely the existence of sophisticated media such as Google Meet, Google Scholar, Google Classroom, Online Library, Zoom Meet and Voice Notes. In addition to sophisticated media, there must be infrastructure that can support learning as well as strategies, media, methods and evaluation of learning so that it becomes good learning. Inhibiting factors, students have limited time. Another inhibiting factor is a feeling of laziness to read. Tools and materials such as laptops and cellphones must be supported. ABSTRAKTujuan penelitan ini untuk menjelaskan: 1) Prinsip pembelajaran andragogi dalam Q.S al-kahfi ayat 60-82, 2) Prinsip pembelajaran andragogy di Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten,  3). Penerapan prinsip pembelajaran andragogy di Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan  4) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan prinsip pembelajaran andragogy di Program Studi Magister PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Pada penelitian ini pendekatan yang ditempuh adalah kualitatif, yaitu penelitan yang menghasilkan data kajian teks al-Quran dari tiga kitab tafisr (Ibnu Katsir, al-Mishbah dan Jalalain) serta deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang dapat diamati berupa wawancara dengan tujuh  responden. Hasil penelitian ini, 1) Prinsip pembelajaran andragogy dalam surat al-kahfi ayat 60-82 yaitu, self motivation (ayat 60-61), konstrutivisme (63-64), learning contract (ayat 65-70),  dialogis (ayat 71-78) serta mastery learning (ayat 79-82). 2) Prinsip pembelajaran andragogy di Program Studi Magister PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dari hasil wawancara diantaranya, perhatian, motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung, minat, pengalaman, dialogis, demokratis, egaliter, kreatif dan analitis. 3) Penerapan prinsip pembelajaran andragogy dalam Q.S al-Kahfi ayat 60-82 di Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten adalah prinsip motivasi dan diskusi, prinsip ini diterapkan juga oleh para dosen dalam pembelajaran. 4) Faktor pendukung, yaitu dengan adanya media yang canggih seperti google meet, goole cendekia, google classroom, perpustakaan online, zoom meet dan voice note. Selain media yang canggih harus adanya sarana prasarana yang mampu menunjang dalam pembelajaran serta strategi, media, metode dan evaluasi pembelajaran agar menjadi pembelajaran yang baik. Faktor penghambat, mahasisiwa memilki keterbatasan waktu, Faktor lain yang menghambat adalah rasa malas membaca. Alat dan bahan seperti laptop dan handphond harus support.
KONSEP AKHLAK TASAWUF DALAM PROSES PENDIDIKAN ISLAM MUHAJIR ILALLAH; MUFTI ALI; ADE FAKIH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v2i4.1711

Abstract

Ajaran tasawuf semakin dibutuhkan pada masa globalisasi saat ini sebagai upaya meminimalisir keburukan juga kesenjangan sikap manusia baik kepada diri sendiri, sesama manusia dan juga Allah Ta’ala. Pengamalan tasawuf yang dicontohkan para sufi pada umunya memberikan sisi nilai-nilai religius yang membuahkan suatu perilaku akhlak mulia. Akhlak mulia memberikan harapan untuk terbentuknya peradaban yang maju dan tidak mengabaikan nilai-nilai Ketuhanan yang selalu ada pada kehidupan manusia. Tujuan penelitian ini adalah terbentuknya sebuah konsep keilmuan mengenai akhlak tasawuf yang berkesinambungan pada proses pendidikan Islam. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan, analisis isi bacaan, dan deskriptif analisis dari berbagai sumber terkait. Hasil penelitian menemukan sebuah konsep bahwasannya akhlak tasawuf membuahkan sikap ihsan yang perlu dinternalisasikan dalam proses pendidikan Islam sebagai upaya menumbuhkan perilaku berakhlak mulia, baik kepada Allah Ta’ala, diri sendiri, sesama manusia dan mahluk hidup lainnya yang ada pada alam semesta.
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 BANDARLAMPUNG ARISMUN ARISMUN; RUSDIANA RUSDIANA; DERIYANTO DERIYANTO; NURUL HIDAYATI MURTAFIAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v2i4.1789

