cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 372 Documents
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN TEKS REPORT SISWA KELAS 9A SEMESTER GENAP SMPN 17 JAKARTA TAHUN 2019/2020 MUH. HERMANTO HERMANTO
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.96

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa materi membaca pemahaman teks report, minat baca yang rendah, aktivitas membaca teks berbahasa Inggris kurang, dan kurangnya motivasi siswa untuk membaca teks berbahasa Inggris, serta metode pembelajaran yang diterapkan guru kurang menarik.. Tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas yaitu untuk meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman teks report dan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa kelas 9A SMPN 17 Jakarta. Penelitian dilaksanakan di kelas 9A SMPN 17 Jakarta selama satu bulan yaitu mulai 8 Februari 2020 sampai dengan tanggal 21 Maret 2020. Subjek penelitian kelas 9A yang berjumlah 35 orang. Metode yang digunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) observasi; dan 4) refleksi. Hasil dari penelitian disimpulkan 1)Penerapan model pembelajaran discovery learning ternyata mampu meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman teks report. Hal ini dapat diketahui dari adanya peningkatan jumlah siswa yang mengalami ketuntasan belajar dari siklus 1 hingga siklus II. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil belajar membaca pemahaman teks report menggunakan model discovery Learning. Nilai rata-rata hasil belajar membaca pemahaman teks report pada pra siklus adalah 73,94 meningkat menjadi 77,29 pada siklus I dan 83,71 pada siklus II. Jumlah siswa tuntas pada pra siklus ada 48,6%, meningkat menjadi 71,4% pada siklus I dan meningkat lagi sebesar 91,4% pada siklus II. 2) Telah terjadi perubahan perilaku aktivitas belajar yang signifikan pada siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan keaktifan siswa pada siklus 1 siswa yang aktif 65,7%, pada siklus II terjadi peningkatan, yakni mencapai 94,3%.
DI BALIK TOPENG HUDOQ, TERSIBAK CERITA ASAL USUL LAHIRNYA TARI HUDOQ NURYASMI NURYASMI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.97

Abstract

Tari Hudoq Manugal pada masyarakat Suku Dayak Bahau di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Keaneragaman budaya yang ada di Indonesia merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan, termasuk yang ada di Kalimantan Timur, yaitu Tari Hudoq Manugal sangat perlu dikaji dan dipelajari dan selanjutnya dilestarikan sebagai kearifan lokal masyarakat suku Dayak Bahau di kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Latar belakang atau asal usul lahirnya Tari Hudoq Manugal pada masyarakat Suku Dayak Bahau di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. 2). Bentuk penyajian Tari Hudoq Manugal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala suku, pemangku adat, budayawan, pelatih dan penari. Pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,Tari Hudoq Manugal sudah ada sejak manusia ada, kepecayaan tersebut secara turun temurun dari nenek moyang masih dipercaya, tetapi ada juga yang berpendapat bahwa Hudoq merupakan hanya mitos, legenda, cerita atau kisah perkawinan antara mahluk gaib yang ada di dasar sungai dengan manusia ,yang di percaya dan di lestarikan dari generasi ke generasi. Tari Hudoq Manugal disajikan dalam bentuk kelompok dengan jumlah penari tidak terbatas, dalam bentuk penyajian sakral penari biasanya berjumlah sebelas orang, dalam bentuk ganjil. Ragam gerak ada 5 yaitu: Jiak, Jiak Lut, glek halu, jiak dong, dan kuwai. Adapun desain lantai yang digunakan dalam pertunjukan adalah garis lurus kemudian melingkar sampai akhir tarian. Tari Hudoq Manugal dibawakan oleh penari laki – laki dewasa karena kostumnya yang berat, dengan kostum busana hudoq dan topeng hudoq serta menggunakan properti tongkat kayu bagi pemimpin hudoq, ivung hudoq, Mandau, sunung, tabin, dan balun. Adapun iringan Tari Hudoq Manugal adalah gong dan gendang Panjang kurang lebih 2 meter (tuvung).
MENINGKATKAN PENGGUNAAN MODA DARING MELALUI PEMBERDAYAAN MGMP SEKOLAH BERBASIS KOLABORASI I NENGAH SURADNYA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.98

