cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,055 Documents
Analisis Tekno-Ekonomi PLTS on-Grid dan Battery Energy Storage System untuk SPKLU di Rest Area Jalan Tol KM 57 dan KM 164b Asep Akbar Azhari; I Made Indradjaja Marcus Brunner
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32968

Abstract

Pertumbuhan kendaraan listrik meningkatkan kebutuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang andal, terutama pada rest area jalan tol. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan PLTS on-grid dan Battery Energy Storage System (BESS) untuk mendukung operasional SPKLU di Rest Area KM 57 Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan KM 164B Jalan Tol Cikopo–Palimanan. Metode kuantitatif-deskriptif mengintegrasikan analisis spasial ArcGIS Pro, data potensi energi surya Global Solar Atlas, kebutuhan energi SPKLU, penentuan kapasitas PLTS dan BESS, skema zero export, serta analisis ekonomi. Luasan potensial mencapai 3.437,001 m² di KM57 dan 4.394,434 m² di KM164B. Kebutuhan energi tahunan masing-masing 84.279 dan 37.979 kWh, sedangkan specific PV output sebesar 1.447,2 dan 1.481,7 kWh/kWp/tahun. Kapasitas PLTS yang direkomendasikan adalah 58,30 kWp (106 modul 550 Wp) dan 25,85 kWp (47 modul), menghasilkan 84.371,76 dan 38.301,95 kWh/tahun. BESS yang direkomendasikan sebesar 500 kW/700 kWh dan 60 kW/100 kWh untuk fungsi backup dan peak shaving. Dengan umur proyek 25 tahun dan discount rate 10%, skenario PLTS tanpa BESS menghasilkan NPV Rp46.113.530 dan IRR 10,95% di KM57 serta NPV Rp25.843.379 dan IRR 11,20% di KM164B. LCOE masing-masing Rp1.355,35/kWh dan Rp1.333,58/kWh, lebih rendah dari tarif PLN Rp1.444,70/kWh. Skenario PLTS+BESS belum layak secara finansial akibat dominasi biaya baterai. Hasil menunjukkan PLTS berbasis kebutuhan beban layak secara marginal, sedangkan BESS lebih tepat diposisikan sebagai investasi keandalan, backup, dan peak shaving.
Analisis Reliabilitas dan Usulan Strategi Pemeliharaan pada Mesin Bor Duduk dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) di Workshop Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang Desi Natalia Ratu; Dedy Nataniel Ully; Jonri Lomi Ga
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32970

Abstract

Mesin bor duduk merupakan salah satu peralatan utama dalam kegiatan praktikum di Workshop Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang, sehingga keandalan dan ketersediaannya sangat menentukan kelancaran proses pembelajaran. Kerusakan berulang pada komponen mesin dapat menyebabkan downtime, mengganggu jadwal praktikum, serta meningkatkan risiko keselamatan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis reliabilitas mesin bor duduk, mengidentifikasi komponen kritis dan mode kegagalan, serta merumuskan strategi pemeliharaan yang sesuai menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data historis kerusakan periode 2022–2024 yang diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan menggunakan RCM System Breakdown, diagram Pareto, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), perhitungan Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR), serta RCM Decision Worksheet. Hasil penelitian menunjukkan MTBF sebesar 166,7 jam, MTTR sebesar 2,9 jam, dan availability sebesar 98,3%. Motor dan V-belt dikategorikan kritis secara operasional, sedangkan saklar merupakan komponen kritis terhadap keselamatan. Strategi yang direkomendasikan mencakup preventive maintenance, condition-based maintenance, inspeksi, dan pemeriksaan fungsi secara berkala. Disimpulkan bahwa penerapan RCM dapat menjadi dasar penyusunan sistem pemeliharaan yang lebih terstruktur untuk meningkatkan reliabilitas, keselamatan, dan kontinuitas operasional mesin.
Pengaruh Perubahan Temperatur terhadap Kekuatan Impact pada Aluminium 5083 Roymons Jimmy Dimu; Fransiskus Sapar; Oktovianus Dharma Rerung; Lukas Lantang; Viktorius Belawa Maran
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32971

