cover
Contact Name
Novalin C. Huwaa
Contact Email
jpmunpatti@gmail.com
Phone
+6281312409360
Journal Mail Official
jpmunpatti@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 2 Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 27236870     DOI : https://doi.org/10.30598/jpmunpatti.v2.i1.y2021
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti menerbitkan makalah penelitian dari para peneliti yang mencakup penelitian di bidang Pendidikan Matematika dan Pembelajarannya
Articles 101 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA MATERI PROGRAM LINEAR DI KELAS XI SMA NEGERI 63 MALUKU TENGAH Anjani, Chayla; Ratumanan, Tanwey Gerson; Ayal, Carolina Selfisina
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p95-106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) pada materi program linier di kelas XI SMA Negeri 63 Maluku Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif-kualitatif. Sumber data yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa. Awalnya direncanakan 5 subjek dengan 1 siswa kemampuan sangat tinggi, 1 siswa kemampuan tinggi, 1 siswa kemampuan sedang, 1 siswa kemampuan rendah dan 1 siswa kemampuan sangat rendah, tetapi pada hasil tes tidak terdapat siswa yang memiliki kemampuan sangat tinggi dan tinggi sehingga diambil 3 subjek penelitian dengan kemampuan sedang, rendah dan sangat rendah. 3 subjek terpilih kemudian diwawancarai untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) yang dianalisis dengan tahapan pemecahan masalah langkah polya. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata dari keseluruhan soal tes diperoleh 5.55% untuk kemampuan menganalisis dan 30.5% untuk kemampuan mengevaluasi. Sehingga kemampuan siswa kelas XI dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) tergolong sangat rendah. Kata Kunci: High Order Thinking Skills, Langkah Polya, Program Linear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DI KELAS VII SMP Makahity, Lilian; Mataheru, Wilmintjie; Molle, Juliana Selvina
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p88-94

Abstract

Materi Operasi Bilangan Bulat merupakan salah satu materi yang paling penting di ajarkan di SMP, peserta didik harus dapat memahami tentang konsep-konsep operasi hitung bilangan bulat agar dapat mengoperasikan bilangan bulat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada materi operasi bilangan bulat di kelas VII SMP. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Dari hasil yang diperoleh pada siklus I terdapat 6 peserta didik yang tuntas atau memenuhi KKM dengan presentase 46,15%, kemudian terjadi peningkatan pada asiklus II yaitu terdapat 10 peserta didik yang tuntas atau memenuhi KKM dengan persentase 76,92%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam peneltian ini ada peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP pada materi operasi bilangan bulat yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP KRISTEN DOBO Binnendyk, Intan Agustina; Moma, La; Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p123-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel . Penelitian ini adalah penelitian eksperimen (Experimental Research ) dengan desain dalam eksperimen yang digunakan adalah Post-Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu VIII4 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen (Problem Solving) pada tahun ajaran 2020/2021. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis uji t. hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa terlihat dari nilai thitung = 2,890 = ttabel dan nilai Sig. (2-tailed) < α = 0,05 yakni 0,006. Hal ini menunjukan pada taraf signifikan 5%, H1diterima dan H0 ditolak itu berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo diajarkan dengan model pembelajaran problem solving (PS) dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP PADA MATERI FUNGSI KUADRAT Kartutu, Octovina; Ayal, Carolina Selfisina; Ramadhani, Widya Putri
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p69-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 12 Ambon pada materi fungsi kuadrat. Kemampuan koneksi matematis adalah kesanggupan siswa dalam menghubungkan antar konsep dalam matematika, konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari dan konsep matematika dengan bidang ilmu lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IX 2 dan guru matematika SMP Negeri 12 Ambon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa secara keseluruhan berada pada kategori rendah. Terdapat 20,83% kemampuan koneksi matematis siswa pada kategori tinggi, terdapat 29,17% kemampuan koneksi matematis siswa pada kategori sedang dan terdapat 50% kemampuan koneksi siswa pada kategori rendah. Subjek GW yang berkemampuan tinggi pada kemampuan koneksi matematis memenuhi indikator koneksi antar konsep dalam matematika, koneksi antar matematika dengan kehidupan sehari-hari dan koneksi matematika dengan bidang ilmu lain. Subjek GFR yang berkemampuan sedang hanya memenuhi indikator koneksi antar konsep dalam matematika dan koneksi matematika dengan kehidupan sehari-hari dan subjek IL yang berkemampuan rendah hanya memenuhi koneksi matematika dengan kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Fungsi Kuadrat, Kemampuan Koneksi Matematis
PENGEMBANGAN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY PADA MATERI LUAS PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI SISWA KELAS IV MIS AL-HILAAL WANAKARTA Susanto, Joko; Laurens, Theresia; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p79-87