Abstract

Penelitian Tindakan sekolah ini dilatarbelakangi masih rendahnya penguasaan teknologi guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan khususnya pada masa pandemi, dimana pembelajarannya dilaksanakan dari rumah (BDR). Dari data yang diperoleh pada awal siklus 88,14% penggunaan satu moda daring, 8,47% penggunaan dengan dua moda daring dan 3,39% tanpa menggunakan moda daring. PTS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan dalam penggunaan moda daring melalui pemberdayaan MGMP sekolah berbasis kolaborasi. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Banjarangkan dengan subyek penelitian guru-guru SMPN 1 Banjarangkan yang berjumlah 67 orang yang tergabung dalam MGMP sekolah dan obyek penelitian adalah penggunaan moda daring dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket, dengan instrumen menggunakan lembar pengamatan dan angket dengan menggunakan google form. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik sederhana dengan menentukan prosentase penggunaan moda daring secara kuantitas dan diskriptif. Dari hasil analisis data pada siklus 1, 88,24% guru menggunakan satu moda daring, 8,82% menggunakan dua moda, dan 2,94% dengan tiga moda daring. Pada siklus 2, 15,22% guru-guru menggunakan satu moda daring, 60,87% menggunakan dua moda daring, 21,73% menggunakan tiga moda daring dan 2,17% menggunakan tiga moda daring. Terdapat peningkatan penggunaan dua moda daring mengalami peningkatan 52,05%, penggunaan tiga moda daring meningkat 18,79% dan penggunaan empat moda daring meningkat 2,17%. Karena hasil penelitian telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 50% penggunaan moda daring dan minimal 20% guru-guru menggunakan tiga moda daring maka dapat disimpulkan melalui pemberdayaan MGMP sekolah berbasis kolaborasi mampu meningkatkan penggunaan moda daring guru-guru di SMPN 1 Banjarangkan.
PENGARUH MANAJEMEN SARANA PRASARANA DAN KOMPETENSI PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MTsN 8 JOMBANG SITI HUSNUL CHOTIMAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh manajemen sarana dan kompetensi profesionaltas guru terhadap penerimaan siswa baru, dimana sebelumnya diidentifikasi secara parsial, baik pengaruh manajemen sarana maupun pengaruh kompetensi profesionalitas guru terhadap penerimaan peserta didik baru. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data kuantitatif formula statistika yang digunakan adalah rumus persamaan regresi linear berganda, karenavariabel bebas pada penelitian ini adalah ganda atau dua. Akhirnya, penelitian ini menemukan sebuah kesimpulan bahwa secara simultan manajemen sarana prasarana dan kompetensi profesionalitas guru berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan peserta didik baru dengan hasil uji F sebesar 145,0 yang dikonsultasikan kepada F-tabel, F-tabel 145 > 3,33. Adapun Sarana prasarana pengaruh secara signifikan terhadap penerimaan peserta didik baru dengan pembuktian uji t, dimana r hitung lebih besar dari pada r tabel 0,385 > 0.339. Begitu juga kompetensi profesionalitas guru berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan peserta didik baru dengan hasil uji tsebesar 7,373 > 0.339. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa managemen sarana prasarana dan kompetensi guru sangat berpengaruh terhadap penerimaan peserta didik baru MTsN 8 jombang tahun pelajaran 2019-2020.
MENGGALI POTENSI MINAT DAN BAKAT SISWA INKLUSIF DI SEKOLAH METAL DENGAN PARENTING, KONSELING, DAN SKILL EDUCATION ACHMAD FARID
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i1.100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah siswa dapat mengetahui cara menggali potensi minat dan bakat siswa ABK di SMP Negeri 27 Surabaya. Kemudian selanjutnya siswa dapat mengetahui kendala yang dihadapi sekolah dalam menggali potensi minat dan bakat siswa ABK di SMP Negeri 27 Surabaya dan dapat mengetahui upaya sekolah dalam menggali minat dan bakat siswa ABK di SMP Negeri 27 Surabaya. Metode yang dipakai dalam penulisan makalah ini deskriptif yaitu dokumentasi dan kajian pustaka/Literatur. Kajian pusta literatur di peroleh dari buku-buku di perpustakaan dan beberapa jurnal yang seseuai dengan tema artikel yang penulis buat. Pada awalnya penulis mengindentifikasi permasalahan pembelajaran ABK melalui pengamatan dan wawancara, serta menganalisis secara lengkap hasil tersebut secara deskriptifif. Hasil tindak lanjut menunjukan bahwa antara guru pembimbing khusus dalam melihat karakteristik siswa ABK dilihat dari hasil pembelajaran, rasa ingin tahu, serta sikap siswa dalam keseharian. Guru khusus dalam prakteknya banyak memberikan kegiatan yang bersifat keterampilan ( Skill education) untuk dapat mengetahui berbagai potensi minat bakat siswanya, demikian juga kerja sama sekolah dengan orang tua ( Parenting) sangat menentukan minat bakat anaknya, tentunya juga tidak terlepas dari bimbingan dan koseling dari Psikolog,baik melalui dialog maupun test kemampuan minat dan bakat sesuai dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Rekomendasi ini diberikan kepada siswa yang berkebutuhan khusus untuk masuk ke SMA/K Negeri melalui jalur prestasi, jalur inklusi ,
ANALISIS KECEMBURUAN SOSIAL MASYARAKAT NON PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN SELONG LOMBOK TIMUR H. MOH. JUHAD JUHAD
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i2.106

