cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 235 Documents
KAJIAN BIBLIOMETRIK PLAYFUL LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR DI SEKOLAH DASAR: VISUALISASI DATA MENGGUNAKAN VOSVIEWER Isti, Lailia Arditya; Sutikno, Sutikno
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9065

Abstract

The purpose of the study was to determine the development of scientific publication results on the application of playful learning and elementary school learning motivation. The method used in the study is an approach based on bibliometric analysis assisted by VOSviewer visualization. Data retrieval was carried out on the Scopus and Google Scholar databases with a range of 2015 to 2025. The search keywords used in the Scopus database are "Playful learning and motivation learning elementary school" and in the Google Scholar database "Playful learning and motivation learning elementary school". Based on the search results, there were 496 files and in the Google Scholar database, 1476 files were found. The results of the study prove that in the period 2015 to 2018 there was an insignificant increase and decrease. While in the Scopus database there was a very significant decrease in data in 2023-2024. The Google Scholar database also experienced a very sharp decrease in data in 2024-2025. AI (Artificial Intelligence) is one of the causes of the decline in the number of publications related to learning approaches and learning motivation. The visualization results of VOSviewer also show that in the Scopus database there are 21 Clusters that have a direct relationship to the implementation of playful learning and learning motivation and 1 Cluster is stated to have an indirect relationship. In the Google Scholar database, all clusters have a direct relationship. ABSTRAK Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui perkembangan hasil publikasi ilmiah tentang penerapan playful learning dan motivasi belajar sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni dengan pendekatan berbasis analisis Bibliometrik dengan berbantuan visualisasi VOSviewer. Pengambilan data dilakukan pada database Scopus dan Google Scholar dengan rentang tahun 2015 hingga 2025. Kata kunci pencarian yang digunakan pada database Scopus yakni “Playful learning and motivation learning elementary school” dan pada database Google Scholar “Playful learning dan motivasi belajar sekolah dasar”. Berdasarkan hasil pencarian terdapat 496 berkas dan pada database Google Scholar ditemukan sebanyak 1476 berkas. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada rentang tahun 2015 hingga 2018 terjadi kenaikan dan penurunan yang tidak signifikan. Sedangkan pada database Scopus terjadi penurunan data yang sangat signifikan  pada tahun 2023-2024. Pada database Google Scholar juga mengalami penurunan data sangat tajam pada tahun 2024-2025. AI (Artificial Intelligence) menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah publikasi terkait pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar. Hasil visualisasi VOSviewer juga menunjukkan bahwa pada database Scopus terdapat 21 Cluster yang memiliki hubungan langsung pada penerapan playful learning dan motivasi belajar dan 1 Cluster dinyatakan memiliki hubungan tidak langsung. Pada database Google Scholar, smua cluster memiliki hubungan secara langsung.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CIRI-CIRI BANGUN DATAR MENGGUNAKAN WORDWALL DENGAN DISCOVERY LEARNING DI SEKOLAH DASAR Puno, Stenly M.; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9096