Abstract

This study aims to find out (1) the process of planning, management, supervision of Dana BOS at Junior High School State 2 Bandarlampung in 2022, (2) the constraints faced in managing Dana BOS at Junior High School State 2 Bandarlampung in 2022 and the efforts made to overcome these obstacles . The approach used in this research is descriptive qualitative. Thus, the data collecting techniques were carried out through observation, interviews and documentation studies. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that 1) The process of planning, management, supervision of Dana BOS at Junior High School State 2 Bandarlampung in 2022 has been going well according to the technical instructions for Regulation of the Minister of Education and Culture (Permendikbud) Number 8 of 2022, 2) Management constraints Dana BOS at Junior High School State 2 Bandarlampung, namely the task of the BOS management team which did not comply with educational specifications, lack of training in managing BOS especially using applications provided by the government so that skills were needed in terms of technology and the timing of disbursement of funds was often delayed. To get around this, the BOS SMPN 2 Bandarlampung management team is trying to learn the technicalities of using self-taught applications via internet, build coordination with other schools' BOS management teams, and directly consult the constraints being faced with service BOS operators. In addition, the SMPN 2 Bandarlampung BOS management team is trying to plan and report on the use of funds at a predetermined time in order to reduce the possibility of delays in the disbursement of BOS funds. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui (1) Proses Perencanaan, pengelolaan, Pengawasan Dana BOS di SMP Negeri 2 bandarlampung pada tahun 2022, (2) Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dana BOS di SMP Negeri 2 Bandarlampung tahun 2022 dan upaya yang dilakukan mengatasi kendala tersebut. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Proses Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan, dan Pelaporan Pengelolaan Dana BOS di SMP Negeri 2 Bandarlampung Tahun 2022 telah berjalan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2022, 2) Kendala pengelolaan dana BOS di SMP Negeri 2 Bandarlampung yaitu tugas tim pengelola BOS yang tidak sesuai dengan spesifikasi Pendidikan, kurangnya pelatihan dalam pengelolaan BOS terlebih penggunakan Aplikasi yang disediakan oleh pemerintah sehingga perlu kecakapan dalam hal tehnologi serta waktu pencairan dana sering mengalami keterlambatan . Untuk menyiasati hal tersebut, tim pengelola BOS SMPN 2 Bandarlampung berupaya untuk mempelajari teknis penggunaan aplikasi secara otodidak melalui internet, membangun koordinasi dengan tim pengelola BOS sekolah lain, dan secara langsung mengkonsultasikan kendala yang sedang dihadapi dengan operator BOS dinas. Selain itu, tim pengelola BOS SMPN 2 Bandarlampung berupaya untuk melakukan perencanaan dan pelaporan penggunaan biaya tepat pada waktu yang telah ditentukan agar mengurangi kemungkinan keterlambatan pencairan dana BOS.
PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA RITASARIFIANU LAGHUNG
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i1.1950

Abstract

The profile of Pancasila students is part of the Ministry of Education and Culture's vision and mission, which is very important to implement in educational institutions, to develop students as Pancasila students, who demonstrate the value of faith, fear of God Almighty and have noble character, critical thinking, global diversity, mutual cooperation, independent and creative. The strategy for developing a Pancasila student profile is carried out through integration in formal education activities through intracurricular, co-curricular and extracurricular activities which are packaged in project activities to strengthen Pancasila student profiles. Through the implementation of the Pancasila student profile policy, it is hoped that it will be able to build the character of Indonesian students who are superior and able to compete globally. This study aims to describe the values of the Pancasila student profile through a series of extracurricular activities and Project activities to strengthen the profile of Pancasila students which are carried out at SMP Negeri 5 Kota Komba. This research is a qualitative research with descriptive qualitative type. Data were collected by document study and interview methods. Data were analyzed by data reduction process, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the value of the Pancasila student profile was applied through mutual cooperation activities, literacy and numeracy activities, religious guidance, flag ceremonies and school cultural gatherings. The profile of Pancasila students is very relevant and related to the Indonesian government's efforts to implement character education at the school level. ABSTRAKProfil pelajar pancasila merupakan bagian dari visi misi kemendikbud, yang sangat penting dilaksanakan pada instansi pendidikan, untuk menumbuhkembangkan peserta didik sebagai pelajar pancasila, yang menunjukkan nilai beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri dan kreatif. Strategi pengembangan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui integrasi dalam kegiatan pendidikan formal melalui intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler yang dikemas dalam kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter pelajar Indonesia yang unggul dan mampu bersaing secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai profil pelajar pancasila melalui rangkaian kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan Project penguatan profil pelajar pancasila yang dilaksanakan di SMP Negeri 5 Kota Komba. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode studi dokumen dan wawancara. Data dianalisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, nilai profil pelajar pancasila diterapkan melalui kegiatan gotong royong, kegiatan literasi dan numerasi, bimbingan agama, upacara bendera dan silaturahmi budaya sekolah. Profil pelajar pancasila sangat relevan dan bertalian dengan upaya pemerintah Indonesia dalam menerapkan pendidikan karakter di tingkat sekolah.
KONSEP PENDIDIKAN TAREKAT DAN TASAWUF KAJIAN SURAT JIN AYAT 16 DAN SURAT AL-JUMU’AH AYAT 2 HUSNIL KHATIMAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i1.1975

