cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
Hubungan Jarak Kehamilan, Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe, Kunjungan Anc dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Srikaton Kec. Air Salek Kab. Banyuasin Mistika Andriani; Yulizar Yulizar; Sri Handayani; Minarti Minarti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.1999

Abstract

Anemia dalam kehamilan didefinisikan sebagai kadar Hb, konsistensi Hb, atau hitung erosit dibawah batas normal. Umumnya pada ibu hamil dengan anemia jika kadar hemoglobin <11 gr/dl. Salah satu fakor yang yang menyebabkan anemia pada ibu hamil diantaranya jarak kehamilan yang terlalu dekat menyebabkan ibu belum cukup untuk memulihkan kondisi tubuhnya setelah melahirkan sebelumnya, mengkonsumsi tablet fe secara rutin karena zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia dan untuk menambah cukup tenaga guna mencegah perdarahan hebat pada saat melahirkan, melakukan pemeriksaan ANC sesuai standar minimal 6x untuk mendeteksi dini apabila terdapat kelainan pada kehamilan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan Jarak kehamilan, kepatuhan konsumsi tablet Fe, Kunjungan ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Srikaton Kec. Air Salek Kab. Banyuasin Tahun 2023. Metode Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional  . Berdasarkan hasil uji statistic chi-square, ada hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan didapat p-value sebesar 0,01 (< ɑ = 0,05), kepatuhan konsumsi tablet Fe didapat p-value sebesar 0,000 (< ɑ = 0,05), kunjungan ANC didapat p-value sebesar 0,01 (< ɑ = 0,05), dengan Kejadian Anemia pada ibu Hamill Trimester III di Puskesmas Srikaton tahun 2023. Saran semoga menjadi masukan dan motivasi bagi Puskesmas Srikaton dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil, dan agar dapat terjadi penurunan angka kejadian anemia pada ibu hamil trimester III.
UJI EFEKIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT JERUK MANIS (Citrus sinensis) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus Niken, Niken; Arman, Eliza; Pebriansyah, Randi; Novita Yusuf, Rahmi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1961

Abstract

ABSTRAKBakteri Staphylococcus aureus adalah bakteri yang hidup di permukaan tubuh tanpa membahayakan, terdapat di sekitar hidung, mulut, alat kelamin, dan dubur. Salah satu cara untuk mengobati infeksi bakteri adalah dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang berlebihan dapat menyebabkan perkembangan bakteri resisten. Tumbuhan jeruk manis merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Jeruk manis (Citrus sinensis) merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam di Indonesia. Kulit jeruk manis menghasilkan minyak atsiri yang sering digunakan sebagai aromatic. Kandungan kulit buah jeruk manis menunjukan adanya senyawa flavonoid, steroid, terpenoid, alkaloid, tanin dan saponin. Kulit buah jeruk manis aktif sebagai antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis) konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi disk.jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratori. Hasil penelitian didapatkan bahwa aktifitas antibakteri ekstrak kulit jeruk manis ditunjukkan adanya daya hambat terhadap bakteri S.aureus dengan rata-rata konsentrasi 20% dengan diameter 12,3 mm (kuat), 40% diameter 13,6 mm (kuat), 60% diameter 15,4 mm (kuat), 80% diameter 16,9 mm (kuat), 100% diameter 21,4 mm (sangat kuat), kontrol positif amoxicilin 11,8 mm dan kontrol negatif 0 mm. Didapatkan hasil uji ANOVA menunjukkan nilai p= 0,000 (sig.<0,05) bahwa terdapat perbedaan signifikansi antar semua perlakuan dengan kontrol positif. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit jeruk manis efektif menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus, hal tersebut dikarenakan diameter zona hambat ekstrak kulit jeruk manis lebih besar dari kontrol positif. Kata Kunci: Antibakteri, Staphylococcus aureus, Citrus sinensis  ABSTRACT Staphylococcus aureus bacteria are bacteria that live harmlessly on the surface of the body, found around the nose, mouth, genitals and rectum. One way to treat a bacterial infection is to use antibiotics. Overuse of antibiotics can lead to the development of resistant bacteria. Sweet orange plant is one type of plant that can be used for treatment. Sweet orange (Citrus sinensis) is one of the most widely grown plants in Indonesia. Sweet orange peel produces essential oils which are often used as aromatics. The content of sweet orange peel shows the presence of flavonoids, steroids, terpenoids, alkaloids, tannins and saponins. Sweet orange peel is active as an antibacterial and antioxidant. This study aims to determine the inhibition of sweet orange peel extract (Citrus sinensis) concentrations of 20%, 40%, 60%, 80% and 100% on the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the disk diffusion method. This type of research was laboratory experimental research. The results showed that the antibacterial activity of sweet orange peel extract was shown to have inhibition against S.aureus bacteria with an average concentration of 20% with a diameter of 12.3 mm (strong), 40% diameter 13.6 mm (strong), 60% diameter 15.4 mm (strong), 80% diameter 16.9 mm (strong), 100% diameter 21.4 mm (very strong), amoxicillin positive control 11.8 mm and negative control 0 mm. The results of the ANOVA test showed a p value = 0.000 (sig. <0.05) that there was a significant difference between all treatments with a positive control. It can be concluded that sweet orange peel extract is effective in inhibiting the growth of S.aureus bacteria, this is because the diameter of the inhibition zone of sweet orange peel extract is larger than the positive control.Keywords: Antibacterial, Staphylococcus aureus, Citrus sinensis
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI USIA 15-19 TAHUN iznih rahmi Lessy; Anik Sri Purwanti; Rosyidah Alfitri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2412