Abstract

This study was conducted to improve students’ learning outcomes on the topic of plane figure characteristics through the integration of Wordwall media and the Discovery Learning model in Grade IV of SDN 17 Limboto. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles. The participants consisted of 20 fourth-grade students. Data were collected through classroom observations, learning achievement tests, and documentation, and analyzed descriptively based on the improvement of learning mastery in each cycle. The findings revealed that, prior to the intervention, only a small proportion of students achieved the Minimum Learning Achievement Criteria (KKTP). After the implementation of the first cycle, learning mastery increased to 75%, but had not yet met the success indicator. Further refinement of the learning process in the second cycle resulted in a substantial improvement, with 95% of students achieving mastery learning. These results indicate that discovery-based learning supported by interactive Wordwall media enhances student engagement, facilitates conceptual understanding, and leads to improved learning outcomes. Therefore, the use of the Discovery Learning model assisted by Wordwall media is considered effective for improving elementary school students’ learning outcomes on plane figure characteristics. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ciri-ciri bangun datar melalui penerapan media Wordwall yang dipadukan dengan model Discovery Learning di kelas IV SDN 17 Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal hanya sebagian kecil siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah penerapan tindakan pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 75%, namun belum memenuhi indikator keberhasilan. Perbaikan pembelajaran pada siklus II menunjukkan peningkatan yang lebih optimal, dengan ketuntasan belajar mencapai 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis penemuan yang didukung oleh media Wordwall mampu meningkatkan keaktifan siswa, membantu pemahaman konsep, serta berdampak positif terhadap hasil belajar. Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning berbantuan media Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ciri-ciri bangun datar di sekolah dasar.
ENHANCING ELEMENTARY EFL LEARNERS’ UNDERSTANDING OF TIME EXPRESSIONS THROUGH INTERACTIVE WORKSHEETS Fitriani, Novelia; Margono, Angelia; Faradilla, Masda Egy; Hamidah, Siti; Syahid, Abdul; Suriandari, Heny
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9221

Abstract

ABSTRACT Understanding time concepts and their linguistic expressions remains a significant challenge for elementary EFL learners due to the lack of engaging and contextual learning materials. This Classroom Action Research aimed to enhance Grade III students’ mastery of "Telling Time" by implementing interactive, picture-based worksheets that connect abstract concepts with daily routines. The study followed the Kemmis and McTaggart model across two cycles, involving 29 participants at an elementary school in Central Kalimantan. Data collection methods included pre-tests, post-tests, classroom observations, and semi-structured interviews. The quantitative findings revealed a substantial improvement in academic performance, where the average score increased from 67 in the pre-test to 88 in the post-test, with 100% of students successfully achieving the Minimum Completion Criteria (KKM). Qualitatively, the intervention transformed the classroom dynamic from teacher-centered to student-centered, resulting in heightened motivation, reduced anxiety, and increased confidence in using English time expressions. The study concludes that utilizing visually stimulating and contextualized worksheets is highly effective in bridging the gap between abstract mathematical concepts and language application, thereby significantly boosting both cognitive comprehension and affective engagement in young learners.   ABSTRAK Memahami konsep waktu dan ekspresi linguistiknya masih menjadi tantangan signifikan bagi pembelajar EFL tingkat dasar karena kurangnya materi pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan siswa kelas III dalam "Menyebutkan Waktu" dengan menerapkan lembar kerja interaktif berbasis gambar yang menghubungkan konsep abstrak dengan rutinitas sehari-hari. Studi ini mengikuti model Kemmis dan McTaggart selama dua siklus, melibatkan 29 partisipan di sebuah sekolah dasar di Kalimantan Tengah. Metode pengumpulan data meliputi pre-test, post-test, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan substansial dalam prestasi akademik, di mana nilai rata-rata meningkat dari 67 pada pre-test menjadi 88 pada post-test, dengan 100% siswa berhasil mencapai Kriteria Penyelesaian Minimum (KKM). Secara kualitatif, intervensi tersebut mengubah dinamika kelas dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa, menghasilkan peningkatan motivasi, pengurangan kecemasan, dan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan ekspresi waktu dalam bahasa Inggris. Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja yang merangsang secara visual dan kontekstual sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan antara konsep matematika abstrak dan penerapan bahasa, sehingga secara signifikan meningkatkan pemahaman kognitif dan keterlibatan afektif pada pembelajar muda.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI EKOSISTEM MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTU CANVA PADA SISWA KELAS V SDN CIJELER III Maulianni, Eka; Tarida, Pratiwi; So’adah, Hadissah Jamiatus; Fauzan, Muhamad Riva; Nurizki, Nita; Nugraha, Rana Gustian
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9222