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara utuh dan komprehensif terkait dengan kecemburuan sosial masyarakat non penerima manfaat program keluarga harapan (pkh) di Kecamatan Selong Lombok Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan prosedur purposive. Pada penelitian ini subjeknya terdiri atas Kepala Bidang di Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur 1 orang, Kepala Seksi di Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur yang menangani PKH 1 orang, penerima manfaat PKH 5 orang, dan masyarakat non penerima manfaat 7 orang di Kecamatan Selong. Dari Hasil Penelitian ini bahwa Terdapat kebenaran terjadinya kecemburuan sosial masyarakat non penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lombok Timur, dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus yang ditemukan, gosip-gosip yang beredar, terlalu sedikitnya KPM yang dapat PKH dibandingkan jumlah keluarga miskin, dan jumlah dana yang diterima oleh KPM relatif besar. Penyebab kecemburuan sosial masyarakat non penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, yaitu a. Sosialisasi yang tidak sempurna, b. Rasa ketidakadilan, dan c. Pola hidup konsumtif KPM. Langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah dalam mengatasi kecemburuan sosial masyarakat non penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur yaitu a. Penyelenggaraan program-program penanggulangan kemiskinan b. Mengintensifkan sosialisasi PKH, dan c. Profesionalisme penyelenggaraan PKH
PREFERENSI HABITAT PERSARANGAN PENYU DI KAWASAN PULAU KECIL ZETH PARINDING
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i2.114

Abstract

Penyu melakukan persarangan di setiap kawasan pulau kecil pada Bentang Laut Kepala Burung Papua dipengaruhi preferensinya terhadap tekstur pasir dan jenis-jenis tanaman naungan dan perakarannya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasikan preferensi habitat persarangan bagi penyu baik tekstur pasir maupun jenis-jenis tumbuhan sekitar persarangan pada kawasan pulau kecil yakni Pulau Venu (SML, Kaimana) dan Pulau Wairundi (TNTC, Teluk Wondama). Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif survey menggunakan Aplikasi SPSS versi 20 dengan uji Chi square. Substrat pasir, yang diambil pada kedalaman 50cm, dilakukan pengujian tekstur pasir menggunakan alat sieve shakers, untuk menentukan butiran pasir bertektur halus, pasir bertektur sedang, dan pasir bertektur kasar. Selanjutnya jenis-jenis tumbuhan naungan dan perakarannya diukur dari sarang terdekat. Preferensi habitat persarangan penyu pada kawasan pulau kecil di Bentang Laut Kepala Burung Papua ditemukan pada pasir bertekstur sedang, dan jenis-jenis tumbuhan adalah Tournefortia argentea dan Scaeveola taccada.
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PRODUKSI JAMU SINOM PADA PO ROSYADA, GRESIK, JAWA TIMUR INTAN RIZKY LINOVEKA; EFFY YUSWITA; IMANIAR ILMI PARIASA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i2.115

