cover
Contact Name
Ika Berdiati
Contact Email
ikaberdiati@gmail.com
Phone
+6283140586662
Journal Mail Official
pmpzi.bdkjakarta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rw. Kuning No.5 Kel, RT.3/RW.2, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
ISSN : 25489232     EISSN : 27753573     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious affair
Articles 106 Documents
PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE TUTOR- SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Sri Rochani
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.215

Abstract

Abstract This classroom action research aimed to describe how to apply the STAD model peer-tutor cooperative learning to increase student activity (asking, answering, arguing, and problem-solving) and biology learning outcomes. The results show that student activities experience dynamics during the implementation of activities. Asking activity is still the activity most students do compare to other activities. However, from a trend standpoint, the responding activity shows a steady uptrend. The activity pattern for answering is almost the same as for denying. However, the first upward trend is higher than the last; meanwhile, problem-solving activity fluctuated and tended to decrease. The possibility that can be interpreted in this problem-solving activity is to reduce the issues debated in the discussion. Study results show an increase in both cycles. This study's results align with the learning objectives of the peer-tutor model, which provides opportunities for students to develop their abilities and feel part of a group. This study concludes that cooperative learning with the peer-tutor method helps increase student activity and learning outcomes.    Abstrak Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah mendeskripsikan cara menerapkan pembelajaran kooperatif tutor-sebaya model STAD untuk meningkatkan aktivitas siswa (bertanya, menjawab, menyanggah dan memecahkan-masalah) dan hasil belajar Biologi. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas siswa mengalami dinamika selama pelaksanaan kegiatan. Aktivitas bertanya tetap merupakan aktivitas yang paling banyak dilakukan siswa dibanding aktivitas lainnya. Namun, dari sudut tren, aktivitas menjawab menunjukkan tren naik yang stabil.  Pola aktivitas menjawab ini hampir sama dengan aktivitas menyanggah, namun tren kenaikan aktivitas yang pertama lebih tinggi dari yang terakhir. Sementara itu, aktivitas memecahkan-masalah berfluktuasi dan cenderung turun. Kemungkinan yang bisa ditafsirkan pada aktivitas memecahkan masalah ini adalah menurunnya permasalahan-permasalahan yang diperdebatkan dalam diskusi. Hasil belajar menunjukkan peningkatan pada kedua siklus. Hasil penelitian ini senada dengan tujuan pembelajaran dari model tutor-sebaya yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuannya dan merasa bagian dari sebuah kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan metode tutor-sebaya bermanfaat untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.
MAKNA LABEL HALAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Faisal Muzzammil
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.219

