cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 546 Documents
ANALISIS KOMUNIKASI VISUAL DALAM E-POSTER UCAPAN SELAMAT OLEH KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS IV LAURENTIUS SAY MAUMERE DI AKUN INSTAGRAM DJPL_KSOPLAURENTIUSSAYMOF Moa, Maria Khatarina; Gobang, Yonas Klemens Gregorius Dori; Kedoh, Lodowik Nikodemus
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10407

Abstract

The rapid development of social media, particularly Instagram, has encouraged government institutions to utilize visual communication as a medium for public messaging. One form of visual communication commonly used is the congratulatory e-poster published through official social media accounts. This study aims to analyze visual communication in congratulatory e-posters uploaded by the Office of the Harbormaster and Port Authority (KSOP) Class IV Laurentius Say Maumere on the Instagram account @djpl_ksoplaurentiussaymof. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, documentation, and literature review, while data analysis focused on visual communication elements such as color, typography, illustration, and layout. The findings indicate that the congratulatory e-posters produced by KSOP Class IV Laurentius Say Maumere apply visual communication elements in a consistent and structured manner. The use of formal colors, clear typography, relevant illustrations, and well-organized layouts reflects institutional identity and supports message clarity. The e-posters function not only as a medium for formal greetings but also as a means of building institutional image and symbolic public communication on social media. This study is expected to contribute to the development of visual communication strategies for government institutions in digital media. ABSTRAK Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan komunikasi visual sebagai sarana penyampaian pesan publik. Salah satu bentuk komunikasi visual tersebut adalah e-poster ucapan selamat yang dipublikasikan melalui akun resmi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi visual dalam e-poster ucapan selamat yang diunggah oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say Maumere pada akun Instagram @djpl_ksoplaurentiussaymof. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengkaji elemen-elemen komunikasi visual seperti warna, tipografi, ilustrasi, dan tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-poster ucapan selamat KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere telah memanfaatkan elemen komunikasi visual secara konsisten dan terstruktur. Pemilihan warna formal, tipografi yang jelas, ilustrasi yang relevan, serta tata letak yang rapi mencerminkan identitas kelembagaan dan mendukung kejelasan pesan. E-poster tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian ucapan formal, tetapi juga sebagai sarana pembentukan citra institusi dan komunikasi publik simbolik di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi komunikasi visual instansi pemerintah di platform media sosial.  
PELAKSANAAN TUGAS PENYIAPAN AGENDA PIMPINAN DI BAGIAN PROTOKOL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SIKKA Ritkalivan, Maria; Retu, Markus Kristian; Mustafa, Intan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10409

Abstract

The implementation of leaders’ agenda management is a strategic function in supporting the effectiveness of local government administration. The Protocol Section of the Regional Secretariat of Sikka Regency plays an important role in managing leaders’ agendas through planning, coordination, protocol implementation, as well as documentation and publication of leaders’ activities. This study aims to describe and analyze the implementation of leaders’ agenda management in the Protocol Section of the Regional Secretariat of Sikka Regency and to identify the constraints encountered in its implementation. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, with informants selected purposively from officials directly involved in managing leaders’ agendas. The results indicate that the implementation of leaders’ agenda management has generally been carried out in accordance with the duties and functions of the Protocol Section, particularly in scheduling, protocol implementation, and coordination of leaders’ activities. However, several constraints were identified, including sudden changes in agendas, limited human resources, suboptimal inter-agency coordination, and limited information technology support This study concludes that strengthening human resource capacity, improving coordination among regional agencies, and optimizing the use of information technology are necessary to enhance the effectiveness of leaders’ agenda management within the Government of Sikka Regency. ABSTRAK Pelaksanaan tugas agenda pimpinan merupakan salah satu fungsi strategis dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah. Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka memiliki peran penting dalam mengelola agenda pimpinan melalui perencanaan, koordinasi, pelaksanaan keprotokolan, serta dokumentasi dan publikasi kegiatan pimpinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tugas agenda pimpinan di Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive dari aparatur yang terlibat langsung dalam pengelolaan agenda pimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas agenda pimpinan pada dasarnya telah berjalan sesuai dengan tugas dan fungsi Bagian Protokol, khususnya dalam penyusunan jadwal, pelaksanaan keprotokolan, serta koordinasi kegiatan pimpinan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti perubahan agenda secara mendadak, keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi lintas perangkat daerah yang belum optimal, serta keterbatasan sarana pendukung berbasis teknologi informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur, penguatan koordinasi, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas agenda pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka.
KOMUNIKASI DIGITAL SMRT DALAM PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS KELAS IV PELABUHAN LAURENTIUS SAY PADA AKUN INSTAGRAM @djpl@ksoplaurentiussaymof Sara, Anjelina Imelda; Gobang, Yonas Klemens Gregorius Dori; Kedoh, Lodowik Nikodemus
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10412

