cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
LITERATUR REVIEW ; DAMPAK PEMBERIAN INSENTIF DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT Dian Dwiana Maydinar; Surya Ari Wibowo
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 5, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v5i1.2176

Abstract

Latar Belakang : Motivasi adalah dorongan dari dalam diri seseorang yang menyebabkan seseorang tersebut bertindak atau melakukan pekerjaan secara sadar. seseorang yang berkerja tentu didasari oleh motivasi, tentu saja derajat motivasinya berbeda-beda. Salah satu faktor motivasi kerja adalah pemberian insentif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  dampak pemberian  insentif dengan motivasi kerja perawat. Desain yang digunakan adalah literatur riview yaitu mengumpulkan artikel yang terkait maslah motivasi kerja perawat. Sumber data : menggunakan database elektronik yaitu : Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2014-2020. Penelitian dilakukan pada bulan juli- agustus 2020 Metode riview : metode review yang digunakan dalam literature review ini yaitu PRISMA cheklist dan JBI Critical Appraisal. Hasil : dari total 10 artikel yang dianalisis menggunakan kateria inklusi, didapatkan hasil seluruhnya menggunakan  crossecional, jumlah sample bervariasi mulai dari 30-131, jenis kelamin laki-laki dan perempuan, pendidikan diploma 3 dan sarjan, ners lama berkerja lebih dari 2 tahun. Penelitian ini menujukan bahwa pemberian insentif dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap motivasi kerja. Kesimpulan : pemberian insentif akan berdampak pada motivasi kerja perawat sehingga perawat akan giat bekerja dalam melakukan tugasnya dengan baik.Kata kunci: insentif, motivasi kerja, perawat
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN SKOR PRENATAL ATTACHMENT PADA PASIEN PRAKTIK MANDIRI BIDAN SUSI DESA AIR SEBAKUL BENGKULU Oktia, Vanika; Anggita, Kheniva Diah; Maydinar, Dian Dwiana
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2110

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN PADA IBU HAMILTRIMESTER III DENGAN SKOR PRENATAL ATTACHMENT PADAPASIEN PRAKTIK MANDIRI BIDAN SUSI DESA AIR SEBAKULBENGKULUVanika Oktia1*,Kheniva Diah Anggita2,Dian Dwiana Maydinar3STIKES TRI MANDIRI SAKTI BENGKULUABSTRAKSelama proses kehamilan, ibu hamil biasanya dituntut untuk selalu dalam keadaan sehat dan prima.Kehamilan yang terjadi pada perempuan biasanya akan menimbulkan perubahan fisik maupunpsikologis. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuesioner kecemasanyang dinamakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner Prenatal Attachment Inventory(PAI) dengan desain Penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 96 orang.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar usia responden adalah usia 26-30 tahun yaitu sebanyak57 orang (59,4%) dan usia 31-35 tahun sebanyak 39 orang (40.6%). Responden mengalami kecemasanringan yaitu sejumlah 44 orang (45,80%), kecemasan sedang yaitu sejumlah 28 orang (29,1%),kecemasan tinggi sebanyak 22 orang (22,9%) dan tidak ada kecemasan sebanyak 2 orang (2,08%).Berdasarkan uji statistic Spearman Correlation didapatkan bahwa nilai p-value = 0,000, nilai koefisienkorelatif didapatkan sebesar -0,497 yaitu arah negative menandakan bahwa semakin tinggi tingkatkecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan, maka skor prenatal attachment ibu semakin rendah.Kata Kunci : Kecemasan, ibu hamil, skor prenata
PENETAPAN KADAR BETA KAROTEN PADA BUAH TERUNG PEPINO PUTIH DAN TERUNG PEPINO UNGU Sandra Tri Juli Fendri; Roslinda Rasyid; Nia Marza; Siska Ferilda
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2542