Abstract

The Ministry of Religion of the Republic of Indonesia, through its official website and Instagram account in March 2022, established and released the "Indonesian Halal Label" logo. The release of the Indonesian Halal Label logo by the Ministry of Religion received various responses and views and even sparked disagreements and cross-opinions from various groups. Against the background of various polemics and controversies about the new design of the Indonesian Halal Label logo, this research will reveal the meaning of the Indonesian Halal Label from a semiotic perspective. This research was conducted to reveal and explain more deeply: (1) The Denotation Meaning of the Indonesian Halal Label; (2) The Connotation Meaning of the Indonesian Halal Label. This research uses a semiotic analysis method. The semiotic concepts and theories used in this research are based on Roland Barthes' semiotics about the meaning of a sign. Based on the results of the analysis and discussion, there are two main findings in this study, namely: (1) Semiotically, the Indonesian Halal Label has a denotative meaning which means information and written description of the word "Halal" in Arabic, which is presented through pictures resembling mountains, as well as the words "Indonesian Halal" which are explicitly and presented in Indonesian language writing with using bold and capita fonts; (2) Semiotics, the Indonesian Hala Label has a connotative meaning which means the closeness between a Muslim and Allah, faith, simplicity, wisdom, balance, unity, serenity and the distinction between good (haq) and wrong (bathil).   Abstrak Kementerian Agama Republik Indonesia melalui website dan akun instagram resminya pada Maret 2022 menetapkan dan merilis logo “Label Halal Indonesia”. Perilisan logo Label Halal Indonesia oleh Kementerian Agama tersebut mendapatkan berbagai respon dan pandangan bahkan memicu perdebatan dan silang pendapat dari berbagai kalangan. Berlatar belakang dari berbagai polemik dan kontroversi desain baru logo Label Halal Indonesia tersebut, maka penelitian ini akan mencoba untuk mengungkap makna Label Halal Indonesia dari perspektif semiotika. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat mengungkap dan memaparkan lebih dalam tentang: (1) Makna Denotasi Label Halal Indonesia; (2) Makna Konotasi Label Halal Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika. Konsep dan teori semiotika yang digunakan dalam penelitian berlandaskan pada semiotika Roland Barthes tentang makna pada sebuah tanda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka ada dua temuan utama dalam penelitian ini, yaitu: (1) Secara semiotik Label Halal Indonesia tersebut memiliki makna denotasi yang berarti suatu informasi dan keterangan tulisan kata “Halal” dalam bahasa Arab yang disajikan melalui gambar menyerupai gunungan, serta tulisan “Halal Indonesia” yang secara eksplisit dan jelas disajikan dalam tulisan berbahasa Indonesia dengan menggunakan jenis huruf tebal (bold) dan kapita; (2) Secara semiotika Label Hala Indonesia tersebut memiliki makna konotasi yang berarti kedekatan antara seorang muslim dengan Allah swt, keimanan, kesederhanaan, kebijaksanaan, keseimbangan, kesatuan, ketenangan dan pembeda antara yang baik (haq) dan yang buruk (bathil).
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI NGANGGUNG Ahmad Irfan Irfan; Dicky Setiady
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.222

Abstract

Abstract This research aims to understand the process of internalizing the values of Islamic education in the nganggung tradition, identify the values it creates, and determine the impacts it generates. This study employs a qualitative method with an observational and interview approach, supplemented by secondary data obtained through a literature review. The internalization process of Islamic education in the nganggung tradition reveals a strong integration of Islamic values, whereby the community becomes educated in this tradition. Social values and religiosity are prominent aspects of the nganggung tradition. Factors such as religious understanding, the role of community leaders, and the selective paradigm of the community in the nganggung tradition support the internalization of Islamic education values within this tradition. The positive impact that emerges is the institutionalization of Islamic values in the community's way of life.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses internalisasi nilai pendidikan Islam tradisi nganggung, mengetahui nilai-nilai yang diciptakannya, dan juga mengetahui dampak yang ditimbulkannya.  Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara, serta data sekunder didapat melalui kajian kepustakaan. Hasil yang diterima pada proses internalisasi pendidikan Islam dalam tradisi nganggung nilai-nilai keislaman sangat melekat di dalamnya, sehingga masyarakat dalam menyertai kegiatan nganggung terdidik melalui tradisi yang ada. Nilai-nilai sosial dan religiusitas tampaknya menjadi aspek yang menonjol dalam tradisi nganggung. faktor pemahaman agama, peran tokoh masyarakat dan paradigma selektif masyarakat dalam tradisi nganggung tampaknya menjadi faktor pendukung internalisasi nilai pendidikan Islam dalam tradisi nganggung. Dampak positif yang ditimbulkan adalah nilai keislaman terlembagaan dalam kehidupan masyarakat.
KEPUASAN DAN RETENSI GURU TERHADAP SISTEM PELATIHAN JARAK JAUH BALAI DIKLAT KEAGAMAAN INDONESIA Muhammad Alfarizi; Ngatindriatun Ngatindriatun
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.223

Abstract

Abstract Digital transformation after the COVID-19 Pandemic has touched the education sector through the development of e-learning. The use of e-learning media is not only for formal education learning but has also begun to feel the HR training department or directorate at state institutions. All ministries and state agencies in Indonesia must organize online education and training by utilizing e-learning. The BDK of the Ministry of Religion in Indonesia is very active in organizing distance education, especially for madrasa teachers, through the independent development e-learning platform for each BDK of the Ministry of Religion. This study is intended to investigate the factors driving satisfaction and retention of MoRA BDK distance training participants using e-learning. The study was carried out quantitatively based on a survey. It involved 206 madrasah teacher respondents who had attended the Ministry of Religion's BDK distance training or distance courses drawn by convenience sampling. This study found that cognitive uptake and social presence influence the perceived usefulness and ease of use of e-learning. In addition, this study determines that perceptions of the usefulness and ease of use of e-learning significantly influence satisfaction and, ultimately, electronic retention of MoRA BDK e-learning. This study recommends increasing system capability by combining utility and intrinsic features and developing a collaborative assignment system. The instructor's presence must be strengthened via live chat or video conference scheduling. The Ministry of Religion of the Republic of Indonesia needs to formulate a more detailed distance training policy, including appropriate training standards, to achieve the expected competencies of participants.   Abstrak Transformasi digital pasca Pandemi COVID-19 menyentuh hingga sektor pendidikan melalui pengembangan e-learning. Pemanfaatan media e-learning tidak hanya untuk pembelajaran pendidikan formal, namun juga mulai menyentuh bagian atau direktorat pelatihan SDM pada lembaga negara. Saat ini seluruh kementerian dan lembaga negara di Indonesia dituntut menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara online dengan memanfaatkan e-learning. BDK Kemenag di Indonesia sangat aktif menyelenggarakan pendidikan jarak jauh khususnya bagi guru madrasah melalui platform e-learning pengembangan mandiri masing-masing BDK Kemenag. Studi ini ditujukan untuk menginvestigasi faktor yang mendorong kepuasan dan retensi peserta pelatihan jarak jauh BDK Kemenag dalam menggunakan e-learning. Studi dilaksanakan secara kuantitatif berbasis survei dan melibatkan 206 responden guru madrasah yang pernah mengikuti pelatihan atau kursus jarak jauh BDK Kemenag yang ditarik dengan convenience sampling. Studi ini menemukan bahwa penyerapan kognitif dan kehadiran sosial memiliki pengaruh terhadap persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan e-learning. Selain itu studi ini menetapkan persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan e-learning secara signifikan mempengaruhi kepuasan dan pada ujungnya retensi elektronik kepada e-learning BDK Kemenag. Studi ini merekomendasikan peningkatakan kapabilitas sistem melalui penggabungan fitur utilitas dan intrinsik disertai pengembangan sistem kolaboratif penugasan. Kehadiran instruktur perlu diperkuat baik melalui fitur live chat ataupun penjadwalan video conference. Kementerian Agama RI perlu merumuskan kebijakan pelatihan jarak jauh yang lebih detail termasuk standar pelatihan yang sesuai agar kompetensi yang diharapkan pada peserta tercapai.
KEMAMPUAN ANALISIS GRAFIK FUNGSI KUADRAT TERINTEGRASI NILAI-NILAI KEISLAMAN Erna Sari Agusta
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.224