Abstract

Aluminium 5083 banyak digunakan pada struktur maritim karena memiliki kekuatan yang relatif tinggi, bobot ringan, serta ketahanan korosi yang baik. Namun, struktur kapal bekerja pada kondisi lingkungan dengan perubahan temperatur dan menerima beban kejut yang dapat memengaruhi kemampuan material dalam menyerap energi serta menahan terjadinya patah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi temperatur terhadap kekuatan impak Aluminium 5083 serta mengidentifikasi karakteristik makroskopis patahan yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pengujian impak Charpy. Spesimen dibuat mengacu pada ASTM E23 dengan ukuran 55 mm × 10 mm dan takikan berbentuk V sedalam 2 mm. Pengujian dilakukan pada temperatur 4°C, 10°C, 16°C, serta temperatur ruang sekitar 25°C, dengan tiga spesimen pada setiap kondisi temperatur terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai impak meningkat seiring peningkatan temperatur, yaitu 1,67 J/mm² pada 4°C, 1,84 J/mm² pada 10°C, 1,87 J/mm² pada 16°C, dan 1,93 J/mm² pada 25°C. Pengamatan makroskopis menunjukkan seluruh spesimen mengalami patahan berserat yang mengindikasikan perilaku relatif ulet. Dengan demikian, semakin tinggi temperatur pada rentang pengujian, semakin tinggi kekuatan impak Aluminium 5083, sementara karakteristik patahannya tetap didominasi patahan berserat.
Sustainable Road Indicators and Assessment Models for Supporting Sustainable Urban Infrastructure: A Systematic Literature Review Susanti Djalante
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32972

Abstract

Sustainable road infrastructure is essential for supporting urban mobility, environmental quality, safety, resilience, and long-term economic performance. However, existing road sustainability assessment models often emphasize environmental, technological, and economic aspects while providing limited attention to governance and climate resilience. This study aimed to identify dominant sustainability dimensions, compare major road rating systems, and develop an integrated framework for sustainable urban road assessment. A quantitative systematic literature review was conducted using Scopus-indexed publications from 2000 to 2026, following the PRISMA 2020 guidelines. From 202 retrieved records, 188 unique records were screened, and 134 documents were included for performance analysis, dimension-based content analysis, and keyword co-occurrence mapping. The results showed that the environmental dimension was the most frequently addressed aspect (56.0%), followed by innovation and technology (45.5%) and economics (37.3%). In contrast, governance (7.5%) and climate and disaster resilience (6.7%) were the least represented dimensions. A comparison of the Greenroads, INVEST, and Envision rating systems also indicated limitations in adapting these frameworks to developing-country contexts. The study concludes that sustainable road assessment requires a more balanced and context-sensitive framework integrating environmental, technical, social, safety, economic, resilience, governance, and innovation dimensions. Such an approach can better support sustainable urban infrastructure development, particularly in Indonesia, and provide a foundation for future empirical validation in Indonesian cities.
Pemodelan Water Surface Height di Delta Mahakam Menggunakan Regresi Linear Berganda pada Data ICESat-2 ATL13 (Rgt 937) Muamarul Fathir; Ni Made Rai Ratih Cahya Perbani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32973

Abstract

Pemantauan tinggi muka air (water surface height, WSH) di perairan delta dan pesisir memerlukan pengamatan yang menjangkau wilayah tanpa stasiun pasut. Altimetri satelit fotonik ICESat-2 melalui produk ATL13 menawarkan kemampuan tersebut, namun peubah mana yang benar-benar menentukan WSH pada produk ini belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola perilaku WSH menurut ruang dan waktu, menetapkan prediktor ATL13 yang signifikan, serta mengevaluasi kinerja model regresi linear berganda dalam memodelkan WSH. Data yang digunakan adalah 274.285 rekaman ATL13 Versi 7 pada lintasan RGT 937 sepanjang 277,50 km di perairan Delta Mahakam dan Selat Makassar, meliputi 25 siklus dari November 2018 sampai November 2025. Tinggi ortometrik ht_ortho dipilih sebagai peubah target karena bereferensi geoid. Penetapan prediktor dilakukan melalui empat tahap seleksi, yaitu penapisan kelengkapan data, uji signifikansi dan seleksi maju bertahap berbasis AIC, penapisan multikolinearitas dengan VIF, serta diagnostik nonlinear dengan distance correlation. Model yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95,07 persen keragaman WSH berasal dari perbedaan antarsiklus dan hanya 4,93 persen dari keragaman di dalam satu lintasan. Koreksi pasut laut merupakan prediktor terkuat dengan pangsa 71,690 persen perbaikan AIC dan 83,86 persen kepentingan menurut nilai SHAP, dengan koefisien 0,9395 yang mendekati perpindahan satu banding satu. Model regresi linear berganda memberikan RMSE 0,11981 m dan R² 0,94146, dan hasil ini hanya sahih untuk keadaan interpolasi pada lintasan yang diamati, bukan untuk lintasan baru. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model berbasis data ATL13 dapat digunakan untuk memperkirakan WSH di perairan Delta Mahakam, namun generalisasi ke lintasan atau siklus baru masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 5 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue