cover
Contact Name
Ika Berdiati
Contact Email
ikaberdiati@gmail.com
Phone
+6283140586662
Journal Mail Official
pmpzi.bdkjakarta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rw. Kuning No.5 Kel, RT.3/RW.2, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
ISSN : 25489232     EISSN : 27753573     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious affair
Articles 96 Documents
KEMANFAATAN BAHAN AJAR VIDEO PADA PELATIHAN JARAK JAUH CALON TUTOR IKM BDK JAKARTA Suryadi, Asip; Berdiati, Ika; Qonitah, Laity; Mashum, Mahin Mahmud
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 4 No. 2 (2023): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v4i2.271

Abstract

Abstract This study describes the level of provision of participants' expectations of video instruction in BDK Jakarta Distance Training (PJJ). The study uses a mixed method with an explanatory design model. The model consists of two steps. The first stage is quantitative data collection and the second is qualitative data collection. The first step used an online survey and the second used in-depth interviews. Quantitative data were processed to find patterns of answers which would be followed up with in-depth interviews. The population was 27 online classes of PJJ participants with 40 for each. They are teachers, headmasters and supervisors of Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) and Madrasah Aliyah (MA) from Banten, DKI Jakarta and West Kalimantan. The online survey was conducted with all participants while in-depth interviews were conducted with a representative sample based on geography, positions (teacher, headmaster, supervisor) and education level (MI, MTs, MA). The research concludes that the number, information substance, duration and graphic aspect of video instruction in general, the respondents stated that it was sufficient, but many aspects still needed to be improved and adjusted. Because the research results confirm the high usefulness of video, it is recommended for training institutions to build on video instruction developers division so that the videos used meet the adequacy of quantity and quality. Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan kemanfaatan dan tingkat pemenuhan harapan peserta terhadap bahan ajar video pada Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) di BDK Jakarta. Metode yang digunakan adalah mix method pola explanatory sequential design. Populasi penelitian adalah alumni PJJ Calon Tutor IKM sebanyak 27 angkatan dengan masing-masing peserta setiap angkatan terdiri dari 40 guru, kepala madrasah dan pengawas dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di wilayah kerja BDK Jakarta yang terdiri dari provinsi Banten, DKI Jakarta dan Kalimantan Barat.  Survei online dilakukan kepada seluruh peserta sedangkan in-depth interview dilakukan terhadap sampel representatif yang mewakili asal peserta, jabatan dan tingkat pendidikan (MI, MTs, MA). Penelitian menyimpulkan bahwa pada aspek jumlah, substansi informasi, durasi dan aspek grafis secara umum para responden menyatakan sudah memadai namun banyak aspek yang masih harus diperbaiki dan disesuaikan. Hasil penelitian merekomendasikan kepada lembaga pelatihan untuk meninjau kembali kebutuhan dan mutu video dan melembagakan pengembang bahan ajar video agar video yang digunakan memenuhi kecukupan jumlah dan mutunya.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI DESCRIPTIVE TEXT DAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK MELALUI PRAKTIK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Silvana, Rini
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.273

Abstract

Abstract This research aims to describe how differentiated learning helps improve learning outcomes and learners’ participation during learning and how learners perceive learning experiences that accommodates their varied learning needs. To achieve this goal, classroom action research was carried out with a process of planning, implementing, developing and reflecting in grade X (ten) IPS 2 MAN 1 Tangerang Municipality. Differentiated learning is applied during the process of learning descriptive texts with local wisdom context. This research used teacher’s journal, tests, and interviews to obtain data. The data was then analyzed descriptively and comparatively to determine the progress of students in learning descriptive texts from cycle 1 to cycle 2. Teacher journals and interviews helped record learners’ participation during the process and understand their attitudes towards the implementation of differentiated instruction. The results of the study indicate that differentiated learning helps improve student learning outcomes where, before the intervention, the average score achieved by students was 72.5 with a percentage of 47.5% in the insufficient criteria. This increased to 77.5 with a percentage of 67.5% in the sufficient category in cycle 1. The average student score in cycle 2 was 83.27 with a percentage of 86% in the very good criteria.  Observations recorded in the teacher's journal confirmed the increase in learners’ participation as seen in their readiness and preparation, participation in discussion as well as response to questions. The interview results reinforced the positive attitude of students towards the experience of learning descriptive texts with differentiated instruction practices.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkanbagaimana pembelajaran berdiferensiasi membantu meningkatkan hasil belajar dan partisipasi peserta didik serta bagaimana sikap peserta didik terhadap pengalaman belajar yang mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang bervariasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian tindakan kelas dilaksanakan dengan proses perencanaan, pelaksanaan, pengembangan dan refleksi di kelas X (sepuluh) IPS 2 MAN 1 Kota Tangerang. Pembelajaran berdiferensiasi ini diterapkan selama proses pembelajaran teks Deskriptif dengan konteks kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan jurnal guru, tes, dan wawancara untuk memperoleh data. Data kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif, untuk mengetahui kemajuan peserta didik dalam mempelajari teks deskriptif dari siklus 1 ke siklus 2. Jurnal guru dan wawancara membantu mencatat partisipasi peserta didik selama proses dan mengetahui sikap peserta didik terhadap pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian mengindikasikan pembelajaran berdiferensiasi membantu meningkatkan hasil belajar peserta didik dimana sebelum tindakan nilai rata rata yang dicapai peserta didik adalah 72,5 dengan prosentase 47,5% kriteria kurang, meningkat menjadi 77, 5 dengan prosentase 67,5% kategori cukup di siklus 1.  drata rata peserta didik pada siklus 2 adalah 83,27 dengan prosentase 86 % kriteria baik sekali.  Hasil pengamatan yang dicatat dalam jurnal guru selama tindakan mengkonfirmasi peningkatan partisipasi aktif peserta didik dilihat dari kesiapan dan persiapan, keaktifani dalam diskusi dan respon terhadap pertanyaan. Hasil waancara menguatkan sikap positif peserta didik terhadap pengalaman belajar teks deskriptif dengan praktik pembelajaran berdiferensiensi. Penelitian ini merekomendasikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatakan hasil belajar dan partisipasi peserta didik bahasa inggris materi teks deskriptif.
EVALUASI PASCA PELATIHAN KEPEMIMPINAN ADMINISTRATOR (PKA) Kharis, Selly Anastassia Amellia; Qonitah, Laity; Zubir, Edward; Arisanty, Melisa; Robiansyah, Anton
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.275

Abstract

Abstract Assessing performance emerges as a vital component within the management continuum, serving as a means to improve the future quality and efficacy of training initiatives. This study seeks to appraise the leadership training. The evaluation approach includes assessments from various perspectives, encompassing participant evaluation, trainer evaluation, implementation evaluation, encompassing participant evaluation, trainer evaluation, implementation evaluation, and post-training evaluation. The research method used is a mixed method that combines quantitative and qualitative approaches. The evaluation process is conducted on alumni and mentors (direct supervisors of alumni) of the Leadership Training for Administrators (PKA) held 12 months after the PKA concludes. The evaluation involves the distribution of online questionnaires and conducting direct interviews with alumni and mentors, utilizing simple random sampling, resulting in a total of 34 alumni and 14 PKA mentors. The average score of alumni for the progress of change actions is 4.46, which falls into the very good category. The average score of mentors for the progress of change actions is 4.57, which also falls into the very good category. Through this evaluation, it is expected that the direction of policies embedded in various programs and activities can be implemented accurately and correctly to support the achievement of organizational goals in realizing a world-class bureaucracy in government agencies. Abstrak Evaluasi adalah salah satu elemen yang memiliki signifikansi tinggi dalam rangkaian proses manajemen sebagai upaya dalam peningkatan kualitas dan efektivitas pelatihan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelatihan kepemimpinan administrator. Pendekatan evaluasi mencakup penilaian dari berbagai sudut pandang, termasuk evaluasi peserta, evaluasi tenaga pelatihan, evaluasi penyelenggaraan, dan evaluasi pasca pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Proses evaluasi dilakukan kepada alumni dan mentor (atasan langsung alumni) Pelatihan Kepemimpinan Administrastor (PKA) yang dilaksanakan setelah 12 bulan sejak PKA berakhir. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner secara online dan melakukan wawancara secara langsung kepada alumni dan mentor. Pemilihan sampel dilakukan secara acak menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel yang diperoleh adalah 34 alumni dan 14 mentor PKA. Rata-rata dari skor alumni dari perkembangan aksi perubahan adalah 4,46 yang termasuk kategori sangat baik. Rata-rata dari skor mentor dari perkembangan aksi perubahan adalah 4,57 yang termasuk kategori sangat baik.  Melalui evaluasi ini diharapkan arah kebijakan yang telah dituangkan ke dalam berbagai program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan tepat dan benar untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi guna mewujudkan world class bureaucracy pada instansi-instansi pemerintah.
PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL DI PERGURUAN TINGGI: PENGARUH MATA KULIAH DESAIN DIGITAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DIGITAL MAHASISWA Faqihuddin, Achmad; Sinta, Dewi
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.279

