cover
Contact Name
Diena Juliana
Contact Email
knj@ejournalyarsi.ac.id
Phone
+6281225795630
Journal Mail Official
knj@ejournalyarsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Panglima Aim No.1, Dalam Bugis, Kec. Pontianak Tim., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78232
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Khatulistiwa Nursing Journal
ISSN : 2655772X     EISSN : 27983897     DOI : 10.53399
Core Subject : Health,
Khatulistiwa Nursing Journal is a peer-reviewed Indonesian journal dedicated to all nursing areas published by The School of Nursing and Graduate School of Nursing at STIKES Yarsi Pontianak. The aim of this journal is to contribute to the growing field of nursing practice and provide a platform for researchers, physicians and healthcare professionals. This journal presents contemporary research on the issue such as basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing and family nursing education nursing. Khatulistiwa nursing journal welcomes original research publications that employ the quantitative, qualitative, or mixed-method approach as well as scholarly works on advanced practice nursing. The target audiences of this journal are nursing students' managers, senior members of the nursing professions, practicing nurses, nurse educators, and researchers at all levels who are committed to advancing practice and professional growth on the basis of fresh information and evidence.
Articles 105 Documents
Masalah Psikososial pada Remaja di Sekolah Asrama di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh Fauzan Saputra; Enny Jurisa; Iskandar Iskandar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i1.15

Abstract

Remaja yang melanjutkan pendidikan pada sekolah yang memiliki asrama berisiko mengalami masalah psikososial yang lebih tinggi dibandingkan remaja yang tidak tinggal di asrama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi masalah-masalah psikososial yang dialami oleh remaja yang tinggal di asrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan descriptive quantitative dengan jumlah sampel sebanyak 106 siswa yang didapatkan dengan metode simple random sampling. Kuesioner yang digunakan yaitu Strenghts and Difficulties Questionaire (SDQ) versi bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan 30 persen remaja yang tinggal di asrama mengalami masalah psikososial, remaja laki-laki cenderung lebih banyak mengalami masalah psikososial (58 persen) seperti masalah teman sebaya (29 persen) dan masalah perilaku (15 persen), sedangkan remaja perempuan cenderung memiliki masalah emosional (14 persen). Disarankan agar pihak sekolah berkerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas untuk melakukan deteksi dini masalah psikososial dan memberikan intervensi awal untuk menurunkan risiko dan dampak masalah psikososial remaja di masa yang akan datang.
Faktor yang Mempengaruhi Pemberian MP-ASI Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Siantan Tengah Nisma nisma; Diena Juliana; Asih Lestari
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 3, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v3i1.54

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan makan pertama untuk bayi baru lahir dan ASI eksklusif diberikan kepada bayi selama 6 bulan tanpada adanya tambahan makanan atau cairan lain yang masuk. Sedangkan MPASI (makanan pendamng air susu ibu) diberikan kepada bayi usia 6 bulan keatas atau 180 hari. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui ada pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan pemberian MPASI dan pengaruh sosial budaya dengan dengan pemberian MPASI yang terjadi diwilayah kerja puskesmas siantan tengah. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan studi deskriptif korelasi dengan .pendekatan cross sectional, serta menggunakan kuesioner atau angket sebagai instrumen. Teknik Sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Analisa data menggunakan chi square, dengan nilai p value lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian: Ada pengaruh anatara tingkat pendidikan dengan pemberiqan MPASI dini dengan hasil nilai analisis yang diperoleh (p value 0,179 karena nilai signifikansi pada 0,179 lebih kecil dari 0,05). Ada pengaruh antara pekerjaan responden dengan pemberian MPASI dini diperoleh nilai (p value 0,179 karena nilai signifikansi pada 0,179 lebih kecil dari 0,05). Ada pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan pemberian MPASI dengan hasil nilai (p value=0,000) dan ada pengaruh atara sosial budaya dengan pemberian MPASI denan hasil nilai (p value= 0,001). Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pengetahuan dengan pemberian MPASI dan sosial budaya dengan pemberian MPASI.
Pengaruh Terapi Bekam pada Titik Refleksologi dengan Aroma Terapi Lavender Oil Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Rizqa Wahdini; Syarif Safarudin; Diah Oktaviani
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 1, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v1i1.68

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan gangguan asimptomatik pada tekaan darah yang sering terjadi ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara persisten. Penyebab hipertensi belum diketahui dengan pasti penyebabnya. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan tekanan darah yaitu terapi bekam yang berfungsi meningkatkan permeabilitas pembuluh darah, dibantu dengan aromaterapi lavender yang memiliki efek relaksasi sehingga mampu memperbaiki metabolism dan memperlancar pembuluh darah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh terapi bekam pada titik refleksologi dengan menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian  : Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian quasi experimen dengan pre post test without control. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 16 orang. Hasil penelitian : Penelitian ini menunjukkan hasil signifikan yaitu terjadi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi setelah dilakukan intervensi yaitu high hipertensi sebanyak 3 responden dengan persentase sebesar 18,75 persen, hipertensi grade 1 (ringan) sebesar 9 responden dengan persentase 56,25 persen, dan hipertensi grade 2 (sedang) sebanyak 4 responden dengan persentase sebesar 25 persen. Hasil uji wilcoxon didapat nilai P lebih kecil dari 0,05 (P= 0,000). Kesimpulan : Adanya pengaruh terapi bekam pada titik refleksologi dengan aromaterapi lavender oil terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) dengan Penanganan Primary Survey di IGD RSU X Provinsi Kalimantan Barat Rina Raffa; Yunita Dwi Anggreini; Nurul Amaliyah
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i1.40

Abstract

Latar Belakang: IGD (Instalasi Gawat Darurat) merupakan salah satu unit Rumah Sakit yang dimana perawat memberikan tindakan keperawatan gawat darurat yang memerlukan penanganan Primary Survey terkait dalam pengetahuannya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) dengan penanganan Primary Survey di IGD. Penelitian ini dilakukan di IGD RSU Yarsi Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 16 responden. Uji data statistik ini menggunakan uji Chi-Squere dengan program SPSS.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan perawat dengan BTCLS 75 persen dengan kategori baik pada penanganan primary survey yang terampil dan 25 persen  dengan kategori kurang dalam pengetahuan perawat tentang BTCLS dengan penanganan Primary Survey tidak terampil. Maka didapatkan nilai p value =0,046 (p value lebih kecil dari 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, yang artinya ada hubungan pengetahuan perawat tentang BTCLS dengan penanganan Primary Survey.Kesimpulan: Tingkat pengetahuan perawat tentang Basic Trauma Cardiac Life Support ada berhubungan dengan penanganan Primary Survey. Sehingga rumah sakit secara umum dan instalasi gawat darurat pada khususnya diharapkan melakukan pelatihan, workshop dan seminar untuk meningkatkan ketempilan dan pengetahuan perawat dalam penanganan keperawatan gawat darurat .
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Kematian Pasien HIV atau AIDS di RSUD DR. Abdul Aziz Singkawang Aulia Rahman; Wahyu Kirana; Rara Anggraini
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.41

Abstract

Latar Belakang: Human Immunodeiciency Virus (HIV) atau  Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan masalah global yang dialami oleh negara di dunia. Berbagai masalah muncul pada pasien HIV atau AIDS diantaranya masalah fisik, psikologis dan sosial. Ketiga masalah tersebut merupakan stresor yang dapat menyebabkan kecemasan. Selain itu, kecemasan dapat muncul dari banyaknya berita tentang kematian pasien ODHA. Kematian orang lain yang mengalami masalah yang sama akan menjadi faktor munculnya kecemasan akan kematian.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA (HIV atau AIDS) di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross sectional) yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan terhadap 30 penderita ODHA di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.Hasil Penelitian: Hasil analisis data dengan uji Chi-Square ditemukan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA dengan nilai p-value = 0,048.Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.
Peran Ayah dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja Muchsin, Enur Nurhayati
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.201

Abstract

Seorang ayah dalam sebuah keluarga mempunyai peran yang sangat penting. Ayah dalam menjalankan perannya dalam keluarga khusunya dalam hal pengasuhan diharapkan memiliki pendidikan dan sebagai pencari nafkah, sehingga peran ayah dapat terlihat sangatlah penting untuk mecegah terjadinya pernikahan dini. Penelitian ini mengidentifikasi Peran Ayah Dalam Mencegah Pernikahan Dini Pada Remaja. Desain deskriptif dengan populasi 300 responden, besar sampel 30 responden, dilaksanakan tanggal 9 sampai dengan 20 Maret 2022 menggunakan Teknik Purposive Sampling, menggunakan instrumen lembar kuesioner. Variabel penelitian Peran Ayah dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja. Analisa data diinterprestasikan secara kuantitatif. Penghitungan kuesioner dari 30 responden, sebagian besar mempunyai peran baik (70 persen), sebagian kecil mempunyai peran cukup (30 persen).Peran ayah dalam mencegah pernikahan dini pada remaja dipengaruhi oleh usia, pendidikan, pekerjaan penghasilan ayah dan sumber informasyang didapati. Responden diharapkan meningkatkan , mempertahankan perannya serta mengajak masyarakat disekitar untuk tidak menikahkan anaknya pada usia dini. Mencari dan berbagi informasi dari berbagai media mengenai pernikahan dini, di masyarakat.
Tingkat Keamanan Lingkungan Terhadap Risiko Jatuh pada Lansia Di Panti Werdha Dharma Bhakti Surakarta Muladi, Amik; Sutrisni, Septiani Tri; Lestari, Sri; Suminar, Saka
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.204

