cover
Contact Name
Novalin C. Huwaa
Contact Email
jpmunpatti@gmail.com
Phone
+6281312409360
Journal Mail Official
jpmunpatti@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 2 Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 27236870     DOI : https://doi.org/10.30598/jpmunpatti.v2.i1.y2021
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti menerbitkan makalah penelitian dari para peneliti yang mencakup penelitian di bidang Pendidikan Matematika dan Pembelajarannya
Articles 101 Documents
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Astridewi, Sastika; Kusumma, Vina Vijaya; Sundanah, Sundanah; Salamor, Reinhard
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i1.p56-60

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa, menjadi menjadi perhatian penting dari pemerintah, para akademisi dan para pemerhati Pendidikan lainnya. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar bilangan aritmatika, siswa kelas VII MTs 1 Serang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diterapkan pendekatan RME pada dua kelas yang dipilih secara acak yaitu kelas VIIA yang digunakan sebagai kelas ekeperimen dan kelas VIIB digunakan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 79 siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif jenis eksplorasi dengan menggunakan pretest-posttest dan dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil deskripsi menunjukan bahwa nilai kelas eksperimen ( XA= 60,6) lebih baik dari kelas kontrol ( XB= 53.5). Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa nilai uji t hitung = 2.693 lebih besar dari t tabel = 1.693 (thitung > ttabel). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang baik dari penerapan pendekatan RME terhadap hasil belajar matematika bilangan aritmatika, dibandingkan pendekatan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW DALAM MENENTUKAN NILAI SATUAN ANGKA TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 1 BANGKALAN Fahmi, Ahmad; Hariyani, Yuna
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i1.p43-48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menentukan satuan angka terhadap pemahaman siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Sampel penelitian ini adalah kelas V-A dengan jumlah 21 siswa. Instrumen soal pre-test dan post-test berupa soal pemahaman matematika siswa dalam menentukan nilai satuan angka. Untuk kevalidan instrumen menggunakan uji validitas dan uji reabilitas sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan SPSS 2.1 for windows menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw meningkatkan pemahaman siswa dalam menentukan satuan angka. Dengan hasil analisis uji independent sample t-test sebesar 0871 > 0.005 sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mempengaruhi kemampuan pemahaman siswa.
EKSPLORASI KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRI SISWA SD MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY BERDASARKAN TEORI VAN HIELE Ramadhani, Widya Putri
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i1.p34-42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan berpikir geometri siswa SD dalam menyelesaikan masalah matematika melalui media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) berdasarkan teori Van Hiele. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplorasi terhadap 32 siswa kelas VI MIT Daarunnaim Wayame. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir geometri siswa terkonsentrasi pada level visualisasi (28,13%), analisis (28,13%), dan deduksi informal (31,25%), dengan sedikit siswa mencapai level deduksi formal (9,38%) dan rigor (3,13%). Implementasi media pembelajaran berbasis AR efektif meningkatkan kemampuan berpikir geometri siswa pada level 0 hingga level 3 (p < 0,05), dengan peningkatan terbesar pada level deduksi informal. Terdapat korelasi positif signifikan antara kualitas interaksi dengan media AR dan peningkatan kemampuan berpikir geometri, dengan tingkat keterlibatan interaktif sebagai faktor terkuat (r = 0,826). Analisis klaster mengidentifikasi tiga kelompok siswa berdasarkan respons terhadap pembelajaran berbasis AR yang berkorelasi dengan tingkat peningkatan kemampuan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis AR berpotensi signifikan mengembangkan kemampuan berpikir geometri siswa SD sesuai teori Van Hiele, namun implementasinya perlu mempertimbangkan aspek pedagogis, teknologis, dan karakteristik individual siswa.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik melalui Pembelajaran Berbantuan Desmos Graphing Calculator pada Materi Persamaan Garis Lurus Fitri, Febby Rahmi; Sari, Novita; Indaryanti, Indaryanti
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p104-113