Abstract

The purpose of this research is to find out the concept of Tarekat and Sufism Education contained in Surah Jin Verse 16 and Surah Al-Jumu'ah Verse 2. Furthermore, this type of research is library research, it is qualitative descriptive-analysis. The approach used is the literary approach, which is an approach to studying commentary books and other supporting books related to tarekat and tasawuf. The results of this study indicate that tarekat education is the process of cleansing the soul from disgraceful morals and adorning oneself with noble morals, or it can be interpreted that the tarekat is practicing Islamic teachings in totality, both physically and mentally in order to gain the pleasure of Allah SWT or wushul to Allah. Sufism education is education that specifically focuses on knowledge of defects or heart disease and how to treat them. Meanwhile, the ultimate goal of tarekat and tasawwuf education is to make humans pious, that is, after being careful not to violate the prohibitions of Allah SWT and trying to carry out His commands. This is what is then called insan Kamil as the ultimate goal of Islamic education. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep Pendidikan Tarekat dan Tasawuf yang terkandung di dalam Surat Jin Ayat 16 dan Surat Al-Jumu’ah Ayat 2. Selanjutnya, jenis penelitian ini adalah library reseach, sifatnya kualitatif deskriptif-analisis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kepustakaan, merupakan pendekatan untuk mengkaji kitab-kitab tafsir dan buku lain yang mendukung terkait dengan tarekat dan tasawuf. hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan pendidikan tarekat ialah proses pembersihan jiwa dari akhlak tercela dan menghiasi diri dengan akhlak yang mulia, atau dapat diartikan bahwa tarekat ialah mengamalkan ajaran islam secara totalitas, baik lahir maupun batin demi meraih rida Allah Swt atau wushul pada Allah. Pendidikan tasawuf yakni pendidikan yang secara khusus memfokuskan kajiannya untuk pengetahuan cacat atau penyakit hati dan bagaimana cara mengobatinya. Sedangkan tujuan akhir pendidikan tarekat dan tasawuf adalah menjadikan manusia yang bertaqwa, yaitu setelah berhati-hati agar tidak melanggar larangan Allah SWT dan berusaha melaksanakan perintah-perintah-Nya. Inilah yang kemudian disebut insan kamil sebagai tujuan akhir pendidikan islam.
PENGOLAHAN MATERIAL PLASTIK BEKAS SEBAGAI MEDIA TANAMAN SAYUR, DALAM MENGEMBANGKAN KREATIFITAS KEWIRAUSAHAAN SISWA DI MTs NURUL IZZAH KALAMISU NURWAHIDA NURWAHIDA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i1.1976

Abstract

This research was conducted to provide an overview of the entrepreneurial creativity of MTs Nurul Izzah Kalamisu students using a qualitative approach with a direct practical study design, it is hoped that through this practical activity students will be able to develop their entrepreneurial creativity. Besides that it helps reduce plastic waste around the Madrasa. The data taken in this study is data from observations, interviews, document studies. In carrying out the processing of used plastic materials as a vegetable planting medium in developing entrepreneurial creativity, the results are in accordance with what is expected, although there are still obstacles in its implementation, including: (1) In the creative/innovative dimension, it is shown by the efforts of students to complete the facilities and infrastructure provided. needed (2) on the dimensions of hard work focused on teamwork, personnel development and quality of work results; (3) on the motivational dimension indicated by the readiness of students to continue to care for and develop their activities and reward for those who thrive and good results of their efforts and punishment for students who pay less attention to/caring for their vegetable plants so that the results are unsatisfactory; (4) in the management dimension of the production/service unit it is expected that students can sell their vegetable crops so that they can produce and become treasury for their respective classes. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kreatifitas kewirausahaan Siswa MTs Nurul Izzah Kalamisu dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi praktek langsung, diharapkan melalui kegiatan praktek ini siswa mampu mengembangkan kreatifitas kewirausahaannnya. Disamping itu membantu mengurangi sampah plastik yang ada disekitaran Madrasah, Data yang diambil dalam penelitian ini merupakan data hasil  observasi, wawancara, studi dokumen. Dalam pelaksanaan pengolahan material plastik bekas sebagai media tanam sayur dalam mengembangkan kreatifitas kewirausahaan diperoleh hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan meskipun masih ditemukan ada kendala dalam pelaksanaannya diantaranya: ((1) Pada dimensi kreatif/inovatif ditunjukkan dengan adanya usaha siswa melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan (2) pada dimensi kerja keras dipusatkan pada kerja team, pengembangan personel dan mutu pada hasil kerja; (3) pada dimensi motivasi ditunjukkan dengan kesiapan siswa untuk terus merawat dan mengembangkan kegiatannya dan pemberian penghargaan bagi yang tumbuh subur dan bagus hasil usahanya serta hukuman bagi siswa kurang memperhatikan/ merawat tanaman sayurnya sehingga hasilnya kurang memuaskan; (4) pada dimensi pengelolaan unit produksi/pelayanan diharapkan siswa dapat menjual hasil tanaman sayurnya sehingga dapat menghasilkan dan menjadi kas kelasnya masing- masing.
PENGEMBANGAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN EKSTRA KURIKULER PRAMUKA RASEM RASEM
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i1.1993