Abstract

β-karoten disebut sebagai terpenoid dari metabolit sekunder termasuk kelompok karotenoid, karotenoid ini mempunyai pigmen organik berwarna kuning, orange, dan merah jingga kecoklatan hingga ungu yang terdapat pada sayuran dan buah-buahan, β-karoten memiliki kandungan provitaminA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar β-karoten pada buah terung pepino putih dan terung pepino ungu dan untuk mengetahui adanya perbedaan kadar β-karoten. Masing-masing sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan aseton sebagai pelarut. Ekstrak aseton diberikan perlakuan saponifikasi dan di ektraksi kembali menggunakan petroleum eter. Uji kualitatif menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan uji kuantitatif menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum 481 nm. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa buah terung pepino putih dan terung pepino ungu teridentifikasi mengandung senyawa β-karoten dengan nilai RF 0,65. Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar rata-rata β-karoten 0,17483 % b/b untuk buah terung pepino putih, 0,25026 % b/b untuk buah terung pepino ungu. Hal ini menunjukkan kadar β-karoten tertinggi terdapat pada buah terung pepino ungu kemudian di ikuti buah terung pepino putih. Berdasarkan analisis data menggunakan t independent menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari masing-masing sampel buah pepino yang ditandai dengan (p<0,05).Kata Kunci : β-karoten, Buah Pepino, Spektrofotometer UV-Vis.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANAK AIR PADANG yasti, miftah amalia; Febria, Chyka; Andriani, Liza; Ernita, Lisa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2105

Abstract

ABSTRAKTiga terlambat yang diketahui pada kunjungan ANC penyebab tingginya AKI.Kota Padang dengan 23 puskesmas target cakupan Bumil K4 adalah 100%, puskesmas Anak Air k4-nya hanya 77,4% dan wilayah kerjanya dengan penyumbang kasus AKI tertinggi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor apasaja yang berhubungan dengan kunjungan ANC di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain crosssectional, dilakukan di 11 Posyandu Kenanga Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Padang.Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TMIII berjumlah 53 orang.Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 43orang.Pengambilan data dengan wawancara pada responden berpedoman pada kuesioner,teknik pengolahan data diolah secara komputerisasi dengan analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian 28responden(65,1%)tidak lengkap melakukan kunjungan ANC.Didapatkan 24responden berpengetahuan rendah tidak lengkap melakukan kunjungan ANC(92,3%).Ketersediaan sarana ada 9responden(64,3%) tidak lengkap pelaksanaan kunjungan ANC.Serta 23responden(85,2%)yang kurang baik pelaksanaan konseling bidan tidak lengkap melakukan kunjungan ANC.Disimpulkan ada hubungan pengetahuan ibu dan konseling bidan terhadap kunjungan ANC sedangkan ketersediaansarana tidak berhubungan terhadap kunjungan ANC.
ANALISIS PERBANDINGAN MEDIA TERHADAP JUMLAH SEL ADIPOSE MESENCHYMAL STEM CELL Annita Annita; Inelvi Yulia; Mareta Haryani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2806

Abstract

Sel punca mesenkim adiposa (AD-MSCs) memiliki potensi besar dalam terapi regeneratif. Pemilihan media kultur yang tepat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan proliferasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek media Dulbecco's Modified Eagle Medium (DMEM) dan α-Minimum Essential Medium (α-MEM) terhadap pertumbuhan AD-MSCs. AD-MSCs dikultur dalam kedua media dan jumlah sel dihitung menggunakan kamar hitung Neubauer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AD-MSCs yang dikultur dalam α-MEM (178.333 sel/µl) mengalami proliferasi yang secara signifikan lebih tinggi (p=0.013) dibandingkan dengan yang dikultur dalam DMEM (152.333 sel/µl). Penggunaan α-MEM dapat meningkatkan jumlah AD-MSCs yang tersedia untuk aplikasi terapi seluler, sehingga memiliki implikasi penting dalam pengembangan terapi regeneratif.Kata kunci : Sel punca mesenkimal; media kultur; proliferasi sel; hemositometer Neubauer
HUBUNGAN PENGETAHUAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN IBU DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN POSYANDU BALITA USIA 0-5 TAHUN Wati, Sepri Vera; Sukarni, Diah; Anggraini, Arie; Amalia, Rizki
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1986