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan peserta didik untuk memahami konsep dan mengomunikasikan ide matematis secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan representasi peserta didik dengan berbantuan Desmos Graphing Calculator. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian merupakan peserta didik SMP Kelas VIII. Subjek terdiri dari 3 orang dengan 1 orang berkemampuan tinggi, 1 orang berkemampuan sedang, dan 1 orang berkemampuan rendah yang dilihat melalui hasil tes yang telah dilakukan peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan representasi matematis yang mencakup aspek visual, simbolik, dan verbal dan setelah itu dilakukan wawancara. Hasil tes menunjukkan bahwa rata rata kemampuan representasi matematis peserta didik tergolong sedang dengan 10 peserta didik berkategori kemampuan representasi tinggi, 11 peserta didik berkategori kemampuan representasi sedang, dan terdapat 8 orang peserta didik berkategori kemampuan representasi rendah. Desmos Graphing Calculator membantu peserta didik dalam menggambarkan dan menginterpretasikan grafik persamaan garis lurus.
Analisis Literasi Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 24 Ambon pada Konten Quantity W. Mulyana, Adinda P.; Mataheru, Wilmintjie; Ayal, Carolina Selfisina
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p94-103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Ambon, khususnya dalam menyelesaikan soal-soal bertema quantity seperti yang diujikan dalam asesmen PISA. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek didasarkan pada kriteria tertentu, yakni siswa yang mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat menyelesaikan setidaknya dua soal dengan benar. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara semi terstruktur, serta dokumentasi berupa foto dan rekaman video. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam proses pengumpulan dan analisis data, dengan dukungan dari pedoman soal dan wawancara sebagai instrumen tambahan. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber dengan membandingkan hasil tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua subjek, EL dan AH, berhasil memenuhi seluruh indikator literasi matematika yang meliputi kemampuan merumuskan masalah, menerapkan konsep, serta menafsirkan hasil penyelesaian. Sebaliknya, subjek MS hanya mampu mencapai dua indikator pertama dan mengalami kesulitan dalam interpretasi hasil pada soal pertama. Temuan ini memperlihatkan adanya perbedaan tingkat literasi matematika antar siswa, serta menggarisbawahi pentingnya penerapan pembelajaran kontekstual guna memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website pada Materi Fungsi Kuadrat di Kelas X Jurusan RPL SMK Negeri 2 Ambon Kairoty, Zainudin; Laurens, Theresia; Laamena, Christina M.
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p85-93

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis website yang difokuskan pada materi fungsi kuadrat untuk siswa kelas X Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 2 Ambon. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan mengadopsi model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan sistematis: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon dengan luaran berupa media pembelajaran digital berbentuk website yang menyajikan materi fungsi kuadrat. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memperoleh skor sebesar 91.25% dari ahli media dan 93.75% dari ahli materi, keduanya tergolong dalam kategori “Sangat Valid.” Selanjutnya, hasil pengujian kepraktisan menunjukkan bahwa tanggapan guru memperoleh skor sebesar 81.11%, termasuk dalam kategori “Sangat Praktis.” Uji coba terbatas yang melibatkan lima siswa menghasilkan skor kepraktisan sebesar 94.36%, sedangkan uji coba lapangan yang melibatkan tiga puluh siswa menunjukkan skor sebesar 88.18%, yang keduanya berada dalam kategori “Sangat Praktis.” Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis website pada materi fungsi kuadrat ini dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran siswa kelas X Jurusan RPL di SMK Negeri 2 Ambon.
Kesalahan Konstruksi Konsep Ukuran Pemusatan Data pada Mahasiswa dengan Identitas Matematis Positif Ikram, Fadhil Zil; Dasari, Dadan; Dahlan, Jarnawi Afgani; Putri, Mei Radia
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p69-84