Abstract

Abstract This study aims to determine students' analytical abilities in the matter of quadratic function graphs as well as learn the learning of quadratic function graphs integrated with Islamic values at MTsN 28 Jakarta. This Classroom Action Research was conducted in 2 cycles on Quadratic Function Graph material. Each process consists of planning, implementing, observing, and reflecting. Through research, qualitative data on mathematics learning integrated with Islamic values were collected using observation techniques, interviews, field notes, and quantitative data analysis ability test results. Qualitative data was processed using a four-step qualitative analysis method: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion, while the quantitative data were processed using descriptive statistics. The results showed that the student's analytical abilities on the quadratic function graph material integrated with Islamic values developed well. An analogy between the effects of the x2 coefficient, x coefficient, and constant values on the shape of the graph teaches the material for graphing quadratic functions integrated with Islamic values. Islamic values that appear based on students' analytical abilities on changes in the form of the quadratic function graph are the concepts of faith, lust (desire), and charity (deeds). After learning the quadratic function graph integrated with Islamic values, the measurement results increased the analytical ability score from the average value and the percentage of student learning completeness. With the results of this study, it is recommended that mathematics learning is integrated with Islamic values as a learning approach that can improve students' mathematical analysis abilities.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan analisis siswa pada materi grafik fungsi kuadrat sekaligus mengetahuipembelajaran grafik fungsi kuadrat yang terintegrasi nilai-nilai keislaman di MTsN 28 Jakarta. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan sebanyak dua siklus pada materi Grafik Fungsi Kuadrat. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Melalui penelitian dikumpulkan data kualitatif mengenai pembelajaran matematika yang terintegrasi nilai-nilai keislaman menggunakan teknik observasi, wawancara dan catatan lapangan; dan data kuantitatif hasil tes kemampuan analisis. Data kualitatif diolah menggunakan metode analisis kualitatif empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan; sedangkan data kuantitatif diolah menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan analisis siswa pada materi grafik fungsi kuadrat yang terintegrasi nilai-nilai keislaman berkembang dengan baik. Materi grafik fungsi kuadrat yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dibelajarkan dengan menganalogikan antara pengaruh koefisien x2, koefisien x, dan nilai konstanta terhadap bentuk grafik. Nilai-nilai keislaman yang muncul berdasarkan kemampuan analisis siswa pada perubahan bentuk grafik fungsi kuadrat adalah konsep iman, nafsu (keinginan), dan amal (perbuatan). Hasil pengukuran setelah dilakukan pembelajaran grafik fungsi kuadrat yang terintegrasi nilai-nilai keislaman diperoleh peningkatan skor kemampuan analisis dari nilai rata-rata  dan prosentase ketuntasan belajar siswa. Dengan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar direkomendasikan pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai keislaman sebagai suatu pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan analisis matematis siswa.
EVALUASI DIKLAT CALON KEPALA MADRASAH Kun Mawardi Rahayu; Abdul Kadir Ahmad
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.226

Abstract

Abstract The training and education of future madrasah heads are one of the government's efforts to improve the quality of madrasah education. However, during the implementation of this training, there has been no documentation of the number of training alumni who have been appointed as madrasa heads, as mandated by Minister of Religious Affairs Regulation No. 24 of 2018. Yet, the implementation of this training requires considerable resources in terms of both time and finances. This evaluation study aims to qualitatively assess the outcomes of the training and the effectiveness of the alumni in their roles as madrasa heads. Conceptually, the survey measured two main parameters: (1) Evaluation of the training program for prospective madrasa principals, and (2) Performance of madrasa heads. The survey respondents consisted of alumni of the training program from 2018 to 2021 and madrasah educators, with limited characteristics and numbers. The research findings indicate that the alumni who have been appointed as madrasa principals have performed exceptionally well, as they have demonstrated relevance and effectiveness in addressing the challenges faced in the field. According to the alumni and madrasah educators, the performance of madrasa heads is rated as very good. The qualitative research findings also suggest that the process of appointing madrasa heads has followed the procedures established by Minister of Religious Affairs Regulation No. 24 of 2018, although there are some challenges that have hindered the appointment of several alumni as madrasa heads. Abstrak Diklat calon kepala madrasah merupakan salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan mutu madrasah. Namun selama pelaksanaan diklat tersebut, belum ada pendataan jumlah alumni diklat yang sudah terangkat sebagai kepala madrasah sebagai implementasi Peraturan Menteri Agama No 24 Tahun 2018. Padahal pelaksanaan diklat ini membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Penelitian evaluasi ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan memperdalam hasil dari diklat yang telah dilakukan dan apakah kinerja dari para alumni diklat efektif. Secara konseptual, parameter yang diukur dalam survei ini terdiri dari 2 parameter besar, yaitu (1) Evaluasi Diklat calon kepala madrasah, dan (2) Kinerja Kepala Madrasah. Responden survei ini adalah alumni diklat calon kepala madrasah 2018-2021 dan tenaga pendidik madrasah, dengan karakteristik dan jumlah yang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni diklat yang telah diangkat menjadi kepala madrasah berada pada kategori Sangat Baik, karena telah relevan dan sesuai tantangan yang hadapi di lapangan. Menurut para alumni diklat dan tenaga pendidik kinerja kepala madrasah Sangat Baik. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa proses pengangkatan kepala madrasah sudah mengikuti prosedur yang telah di tetapkan oleh PMA Nomor 24 Tahun 2018, meskipun ada beberapa kendala yang membuat beberapa alumni Diklat masih belum di angkat menjadi kepala madrasah.
ANALISIS KESESUAIAN P5P2RA DENGAN PRINSIP PELAKSANAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU PESERTA DIDIK Selly Idayanti
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.228