Abstract

Posyandu Balita merupakan kegiatan pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan kesehatan anak seperti imunisasi untuk pencegahan penyakit, penanggulangan diare,dan penyuluhan  kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan pengetahuan, Pendidikan Dan pekerjaan ibu dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu Balita Usia 1-5 Tahun di Desa Seleman Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2023. Jenis penelitian ini penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adal ah ibu yang memiliki  balita usia 1-5  tahun  di Desa Seleman Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2023 sebanyak 80 balita, pengambilan sampel dengan teknik total sampling berjumlah 80 responden. Jenis data menggunakan data primer, variabel dependen adalah Frekuensi Kunjungan Posyandu, variabel independen pengetahuan, Pendidikan dan pekerjaan. Hasil penelitian bivariat hubungan pengetahuan, Pendidikan dan pekerjaan dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu berdasarkan uji statistik chi square pengetahuan p-value 0,000 ≤ 0,05, Pendidikan p-value 0,002 ≤ 0,05 dan pekerjaan p-value 0,001 ≤ 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan, Pendidikan dan pekerjaan dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu Balita Usia 1-5 Tahun di Desa Seleman Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2023. Adapun saran kepada ibu yang memiliki balita 1-5 tahun untuk tetap melakukan Frekuensi Kunjungan Posyandu, karena dapat memantau tumbuh kembang anak.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA LABUH Nova - Fridalni; Putri Dafriani; Etri Yanti; Rahma Kurnia Ilahi; Eliza eliza; Liza Oktaria
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2495

Abstract

Masa balita merupakan masa yang ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan kasus kekurangan gizi pada anak balita yang tinggi bila dibandingkan dengan  ambang batas yang ditetapkan WHO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh. Penelitian  dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak balitanya dengan jumlah sampel sebanyak 159 orang dengan teknik sampling yang digunakan adalah teknik proporionate stratified random sampling. Data dianalisis dengan uji Chi square. Hasil penelitian didapatkan 43.4% responden memiliki status gizi buruk dan lebih dari separuh 64.2% responden memiliki pola makan kurang baik, lebih dari separuh yaitu 58.5% tingkat pengetahuan ibu rendah, lebih dari separuh yaitu 62.3% pendapatan orang tua rendah. Ada hubungan pola makan, tingkat pengetahuan dan pendapatan orang tua dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Muara Labuh (p=0,000). Perlu meningkatkan sumber informasi untuk ibu balita tentang kejadian status gizi pada anak dan faktor penyebab melalui penyuluhan kesehatan secara berkala atau menempelkan poster di puskesmas tentang pentingnya pemeriksaan status gizi pada anak balita.  Kata Kunci :  Pengetahuan; pendapatan; pola makan; status gizi.
Hubungan pengetahuan, dan pekerjaan ibu Dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu Balita Usia 1-5 Tahun di Posyandu Satra Yunola; Helni Anggraini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2600

Abstract

Pemantauan pertumbuhan balita merupakan salah satu kegiatan program perbaikan gizi yang berupaya pada pencegahan gangguan gizi dan peningkatan keadaan gizi anak balita. Posyandu aktif adalah posyandu yang mampu melaksanakan kegiatan utamanya secara rutin setiap bulan (KIA: ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, KB, imunisasi, gizi, pencegahan, dan penanggulangan diare) dengan cakupan masing-masing minimal 50% dan melakukan kegiatan tambahan. Tujuan Penelitian adalah Diketahui Hubungan Pengetahuan Dan Pekerjaan Ibu dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu Pada Balita Usia 5 Tahun Diposyandu Melati. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik total sampling. Populasi dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun  di Posyandu Melati sebanyak 51 balita responden. Hasil penelitian analisis univariat frekuensi Kunjungan Posyandu rutin sebanyak 38 orang (74,5%), ibu dengan pengetahuan baik sebanyak 28 orang (54,9%) dan ibu yang bekerja sebanyak 41orang (80,4%). Hasil analisis bivariat adalah hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu dengan p value sebesar 0,019 < 0,05, pekerjaan dengan p value sebesar 0,011 dan kualitas tidur dengan p value sebesar 0,001 terbukti secara statistik. Kesimpulan ada Hubungan Pengetahuan Dan Pekerjaan Ibu Dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu Pada Balita Usia 5 Tahun Diposyandu Melati. Saran bagi posyandu Diharapkan petugas/tenaga Kesehatan meningkatkan edukasi mengenai pentingnya untuk melakukan kunjungan Posyandu Balita baik secara tatap muka maupun dengan media yang dapat di akses.
HUBUNGAN USIA IBU, PERAN TENAGA KESEHATAN DAN JARAK TEMPUH DENGAN PEMERIKSAAN IVA TEST Diana, Emi; Mastina, Mastina; Dhamayanti, Reffi; Desmansyah, Desmansyah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1976

