cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,043 Documents
Analisis Korelasi Temporal Polutan Udara dan Kasus ISPA di Kabupaten Karawang Tahun 2023 Sebagai Dasar Perancangan Sensor IoT Kualitas Udara Lokal Mahmudah Salwa Gianti; Farah Aulia Kirana; Hanif Aidil Rachman; Muhammad Rifai Ayatulloh; Dewi Indriati Hadi Putri
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32932

Abstract

Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia menghadapi permasalahan kualitas udara akibat tingginya aktivitas industri dan transportasi yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan temporal antara konsentrasi polutan udara dan kasus ISPA di Kabupaten Karawang tahun 2023 serta menentukan parameter polutan prioritas sebagai dasar perancangan sistem sensor Internet of Things (IoT) kualitas udara lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelatif berbasis data sekunder dengan metode Knowledge Discovery in Databases (KDD). Data polutan diperoleh dari Open-Meteo Air Quality API berbasis model Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), sedangkan data kasus ISPA berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Analisis dilakukan melalui tahapan preprocessing, agregasi temporal, rekayasa fitur lag, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulfur dioksida (SO₂) dengan efek jeda satu bulan (lag-1) memiliki korelasi paling kuat terhadap kasus ISPA dengan nilai r = 0,635 dan p = 0,036. Selain itu, ozon dan PM₂.₅ juga menunjukkan hubungan positif pada skenario lag-1. Temuan ini menunjukkan bahwa respons kesehatan terhadap paparan polutan memiliki pola temporal tertentu. Penelitian menyimpulkan bahwa SO₂, ozon, dan PM₂.₅ merupakan parameter prioritas dalam pengembangan sensor IoT kualitas udara lokal untuk mendukung pemantauan dan mitigasi risiko ISPA di kawasan industri Karawang.
Implementation of The Critical Path Method for Project Scheduling Using Python (Case Study: Construction of The Official Residence for The Commander and Deputy Commander of Company C, Morut Pioneer Battalion, Central Sulawesi Regional Police) Grace C.C. Lohonauman; Steenie E. Wallah; Grace Y. Malingkas
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32934

Abstract

Construction project management quality is the primary goal of every project executor. The Critical Path Method (CPM) enables efficient project scheduling by identifying critical activities and optimizing work sequences. This study aims to schedule the construction of the official residence for the Commander and Deputy Commander of Company C, Morut Pioneer Battalion, Central Sulawesi Regional Police, using CPM integrated with Python programming. Data were collected from project schedule documents comprising 28 activities with an initial planned duration of 180 days. Using CPM analysis with Python's NetworkX library, forward and backward pass calculations were performed to determine ES, EF, LS, LF, and total float values for each activity. The results show that the project duration can be optimized from 180 days to 127 days, achieving a time saving of 53 days (29.44%). Activities with a total float value of zero constitute the critical path, while non-critical activities retain scheduling flexibility. This study demonstrates that CPM integrated with Python effectively supports project scheduling decisions, resource allocation, and timeline control in construction project management.
Sistem Pengendalian Level dan Aliran Air Menggunakan Metode Cascade PID pada Modul Latih RT 512 dan RT 522 Galih Tejo Bowo Laksono; Dian Figana
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pengendalian level dan aliran air pada Modul Latih RT 512 dan RT 522 menggunakan metode kontrol Cascade PID. Modul latih yang digunakan merupakan perangkat eksperimen sistem kontrol yang terdiri dari plant pengendali level (RT 512) dan plant pengendali aliran (RT 522) yang saling terhubung secara hidrolik. Penelitian dilakukan melalui pengambilan data open loop untuk memperoleh kurva respon plant, kemudian pemodelan matematis dalam bentuk fungsi alih First Order Plus Dead Time (FOPDT), serta perhitungan parameter tuning PID menggunakan metode Cohen-Coon. Parameter PID yang diperoleh untuk loop primer (level) adalah Kp = 0.2196, Ki = 0.0089, dan Kd = 0.8231, sedangkan untuk loop sekunder (aliran) adalah Kp = 0.0861, Ki = 0.0871, dan Kd = 0.1702. Pengujian closed loop dilakukan pada set point 40 cm dengan membandingkan kinerja kontroler single loop PID dan Cascade PID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroler Cascade PID menghasilkan respon transien yang lebih cepat dengan rise time 140.5 detik, delay time 75.5 detik, settling time 432.975 detik, dan error steady state 2.5%, dibandingkan single loop PID yang memiliki rise time 271.5 detik, delay time 127.5 detik, settling time 722.464 detik, dan error steady state 5%. Meskipun overshoot pada Cascade PID lebih tinggi (17.5%) dibandingkan single loop (5%), nilai tersebut masih dalam batas toleransi sistem. Analisis kestabilan menggunakan metode Routh-Hurwitz memastikan bahwa sistem closed loop dalam kondisi stabil. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Cascade PID dengan tuning Cohen-Coon efektif meningkatkan kinerja pengendalian level dan aliran pada sistem dengan dinamika yang berbeda, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sistem kontrol di industri proses.
Analisis Penerapan Lean Manufacturing dalam Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi: A Systematic Literature Review Misbahul Anam; Sarah Margaretta Manik; Muhammad Farhan; M. Dhafa Nur R
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32912