Abstract

Abstract In the contemporary digital epoch, proficiency in adapting and mastering digital skills is paramount for individuals. The present study elucidates the significant influence of a Digital-Based Islamic Education Instructional Design Course on augmenting digital skills among participants of the Distance Education Program at the Islamic Education Department, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, currently known as the Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). This initiative, a pioneering endeavour by the Syekh Nurjati Indonesia Cyber Islamic University (UISSI) and supported by the Ministry of Religious Affairs (Kemenag), adopts an online learning paradigm facilitated by madrasah educators across diverse regions. The research, employing a quantitative methodology, engaged 90 students from the course above to analyze their engagement levels, including participation scores, study hours, and overall course involvement. The enhancement of digital skills was assessed through a comparative analysis of pre-and post-test scores, specifically tailored to evaluate the students' digital competencies. Linear regression analysis revealed a substantial impact of course participation on enhancing digital skills, evidenced by a determination coefficient (R-squared) of 0.761. This indicates that 76.1% of the variance in digital skill improvement can be attributed to this independent variable. Further, ANOVA analysis validated the regression model's robust statistical significance, denoted by an F value of 279.702 and a p-value less than 0.001. The juxtaposition of the mean pre-test score (60.40) against the post-test score (85.40) furnishes empirical substantiation of the course's efficacy. These outcomes highlight the criticality of incorporating the Digital-Based Islamic Education Instructional Design Course into the curricula of higher education institutions as a strategic manoeuvre to equip students for success in a progressively digital world.     Abstrak Di era digital saat ini, kemampuan untuk menyesuaikan diri dan menguasai keterampilan digital menjadi sangat penting bagi individu. Penelitian ini menyoroti pengaruh Mata Kuliah Desain Pembelajaran PAI Berbasis Digital terhadap peningkatan keterampilan digital mahasiswa dalam Program Pendidikan Jarak Jauh di Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon atau yang dikenal saat ini Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). Program ini merupakan inisiatif uji coba oleh Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI), didukung oleh Kementerian Agama (Kemenag), dan menampilkan pendekatan pembelajaran online yang diikuti oleh guru-guru madrasah dari berbagai wilayah. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan data dari 90 mahasiswa yang terlibat dalam Mata Kuliah Desain Pembelajaran PAI Berbasis Digital, dengan fokus pada skor partisipasi mereka, jam belajar, serta penilaian komprehensif mengenai keterlibatan mereka dalam kursus. Keterampilan digital diukur melalui perbandingan skor pre-test dan post-test yang secara khusus dirancang untuk menilai kompetensi digital mahasiswa. Menggunakan analisis regresi linear, penelitian ini mendapati bahwa partisipasi dalam mata kuliah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan digital, dengan koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0.761, menunjukkan bahwa 76.1% variabilitas dalam peningkatan keterampilan digital mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel independen ini. Analisis ANOVA menunjukkan signifikansi statistik yang kuat dari model regresi yang diaplikasikan, dengan nilai F sebesar 279.702 dan p-value kurang dari 0.001. Hasil membandingkan rata-rata skor pre-test sebesar 60.40 dengan skor post-test sebesar 85.40, memberikan bukti empiris atas manfaat mata kuliah ini. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan Mata Kuliah Desain Pembelajaran PAI Berbasis Digital dalam kurikulum pendidikan tinggi sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa untuk sukses dalam dunia yang semakin didigitalisasi.
IMPLEMENTASI P5P2RA TEMA SUARA DEMOKRASI SEBAGAI UPAYA MENGUATKAN KONSEP DEMOKRASI DAN KARAKTER SISWA Irawati, Intan
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.291

Abstract

Abstract There are many conflicts due to differences in religion, race, and ethnicity. Thus, these are indicators of the lack of understanding of the value of democracy in society. Meaningful learning experiences are needed to strengthen the concept of democracy and student character through P5P2RA. This research aims to analyze the implementation of the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile and Rahmatan Lil'Alamin Student Profile (P5P2RA) with the theme Voice of Democracy in strengthening the concept of democracy and character of MAN 15 Jakarta students. The research uses a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data was collected using a purposive sampling technique on 198 classes. The research instruments used were a performance assessment rubric and a product assessment rubric. The research results show that implementing P5P2RA at MAN 15 Jakarta has strengthened the concept of democracy and student character. This is demonstrated by the assessment results, showing that the average score for products made by students per the Suara Democracy theme is 84, the creativity score for Suara Democracy products is 85, and team collaboration is 82. Product differentiation is also in research papers, podcasts, dramas, posters, infographics, poetry musicals, public service announcements and dances. The implementation of P5P2RA can also strengthen the character of the Pancasila Student Profile in students, especially the concept of democracy, where students state that learning in this profile project equips them as good citizens with the character of cooperation and creativity. Abstrak Banyaknya konflik karena perbedaan agama, ras, suku dan sebagainya merupakan indikator belum dipahaminya nilai demokrasi di masyarakat. Diperlukan pengalaman belajar yang bermakna untuk menguatkan konsep demokrasi dan karakter siswa di madrasah melalui P5P2RA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil’Alamin (P5P2RA) tema Suara demokrasi dalam menguatkan konsep demokrasi dan karakter siswa MAN 15 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling pada 198 siswa kelas XI sebagai partisipan dan dua partisipan dari fasilitator P5P2RA.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi saat pelaksanaan P5P2RA. Instrumen penelitian yang digunakan berupa rubrik penilaian kinerja dan rubrik penilaian produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5P2RA di MAN 15 Jakarta telah menguatkan konsep demokrasi dan karakter siswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil asesmen yang menunjukkan rerata skor produk yang dibuat siswa sesuai dengan tema Suara Demokrasi sebesar 84, nilai kreativitas produk Suara Demokrasi 85, dan kolaborasi tim 82. Selain itu juga terdapat diferensiasi produk berupa makalah penelitian, podcast, drama, poster, infografis, musikalisasi puisi, iklan layanan masyarakat dan tarian. Pelaksanaan P5P2RA ini juga dapat menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa terutama pada konsep demokrasi di mana siswa menyatakan bahwa pembelajaran dalam proyek profil ini  membekali diri mereka sebagai warga yang baik serta karakter gotong royong dan kreatif.
NILAI PENDIDIKAN PROFETIK DALAM TRADISI SEDEKAH SUKA-RELA PADA RITUS KEMATIAN MASYARAKAT DUSUN NUGUK KABUPATEN MELAWI KALIMANTAN BARAT Parwanto, Wendi; Antika, Yuliana; Lika, Lika
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.292

Abstract

Abstract This study is motivated by the lack of studies on the death tradition in the Nuguk Hamlet community, Melawi Regency, West Kalimantan. Therefore, researchers will conduct further studies. This research focuses on the values of humanization, liberation, and transcendence in the tradition of voluntary almsgiving in the Nuguk hamlet community. The type of this research is field research with a case study model, namely a case study of Nuguk hamlet, Melawi district, West Kalimantan. They use descriptive analysis methods and map prophetic educational values ​​introduced by Kuntowojoyo, focusing on three main aspects: humanization, liberation, and transcendence. The object studied is voluntary alms in the death rites of the people of Nuguk Hamlet, Melawi Regency. The conclusion of this article explains that First, the humanization aspect is that the habit of voluntary almsgiving in the death rites of the Nuguk hamlet community is a form of concern between fellow communities so that it can strengthen the community's ties of togetherness and friendship. Second, in the aspect of liberation, voluntary alms assistance in death rites can at least minimize negative things in society, such as social jealousy, envy, and other harmful things. Third, the aspect of transcendence, in the normative-theological claim of religion, is that all worship performed sincerely will receive rewards from God. Likewise, in the habit of voluntary charity, there is hope of receiving a reward from Allah for the good things done. Abstrak Studi ini dilatarbelakangi minimnya kajian tentang tradisi kematian pada masyarakat Dusun Nuguk kabupaten Melawi Kalimantan Barat, apalagi dikaitkan dengan pendekatan-pendekatan tertentu. Oleh karena itu, peneliti akan melakukan studi lebih jauh. Fokus penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai humanisasi, liberasi dan transendensi dalam tradisi Sedekah Suka-Rela pada masyarakat dusun Nuguk. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan model studi kasus, yakni studi kasus dusun Nuguk kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Menggunakan metode deskriptif analisis, serta menggunakan pemetaan nilai-nilai pendidikan profetik yang digagas oleh Kuntowojoyo, yakni fokus pada tiga aspek utama: humanisasi, liberasi dan transendensi. Objek yang dikaji adalah sedekah suka-rela dalam ritus kematian masyarakat Dusun Nuguk, Kabupaten Melawi. Kesimpulan artikel ini menjelaskan bahwa: Pertama, aspek humanisasi bahwa kebiasaan sedekah suka-rela dalam ritus kematian masyarakat dusun Nuguk merupakan bentuk kepedulian antar sesama masyarakat, sehingga dapat mempererat jalinan kebersamaan dan silaturahmi warga. Kedua, aspek liberasi, bantuan sedekah suka-rela dalam ritus kematian setidaknya dapat meminimalisasi hal-hal negatif di kalangan masyarakat, misalnya kecemburuan sosial, sifat iri, dengki dan hal negatif lainnya. Ketiga, aspek transendensi, dalam klaim normatif-teologis agama, bahwa semua ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan ganjaran pahala dari Tuhan. Demikian juga pada kebiasaan sedekah suka-rela, bahwa ada harapan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah atas kebaikan yang dilakukan tersebut.
PENOLAKAN PEMBANGUNAN RUMAH IBADAH DI KOTA CILEGON DALAM KONTEKS REGULASI DAN MODERASI BERAGAMA Hotimah, Husnul; Nurhayati, Nurhayati
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.297

Abstract

Abstract This research examines cases of rejecting church establishment from the perspective of regulation and religious moderation in Cilegon Banten. The research is a literature review. The literature studied includes books, journals, regulations and other documents. The results of this research show that the Decree of the Regent of Serang Number 189/Huk/SK/1975, which was used as the primary basis by the community to reject the establishment of a Church in Cilegon City has expired because it is not by legislation which is based on Pancasila as stated in the first and the fifth basic principle. Pancasila affirms the belief in the Almighty God and social justice for all Indonesian people. Apart from that, the reasons for rejecting the establishment of the church are not in harmony with the values ​​of religious moderation, especially the tasammuh indicator. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kasus penolakan pembangunan gereja dari sudut pandang regulasi dan moderasi beragama di Kota Cilegon. Penelitian menggunakan metode Kajian Pustaka. Pustaka yang dikaji adalah sumber-sumber tertulis, seperti buku, jurnal, regulasi dan dokumen lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SK Bupati Serang Nomor 189/Huk/SK/1975 dijadikan landasan utama oleh masyarakat untuk menolak pendirian Gereja di Kota Cilegon telah kadaluwarsa karena tidak sesuai dengan perundangan yang berlandaskan terhadap prinsip dasar bernegara yang tertuang pada sila pertama dan sila kelima dasar Pancasila yang meneguhkan ketuhanan Yang Maha Esa dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, kasus penolakan pembangunan tempat ibadah di Kota Cilegon tidak bertentangan dengan nilai-nilai moderasi beragama khususnya pada indikator tasammuh.
GAMES KaDoKo AND COOKING CLASS IN CHEMISTRY, FOR WHAT? Asworo, Yuliana Dwi
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 1 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v5i1.298

Abstract

Abstract The development of science, technology and art requires human resources to be able to compete globally in the 21st century. The effects of the Covid-19 pandemic require digitalization of education so that learning activities continue without limitations in space and time. Colloidal systems are part of chemistry, examples of which are often found in everyday life. The complexity of the material in the colloid system in the form of memorization, usually carried out by teachers using lecture and discussion methods, makes teachers innovate how to make learning activities in the classroom fun and memorable so that the learning material is understood in accordance with the demands of the basic competencies that students must master, both aspects cognitive and psychomotor, namely KD 3.14 and KD 4.14. One way to make chemistry learning activities in class meaningful is to do practicums and play. In this research, the author conducted qualitative research with a descriptive approach through colloidal domino game (KaDoKo) using an inquiry method carried out in groups, then each student wrote down questions along with explanations of the answers in a notebook. For the skills domain, students carry out cooking practice (cooking class), namely making colloid products or food preparations made from colloids, then presenting the manufacturing process, the type of colloid produced and the final result in video as a form of digitalization of education carried out by students. The teacher ensures that the type of colloid made by each group is different to ensure product variations. The final result obtained is that students enjoy learning activities and gain a different learning experience compared to previous learning and have directed communication skills based on the products they have made related to the concept of colloid systems and there is an increase in mastery of colloid concepts compared to the previous year. Abstrak Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni menuntut sumber daya manusia untuk mampu bersaing secara global di abad ke-21 ini. Efek pandemi Covid-19, menuntut digitalisasi pendidikan agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung tak terbatas ruang dan waktu. Sistem koloid merupakan bagian dari ilmu kimia yang contohnya sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kompleksitas materi dalam sistem koloid yang berupa hafalan, biasanya dilakukan guru dengan metode ceramah dan diskusi membuat guru berinovasi bagaimana caranya membuat kegiatan pembelajaran di kelas berlangsung menyenangkan dan berkesan agar materi pembelajaran dipahami sesuai dengan tuntutan dalam kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik, baik itu aspek kognitif maupun psikomotoriknya yaitu KD 3.14 dan KD 4.14. Salah satu cara agar kegiatan pembelajaran kimia di kelas menjadi bermakna adalah melakukan praktikum dan bermain. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui game domino koloid (KaDoKo) menggunakan metode inkuiri yang dilakukan per kelompok, lalu setiap peserta didik menuliskan soal beserta penjelasan jawabannya di buku catatan. Untuk ranah keterampilan, peserta didik melakukan praktik memasak (cooking class) yaitu membuat produk koloid atau olahan makanan berbahan dasar koloid kemudian mempresentasikan proses pembuatan, jenis koloid yang dihasilkan dan hasil akhirnya dalam bentuk video sebagai bentuk digitalisasi pendidikan yang dilakukan peserta didik. Guru memastikan jenis koloid yang dibuat setiap kelompok berbeda jenisnya agar terjadi variasi produk. Hasil akhir yang diperoleh adalah peserta didik menikmati kegiatan pembelajaran dan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dibanding pembelajaran sebelumnya serta memiliki kemampuan berkomunikasi yang terarah berdasarkan produk yang telah dibuatnya terkait konsep sistem koloid serta terjadi peningkatan penguasaan konsep Koloid dibandingkan tahun sebelumnya.
PROGRAM LAYANAN BELAJAR KEAGAMAAN DALAM MENINGKATKAN SPIRITUALITAS ANAK SEJAK DINI Hafidz, Nur; Praptia Barkah, Affitri
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/pp3k1y30

Abstract

Abstract Every child is born with the potential for goodness, namely the growth of a sense of self-potential, primary and secondary needs to be able to recognize, and awareness of the existence of God Almighty in him. The communication skills that are built will become a daily habit. Moreover, with a religious learning service program that improves children's spirituality from an early age. There is one Putra Harapan Kindergarten institution that implements a religious learning service program in improving the spirituality of early childhood. This religious learning service program is to make parents aware of the importance of spiritual intelligence being realized. From here it is important to research the religious learning service program in improving children's spirituality from an early age. The goal is, the religious learning service program in improving children's spirituality from an early age can recognize Islam (faith, Islam, and ikhsan) in every aspect of spiritual development in the Harapan Putra Kindergarten school room. This research method uses descriptive qualitative by taking seven samples of children, teachers, and principals at Putra Harapan Kindergarten aged 4-6 years and obtaining the impact of the religious learning service program. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation with an active participation model. The results of the study indicate that the religious learning service program in improving children's spirituality from an early age through: (1) Religious Learning Services for Individuals; (2) Religious Learning Services for Groups; (3) Spiritual Implications for Children from an Early Age. These three points are where children will experience changes in their spiritual attitudes and reason which will be evident in their daily religious learning.  Abstrak Setiap anak lahir mempunyai potensi kebaikan, yakni tumbuh rasa potensi diri, kebutuhan primer dan sekunder dapat mengenal, dan kesadaran adanya Tuhan yang maha Esa dalam dirinya. Kemampuan komunikasi yang dibangun akan menjadi kebiasaan setiap harinya. Terlebih dengan program layanan belajar keagamaan yang meningkatkan spiritual anak sejak dini. Ada salah satu lembaga TK Putra Harapan yang menerapkan program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak usia dini. Program layanan belajar keagamaan ini untuk menyadarkan orang tua pentingnya kecerdasan spiritual diwujudkan. Dari sinilah penting untuk meneliti program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak sejak dini. Tujuannya, program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak sejak dini dapat mengenal keislaman (iman, islam, dan ikhsan) dalam setiap aspek perkembangan spiritual di ruang sekolah TK Harapan Putra. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mengambil tujuh sampel anak, guru, dan kepala sekolah di TK Putra Harapan yang berusia 4-6 tahun dan memperoleh dampak dari program layanan belajar keagamaan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan model partisipasi aktif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritualis anak sejak dini melalui: (1) Layanan Belajar Keagamaan untuk Individu; (2) Layanan Belajar Keagamaan untuk Kelompok; (3) Implikasi Spiritual Anak Sejak Dini. Tiga poin inilah, anak akan memperoleh perubahan dalam sikap dan akal spiritual yang akan melekat dengan dibuktikan keseharian selama belajar keagamaan.
KECERDASAN AGRARIS: REINTERPRETASI KEJADIAN 1:26-30; 2:15 DARI PERSPEKTIF TEOLOGI AGRARIA Andri Saputra, Jefri
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 5 No. 2 (2024): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/0g3xs634

Abstract

Abstract This article aims to respond to agrarian issues that are currently struggling with churches and society in several regions in Indonesia. The texts of Genesis 1:28-30 and Genesis 2:15 often raise problems with ecological implications because of their contrasting meanings. Mastering and subduing creation in Genesis 1:28-30 tends to be counter-ecological, while Genesis 2:15 is pro-ecological. The author examines these two texts from the perspective of Norman Wirzba's Agrarian theology. The research results show that these two texts meet in efforts to manage natural potential and protect its vulnerability from damage. Genesis 1:28-30 constructs intelligent mastery or comprehensive and balanced insight into creation, and Genesis 2:15 constructs the act of cultivating natural potential and protecting its vulnerabilities from damage. These two texts are the starting point for constructing church services in responding to agrarian issues. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk merespons isu agraria yang menjadi pergumulan gereja dan masyarakat masa kini di beberapa daerah di Indonesia. Teks Kejadian 1:28-30 dan Kejadian 2:15 kerap menimbulkan masalah implikasi ekologis karena maknanya yang kontras. Menguasai dan menaklukkan ciptaan dalam Kejadian 1:28-30 cenderung kontra ekologi, sedangkan Kejadian 2:15 bersifat pro ekologi. Penulis mengkaji kedua teks ini dalam perspektif teologi Agraria dari Norman Wirzba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teks ini berjumpa dalam upaya mengelola potensi alam dan melindungi kerentanannya dari kerusakan. Kejadian 1:28-30 mengonstruksikan penguasaan secara inteligensi atau wawasan komprehensif dan berimbang terhadap ciptaan, dan Kejadian 2:15 mengonstruksikan tindakan mengolah potensi alam dan melindungi kerentanannya dari kerusakan. Kedua teks ini menjadi titik tolak mengonstruksikan pelayanan gereja dalam merespons isu-isu agraria.

Page 8 of 10 | Total Record : 96