Abstract

Pendahuluan :  Proses penuaan menimbulkan berbagai masalah, salah satunya penurunan performa fisik. Ini menempatkan orang tua pada risiko jatuh yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Jatuh merupakan masalah yang sering menyebabkan kecacatan, depresi, dan cidera fisik pada lanjut usia. Kejadian jatuh pada lansia dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan tingkat keamanan lingkungan dan  risiko jatuh pada lanjut usia. Metode : Desain penelitian ini memakai  desain cross sectional. Data didapat dengan mengirimkan kuesioner dan melakukan pengamatan. Variabel bebas pada riset ini ialah  lingkungan, variabel terikat adalah resiko jatuh. Populasi pada riset  ini adalah  lansia di Panti Wredha  Dharma Bhakti Surakarta yang berusia 65 – 90 tahun. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling, didapatkan jumlah responden 44 orang. Hasil : Ada hubungan tingkat keamanan lingkungan dengan risiko jatuh pada lanjut usia. Hasil uji peringkat Spearman Rank  menunjukan p value 0,000  kurang sama dengan 0,05. Kesimpulan : Kesesuaian penataan lingkungan, sarana prasarana yang memadai di panti wreda akan meminimalkan resiko jatuh kepada penghuninya, dan hal ini juga akan menunjang  aktivitas lansia sehari-hari di panti wreda. Pengelola Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta hendaknya melakukan perbaikan sarana prasarana secara bertahap, sehingga resiko jatuh pada lansia bisa dicegah. 
Pengaruh Video Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy pada Komunitas Motor Di Kota Pontianak Saputra, Riki; Hidayat, Uti Rusdian; Jamil, Nurul
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.127

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dimana terjadi kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan kecacatan dan kematian. Pasalnya, masih banyak tindakanpertolongan pertama yang tidak tepat pada korban kecelakaan lalu lintas. Upaya pencegahan dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan self-efficacy anggota komunitas sepeda motor dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui video pembelajaran tentang pertolongan pertama. Media video merupakan salah satu bentuk media pembelajaran audio visual untuk mendukung proses pembelajaran yang ditonton. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui video pembelajaran tentang pertolongan pertama terhadap pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas motorik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest without control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan melalui video pembelajaran pertolongan pertama terhadap pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas sepeda motor dengan p:0,000. Kesimpulan penelitian video pembelajaran tentang pertolongan pertama dapat meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas sepeda motor dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Pontianak. Saran bagi peneliti selanjutnya, melakukan penelitian pada responden dengan pasangan jenis kelamin laki-laki dan perempuan pada saat penelitian.
Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita santiwi, Agus; Juliana, Diena; Nisma, Nisma
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.210

Abstract

Pendahuluan : Masa tumbuh kembang balita merupakan periode penting yang berlangsung cepat dan tidak akan terulang. Pada periode ini terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi dan sosial, sehingga balita memerlukan gizi yang cukup dan seimbang agar mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan : untuk mengetahui status gizi balita dan faktor yang berhubungan di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Metode :  Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 72 balita dengan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil : penelitian ini menemukan hasil bahwa balita gizi buruk sebesar 12,5 persen, faktor yang berhubungan dengan status gizi adalah sosial ekonomi meliputi tingkat pendidikan ibu (p=0,007;OR=0,11), pekerjaan ibu (p=0,025;OR=0,025), pendapatan keluarga (p=0,023;OR=7,000) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,026;OR=0,18), jarak kelahiran anak (p=0,029;OR=5,31), jumlah anak (p=0,004;OR=0,072). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, ASI eksklusif, jarak kelahiran anak, jumlah  balita dengan status gizi balita.
Pengaruh Terapi Reminiscence Individu Terhadap Skor Depresi Lansia Hermawati, Erlina
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): July 2021
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v3i2.79

Abstract

Latar belakang: Jumlah lansia di dunia semakin meningkat seiring bertambahnya waktu. Lansia telah mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental. Berbagai masalah kesehatan psikososial yang sering terjadi pada lansia adalah depresi. Salah satu psikoterapi yang bisa digunakan untuk mengatasi depresi adalah dengan terapi reminiscence. Terapi reminiscence merupakan terapi mengenang masa lalu yang menyenangkan pada masa anak-anak, remaja, dewasa, berkeluarga dan evaluasi integritas diri. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh terapi reminiscence individu terhadap skor depresi lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pre test post test. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah responden 10. Terapi reminiscence individu dilaksanakan sebanyak 5 sesi masing-masing sesi 60 menit. Tingkat depresi diukur dengan menggunakan GDS (Geriatric Depression Scale). Hasil Uji normalitas p value Lebih besar 0,05 yang menunjukkkan data berdistribusi normal. Analisa bivariat dengan menggunakan Paired Sample T Test. Hasil: Rata-rata skor depresi pre test 7,70, dan rata-rata skor depresi post test adalah 4. Terdapat perbedaan skor depresi pre test dan post test dengan nilai p value 0,00 Kurang dari 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi reminiscence individu terhadap skor depresi lansia dengan mean changes 3,70, sehingga terapi reminiscence bisa direkomendasikan sebagai salah satu pskioterapi dalam menurunkan skor depresi pada lansia di komunitas. Rekomendasi : Penelitian ini bisa diimplikasikan kepada perawat jiwa komunitas untuk mengintegrasikan terapi reminiscence ke dalam pelayanan asuhan keperawatan pada lansia sebagai salah satu upaya mennagani masalah depresi pada lansia.

Page 3 of 11 | Total Record : 105