Abstract

Rasa sakit yang dirasakan selama menstruasi akibat oleh kontraksi kuat otot rahim disebut dismenore. Jumlah kasus dismenore di Indonesia juga cukup tinggi; 54,89% orang mengalami dismenore primer, sedangkan 9,36% dari populasi mengalami dismenore sekunder. Riset ini memiliki maksud guna mengidentifdikasi bagaimana senam dismenore berdampak pada pengurangan tingkat dismenore pada remaja perempuan di SMK Asy-Syafiiyyah Pakisaji Kabupaten Malang yang berusia antara 15 dan 19 tahun. Riset ini berdesain pre-eksperimen dengan desain pre-post-test untuk satu kelompok. Penelitian ini melibatkan 35 subjek, dan 16 dari mereka diambil sebagai sampel purposive. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang mengukur intensitas skala rating nyeri numerik (NRS) sebelum dan sesudah senam. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian memaparkan bahwa senam disminore berefek kepada tingkat nyeri yang dialami siswi dengan dismenore. Nilai Uji Statistik Wilcoxon (p= 0.001) < α (0.05) menampilkan diferensiasi yang signifikan. Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa senam disminore efektif dalam mengurangi tingkat keparahan nyeri haid.Kata kunci: Disminore, Penurunan Nyeri, Remaja
STRES EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN HIPERTENSI Nanda Demur, Dia Resti Dewi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2181

Abstract

Latar Belakang : Keluhan kualitas tidur yang dirasakan oleh penderita hipertensi seperti sulit tidurmalam, tidak bisa tidur malam, tidak bisa tidur nyenyak sehingga berdampak pada tekanan darahseperti pusing dan lemas saat bangun tidur. pagi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan stress emosional dan lingkungan dengan kualitas tidur pada pasien hipertensi di PuskesmasMungka. Metode : Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mungkasebanyak 166 orang dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan denganlembar kuesioner. Data kemudian diolah dengan SPSS yang dianalisis menggunakan distribusifrekuensi dan uji statistic Chi-Square < 0,05. Hasil : Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh bahwaterdapat hubungan antara lingkungan (p value = 0,020), stres emosional (p value = 0,041) dengankualitas tidur pada pasien hipertensi di Puskesmas Mungka. Saran : kepada pelayanan kesehatan untukmemberikan informasi kepada pasien khusus hipertensi untuk kualitas tidur.Kata Kunci : Hipertensi, kualitas tidur, lingkungan, Stress emossional
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA BUKITTINGGI TAHUN 2023 Fitrina, Yossi; Andriani, Marlina; Sari, Gebi Mayang
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2112

