cover
Contact Name
Diena Juliana
Contact Email
knj@ejournalyarsi.ac.id
Phone
+6281225795630
Journal Mail Official
knj@ejournalyarsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Panglima Aim No.1, Dalam Bugis, Kec. Pontianak Tim., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78232
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Khatulistiwa Nursing Journal
ISSN : 2655772X     EISSN : 27983897     DOI : 10.53399
Core Subject : Health,
Khatulistiwa Nursing Journal is a peer-reviewed Indonesian journal dedicated to all nursing areas published by The School of Nursing and Graduate School of Nursing at STIKES Yarsi Pontianak. The aim of this journal is to contribute to the growing field of nursing practice and provide a platform for researchers, physicians and healthcare professionals. This journal presents contemporary research on the issue such as basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing and family nursing education nursing. Khatulistiwa nursing journal welcomes original research publications that employ the quantitative, qualitative, or mixed-method approach as well as scholarly works on advanced practice nursing. The target audiences of this journal are nursing students' managers, senior members of the nursing professions, practicing nurses, nurse educators, and researchers at all levels who are committed to advancing practice and professional growth on the basis of fresh information and evidence.
Articles 105 Documents
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Usia Remaja Ningsih, Erna; Masmuri, Masmuri; Hidayah, Nurul
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.211

Abstract

Pendahuluan : Coronavirus 19 (COVID-19) salah satu jenis virus yang menular serta bersifat pathogen yang disebabkan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Usia remaja menjadi salah satu usia yang rentan terpapar dikarenakan cenderung aktif bergaul dan beraktivitas dengan banyak orang. Dalam hal ini tentu peran dan dukungan keluarga sangatlah penting dalam penerapan protocol Kesehatan pencegahan covid-19. Tujuan : mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 pada usia remaja. Metode : penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi yang diambil pada usia remaja yang berusia 10-19 tahun dengan jumlah 10.740 responden dengan sampel 376 responden yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil : hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja didapatkan hasil uji statistik dengan p value= 0,000 (Kurang dari 0,05). Kesimpulan : terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja di Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota.
Hubungan antara Durasi Hemodialisis dengan Kejadian Hipotensi Pasien Gagal Ginjal Kronis Alfikrie, Fauzan; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Hatmalyakin, Debby
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v0i0.170

Abstract

Latar Belakang: Terapi hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal. Pasien diberikan dosis hemodialisis berdasarkan perhitungan adekuasi yang menentukan lama waktu pasien menjalani hemodialisis setiap sesinya. Kelebihan atau kekurangan durasi yang sesuai dosis yang ditentukan dapat menyebabkan perubahan status kesehatan seperti masalah hipotensi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dari durasi hemodialisis dengan kejadian hipotensi pada pasien gagal ginjal kronis. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol. Sebanyak 36 sampel data rekam medis yang dipilih secara purposive. Data yang dipilih berupa data pengukuran tekanan darah salama menjalani hemodialisis yang telah diukur setiap jamnya. Data dikumpulkan dan dilakukan analisis statistic menggunakan uji kai kuadrat. Hasil: Hasil penelitian menemukan 50 Persen pasien yang menjalani hemodialisis mengalami hipotensi. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara durasi hemodialisis dengan status hemodinamik pasien gagal ginjal kronis (p Lebih besar 0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara durasi hemodialisis dengan kejadian hipotensi pada pasien yang menjalani hemodialisis.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Gangguan Jiwa Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Litaqia, Wulida
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.177

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif analitik dengan metode case control. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang terdiri dari 18 ODGJ pada kelompok case dan 18 orang bukan gangguan jiwa yang berobat ke UPT Puskesmas Tanjung Hulu yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner faktor risiko gangguan jiwa, data selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah faktor genetik (p=0,036, OR=10,818),trauma masa kecil (p=0,022, OR=5,500), stres (p=0,041, OR=5,000) dan pola asuh (p=0,022, OR=0,182), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah cacat kongenital (p=0,729, OR=1,273), cedera (p=0,427, OR=0,520), jasmaniah (p=0,554, OR=0,471), penyalahgunaan obat (p=0,701, OR=1,346), penyakit kronis (p=0,554, OR=2,125), hubungan keluarga (p=0,735, OR=0,739), struktur keluarga (p=0,311, OR=0,284), sistem nilai (p=0,503, OR=0,636), kepincangan antara keinginan dan kenyataan (p=0,701, OR=0,743), sosial ekonomi (p=0,632, OR=1,600) dan perpindahan keluarga (p=0,675, OR=1,429) tidak bermakna sebagai faktor risiko gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor risiko gangguan jiwa terdiri dari faktor biologis, psikologis dan sosiokultural. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa dapat dimodifikasi untuk meminimalkan terjadinya gangguan jiwa.
Gambaran Pelaksanaan Timbang Terima oleh Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Jaraga Sasameh Buntok C Nursery, Septi Machelia; Chrismilasari, Lucia Andi; Oktaviana, Felly
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): July 2021
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v3i2.98