Abstract

This study aims to provide an overview of the character development process of students through scout extracurricular activities. The research method uses literature review or literature study by collecting various kinds of journals and books as study material. Scout extracurricular activities at school will influence the character development process in each student. The character of students needs to be built as a provision for the younger generation to succeed the nation and state. Scout extra-curricular activities have an important role in building the character of students. Students will be instilled in the values ??contained in the contents of Dasa Darma Scouting, the understanding, meaning, and purpose and importance of scout extracurricular activities in developing their attitudes and character. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai proses pengembangan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Metode penelitian menggunakan telaah pustaka atau studi literatur dengan mengumpulkan berbagai macam jurnal dan buku sebagai bahan kajian. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah akan berpengaruh terhadap proses pengembangan karakter pada setiap peserta didik. Karakter peserta didik perlu dibangun sebagai bekal generasi muda penerus bangsa dan negara. Kegiatan ekstra kurikuler pramuka memiliki peran penting dalam membangun karakter peserta didik. Pada diri peserta didik akan ditanamkan nilai nilai yang terkandung dalam isi Dasa Darma Pramuka pengertian, makna, dan tujuan serta pentingnya kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam mengembangkan sikap dan karakternya
TRANSISI KURIKULUM DI INDONESI BERAKIBAT BAGI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAYANAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TUTUT SUGIARTI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i2.2210

Abstract

This study aims to see and find out the effects of the transition from the 2013 curriculum to an independent curriculum in guidance and counseling services in the Faculties/Study Programs. This research was conducted using the Literature Review and Survey method, in which researchers reviewed various written articles, documents and files related to the Implementation of the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum as well as unstructured interviews based on research topics regarding the Implementation of the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum in Counseling Guidance services in the Faculty/Study Program. The results found that there are still problems experienced by counseling lecturers in the implementation of guidance and counseling services in the Study Programs in the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum. The author is assigned as a Learning Technique Developer (PTP) at the Faculty of Psychology and has observed the implementation of the Independent Curriculum through student counseling guidance services, as a form of building the psychological well-being character of students with subject lecturers. In addition, collaborating with parents of students to participate in carrying out the role of guidance and counseling lecturers in building student character, because of the various positive impacts for guidance and counseling, through student character creation services, including improving and helping student achievement. Some students have difficulties in learning and understanding learning material, and require more attention from lecturers with personal guidance and counseling specifically for students, so that they can improve their academic achievement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui akibat transisi kurikulum 2013 menjadi kurikum merdeka dalam pelayanan bimbingan dan konseling di Fakultas/Program Study. Penelitian ini dilakukan dengan metode Literature Review dan Survey, dimana peneli melakukan review terhadap berbagai tulisan artikel, dokumen, dan file yang terkait dengan Impelentasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka serta Wawancara tidak terstuktur berdasarkan topik penelitian mengenai Pelaksanan kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam layanan Bimbingan Konseling di Fakultas/Program Study. Hasilnya menemukan bahwa masih ada permasalahan yang dialami oleh Dosen BK dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di Program Studi dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Penulis bertugas sebagai Pengembang Teknik Pembelajaran (PTP) pada Fakultas Psikologi telah mencermati adanya implementasi Kurikulum Merdeka melalui layanan bimbingan konseling mahasiswa, sebagai wujud pembinaan karakter kesejahteraan psikologi mahasiswa dengan dosen mata kuliah. Selain itu, berkolaborasi dengan orang tua mahasiswa agar ikut menjalankan peranan dosen bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter mahasiswa, sebab berbagai dampak positif untuk bimbingan dan konseling, melalui layanan wujud karakter mahasiswa, di antaranya meningkatkan dan membantu prestasi mahasiswanya. Beberapa mahasiswa ada kesulitan dalam belajar dan memahami materi pembelajaran, serta membutuhkan perhatian lebih dari dosen dengan adanya bimbingan dan konseling pribadi khusus mahasiswa, sehingga bisa meningkatkan prestasi perkuliahannya.
ANALISIS CERITA HIKAYAT SI MISKIN MENGGUNAKAN MODEL TEUN A VAN DIJK SRI RAHAYU RACHMAN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v3i2.2211