Abstract

from when a patient receives health services until the patient feels ready to return to their environment.Thus, discharge planning is an action aimed at making the patient independent after discharge.Objectives : The purpose of this study was to determine the factors related to the implementation ofdischarge planning in the inpatient ward of RSI Ibnu Sina Bukittinggi in 2023. Methods : The designof this study was correlative descriptive with a cross sectional approach. The sample in this studywere 42 nurses in the inpatient room at RSI Ibnu Sina Bukittinggi using a random sampling techniquewith the chi square test. The research instrument uses a questionnaire and patientdocumentation/status.Results : The results of the univariate analysis showed that some nurses were not good at carryingout planning releases, namely 26.2%, having good communication, namely 73.8%, good involvementand participation, namely 73.8% and having a good time, 85.7%. The results of bivariate analysisobtained a P value (0.000) (<0.05).Conclusions : The conclusion, there is a significant relationship between the factors of communication,time, involvement and participation with other health workers and the implementation of the dischargeplan in the inpatient room at the Ibnu Sina Islamic Hospital, Bukittinggi.Discharge Planning, Communication, Time, Involvement and Participation
PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN STROKE LANSIA AKHIR (56-65 TAHUN) Rosa Fitri Amalia; Yasherly Bachri; Marizki Putri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2572

Abstract

Kecemasan adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh situasi. Untuk membantu pasien pasca stroke mengatasi kecemasannya dapat digunakan terapi seperti terapi dzikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien stroke lansia akhir ( 56-65 ) RSUD padang panjang. Metode penelitian  dengan cara “Quasy Exsperiment one group pretest-postest”. Jumlah sampel 42 orang lansia akhir penderita Stroke yang mengalami kecemasan di RSUD padang panjang. hasil penelitian didapatkan rata rata tingkat kecemasan pasien stroke sebelum diberikan terapi dzikir adalah 38.55 (tingkat kecemasan  berat) dan setelah dilakukan terapi dzikir adalah 25,2 (kecemasan sedang). Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,000 (< 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi dzikir pada pasien Stroke lansia akhir (56-65) di Ruangan Poli Neurologi RSUD Padang Panjang, namun belum terlaksana dengan optimal karna keterbatasan waktu. Rekomendasi agar pemerintah dapat memasukkan program terapi dzikir kedalam program posyandu lansia.Kata Kunci : Kecemasan, Stroke, Terapi Dzikir
HUBUNGAN SIKAP DAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG KEJADIAN STUNTING DESA AMPALU WILAYAH KERJA PUSKESMAS NARAS KOTA PARIAMAN Marni, Linda; Armaita, Armaita; Asmaria, Mike; Yessi, Hilma; Yuderna, Vivi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2156

Abstract

Sekitar 150,8 juta atau sebesar 22,2% pada tahun 2017 balita menderita stunting di dunia. Tujuan penelitian ini untuk Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Balita tentang Kejadian Stunting Desa Ampalu Wilayah Kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilaksnakan pada bulan Juli di wilayah kerja Puskesmas Naras. Penelitian ini bersifat analitik dengan metode cross sectional study. Dilakukan di wilayah kerja puskesmas naras pada bulan juli 2023. Populasi penelitian sebanyak 164 orang dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner dan wawancara. Pengolahan data univariat dan bivariat dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS dengan analisa data uji statistic chi-square dengan p value < α 0,05. Hasil analisis univariat ditemukan dari 41 responden terdapat 51,2% responden bersikap negatif, 48,8% responden berpengetahuan rendah, 56,1% responden mengalami stunting di puskesmas naras. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang bermakna antara sikap (p value = 0,000) dan pengetahuan (p value = 0,000) tentang kejadian stunting di wilayah kerjan puskesmas naras tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara hubungan sikap dan pengetahuan ibu balita tentang kejadian stunting. Diharapkan tenaga kesehatan agar lebih memberikan edukasi dan informasi kepada ibu tentang stunting sehingga tidak ada lagi ibu yang memiliki anak balita stunting.Kata Kunci : Sikap, Pengetahuan, Stunting
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUKIT SURUNGAN KOTA PADANG PANJANG Afnuhazi, Ridhyalla; Fitri Amalia, Rosa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2108