Abstract

Abstract This study aims to analyze the suitability of Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rohmatan Lilalamin (Pancasila Students Profile Strengthening Project and Rahmatan lil Alamin Students Profile Project/P5P2RA) at MTsN 1 Kota Tangerang with their implementation principles and their impacts on the students’ behaviors. This study applies a qualitative descriptive research design. The selection of the respondents used was purposive sampling. The data analysis technique used is Miles and Huberman’s analysis. The research data were collected through observations, documentation methods, and descriptive analysis using documentation records as the instruments. The result shows that the implementation of P5P2RA at MTsN 1 Kota Tangerang fulfilled the principles of P5P2RA implementation: holistic, contextual, student-oriented, explorative, togetherness, diversity, independence, usefulness, and religiosity. This project also has a positive impact on the achievement of the students of MTsN 1 Kota Tangerang, who have not only Pancasila Students’ profiles but also Rahmatan lil Alamin student’s profiles, who can think critically and creatively and can give peacefulness, and happiness feelings, also safety among human beings, and other Allah creatures to create a fun learning situation. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin(P5P2RA ) di MTsN 1 Kota Tangerang dengan prinsip pelaksanaan dan dampaknya terhadap perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan responden yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi serta analisis deskriptif, dengan instrumen berupa catatan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pelaksanaan program projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin (P5P2RA) di MTsN 1 Kota Tangerang sudah memenuhi prinsip penerapan P5P2RA yaitu holistik, kontekstual, berorientasi pada peserta didik, eksploratif, kebersamaan, keberagaman, kemandirian, kebermanfaatan dan religius. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap pencapaian peserta didik MTsN 1 Kota Tangerang sebagai pelajar Pancasila yang Rahmatan  lil Alamin mengajak untuk memberikan kedamaian, kebahagiaan dan keselamatan untuk sesama manusia serta semua makhluk ciptaan Allah Swt Tuhan yang maha esa, bernalar kritis, kreatif, serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MELALUI PEMANFAATAN E-BOOK INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Intan Irawati
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.231

Abstract

Abstract The research objective was to increase student activity and achievement during PJJ by using interactive e-book media in physics lessons. The research was conducted at MAN 15 Jakarta on 36 students of class XI IPA-3 for the 2020-2021 academic year. The waves e-book used in the study were compiled using a book creator application based on the PBL learning model. The type of research used is Classroom Action Research with the stages of planning, observation, implementation, and reflection. The research was conducted for two cycles with two meetings per cycle in March-April 2021. The instruments used included the KBM observation instrument, the student observation instrument, and the test instrument. The data obtained is displayed in tables and graphs and then analyzed descriptively. The results showed that after the action, the average student (66%) said they liked learning with e-book media and understood the material more than just discussions via wag and video conferencing. The effect that can be observed after learning using e-books is an increase in their activity during online learning activities. This student activity occurred during PJJ with the Wag platform (WhatsApp group) or via video conferencing. Students' activeness increased from cycle 1 to cycle 2, as seen from their questions and answers during discussions, group work, and assignment presentations. Student learning test scores increased from before the action to cycle one average up 23%, and from cycle 1 to cycle two increased by 51%. Student learning outcomes, even before the action and after the research, increased by 39.58. After cycle 1, the increase in learning outcomes was 18.97; after cycle 2, the increase was 20.61. This study recommends using interactive e-book media to improve student activities and learning outcomes in physics learning conducted online or blended learning. Abstrak Tujuan dari penelitian adalah meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar pada saat PJJ dengan menggunakan media e-book interaktif pada pelajaran fisika. Penelitian dilakukan di MAN 15 Jakarta pada 36 siswa kelas XI IPA-3 tahun pelajaran 2020-2021. E-book Gelombang yang digunakan dalam penelitian disusun disusun dengan aplikasi book creator berbasis model pembelajaran PBL. Jenis penelitian yang digunakan merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan perencanaan, observasi, pelaksanaan dan refleksi. Penelitian dilakukan selama 2 siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklus pada bulan Maret-April 2021. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen observasi KBM, instrumen observasi siswa dan instrumen tes. Data yang diperoleh ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tindakan, rata-rata siswa (61%) menyatakan bahwa mereka suka belajar dengan media e-book dan lebih paham materi dari pada hanya dengan diskusi via grup WhatsApp dan video conference. Adapun keaktifan siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 terlihat dari tanya jawab mereka saat berdiskusi, bekerja kelompok, dan presentasi tugas yang diberikan. Skor tes belajar siswa meningkat dari sebelum tindakan ke siklus 1 rata-rata naik 23% dan dari siklus 1 ke siklus 2 meningkat 51%.  Hasil belajar siswa pun sebelum tindakan dan setelah penelitian mengalami peningkatan sebesar 39,58. Setelah siklus 1 kenaikan hasil belajar 18,97 dan setelah siklus 2 kenaikan 20,61. Penelitian ini merekomendasikan penggunakan media e-book interaktif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika yang dilakukan secara daring ataupun blended learning.
STRATEGIC MANAGEMENT FOR INTEGRATION OF ENVIRONMENTAL EDUCATION AND ISLAMIC EDUCATION Farah Pramudita
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 1 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i1.232