Abstract

Persaingan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi melalui pengurangan pemborosan, perbaikan aliran kerja, dan peningkatan kualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Lean Manufacturing dalam meningkatkan efisiensi proses produksi berdasarkan systematic literature review terhadap artikel-artikel yang relevan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, dan sintesis literatur. Sebanyak 12 dokumen rujukan dianalisis, 1 artikel duplikat dieliminasi, dan 11 artikel digunakan sebagai sumber sintesis utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemborosan dominan dalam proses produksi meliputi defect, waiting, transportation, overproduction, inventory, motion, dan overprocessing. Alat lean yang paling sering digunakan adalah Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, 5S, Kaizen, Kanban, SMED, TPM, Fishbone Diagram, DMAIC, dan Lean Six Sigma. Penerapan lean terbukti mampu menurunkan lead time, mengurangi aktivitas non-value added, meningkatkan process cycle efficiency, menurunkan cacat produk, dan meningkatkan produktivitas. Kebaruan artikel ini terletak pada penyusunan sintesis terpadu antara alat lean, indikator efisiensi, jenis pemborosan, dan faktor keberhasilan implementasi.
Teknologi Tiang Pancang dengan Sepatu Tiang (Broaded Bottom Pile) Karminto Karminto; Johansen Pardede; Hotma Harapan Saragih
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32923

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kondisi geologi vulkanik dan sedimen, sehingga pada banyak wilayah dijumpai lapisan tanah lunak seperti lempung lunak, lanau lunak, dan gambut. Kondisi ini menjadi kendala utama dalam pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan perumahan karena daya dukung tanah yang rendah dan potensi penurunan (settlement) yang besar. Berbagai metode perbaikan tanah lunak telah dikembangkan, namun masih terkendala biaya tinggi dan waktu pelaksanaan yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi Broaded Bottom Pile (tiang pancang dengan sepatu) sebagai alternatif solusi perbaikan tanah lunak yang lebih efisien. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis perhitungan daya dukung berdasarkan data penyelidikan tanah BH-2 menggunakan metode α (faktor adhesi) untuk menghitung kapasitas dukung selimut (skin friction) dan kapasitas dukung ujung (end bearing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi Broaded Bottom Pile mampu mencapai end bearing pada nilai N-SPT sekitar 30, lebih rendah dibandingkan tiang pancang konvensional yang memerlukan N-SPT 50-60, sehingga kedalaman pemancangan dapat dipersingkat dari 20 m menjadi sekitar 10 m. Kapasitas dukung ultimit (Qult) tiang pancang 35/35 cm pada kedalaman 10 m mencapai 120,80 ton dengan kapasitas dukung izin (Qall) 60,40 ton. Penggunaan teknologi ini memberikan penghematan biaya konstruksi hingga 30-50% serta efisiensi waktu pelaksanaan yang signifikan, namun terbatas pada tiang tunggal (single pile) dengan panjang maksimum 20 m. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Broaded Bottom Pile merupakan solusi perbaikan tanah lunak yang lebih ekonomis dan efisien dibandingkan metode konvensional, dengan potensi penerapan yang luas pada berbagai proyek konstruksi di Indonesia.
Comparison of Passenger Car Equivalency Values Using Time Headway Method and PKJ 2014 at Transmart Kairagi Four-Way Intersection, Manado City Gabriella Elmalina Tuda; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32944