Abstract

The limited utilization of interactive learning media in the IPAS subject serves as the foundation for this research. The study seeks to elucidate the use of the Cooperative Learning model facilitated by Canva media to enhance the academic performance of fifth-grade students in IPAS content concerning ecosystems, as well as to assess the advancement in learning outcomes post-intervention. The employed methodology is Classroom Action Research (CAR) utilizing the Kemmis and McTaggart model, encompassing the steps of preparation, execution, observation, and reflection. The research participants comprised 15 fifth-grade children from SDN Cijeler III who engaged in two cycles of activity. The research findings indicate a progression in learning mastery from the pre-test to cycle I and subsequently to cycle II. The percentage of learning mastery rose from an initial 0% to 26.6% in cycle I, and subsequently reached 86.6% in cycle II. The attainment of mastery in cycle II has surpassed the predetermined success markers, so the research was deemed successful in cycle II. Consequently, it can be inferred that the implementation of the Canva-assisted Cooperative Learning approach is successful in enhancing the learning outcomes of IPAS material on ecosystems among fifth-grade students at SDN Cijeler III. ABSTRAK Pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang terbatas dalam mata pelajaran IPAS menjadi dasar penelitian ini. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan model Cooperative Learning yang difasilitasi oleh media Canva untuk meningkatkan prestasi akademik siswa kelas V pada materi IPAS tentang ekosistem, serta untuk menilai peningkatan hasil belajar pasca intervensi. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup langkah-langkah persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Peserta penelitian terdiri dari 15 siswa kelas V dari SDN Cijeler III yang mengikuti 2 siklus kegiatan. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan penguasaan pembelajaran dari pre-test ke siklus I dan selanjutnya ke siklus II. Persentase penguasaan belajar meningkat dari 0% pada awalnya menjadi 26,6% pada siklus I, dan selanjutnya mencapai 86,6% pada siklus II. Pencapaian penguasaan dalam siklus II telah melampaui penanda keberhasilan yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga penelitian dianggap berhasil dalam siklus II. Akibatnya, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pembelajaran Kooperatif berbantu Canva berhasil meningkatkan hasil belajar materi IPAS tentang ekosistem pada siswa kelas V di SDN Cijeler III.  
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI DISIPLIN POSITIF: STUDI KUALITATIF DI SDN 02 CIKAWUNG KABUPATEN BANYUMAS Istiqomah, Isna Nur; Siswadi, Siswadi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9223

Abstract

The shift in educational paradigms from punitive to positive discipline requires a strategic role for principals in managing changes in school culture toward a more humanistic and educative one. This study aims to analyze the principal's leadership strategies in implementing positive discipline for teachers and students at SDN 02 Cikawung, Banyumas Regency, which integrates local wisdom values. Using qualitative descriptive methods, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The results revealed that the principal fulfills his role as educator, manager, and supervisor through three key strategies: internalizing values ​​through role models, strengthening teacher capacity through reflective coaching, and creating a child-friendly school ecosystem. A unique finding of this study is the application of the "School Community Consultation" approach as an effective conflict resolution mechanism in building mutual understanding. The study's conclusions confirm that the successful implementation of positive discipline is highly dependent on the consistent leadership of the principal in facilitating the transformation of the school community's mindset from external control to intrinsic awareness and motivation. ABSTRAK Pergeseran paradigma pendidikan dari pendekatan disiplin punitif menuju disiplin positif menuntut peran strategis kepala sekolah dalam mengelola perubahan budaya sekolah yang lebih humanis dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan disiplin positif pada guru dan siswa di SDN 02 Cikawung, Kabupaten Banyumas, yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepala sekolah menjalankan peran sebagai edukator, manajer, dan supervisor melalui tiga strategi kunci: internalisasi nilai melalui keteladanan, penguatan kapasitas guru berbasis coaching reflektif, dan penciptaan ekosistem sekolah yang ramah anak. Temuan unik dari studi ini adalah penerapan pendekatan "Rembug Warga Sekolah" sebagai mekanisme resolusi konflik yang efektif dalam membangun kesepahaman bersama. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan implementasi disiplin positif sangat bergantung pada konsistensi kepemimpinan kepala sekolah dalam memfasilitasi transformasi pola pikir warga sekolah dari kontrol eksternal menuju kesadaran dan motivasi intrinsik.