Abstract

This study aims to describe the form of text structure, social context, and social cognition about criticality in the story of "the poor". The choice of folklore to be the research subject was motivated by the researcher's desire to find out the meaning contained in the folktale in the form of the Hikayat Si Miskin in Indonesian language textbooks for grade X. The research approach used in this study was qualitative. Meanwhile, the type of research used in this research is the study of documents or texts. The research data is in the form of written data in the form of sentences containing text structure, social cognition, and social context in folklore in class X Indonesian language text books. , et al. published by the 2016 revised edition of the Ministry of Culture and Education. The data collection technique in this study used library research. Meanwhile, data analysis techniques in this study process data and prepare data for analysis, read holistic data, analyze in more detail, apply a coding process to describe themes, show how these descriptions and themes will be written in narratives or qualitative reports and final data interpretation. The results of the study provide information that the microstructure discusses the elements of the saga of the poor, that is, it has a background, details, and intentions that are practically understood by the reader. The author also uses sentence forms and pronouns according to Indonesian spelling (ebi). Another element in the micro structure is stylistics or figurative language. Complete with the choice of language, words, sentence forms, and metaphors that or many use archaic words. In terms of social cognition, the communicator, in this case the author of the story, seems to want to give a moral message about never giving up, no matter what path of life God Almighty has given us. In terms of the social context, the writer concludes that this story is designed as an idea which serves as the author's message or message to the reader, which is about never giving up. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan buat menggambarkan bentuk struktur teks, konteks sosial, serta kognisi sosial tentang krtitis pada cerita warga  “si miskin”. Pemilihan cerita masyarakat menjadi subjek penelitian dilatar belakangi adanya keinginan peneliti guna mengetahui makna yang terkandung dalam cerita masyarakat berupa Hikayat Si Miskin pada buku teks bahasa Indonesia kelas X. Pendekatan penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Sedangkan, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini studi dokumen atau teks. Data penelitian ini berupa data tulis yang berbentuk kalimat yang mengandung struktur teks, kognisi sosial, dan  konteks sosial di cerita rakyat pada kitab   teks bahasa Indonesia kelas X. asal data dalam penelitian ini berupa cerita masyarakat pada kitab   teks Bahasa serta Sastra Indonesia Kelas X karangan Suherli, dkk. terbitan Kementrian Kebudayaan dan  Pendidikan edisi revisi tahun 2016.  Teknik pengumpulan data pada penelitian ini memakai studi kepustakaan. Sedangkan, teknik analisis data pada penelitian ini mengolah data dan  mempersiapkan data buat di analisis, membaca holistik data, menganalisis lebih detail, menerapkan proses coding buat mendeskripsikan tema-tema, menunjukkan bagaimana pelukisan serta tema-tema ini akan ditulis pada narasi atau laporan kualitatif serta terakhir interpretasi data. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa struktur mikro membahas elemen-elemen hikayat si miskin yaitu mempunyai latar, detil, serta maksud yang praktis dipahami oleh pembaca. Pengarang juga menggunakan bentuk kalimat dan  istilah ganti sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (ebi). Elemen lainnya dalam struktur mikro merupakan stilistik atau gaya bahasa. Lengkap dengan pemilihan bahasa, kata, bentuk kalimat, serta metafora yang atau poly menggunakan kata-kata arkais. Dari segi kognisi sosialnya, komunikator dalam hal ini pengarang cerita tampak ingin memberikan pesan moral tentang pantang menyerah apapun jalan kehidupan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa  kepada kita. Dari segi konteks sosial, penulis berkesimpulan bahwa cerita ini dirancang sebagai suatu gagasan yang sebagai pesan atau amanat pengarang bagi pembacanya, yakni tentang pantang menyerah.

Page 10 of 47 | Total Record : 463