Abstract

The Transmart Kairagi Four-Way Intersection is one of the signalized intersections in Manado City that frequently experiences congestion and long queues during peak hours. The Passenger Car Equivalency (PCE) values used in intersection performance analyses generally refer to PKJI 2014; however, these values may not accurately represent current traffic conditions. This study aims to compare PCE values obtained using the Time Headway method with those specified in PKJI 2014 and to analyze their effects on intersection performance. Traffic surveys were conducted over three days (Saturday, September 6; Monday, September 8; and Tuesday, September 9, 2025) from 06:00 to 18:00 local time. Traffic volume data were classified into Motorcycles (MC), Light Vehicles (LV), and Heavy Vehicles (HV). The highest traffic volume was recorded on Monday between 17:00 and 18:00, reaching 3,413.6 passenger car units (pcu)/hour. The results indicate significant differences between the PCE values derived from the Time Headway method and those provided in PKJI 2014, which influence intersection capacity and degree of saturation calculations. These findings highlight the need to update PCE values based on actual field conditions to support more accurate traffic planning and operational management in Manado City
Pengaruh Pijat Oksitosin pada Ibu Nifas untuk Meningkatkan Produksi Asi di Puskesmas Sandai Wanda Safitri; Rosyidah Alfiti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i7.32946

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis yang memengaruhi keberhasilan menyusui, terutama dalam pencapaian produksi Air Susu Ibu (ASI) yang optimal. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat ditentukan oleh kelancaran produksi ASI, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkannya, salah satunya melalui pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Sandai. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan post-test only control group design pada 24 ibu nifas yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi (ibu nifas hari ke-1 hingga ke-10, tidak memiliki kontraindikasi menyusui, dan bersedia menjadi responden) selama Maret hingga Juni 2026. Data produksi ASI diperoleh melalui observasi frekuensi menyusui, lama menyusui, dan pengeluaran ASI setelah pijat oksitosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 responden, sebanyak 20 orang (83,33%) mengalami peningkatan produksi ASI setelah diberikan pijat oksitosin. Hasil analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dalam peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat teoretis bagi pengembangan ilmu kebidanan, khususnya mengenai intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan produksi ASI, serta manfaat praktis sebagai masukan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas untuk menerapkan pijat oksitosin sebagai intervensi rutin dalam pelayanan kebidanan.
Temuan Luka Tubuh pada Dewasa Muda dengan Penyebab Kematian Non Traumatik: Laporan Kasus Autopsi Forensik Youga Balian Firdaus; Heinz Cen Pujianto
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32949

Abstract

Kematian mendadak pada dewasa muda sering menimbulkan kecurigaan adanya kekerasan, terutama apabila ditemukan luka pada tubuh korban. Hal ini menyulitkan penentuan penyebab kematian medikolegal karena luka eksternal dapat mengalihkan perhatian dari penyakit alami yang mendasarinya. Laporan kasus ini bertujuan mendeskripsikan temuan autopsi forensik pada seorang laki-laki dewasa muda yang ditemukan meninggal dengan beberapa luka tubuh yang awalnya mengarah pada dugaan kematian akibat trauma, serta membuktikan bahwa kematian disebabkan oleh penyakit alami melalui pendekatan autopsi komprehensif. Pemeriksaan autopsi forensik dilakukan secara menyeluruh meliputi pemeriksaan luar untuk mendokumentasikan dan menilai karakteristik luka, pemeriksaan dalam untuk mengevaluasi organ-organ vital terutama jantung dan pembuluh darah koroner, serta pemeriksaan histopatologi dengan pewarnaan hematoksilin-eosin untuk konfirmasi diagnosis secara mikroskopis. Pemeriksaan luar menemukan beberapa luka terbuka dangkal di regio dada, abdomen, dan ekstremitas bawah dengan karakteristik konsisten trauma tumpul ringan. Pemeriksaan dalam menunjukkan kardiomegali (berat jantung 420 gram) dan penyempitan lumen arteri koroner anterior kiri lebih dari 70% akibat plak aterosklerotik, disertai gambaran makroskopis infark miokard pada dinding ventrikel kiri. Pemeriksaan histopatologi mengkonfirmasi nekrosis sel miokard dengan hilangnya inti sel dan peningkatan eosinofilia sitoplasma, tanpa infiltrasi radang akut bermakna. Penyebab kematian ditetapkan sebagai infark miokard akut akibat penyakit arteri koroner aterosklerotik. Luka superfisial yang ditemukan merupakan temuan insidental yang tidak berhubungan dengan mekanisme kematian. Kasus ini menegaskan bahwa luka eksternal ringan tidak boleh langsung diinterpretasikan sebagai penyebab kematian tanpa evaluasi autopsi menyeluruh. Autopsi forensik komprehensif yang mengintegrasikan pemeriksaan luar, dalam, dan histopatologi penting untuk mencegah kesalahan klasifikasi penyebab kematian yang berimplikasi pada proses hukum dan investigasi kriminal.
Manajemen Rantai Pasok SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis pada Berbagai Karakteristik Wilayah Reny Widya Lestari; Rr. Rooswanti Putri Adi Agustini; Bambang Tutuko
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32950