Abstract

Bahan baku adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberlangsungan proses produksi. pengendalian persediaan bahan baku juga perlu dilakukan agar terhindar dari kondisi kekurangan bahan baku dan juga bahan-bahan baku yang sudah dibeli dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Maka dari itu, penelitian ini diharapkan dapat membantu usaha-usaha terkait agar dapat menentukan persediaan bahan baku yang efektif, sehingga proses produksi dapat terus berjalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pengendalian persediaan bahan baku di PO Rosyada, menganalisis pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), menganalisis perbandingan total biaya yang dikeluarkan untuk persediaan bahan baku yang sudah dilaksanakan (sebelum metode EOQ) dan setelah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Economic Order Quantity, Reorder Point, Safety Stock, dan Total Inventory Costs. Hasil dari penelitian ini adalah PO Rosyada masih menggunakan metode konvensional dalam melakukan pengendalian persediaan bahan baku. Setelah melakukan pengendalian bahan baku menggunakan metode EOQ, kuantitas bahan baku yang harus dipesan yaitu 92,98 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 15 kali dalam setahun. Titik pemesanan kembali yaitu ketika bahan baku tersisa 32,7 kg dengan persediaan pengamanan sebanyak 23,82 kg. Biaya yang dikeluarkan sebelum menggunakan EOQ adalah Rp 588.514, sedangkan setelah menggunakan EOQ adalah Rp 267.982. Hal ini dapat menghemat biaya persediaan hingga 54,46%.
AKTIVITAS PRIMER DAN PENDUKUNG RANTAI NILAI PRODUK PARE KRISPI UMKM D5 KARANGPLOSO MALANG EFFY YUSWITA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i2.121

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis aktivitas primer pada rantai nilai produk 2) menganalisis aktivitas pendukung pada rantai nilai produk di UMKM D5 Chrispy Karang Ploso Malang. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan yaitu pada bulan Juni 2020 hingga Oktober 2020. Responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM D5 Chrispy Karangploso Malang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah VCA (Value Chain Analysis) dengan melakukan pembobotan dan penilaian pada setiap aktivitas primer dan aktivitas pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, aktivitas primer pada rantai nilai yang memiliki skor tertinggi yang sama besarnya adalah aktivitas logistik ke dalam dan aktivitas operasi, dengan kinerja yang excellent. Aktivitas primer yang memiliki skor terendah adalah aktivitas pemasaran dan penjualan dengan kinerja yang average. Pada aktivitas pendukung yang memiliki skor tertinggi adalah pada aktivitas pengembangan teknologi dengan kinerja yang average. Aktivitas pendukung yang memiliki skor terendah adalah aktivitas manajemen sumber daya manusia dengan kinerja yang poor. Untuk mencapai kinerja yang excellent perlu ada perubahan kinerjanya. Untuk aktivitas yang sudah excellent kinerjanya perlu dipertahankan. Ini merupakan potensi keungggulan bersaing.
PERAN ORANG TUA SEBAGAI MITRA GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID – 19 SUTINI SUTINI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i2.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam peran orang tua selama pembelajaran daring berlangsung menggunakan studi pustaka. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah. Akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama setahun lebih, dunia pendidikan masih menerapkan kebijakan dari pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring. Dalam pembelajaran secara daring ini tentu saja di lapangan banyak sekali ditemukan masalah yang menyangkut motivasi belajar siswa, ketersediaan sarana dan prasarana dan tingkat keefektifan guru dalam menyampaikan materi, mengingat pembelajaran daring ini tidak terjadi secara tatap muka langsung, sehingga bukan merupakan suatu hal yang mudah bagi anak. Kemandirian anak dalam belajar sangat dituntut, agar dapat mengikuti pembelajaran secara daring ini. Orang tua sebagai orang yang keberadaannya paling dekat dengan anak, mempunyai peran yang sangat penting sebagai mitra guru selama proses pembelajaran berlangsung antara lain sebagai motivator dan pendamping siswa. Selain itu orang tua juga berperan fasilitator yang menyiapkan segala keperluan anak untuk mengikuti pembelajaran daring, dan sebagi guru yang mendampingi proses pembelajaran di rumah

Page 2 of 38 | Total Record : 372