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang mengeksplor kesalahan konstruksi konsep dua mahasiswa akuntansi dengan identitas matematis positif. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2023 sampai Januari 2024 pada salah satu universitas di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui pemberian tes (soal utama dan soal pelacak yang dirancang khusus untuk mengetahui kesalahan konstruksi konsep) dan wawancara semi terstruktur. Konstruksi konsep diteliti menggunakan kerangka APOS dan mempertimbangkan beberapa kesalahan konstruksi konsep yang mungkin terjadi seperti lubang konstruksi, pseudo construction, mis-logical construction, dan mis-analogical construction. Data dianalisis dengan menggunakan tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan konstruksi yang dialami oleh mahasiswa dengan identitas matematis positif adalah lubang konstruksi. Dalam hal ini, mereka tidak mempertimbangkan nilai modus yang bisa lebih dari satu, dan bagaimana pengaruh outlier sehingga mereka mengalami kekeliruan dalam memilih ukuran pemusatan data mana yang paling sesuai untuk menjawab atau memecahkan masalah statistika yang diberikan.
Implikasi Filosofis Idealisme di Indonesia : Kajian Perspektif Guru Matematika Berbagai Tingkatan Sekolah Silitonga, R. H. Yanti; Dasari, Dadan
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p61-68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implikasi filosofis dari pendidikan idealisme sebagai teori pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada pandangan guru matematika di berbagai tingkatan pendidikan (SD, SMP, SMA, dan SMK). Dalam konteks global yang semakin menuntut pendidikan adaptif dan progresif, penelitian ini mengevaluasi relevansi idealisme sebagai dasar filosofis pendidikan di era modern. Metode kualitatif digunakan melalui kuesioner yang terdiri dari 30 pernyataan, di mana data dianalisis secara deskriptif untuk mengeksplorasi persepsi guru. Sampel penelitian melibatkan 30 guru yang dipilih secara acak dari berbagai sekolah di Provinsi Maluku, terdiri dari 11 guru SD, 12 guru SMP, 3 guru SMA, dan 4 guru SMK (6 laki-laki dan 24 perempuan). Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, persentase, dan distribusi frekuensi. Temuan menunjukkan bahwa guru-guru di Indonesia menilai penerapan pandangan pendidikan idealis di seluruh sekolah cenderung memiliki pandangan antusias dengan rata-rata skor keseluruhan 4.29. Domain tujuan pendidikan memperoleh peringkat tertinggi (rata-rata 4.40), sedangkan domain peran guru berada pada peringkat terendah (rata-rata 4.16). Hasil ini mencerminkan dukungan dalam mengintegrasikan idealisme ke dalam sistem pendidikan Indonesia yang kontekstual dan responsif terhadap isu-isu global, seperti digitalisasi, keberlanjutan, dan pendidikan berbasis kompetensi. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan untuk meninjau pendekatan filosofis dalam pendidikan nasional.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Metode Kooperatif Jigsaw untuk Materi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel pada Kelas X-1 SMA Budi Utama Pratiwi, Ni Putu Ayu Dias; Herwidasari, Maria Priska; Septicitaningtyas, Damiana Dewi; Yulia, Vista Putri; Yovela, Christabel; Ayuningtyas, Lusia Diva; Putra, Dewa Putu Wiadnyana; Santoso, Eko Budi
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p114-120

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika masih menjadi permasalahan yang dijumpai melalui asesmen formatif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kelas X-1 SMA Budi Utama Yogyakarta dengan mengimplementasikan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw menggunakan model Hopkins pada topik sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV). Penelitian dilakukan dalam dua siklus pembelajaran yang melibatkan 20 peserta didik. Setiap akhir siklus dilaksanakan asesmen untuk mengukur hasil belajar. Teknik mengumpulkan data menggunakan pengamatan dan tes. Data dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil menyatakan peningkatan, pada siklus I nilai rerata kelas 60.75 (60% tuntas) dan pada siklus II nilai rerata kelas 93.75 (100% tuntas). Standar deviasi menurun dari 28.43 menjadi 8.2 yang menunjukkan hasil yang lebih merata. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar di kelas X-1 SMA Budi Utama Yogyakarta pada topik SPtLDV.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif pada Materi Lingkaran Siswa Kelas XI SMA Negeri 13 Ambon Leunufna, Priscillia F.; Moma, La; Mananggel, Marlin Blandy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p121-127

Abstract

Kemampuan koneksi matematis adalah kecakapan siswa dalam menggunakan konsep-konsep yang ada pada matematika untuk mengaitkannya dengan topik lain pada matematika, mengaitkan dengan bidang ilmu lain, serta dalam kehidupan sehari-hari. Gaya kognitif memengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika, karena gaya kognitif dapat membantu siswa untuk memahami masalah matematika, mengingat kembali pembelajaran yang telah diberikan, serta menggunakan informasi-informasi yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan konkesi matematis siswa kelas XI-4 SMA Negeri 13 Ambon ditinjau dari gaya kognitif pada materi lingkaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek yang dipilih yaitu siswa yang telah menerima materi lingkaran, siswa yang telah mengikuti Matching Familiar Figure Test (MFFT) yaitu tes untuk mengukur gaya kognitif siswa, dan pendapat guru mata pelajaran mengenai siswa dengan kemampuan komunikasi yang baik. Subjek penelitian sebanyak 4 siswa yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 2 siswa dengan gaya kognitif impulsif dari 31 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa subjek bergaya kognitif reflektif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori sedang, karena dapat menggunakan hubungan antar topik/konsep matematika dan menggunakan konsep matematika di bidang lain, namun tidak dapat menggunakan konsep matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Sedangkan subjek bergaya kognitif impulsif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori rendah.

Page 10 of 11 | Total Record : 101