Abstract

This study aims to analyze digital communication using the SMRT strategy (Specific, Measurable, Relevant, Timely) in disseminating public information through the Instagram account @djpl_ksoplaurentiussaymof at the Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Laurentius Say. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation of Instagram content, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the SMRT strategy in KSOP’s digital communication has been carried out but is not yet optimal. The Specific and Relevant aspects are relatively fulfilled through the clarity of messages and the alignment of content with institutional functions and public needs. However, the Measurable and Timely aspects still face challenges, particularly the low level of audience interaction and the timeliness of information publication. Furthermore, communication through Instagram tends to be one-way and has not fully encouraged public participation. This study concludes that the SMRT strategy can serve as an effective framework for improving the quality of digital communication in government institutions. The consistent application of the SMRT strategy is expected to enhance the effectiveness of public information dissemination, strengthen transparency, and promote public engagement in communication within the port and maritime sector. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi digital dengan strategi SMRT (Specific, Measurable, Relevant, Timely) dalam penyebaran informasi publik melalui akun Instagram @djpl_ksoplaurentiussaymof pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Laurentius Say. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi konten Instagram, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi SMRT dalam komunikasi digital KSOP telah berjalan, namun belum optimal. Aspek Specific dan Relevant relatif terpenuhi melalui kejelasan pesan dan kesesuaian konten dengan tugas dan fungsi institusi serta kebutuhan publik. Namun, aspek Measurable dan Timely masih menghadapi kendala, terutama rendahnya tingkat interaksi audiens dan ketepatan waktu publikasi informasi. Selain itu, komunikasi yang dilakukan melalui Instagram masih cenderung bersifat satu arah dan belum sepenuhnya mendorong partisipasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi SMRT dapat menjadi kerangka yang efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi digital instansi pemerintah. Penerapan strategi SMRT secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi publik, memperkuat transparansi, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam komunikasi publik sektor kepelabuhanan.  
AKTIVITAS HUMAS POLRES SIKKA MELALUI MEDIA SOSIAL @humas_polressikka UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT Ndolu, Claudia Ndana; Mustafa, Intan; Retu, Markus Kristian
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10413

Abstract

This study aims to analyze the public relations activities of the Sikka Police Resort (Polres Sikka) through social media @humas_polressikka in enhancing public trust. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The research informants consisted of public relations officers of Polres Sikka and social media users from the community. Data analysis was conducted using an interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation techniques. The results of the study indicate that the public relations activities of Polres Sikka through social media include dissemination of public information, legal education, interaction with the community, and issue clarification. These activities contribute to building a positive image of the police institution and increasing public trust through information transparency, communicative closeness, and institutional responsiveness. However, the study also identifies several obstacles, such as limited human resources, challenges in managing public interaction, and the potential spread of negative information on social media. This study concludes that social media is a strategic communication instrument for police public relations in building public trust. Therefore, strengthening structured and professional digital communication strategies is necessary to ensure that public relations activities through social media can be more effective in enhancing public trust. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas humas Polres Sikka melalui media sosial @humas_polressikka dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari personel humas Polres Sikka dan masyarakat pengguna media sosial. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas humas Polres Sikka melalui media sosial meliputi penyebaran informasi publik, edukasi hukum, interaksi dengan masyarakat, serta klarifikasi isu. Aktivitas tersebut berkontribusi dalam membangun citra positif institusi kepolisian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui transparansi informasi, kedekatan komunikasi, dan responsivitas institusi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, tantangan pengelolaan interaksi publik, dan potensi penyebaran informasi negatif di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial merupakan instrumen komunikasi yang strategis bagi humas kepolisian dalam membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi komunikasi digital yang terstruktur dan profesional agar aktivitas humas melalui media sosial dapat berjalan lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR SELAMA MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA DI PRODI PSIKOLOGI UNIVERSITAS NUSA CENDANA Djoh, Ega Marsela; Adu, Apris A.; Keraf, Marselino K. P. Abdi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10442