Abstract

Hypothetical learning trajectory (HLT) merupakan dugaan pemikiran siswa dalam aktivitas pembelajaran yang dirancang oleh guru agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan HLT pada materi luas persegi dan persegi panjang melalui pendidikan matematika realistik indonesia (PMRI) di siswa kelas IV MIS Al-Hilaal Wanakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode penelitian design research.Tahapan design research terdiri dari tiga fase, yaitu persiapan desain, percobaan desain, dan analisis retrospektif. Subjek dalam penelitian ini ada 20 siswa yang dibagi menjadi dua yaitu 10 siswa pada pilot experiment dan 10 siswa lainnya pada teaching experiment. Analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan Local instruction theory (LIT) pada materi luas persegi dan persegi panjang. LIT yang dihasilkan terdiri dari lima aktivitas pembelajaran antara lain a) mengamati benda, b) menyusun kotak satuan, c) menentukan banyaknya kotak satuan, baris serta kolom, d) membuat sketsa gambar dan menyajikan data, dan e) menentukan rumus luas persegi dan persegi panjang.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 37 MALUKU Isrianti, Nadillah; Palinussa, Anderson Leonardo; Silitonga, R H Yanti
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p116-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VII SMP Negeri 37 Maluku Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 37 Maluku Tengah Tahun Pelajaran 2023/2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas VII-1 dan kelas VII-2 dengan jumlah 42 siswa. Perbedaan hasil belajar siswa bisa dilihat dari hasil analisis deskriptif data diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model STAD adalah 54,15. Sedangkan rata- rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model PBL adalah 62,84. Kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan nilai hasil dari uji Mann-Withney pada taraf signifikansi 5% diperoleh Asymp.Sig. < α yakni 0,043 < 0,05, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata- rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model STAD dan model PBL pada materi operasi hitung bentuk aljabar.
EFEKTIVITAS STRATEGI PRESENTASI HASIL DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN TURUNAN PADA SISWA SMK N 5 MANADO DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PIMCA Tangel, Putra Fraditya Samuel; Tumalun, Nicky Kurnia; Regar, Vivian Eleonora
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p129-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran PIMCA (Presentation, Idea Mapping, Conceptualization, and Assessment Formative) dalam pembelajaran matematika dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika khususnya materi turunan dengan menggunakan model pembelajaran PIMCA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (Mixed Methods) khususnya menggunakan desain embedded experimental model. Penelitian dilaksanakan di SMK N 5 Manado, Jurusan TKJ kelas XII dengan jumlah responden sebanyak 28 siswa. Hasil pengolahan dan analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 16,25 dan nilai rata-rata posttest sebesar 70,54. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan uji N-Gain sebesar 65,85%. Persentase pemahaman konsep siswa dari tahap pemetaan ide hingga konseptualisasi mengalami peningkatan rata-rata sebesar 83,09%. Pemahaman siswa yang cukup baik dalam menguasai materi dan menyelesaikan soal sebanyak 20 siswa dan 8 siswa sangat baik dalam menguasai materi dan menyelesaikan soal. Penggunaan model pembelajaran PIMCA cukup efektif untuk membantu meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI TURUNAN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT (FI) DAN FIELD DEPENDENT (FD) Latuputty, Agnes Clara; Laurens, Theresia; Ngilawajan, Darma Andreas
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i3.p195-202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan profil pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif yang berbeda, yaitu gaya kognitif field independent (FI) dan gaya kognitif field dependent (FD) pada materi turunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deksriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 10 Ambon. Subjek penelitian adalah 2 siswa yang dipilih dari 30 siswa di kelas XI IPA 1 dengan pertimbangan 1 siswa sebagai subjek FI dan 1 siswa sebagai subjek FD, serta rekomendasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan signifikan kedua subjek nampak pada langkah merencanakan pemecahan masalah dan langkah memeriksa kembali solusi yang diperoleh. Subjek FI menyelesaikan masalah sesuai dengan rencana sehingga memperoleh jawaban yang benar dan membuat kesimpulan dengan tepat, sedangkan subjek FD tidak memperoleh jawaban akhir sehingga tidak dapat memberikan kesimpulan yang tepat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATERI OPERASI BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 41 MALUKU TENGAH Lepith, Gressia Claudia; Molle, Juliana Selvina; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i3.p136-141

Abstract

Operasi bentuk aljabar merupakan salah satu materi yang penting diajarkan di SMP, karena pembelajaran aljabar sangat bermanfaat bagi siswa dalam memahami materi yang lain maupun konsep aljabar di jejang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini mengkaji bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head together ( NHT) pada materi operasi bentuk aljabar di kelas VII SMP. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada materi operasi bentuk aljabar di kelas VII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan teknik pengumpulan data melalui lembar observasi dan tes akhir siklus. Subjek dalam penelitian, yaitu 20 orang siswa. Hasil penelitian menujukan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terdapat peningkatan hasil belajar dimana hasil tes siklus I yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) lebih dari atau sama dengan 60 (≥60) adalah 6 orang siswa dengan persentase 30%. Pada siklus II yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) lebih dari atau sama dengan 60 (≥60) adalah 13 orang siswa dengan persentase 65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP pada materi operasi bentuk aljabar.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KECAMATAN PULAU-PULAU TERSELATAN Laimeheriwa, Susanty; Ratumanan, Tanwey Gerson; Palinussa, Anderson Leonardo
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i3.p160-173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pencapaian kemampuan numerasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 kecamatan pulau - pulau terselatan dalam menyelesaikan soal pada materi operasi bilangan bulat dan himpunan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif - kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa yang dipilih dari 38 siswa dikategorikan dari skala penilaian Ratumanan dan Laurens (Tinggi, Sedang, dan Rendah) dan pendapat guru terhadap subjek. Data dikumpulkan berdasarkan soal tes yang mewakili semua indikator kemampuan numerasi. Data dianalisis dengan cara memberikan skor berpatokan pada rubrik untuk setiap jawaban subjek. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan kategori numerasi tinggi (WA) mampu memenuhi semua indikator kemampuan numerasi pada soal nomor 3,2, dan 4, namun cukup mampu memenuhi semua indikator kemampuan numerasi pada soal nomor 1. Subjek dengan kategori numerasi sedang (ZAD) mampu memenuhi semua indikator kategori numerasi pada soal nomor 1 dan 4, sedangkan untuk subjek kategori numerasi rendah (DL) hanya mampu memenuhi semua indikator numerasi pada soal nomor 1.

Page 8 of 11 | Total Record : 101