cover
Contact Name
Novalin C. Huwaa
Contact Email
jpmunpatti@gmail.com
Phone
+6281312409360
Journal Mail Official
jpmunpatti@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 2 Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 27236870     DOI : https://doi.org/10.30598/jpmunpatti.v2.i1.y2021
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti menerbitkan makalah penelitian dari para peneliti yang mencakup penelitian di bidang Pendidikan Matematika dan Pembelajarannya
Articles 115 Documents
Pengaruh Persepsi Siswa dengan Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis pada Materi Bentuk Aljabar di Kelas VII SMP Negeri 14 Ambon Eliarosa Marbun; Carolina Selfisina Ayal; Muhammad Samad Rumalean
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p41-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa dalam pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada materi bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 14 Ambon. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group post-test only desain. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII dan sampel penelitian siswa kelas VII-1 dengan jumlah 30 siswa, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menunjukkan nilai dengan taraf signifikan H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh persepsi siswa dalam pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada materi bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 14 Ambon. Dengan koefisien determinasi diketahui bahwa pendekatan open-ended mempunyai pengaruh sebesar 69.5%.
Analisis Perspektif Guru Matematika dalam Memanfaatkan AI pada Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Gender dan Generasi Allchresdo Latumaerissa; Wilmintjie Mataheru; Christina M. Laamena
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p19-29

Abstract

Perkembangan teknologi digital khususnya kecerdasan buatan (AI) memberikan pengaruh signifikan terhadap praktik pembelajaran matematika di sekolah. Pemanfaatan AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi, kualitas interaksi pembelajaran, serta memberikan dukungan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai kebutuhan siswa. Namun keberhasilan integrasi AI tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh persepsi, pengalaman, dan kesiapan guru dalam menggunakannya. Faktor generasi dan gender juga turut berperan dalam membentuk variasi kemampuan adaptasi guru terhadap teknologi baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons guru SMA se-Kecamatan Kota Masohi terhadap pemanfaatan AI dalam pembelajaran matematika berdasarkan perbedaan generasi. Penelitian ini merupakan penelitian mixed metod melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yang dikelompokkan ke dalam Generasi X dan Generasi Y. Analisis dilakukan untuk menilai persepsi, sikap, pengalaman, aksesibilitas, kebutuhan pelatihan, fleksibilitas pembelajaran, serta kesesuaian AI dengan metode mengajar masing-masing subjek. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang jelas antar generasi. Guru laki-laki generasi X dan Y menunjukkan respons positif dan mampu mengintegrasikan AI dalam pembelajaran meskipun masih terkendala jaringan dan fitur berbayar. Sebaliknya, guru perempuan generasi X cenderung kurang responsif akibat minimnya pengalaman dan pelatihan. Adapun guru perempuan generasi Y menunjukkan respons sangat positif dan proaktif, meski masih membutuhkan pelatihan lanjutan untuk optimalisasi penggunaan AI. Hasil penelitian ini mengimplikasikan perlunya pelatihan AI yang disesuaikan dengan karakteristik gender dan generasi guru serta penguatan infrastruktur digital sekolah untuk mendukung implementasi pembelajaran matematika berbasis AI yang lebih efektif di Indonesia.
Pengembangan Media Pop-Up Book untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Tunagrahita Umu Reni Anastaqia; Maria Ulpah; Lili Rahmawati; Lin Nurkhodila
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p11-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa tunagrahita ringan. Penelitian menggunakan metode research and development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita ringan di sebuah sekolah luar biasa di Kabupaten Banjarnegara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up book yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli materi dengan skor 80% dan sangat valid oleh ahli media dengan skor 96.7%. Penilaian guru menunjukkan kategori praktis dengan skor 86%, sedangkan respons siswa menunjukkan kategori sangat menarik. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan pemahaman matematika yang signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0.781 (kategori tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pop-up book layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu siswa tunagrahita ringan memahami konsep matematika secara lebih konkret dan bermakna.
Perbandingan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan Direct Instruction (DI) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK pada Materi Program Linear Hanisa Tamalene; Eka Syahbriana Jabar
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p48-55

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis (KPPM) adalah kompetensi yang sangat penting, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa di bidang ini masih cukup rendah, khususnya pada materi Program Linear. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan membandingkan seberapa efektif model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) yang berpusat pada siswa dibandingkan dengan model Direct Instruction (DI) yang berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan post test only group design yang melibatkan 46 siswa kelas XI dari salah satu SMK di Ambon. Para siswa ini dibagi menjadi kelompok eksperimen (NHT, n=24) dan kelompok kontrol (DI, n=22). Instrumen utama yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok NHT mendapatkan rata-rata skor KPPM lebih tinggi secara signifikan (80.50) dibandingkan kelompok DI (68.77) dengan nilai p=0.001. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif yang mendorong interaksi serta tanggung jawab individu ternyata lebih baik dalam melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa daripada pendekatan belajar langsung yang sekadar fokus pada prosedur. Oleh karena itu, model ini sangat direkomendasikan bagi para pendidik
Analisis Representasi Visual Matematis Berbasis Etnomatematika Maluku Berbantuan Augmented Reality pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Widya Putri Ramadhani; Usman Mulbar
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p30-40

Abstract

Kajian tentang integrasi etnomatematika dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran geometri belum banyak memusatkan perhatian pada proses representasi visual matematis siswa secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi visual matematis siswa kelas VIII dalam pembelajaran matematika berbasis etnomatematika berbantuan Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa yang mewakili kategori representasi visual reproduktif, transisional, dan konseptual. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, LKPD berbasis AR, dokumentasi hasil kerja siswa, dan wawancara semi-terstruktur. Objek budaya Maluku yang digunakan meliputi Masjid Tua Wapauwe, Gereja Tua Imanuel, Rumah Tua Lating Nustapy, dan Benteng Amsterdam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi visual matematis siswa tahapdikategorikan dalam tiga kategori representasi visual. Pada kategori reproduktif, siswa menyalin bentuk visual objek budaya tanpa menghubungkannya dengan konsep bangun ruang. Pada kategori transisional, siswa mulai mendekomposisi objek ke dalam bentuk balok, prisma, atau limas, namun masih mengalami kesulitan pada jaring-jaring dan hubungan antarsisi. Pada kategori konseptual, siswa mampu mengubah tampilan AR menjadi sketsa, jaring-jaring, tabel unsur, rumus, dan penjelasan matematis yang bermakna. AR efektif membantu visualisasi, tetapi pemahaman konseptual tetap memerlukan scaffolding dan refleksi terarah dari guru.

Page 12 of 12 | Total Record : 115