Abstract

 Tes IVA merupakan  pemeriksaan  inspeksi  visual seluruh  permukaan  leher  rahim  dengan  bantuan asam  asetat/cuka  yang  diencerkan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2022 jumlah pasangan usia subur 30-50 tahun (Wanita) sebanyak 577. PUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 44.658, dan pemriksaan IVA positif sebanyak 1 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Usia Ibu, Peran Tenaga Kesehatan Dan Jarak Tempuh Ke Fasilitas Kesehatan Dengan Pemeriksaan Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Pasangan Usia Subur. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur (Wanita) di Puskesmas Penyandingan Kabupaten OKU Tahun 2023 sebanyak 2.107 PUS. Sampel dalam penelitian berjumlah 43 responden, menggunakan Teknik Accidental Sampling. Jenis data menggunakan data primer, variabel dependen adalah Pemeriksaan Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA), variabel independen Usia Ibu, Peran Tenaga Kesehatan Dan Jarak Tempuh Ke Fasilitas Kesehatan. Berdasarkan uji statistik chi square usia p-value 0,026 < 0,05, peran tenaga kesehatan p-value 0,034 <0,05 dan jarak tempuh p-value 0,017< 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan Usia Ibu, Peran Tenaga Kesehatan Dan Jarak Tempuh Ke Fasilitas Kesehatan dengan Pemeriksaan Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA). Saran diharapkan tenaga kesehatan menyediakan media leaflet, komunikasi Informasi Edukasi (KIE) dalam memberikan informasi tentang IVA sehingga dapat meningkatkan pengetahuan WUS, bagi peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan mix method dengan variabel indepen yang berbeda dengan peneliti
HUBUNGAN PENERAPAN AYAH ASI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU DESA SAKEAN MUARO JAMBI TAHUN 2024 LAILATUL BADRIYAH
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2431

Abstract

ASI Eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Anak yang diberi ASI      Eksklusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Pada saat ini terdapat banyak kendala yang mengalangi tercapainya target pemberian ASI eksklusif yaitu masih gencarnya pemasaran susu formula, kurangnya tenaga konselor ASI, dan berbagai macam faktor ibu seperti pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, sikap ibu, etnis, paritas, kurangnya dukungan keluarga serta kurangnya informasi, dukungan suami            atau peran suami. Suami/ayah memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan menyusui adalah yaitu sebagai Ayah ASI. Rata-rata Ibu tidak dapat memberikan ASI secara eksklusif disebabkan ASI ibu yang keluar tidak lancar. Faktor yang mempengaruhi kelancaran ASI ibu dapat berasal dari tingkat stres. Peran suami yang baik dapat menurunkan tingkat stres ibu dan meningkatkan rasa bahagia yang dapat melancarkan produksi ASI. ASI tidak hanya merupakan sumber nutrisi yang baik dan aman untuk perkembangan bayi, tetapi         juga memberikan sumber kekebalan yang kaya seperti antibodi, leukosit, faktor pertumbuhan, sitokin, dan zat anti mikroba yang mendukung sistem kekebalan tubuh bayi. Dukungan ayah dalam menyusui merupakan proses pembelajaran yang membutuhkan kerjasama wanita dan pasangannya untuk proses menyusui.