Abstract

Pendahuluan : Timbang terima merupakan suatu cara dalam menyampaikan sesuatu (laporan) yang berkaitan dengan keadaan klien, waktu dimana terjadi perpindahan atau transfer tanggungjawab tentang pasien dari perawat yang satu ke perawat yang lain.Hasil studi pendahuluan menunjukkan dari 10 perawat yang diwawancara adalah 8 perawat tidak melaksanaan bedside handover dan timbang terima sesuai dengan SOP dengan alasan lupa dengan SOP timbang terima, tidak pernah membaca SOP, sedangkan 2 perawat telah melaksanakan timbang terima sesuai dengan SOP yang telah ditentukan. Hal tersebut dapat berdampak terjadinya penurunan kualitas pelayanan keperawatan rumah sakit seperti resiko terjadinya kejadian tidak diharapkan (KTD). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan timbang terima oleh perawat di ruang rawat inap RSUD Jaraga Sasameh. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan teknik observasi dalam pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang perawat pelaksana. Jumlah sampel diambil dengan tehnik simple random sampling dan cluster sampling. Analisis data melalui analisa univariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil observasi I dan II yaitu berkategori cukup sebanyak 44 responden (88 Persen) dan baik 6 responden (12 Persen) dan Observasi III yang berkategori kurang 2 (4 Persen), cukup 43 (86 Persen), dan baik 5 (10 Persen). Observasi dilakukansebanyak 3 kali untuk satu responden dengan rata-rata waktu yang diperlukan satu kali observasi adalah 5 sampai 7  menit. Kesimpulan: Sebagian besar perawat RSUD Jaraga Sasameh telah melakukan proses timbang terima dengan cukup baik. Hasil observasi I, II, dan III menunjukkan bahwa timbang terima dilakukan dengan cukup baik sebanyak lebih dari 80Persen. Rekomendasi : Perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan jenjang pendidikan dari DIII Keperawatan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu Ners, agar lebih memahami dan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat khususnya aplikasi proses timbang terima asuhan keperawatan di ruang rawat inap.
Hubungan Pengetahuan dengan Manajemen Keamanan Obat pada Penderita Hipertensi Anggreini, Yunita Dwi; Alfikrie, Fauzan; Kirana, Wahyu
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v0i0.171

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Penyakit ini tidak bisa diobati namun dapat dikendalikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan studi crossectional. Penelitian ini melibatkan populasi pasien hipertensi yang melakukukan kunjungan kesehatan ke UPT puskesmas Gang Sehat. Sebanyak 40 responden yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria yaitu pasien yang menderita hipertensi yang memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Gang Sehat dan pasien yang menderita hipertensi pada grade I-II. Instrument penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang hipertensi dan kuesioner manajemen keamanaan obat hipertensi. Analisis data penelitian ini menggunkan uji chi-squere. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan penelitian ini menemukan bahwa 37,5 responden memiliki pengetahuan baik tentang hipertensi, 47,5 Persen memiliki pengetahuan cukup dan 15 Persen memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Ada hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi dengan nilai p yaitu 0,02. Kesimpulan: Pasien yang menderita hipertensi perlu memperhatikan manajemen keamanan obat. Obat hipertensi harus diminum secara teratur, sesuai jadwal dan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan.
Keterampilan Penggunaan Masker dalam Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 pada Warga Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Fatarona, Anita; Darotin, Rida; Sya'id, Achmad
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.186

Abstract

Latar Belakang: Pandemi  COVID- 19 muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). Program kesiapsiagaan dan kewaspadaan telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka kejadian COVID-19 salah satunya dalam penggunaan masker. Tujuan untuk mengetahui skill keterampilan penggunakan masker kepada warga kelurahan Kaliwates dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan KIE. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling 35 orang. Kriteria inklusi Warga pengajian RT/RW 004/002 di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates Jember yang bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi yaitu responden yang tidak hadir dan mengundurkan diri dari penelitian. Variabel dependen mengobservasi hasil keterampilan sebelum variabel independent setelah KIE dan 1 bulan setelah KIE menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Uji Cochran dan kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mc.Nemar Hasil: Analisis bivariat Uji Cochran didapatkan hasil P Value 0,000. Pengaruh yang bermakna antara Keterampilan menggunakan masker Sebelum, sesudah maupun sebulan sesudah diberikan KIE keterampilan menggunakan masker. Selanjutnya uji Post Hoc Mc.Nemar didapatkan nilai P value 0,250 untuk mengetahui pengaruh yang paling bermakna diantara ketiga pengukuran. Kesimpulan: KIE memiliki pengaruh terhadap keterampilan seseorang dalam penggunaan masker dengan benar sehingga membutuhkan observasi lebih dari sekali untuk mempertahankan penggunaan masker dengan benar. Penelitian ini diharapkan dijadikan acuan dalam mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi angka penularan COVID 19.
Gambaran Kepatuhan Perawat dalam Komunikasi Efektif SBAR-Tulbakon Di Ruang Rawat Inap RSUD Tamiang Layang C Nursery, Septi Machelia; Chrismilasari, Lucia Andi; Taria, Taria
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): July 2021
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v3i2.99