Abstract

The thesis writing process is often an academic burden that triggers significant anxiety for final year students, which in turn has the potential to disrupt their sleep quality. This study aims to investigate the relationship between anxiety levels and sleep quality in Psychology students at Nusa Cendana University. Using quantitative analytical methods and a cross-sectional design, this study involved 169 respondents selected through a simple random sampling technique. Primary data were obtained through the Zung Self Rating Anxiety Scale questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index. The research findings showed that the majority of respondents (63.9%) experienced poor sleep quality, while students with mild anxiety levels (30.2%), moderate (21.3%), and severe (12.4%) consistently experienced sleep disturbances. The results of the bivariate analysis using the Chi-Square test showed a Pearson value of 169.000 with a significance of p = 0.000 (p < 0.05), confirming a strong relationship between the two variables. The main conclusion of this study is that there is a statistically significant relationship between anxiety and sleep quality in students during the final assignment period. The higher the level of anxiety experienced by students, the lower the quality of their sleep. Therefore, providing mental health support services on campus is crucial to help students manage academic stress, ensuring their physical health and academic success. ABSTRAK Proses penyusunan skripsi sering kali menjadi beban akademik yang memicu kecemasan signifikan bagi mahasiswa tingkat akhir, yang pada gilirannya berpotensi mengganggu stabilitas kualitas tidur mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Nusa Cendana. Dengan menggunakan metode kuantitatif analitik dan desain cross-sectional, studi ini melibatkan 169 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale serta Pittsburgh Sleep Quality Index. Temuan riset menunjukkan mayoritas responden (63,9%) mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan mahasiswa dengan tingkat kecemasan ringan sebesar 30,2%, sedang 21,3%, dan berat 12,4% secara konsisten memiliki gangguan tidur. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai Pearson sebesar 169,000 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menegaskan adanya keterkaitan kuat antara kedua variabel tersebut. Kesimpulan utama penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan secara statistik antara kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa selama masa pengerjaan tugas akhir. Semakin tinggi intensitas kecemasan yang dirasakan mahasiswa, maka semakin rendah kualitas tidur yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, penyediaan layanan dukungan kesehatan mental sangat krusial di lingkungan kampus guna membantu mahasiswa mengelola stres akademik demi menjaga kesehatan fisik dan keberhasilan studi akademik mereka.  
ARAHAN PENATAAN KAWASAN BERBASIS MITIGASI BENCANA BANJIR DI SEMPADAN SUNGAI TAMIANG KECAMAN SERUWAY Khusnul Alia, Maghfira; Paturuhu, Ferad; Ruman, Rifyan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10493

Abstract

ABSTRACT This research aims to determine the direction for area planning based on flood disaster mitigation along the banks of the Tamiang River in Seruway District, Aceh Tamiang Regency, Aceh Province. Specifically in the villages of Pekan Seruway and Muka Sungai Kuruk, which are the two villages most affected during floods caused by the overflow of the Tamiang River, resulting in the breaching of levees. The riverbank area in these two villages has a high level of flood vulnerability, thus requiring guidelines for area planning based on flood disaster mitigation. This study employs an Overlay method by combining 5 flood vulnerability parameters: slope steepness, elevation, land use, rainfall, soil type, and river buffer, to obtain the level of flood vulnerability, and then uses Triangulation analysis to determine the area planning direction. The research results show that the flood vulnerability level is divided into 3 classifications: high, medium, and low. The border area of the Tamiang River is at a high risk level, thus requiring guidance for area arrangement using Triangulation analysis, resulting in an area arrangement directive based on flood disaster mitigation, which includes rehabilitation and the construction of permanent embankments with public open space at the riverbank as a buffer zone. This research is expected to serve as a reference in determining directives for area arrangement based on flood disaster mitigation at the riverbank. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir pada sempadan Sungai Tamiang di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Peovinsi Aceh. Khususnya di Desa Pekan Seruway dan Desa Muka Sungai Kuruk yang merupakan dua desa paling terdampak saat terjadi banjir akibat luapan air Sungai Tamiang sehingga menyebabkan jebolnya tanggul. Kawasan sempadan Sungai tamiang di kedua desa tersebut memiliki tingkat kerawanan banjir yang tinggi sehingga diperlukan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode Overlay dengan menggabungkan 5 parameter kerawanan banjir yaitu kemiringan lereng, ketinggian, penggunaan lahan, curah hujan, jenis tanah, dan buffer sungai untuk memperoleh tingkat kerawanan banjir dan kemudian menggunakan analisis Triangulasi untuk menentukan arahan penataan kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir terbagi menjadi 3 klasifikasi yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Kawasan sempadan Sungai Tamiang berada di tingkat kerawanan tinggi sehingga dibutuhkannya arahan penataan kawasan yang menggunakan analisis Triangulasi sehingga menghasilkan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir yang berupa rehabilitasi dan pembuatan tanggul permanan dengan ruang terbuka publik di sempadan sungai sebagai zona penyangga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan arahan penataan kawasan yang berbasis mitigasi bencana banjir pada sempadan sungai.