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh efektivitas pengelolaan rantai pasok pangan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan implementasi manajemen rantai pasok SPPG di wilayah perkotaan, moderat, dan terpencil guna memahami faktor penentu efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif pada SPPG Bulak (Surabaya), SPPG Magetan, dan SPPG Tosari (Pasuruan) yang mewakili karakteristik wilayah berbeda, data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, sementara data sekunder berasal dari dokumentasi resmi. Analisis deskriptif-komparatif dilakukan dengan kerangka Food Security (ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan), yang diinterpretasikan melalui teori Manajemen Rantai Pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas rantai pasok SPPG dipengaruhi karakteristik wilayah masing-masing: SPPG Bulak unggul dalam integrasi jaringan pemasok dan efisiensi logistik perkotaan; SPPG Magetan menunjukkan keunggulan dalam pemanfaatan produksi pangan lokal dan kemitraan dengan pelaku usaha daerah; sementara SPPG Tosari, meskipun menghadapi keterbatasan infrastruktur wilayah terpencil, tetap mampu menjaga keberlangsungan layanan melalui kolaborasi pemangku kepentingan dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan konsep "Adaptive Regional Food Supply Chain," yang menegaskan bahwa kapasitas produksi pangan lokal, integrasi jaringan pemasok, kualitas infrastruktur logistik, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan kemampuan adaptasi terhadap karakteristik wilayah merupakan faktor utama penentu efektivitas Program MBG. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori Manajemen Rantai Pasok di sektor pangan publik dan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengelolaan rantai pasok SPPG yang lebih adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Implementasi Hot Standby Router Protocol (HSRP) Berbasis Aplikasi Cisco Packet Tracer untuk Meningkatkan Ketersediaan Jaringan pada PT. Global Inti Corporatama Arnoldus Ema; Nur Sucahyo; Septiana Ningtyas
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i8.32953

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur jaringan komputer yang memiliki tingkat keandalan (reliability) dan ketersediaan (availability) yang tinggi. PT. Global Inti Corporatama sebagai perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan internet masih mengandalkan satu router sebagai default gateway, sehingga berpotensi menimbulkan single point of failure ketika perangkat mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Hot Standby Router Protocol (HSRP) menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer sebagai solusi peningkatan ketersediaan jaringan pada perusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan meliputi observasi, studi pustaka, wawancara, dan analisis SWOT. Sistem jaringan dirancang dengan mengintegrasikan teknologi VLAN, Inter-VLAN Routing, OSPF, ACL, dan HSRP menggunakan empat router Cisco 2901, sembilan switch Catalyst 2950-24, serta 56 komputer klien. Implementasi dilakukan melalui konfigurasi perangkat menggunakan Cisco Internetwork Operating System (IOS) dan pengujian konektivitas menggunakan Command Line Interface (CLI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konfigurasi berhasil diterapkan dengan sangat baik, yang dibuktikan melalui verifikasi menggunakan perintah show vlan brief, show ip ospf neighbor, show access-lists, dan show standby brief. Pengujian membuktikan bahwa ketika Router Active mengalami gangguan, Router Active Backup secara otomatis mengambil alih fungsi default gateway melalui mekanisme failover tanpa mengganggu komunikasi jaringan, dengan waktu peralihan kurang dari 10 detik sesuai hold time HSRP. Setelah Router Active kembali beroperasi, fitur preempt berhasil mengembalikan peran Router Active sebagai gateway utama. Implementasi ACL juga berhasil membatasi akses pengguna ke VLAN Manajemen sesuai kebijakan keamanan yang ditetapkan. Dengan demikian, implementasi HSRP terbukti mampu meningkatkan keandalan dan ketersediaan jaringan komputer pada PT. Global Inti Corporatama secara signifikan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 8 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 7 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 5 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue