cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
STRATEGI BAURAN PEMASARAN PADA INDUSTRI PENERBANGAN KASUS“LION AIR” Baiq Nurul Suryawati; Sulaeman Sarmo; Sulaeman
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri penerbangan memiliki karakteristik capital intensive, labor intensive, dan technology intensive, dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi. Keselamatan merupakan prasyarat utama yang dituntut pelanggan. Karena itu hanya maskapai yang mampu mengelola dengan baik ketiga sumber daya tersebutlah yang dapat bertahan. Setiap perusahaan memiliki tujuan tertentu dalam melaksanakan kegiatan promosi untuk memasarkan produknya. Brand equity dari Lion Airtelah terbentuk melalui proses yang panjang. Mulai dari pesawat jenis DAS X- Q 300, Wings Airsebagai feeder sampai pada merk Lion Airdengan motto low cost carriermaka merk Lion Air menjadi merk dengan brand equity yang kuat. Strategi produk yang telah dilakukan oleh lion air secara keseluruhan sudah baik, mulai dari penambahan produk ( rute penerbangan baru ), penambahan armada, teknologi yang digunakan sampai pada pelayanan.
PEMETAAN TINGKAT RESIKO KEKUMUHAN DI KELURAHAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Indah Arry Pratama
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kota sangat dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan penduduknya. Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk ini maka semakin tinggi pula kebutuhan lahan diperkotaan. Oleh karena itu, tingkat kepadatan di kawasan perkotaan cenderung lebih tinggi dari pada dikawasan rural karena tingkat aktivitas penduduk diperkotaan yang cenderung lebih tinggi. Perkembangan daerah urban mengubah lahan dengan tutupan vegetasi menjadi permukaan yang kedap air dengan kapasitas penyimpanan air yang kecil atau tidak ada sama sekali. Aktivitas yang paling dominan terhadap penggunaan lahan adalah aktivitas bertempat tinggal (pemukiman). Aktivitas ini memakan lebih dari 50% dari total lahan yang ada, sehingga sekarang banyak bermunculan kawasan pemukiman dengan konsep vertikal untuk mengurangi permasalahan akan keterbatasan lahan pemukiman. Sebagai Ibu kota Kabupaten Lombok Tengah tentu akan menghadapi permasalahan yang umum dijumpai oleh wilayah kota/perkotaan, yaitu munculnya kawasan permukiman kumuh. Penelitian ini dilakukan dalam Tiga (3) Tahap, yaitu Identifikasi Risiko, Pembuatan Peta Risiko, Mitigasi Risiko. Berdasarkan hasil pemetaan potensi risiko permukiman kumuh Kelurahan Praya berada pada Tingkat Kekumuhan Sedang, dan pemetaaan potensi risiko diharapkan pola penanganan tingkat kekumuhan dilakukan Pemukiman kembali atau Peremajaan. Program penanganan risiko dari tingkat kekumuhan yang ada dilakukan dengan perbaikan jalan setempat, penyediaan bak sampah, dan penanganan air limbah setempat.
PROSES BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH INDUKSI MATEMATIKA BERDASARKAN SINTAKS PEMBELAJARAN GUIDED TEACHING Bq Malikah Hr
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif mahasiswa dalam memecahkan masalah induksi matematika berdasarkan sintaks pembelajaran guided teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Universitas Hamzanwadi Selong. Penelitian dimulai dari bulan April sampai dengan Mei 2019. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 6 mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Informatika. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pembelajaran guided teaching dapat merangsang berpikir kreatif mahasiswa, menumbuhkan rasa ingin tahu, membantu mahasiswa dalam menemukan konsep yang baru, dan melatih mahasiswa dalam mengkomunikasikan ide atau hasil kerjanya. Selain itu, pembelajaran ini mementingkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam memahami konsep untuk mendapatkan sebuah kesimpulan. Dilihat dari tingkat kemampuan matematika mahasiswa, mahasiswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang atau rendah mampu berpikir kreatif di setiap tahapan pembelajaran guided teaching. Namun, perbedaan tingkat kemampuan tersebut mempengaruhi perbedaan karakteristik mahasiswa dalam membangun proses berpikir kreatif pada saat memecahkan masalah induksi matematika.
PERAN SUAMI DAN KELUARGA MEMPENGARUHI PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) : TELAAH SISTEMATIK Rohani
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kontrasepsi diharapkan dapat digunakan secara efektif oleh Pasangan Usia Subur (PUS) baik wanita maupun pria sebagai sarana pengendalian kelahiran. Sudah banyak penelitian yang dilakukan terkait faktor yang mempengaruhi penggunaan metode kontrasepsi namun belum ada yang fokus meneliti peran suami dan keluarga dalam penggunaan metode kontrasepsi. Tujuan review ini adalah untuk membandingkan pengaruh peran suami dan keluarga terhadap penggunaan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur (PUS). Digunakan 2 database yang ditelusuri dengan sistematik dan juga snow ball untuk mencari hasil penelitain yang sesuai dengan kriteria inklusi selanjutnya data dalam artikel di analisis dan di sintesis untuk menjawab tujuan review. Hasil penelitian yang di kaji adalah penelitian yang terfokus pada peran suami dan keluarga dalam penggunaan metode kontrasepsi (7 artikel) dan juga faktor lainnya (3 artikel). Hasil review menunjukkan sebagian besar peran suami dan keluarga memberikan pengaruh terhadap penggunaan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur yang di awali dengan niat, sikap dan dukungan yang positif baik oleh suami maupun keluarga. Rekomendasi berdasarkan hasil review ini adalah perlu dikembangkan intervensi dan metode yang tepat melalui pendekatan keluarga pada pasangan usia subur sehingga suami dan keluarga dapat memberikan pengaruh positif terhadap penggunaan metode kontrasepsi.
KEBERHASILAN PENYELENGGARAAN PELATIHAN BAGI NAKES TENTANG PEMBERDAYAAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA Mustika Hidayati
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan suatu komponen dalam manajemen program pelatihan. Suatu kegiatan pelatihan harus dimulai dan diakhiri dengan kegiatan evaluasi, sehingga proses pelatihan dapat dinyatakan lengkap dan menyeluruh. Manajemen pelatihan memiliki karakteristik tersendiri, dan evaluasi diarahkan untuk mengontrol ketercapaian tujuan. Dengan evaluasi dapat diketahui efektifitas dan efisiensi kegitan pelatihan yang telah dilaksanakan. Selain itu evaluasi juga memberikan gambaran tentang tingkatan keberhasilan peserta, hambatan-hambatan yang ada, kelemahan-kelemahan dan kekuatan-kekuatan yang dirasakan. Tujuan Penelitian Menganalisis tingkat keberhasilan pelaksanaan Pelatihan tentang Pemberdayaan Orang Tua dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyalahgunaan Napza Bagi Nakes. Disain penelitian bersifat deskriptif terhadap sejulah sampel dengan total populasi berjumlah 25 orang peserta Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa Tingkat keberhasilan pelatihan dinyatakan berhasil mengingat kenaikan pre dan posttest signifikan (p<0,05), Penilaian fasilitator sudah dinyatakan sangat baik karena memiliki nilai > 85 dan Penyelenggaraan pelatihan sudah dinyatakan baik karena berada pada nilai rata-rata 3,3. Tingkat kesulitan butir soal materi dianggap sulit karena rata-rata peserta menjawab 55,04%. Disarankan agar butir soal materi dievaluasi kembali karena butir soal yang dianggap sulit < 56%. dengan melibatkaan seluruh fasilitator untuk menjembatani dalam penyampaian materi sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang ada dalam kurikulum.
VARIASI RADIAL SIFAT FISIKA KAYU NANGKA (Artocarphusheterophyllus) YANG BERASAL DARI DESA SESAOT KABUPATEN LOMBOK BARAT Dwi Sukma Rini; I Wayan Swastana; Arna Diansyah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu nangka merupakan salah kayu yang dimanfaatkan sebagai bahan baku industri mebel dan kerajinan. Setelah masa produktifitas buah menurun, biasanya pohon ini akan ditebang dan dilakukan peremajaan. Kayu nangka banyak diminati karena mudah dalam pengolahan dan memiliki warna yang khas, yaitu kuning keemasan. Meskipun kayu nangka telah dikenal dan dimanfaatkan secara luas, namun informasi terkait sifat kayu nangka masih terbatas. Selain itu, sifat kayu juga ditentukan oleh kondisi lingkungan tempat tumbuh, sehingga data terkait sifat kayu yang berasal dari lokasi yang berbeda sangat dibutuhkan untuk menentukan kesesuaian dalam penggunaan akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika kayu nangka yang yang berasal dari daerah Sesaot, Kabupaten Lombok Barat pada arah radial batang, dan pengaruh kedudukan radial terhadap sifat fisikanya. Metode penelitian menggunakan metode ekprimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Berdasarkan hasil penelitian, variasi arah radial kayu nangka berpengaruh terhadap nilai kadar air kering udara, kadar air segar dan penyusutan tangensial dari kondisi segar ke kering udara. Rata-rata nilai kadar air segar dan kering udara kayu nangka pada arah radial adalah 98,45% dan 11,57%, berat jenis segar, kering udara dan kering tanur adalah 0,55, 0,57 dan 0,61. Penyusutan dari kondisi segar ke kering udara pada arah L, T dan R adalah 0,14%, 1,53% dan 0,80%. Penyusutan dari kondisi segar ke kering tanur pada arah L, T dan R adalah 0,42%, 5,10% dan 2,40%. Sementara nilai pengembangan dari kondisi kering udara ke kondisi basah secara berurutan adalah 0,42%, 1,67% dan 1,11%.