Abstract

Hipertensi termasuk peringkat kelima dari sepuluh penyakit terbanyak di Sumatra Barat salahsatunya hipertensi pada lansia sebesar 34,2% dan di Kota Padang Panjang hipertensi pada lansia diPuskesmas Bukit Surungan sebanyak 1865 orang . Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada pasien lansia di wilayah kerja puskesmasBukit Surungan. Desain penelitian ini adalah one group design dengan jumlah sampel 30 orangdengan menggunakan teknik total sampling. Variabel Independen yaitu tingkat kecemasan danvariabel dependen yaitu peningkatan tekanan darah yang dianalisa secara univariat dan bivariat.Hasil iji statistik didapatkan dari 30 orang responden 10% tidak ada cemas, 30% kecemasan ringan,23% kecemasan sedang, 30% kecemasan berat dan 7% kecemasan sangat berat dengan totalhipertensi 73% dan tidak hipertensi 27%. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalahmenggunakan analisis chi square. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa asymsig0,894 = p value > 0,05. Oleh karena itu Ho diterima dan Ha ditolak artinya secara statistik tidakterdapat hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada lansia. Kesimpulantidak semua lansia yang mengalami peningkatan tekanan darah juga mengalami peningkatankecemasan tergantung dari faktor pencetusnya. Disarankan pada lansia usia 60 sampai 74 tahunyang mengalami kondisi kecemasan disertai dengan peningkatan tekanan darah untuk melakukanpenanganan kecemasan untuk mengurangi kecemasan yang ada,Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Peningkatan Tekanan Darah
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN IMUNISASI TETANUS DIFTERI 2 PADA PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG miftah amalia yasti; Yofa Sukmawati; Lisa Ernita; Leni Reskina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2528

Abstract

Penyebab kematian ibu melahirkan salah satunya adalah infeksi (11%) salah satunya akibat Tetanus. Kota Padang dengan 22 puskesmas pencapaian imunisasi Td pada ibu hamilnya masih banyak kurang dari 50%, kelurahan Bungo Pasang hanya memiliki 18,9% ibu hamilnya yang diimunisasi Td 2. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi Tetanus Difteri 2 pada Primigravida  kelurahan Bungo Pasang wilayah kerja puskesmas Lubuk Buaya Padang. Hasil penelitian terdapat 19 responden (61,29 %) tidak pernah melakukan imunisasi Td 2 dan didapatkan dari 15 responden yang berpengetahuan rendah ada 13 responden (86,67%) tidak pernah diimunisasi Td 2. Pada tingkat pendidikan masih ada 5  responden dengan berpendidikan rendah ada 3 responden (60 %) tidak pernah diimunisasi Td 2. Serta dari 18 responden yang tidak bekerja ada 11 responden (61,11%) tidak diimunisasi Td 2. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan terhadap pelaksanaan imunisasi Td 2 sedangkan pendidikan dan pekerjaan tidak berhubungan terhadap pemberian imunisasi Td 2. Diharapkan kepada bidan untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan lagi upaya promosi kesehatan mengenai imunisasi Td pada ibu hamil sehingga bisa meningkatkan pelaksanaan imunisasi Td pada ibu hamil.
FAKTOR KARAKTERISTIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN GANGGUAN JIWA Vivi Yuderna; Triyana Harlia Putri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2725

Abstract

Medication adherence is a medication given to patients with mental disorders (ODGJ). Patients who are not compliant in their treatment will have an impact on relapse. One of the factors that can determine patient compliance in undergoing treatment is the characteristic factor. Therefore, this study aims to identify factors related to the presence of patients with mental disorders. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population of this study was 48 people with mental disorders (ODGJ) who visited the Sungai Sariak Health Center, West Sumatra, so that sampling used the total sampling technique. The instruments used in this study used a demographic questionnaire and the Medication Adherence Reating Scale (MARS) for psychosis. Bivariate analysis using the chi-square test. The proportion of respondents who were not compliant in taking medication was higher in young adult respondents (62.1%), most respondents were compliant (54.2%) although there was no significant difference with patients who were not compliant in taking medication (45.8%), young adults had a fairly high frequency (62.1%) who were not compliant in taking medication, followed by men (53.1%), low education (57.1%), low economic status (68.4%) and unmarried (81.8%) were also reported to be non-compliant in taking medication. The chi-square results obtained by all individual factors fell asleep on the fulfillment of taking medication, namely p <0.05, but not with the gender factor. Significant characteristic factors from marriage to marriage were age, education level, economic level and marital status except gender was not related to marriage.Keywords : Compliance; ODGJ; Relapse