Abstract

Pendahuluan : Perawat dan dokter dalam melakukan komunikasi interdisipliner dapat menggunakan metode komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) dan tulis, baca, konfirmasi (Tulbakon). Kegiatan Komunikasi SBAR – Tulbakon selama ini belum terlaksana secara optimal dan belum sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga terjadi kesalahan diagnosa awal dan terapi yang diberikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kepatuhan perawat dalam komunikasi efektif SBAR-Tulbakon di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang rawat Inap RSUD Tamiang Layang 75 orang. Sampel berjumlah 43 dengan teknik pengambilan simple random sampling. Analisis data melalui analisa univariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil : Perawat di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang sebagian besar patuh dalam melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon berjumlah 26 orang (60,5 Persen). Kesimpulan :   Perawat lebih banyak yang patuh dalam melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon. Bagi RSUD Tamiang Layang dapat membuat program atau pelatihan perawat untuk meningkatkan kemampuan untuk melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon dan kembali mensosialisasikan pelaksanaan komunikasi SBARTulbakon yang sesuai dengan SPO rumah sakit. Rekomendasi : Adanya pelatihan perawat untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif SBAR-Tulbakon dan kembali mensosialisasikan pelaksanaan komunikasi SBAR-Tulbakon, selain itu pihak menajemen rumah sakit juga dapat menyediakan poster atau leaflet yang berisi informasi mengenai prosedur melakukan komunikasi SBAR-Tulbakon sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan rumah sakit.
Gambaran Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Anak Di Panti Asuhan Catur Dharma Pepabri Pontianak Litaqia, Wulida
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v0i0.97

Abstract

Latar Belakang : Masa anak merupakan masa pembentukan konsep diri seorang individu. Bila tugas pembentukan diri anak tidak tercapai maka anak akan memiliki perasaan rendah diri, ragu, serta kurang percaya diri sehingga menumbuhkan penyesuaian pribadi dan sosial yang buruk. Faktor pengalaman, kompetensi, dan aktualisasi diri terhadap anak sangat menentukan konsep diri yang berkembang di usia anak. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor- faktor yang mempengaruhi konsep diri anak di Panti Asuhan Catur Dharma Pepabri Pontianak. Metode : jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel 35 anak dengan teknik pengambilan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengukuran faktor-faktor yang mempengaruhi dan kuesioner konsep diri anak. Analisis menggunakan uji spearman rank (p Kurang dari 0,05). Hasil : hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengalaman dengan konsep diri anak (p=0,028) dengan koefisien korelasi 0,372 menandakan korelasi rendah, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor kompetensi dan konsep diri anak (p=0,463), dan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor aktualisasi diri dengan konsep diri anak (p=0,014) dengan koefisien korelasi 0,411 menandakan tingkat korelasi sedang. Kesimpulan : konsep diri pada anak panti dipengaruhi oleh faktor pengalaman dan  aktualisasi diri. Sedangkan kompetensi tidak memiliki hubungan yang kuat dalam membentuk konsep diri positif pada anak.
Meningkatkankan Keterampilan Cuci Tangan Siswa SD Menggunakan Media Audio Visual Dalam Upaya Pencegahan Diare Suyanto, Suyanto; Aisyah, Maisye Nur
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): July 2021
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v3i2.78

Abstract

Latar Belakang. Penyakit diare merupakan gangguan  Buang Air  Besar  (BAB)  ditandai  dengan BAB lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinja cair, dapat disertai dengan darah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah  diare yaitu dengan memberikan Pendidikan Kesehatan.Tujuan Penelitian. Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan dengan menggunakan media audio visual terhadap keterampilan pencegahan diare pada siswa SD. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen dengan metode pretest-posttest without control one group design. Besar sampel penelitian ini sebanyak 51 responden dihitung mengunakan metode purposive sampling. Hasil Penelitian. Hasil uji Wilcoxon, dengan nilai p 0,000 (p Kurang dari 0,05) sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan dengan menggunakan media audio visual terhadap keterampilan pencegahan diare pada siswa SD. Kesimpulan. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan dengan menggunakan media audio visual terhadap keterampilan pencegahan diare pada siswa SD. Saran. Agar dapat mengaplikasikan praktik cuci tangan dengan meningkatkan keterampilan pencegahan diare.
Hubungan Spiritual Self-Care dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Yousriatin, Fajar; Anggreini, Yunita Dwi; Kirana, Wahyu
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.178

Abstract

Latar Belakang: Perubahan yang terjadi selama proses kehamilan menimbulkan kecemasan pada ibu hamil. Apabila tidak ditangani, maka akan berdampak terhadap kondisi ibu dan janin. Kecemasan dapat diatasi apabila ibu hamil memiliki mekanisme koping yang baik dengan cara meningkatkan spiritual self-care. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional. Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Dalam. Sebanyak 40 sampel ibu hamil trimester III dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berkunjung ke UPT Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur, ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner spiritual self-care practice dan kuesioner Zung self-rating anxiety scale yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya. Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Kendall’s tau-b menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III dengan nilai p = 0,038 (p Kurang dari 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. 

Page 4 of 11 | Total Record : 105