ANALISA SIFAT FISIK KERAMIK BERPORI DARI LUMPUR LAPINDO M. Ali Ilyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dari keramik Teknik (keramik berpori) yang dibuat dari lumpur Lapindo. Pemilihan bahan dari lumpur Lapindo karena kandungan alumina dan silika yang tinggi dan bahan ini tersedia cukup melimpah. Sedangkan tannin merupakan senyawa organik polifenol hasil metabolit sekunder tanaman. Tannin ini dipergunakan sebagai cetakan pori pada saat pembuatan keramik berpori. Adapun kadar tanin dalam lumpur Lapindo yang digunkan dalam penelitian ini adalah 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%, sedangkan metode yang digunakan untuk mencetak keramik mirip dengan metode die pressing.Analisa sifat fisik meliputi susut bakar (susut volume dan massa), massa jenis, diameter pori dan kekerasan. Hasil analisa menunjukkanbahwa prosentase susut bakar mengalami peningkatan sebanding dengan peningkatan jumlah tanin, namun keramik dengan 0% tanin memperlihatkan nilai susut negatif setelah sintering. Hal ini disebabkan karena berdasarkan hasil analisa XRD telah terjadi perubahan parameter sel yang meningkatkan volume secara signifikan pada oksida besi (Fe2O3). Analisa massa jenis dan diameter pori menunjukkan penurunan nilai dengan meningkatnya jumlah tanin dalam keramik, dan berdasarkan hasil uji SEM pada berbagai perbesaran tampak adanya berbagai bentuk dan ukuran pori. Hasil uji kekerasan dalam skala Vikers memperlihatkan penurunan nilai kekerasan, dan kekerasan tertinggi dimiliki oleh keramik dengan prosentase tanin 0% dengan nilai 99,07 Hv
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA DINAS PERINDUSTRIAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Sulaeman
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh motivasi terhadap prestasi kinerja pegawai pada Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan skunder. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara langsung pada Sekretaris dan Kepala Bidang yang ada pada Dinas Perindustrian dan penyebaran angket kepada 41 Pegawai di Dinas Perindustrian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus kolerasi product moment dan rumus mean (rata-rata hitung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prestasi kinerja pegawai di Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat dipengaruhi oleh minat atau tingginya motivasi kerja yang dimiliki oleh pegawai yang ada. Hal ini ditunjukkan dengan adanya nilai rxy lebih besar dari nilai r tabel pada taraf sifnifikan 99% yaitu 0,737  0,408. Adanya nilai rxy yang lebih besar dari nilai r table menunjukkan bahwa faktor motivasi merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor motivasi kerja pegawai Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kinerja kinerja yang dihasilkan
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SMA NEGERI 1 BATUKLIANG UTARA LOMBOK TENGAH Rohmayadi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SMA Negeri 1 Batukliang Utara Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Batukliang Utara lombok Tengah. Sumber data yang digunakan adalah narasumber, dokumentasi dan tempat penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, disply data, dan pengambilan keputusan. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan uji trianggulasi. Hasil yang dicapai kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi di SMA Negeri 1 Batukliang Utara Lombok Tengah.
PENUMBUHAN BUDI PEKERTI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Mi’rajus Subyan Rahmat
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 5 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang hasil dan faktor penghambat maupun faktor pendukung dari implementasi penumbuhan budi pekerti berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di SMP Negeri I Kediri. Sumber data yang digunakan adalah narasumber, dokumentasi dan tempat penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan uji trianggulasi. Hasil dari penumbuhan budi pekerti berbasis kearifan lokal yang diterapkan sudah berjalan baik ditunjukan dengan; Terbentuknya komunikasi yang baik antar anggota sekolah sehingga terciptanya nuansa agamis dan rasa kekeluargaan yang tinggi dalam melaksanakan visi, misi, dan tujuan sekolah secara bersama. Terhadap kegiatan proses pembelajaran di sekolah, terciptanya suasana lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan kondusif di sekolah yang diiringi dengan peningkatan prestasi dan penghargaan yang diperoleh sekolah. Adapun faktor penghambat dalam implementasi penumbuhan budi pekerti berbasis kearifan lokal yang diterapkan sekolah adalah masih terdapat guru di sekolah yang masih belum menerima sertifikasi sehingga memungkinkan terjadinya kecemburuan sosial antara sesama guru, masih adanya siswa yang terlambat datang kesekolah secara berulang, Masih belum terbentuknya kesadaran siswa terhadap penggunaan media sosial secara bijak. Sedangkan faktor pendukung dalam pelaksanaan penumbuhan budi pekerti berbasis kearifan lokal adalah peran sumberdaya manusianya yang utama, peran top lider dalam hal ini adalah kepala sekolah dalam mengelola potensi dari seluruh stake holder serta komponen yang ada di sekolah menjadi salah satu kunci dalam memanajememen program sekolah, Sosialisasi maupun pembinaan secara rutin dengan memanfaatkan media tertentu, pendekatan secara personal yang dilakukan pengawas, kepala sekolah, maupun guru terhadap siswa.

Page 6 of 41 | Total Record : 402