Abstract

Abstract The purpose of this research describes the integration of environmental education and Islamic education through strategic management concepts. Problem research focuses on integrating environmental and Islamic education in Islamic educational institutions. It was conducted in the qualitative method of case studies and analyzing strategic management data using Wheelen and Hunger's theory. The results were divided into four steps to integrate environmental education and Islamic education, which are as follows: 1). Environmental scanning by SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) matrix; 2). Strategy formulation interprets environmental scanning into mission, objectives, strategies, and policy; 3). Strategy implementation emphasizes programs, budgets, and procedures; 4). Evaluation and control are the performance of teachers' and students' behavior toward the environment; in conclusion, that integration can be shaped if four strategic management steps are run in Islamic educational institution
MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN JUTAAN LAMPU Hartati, Sri
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 2 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i2.240

Abstract

Abstract This article describes the implementation Jutaan Lampu learning path. Jutaan Lampu is an acronym for judul (title), tujuan (objectives), alat dan bahan (tools and materials), langkah (steps), and kesimpulan (conclusions). The learning path is a simple procedure that was formulated to help students remember the right steps in writing procedural texts. The research uses a mixed research method with a sequential explanatory pattern. Research was conducted on online learning for the 2020-2021 Covid-19 pandemic in classes VII-7 and VII-8 MTs Negeri 5 Jakarta. The research results show that firstly, students feel education is more accessible. Secondly, there was an increase in student learning activity during online learning; and thirdly, there was a significant increase in the ability to write procedural texts compared to previous knowledge that did not use this strategy. The research recommends that teachers try these learning steps and improve them continuously to make the steps better.   Abstrak Artikel ini mendesripsikan  penerapan  langkah Jutaan Lampu yang merupakan akronim dari judul, tujuan, alat dan bahan, langkah, serta kesimpulan. Jutaan Lampu merupakan langkah yang penulis ciptkana dengan mengobservasi karakteristik peserta didik dan pengalaman penulis sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk membantu siswa berlatih menulis teks prosedur lebih mudah. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian campuran (mix methods) pola  sequential explanatory. Penelitian dilakukan pada pembelajaran daring pandemi Covid-19 tahun 2020-2021 di kelas VII-7 dan VII-8 MTs Negeri 5 Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama siswa merasa pembelajaran lebih mudah, kedua terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa selama pembelajaran daring; dan ketiga terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan menulis teks prosedur dibanding dengan pembelajaran sebelumnya yang tidak menggunakan strategi tersebut. Penelitia merokemndasikan para guru untuk mencoba langkah pembelajaran tersebut dan memperbaikinya terus-menerus agar lebih baik.

Page 6 of 11 | Total Record : 106