cover
Contact Name
Zulkfili Arifin
Contact Email
jurnal97@gmail.com
Phone
+6281342000654
Journal Mail Official
iccunkarifin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Teuku Umar No. 8 Kel. Biringer Kec. Sinjai Utara
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administrasita'
ISSN : 23017058     EISSN : 27981843     DOI : https://doi.org/10.47030/administrasita
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Administrasita berfokus pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu administrasi publik yang ruang lingkupnya dikhususnya pada Pengembangan Administrasi, Manajemen dan Kebijakan Publik, Perencanaan Pembangunan, , Manajemen Pelayanan, Organisasi Publik, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kepemimpinan, Inovasi Sektor Publik, otonomi daerah, dan birokrasi Pemerintahan, aparatur negara, desentralisasi dan E-Government.
Articles 192 Documents
Cross Sector Collaboration: Transformasi Digital Layanan Publik Perangkat Daerah Di Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Fatwandy Nur; Hasniati; Nurlinah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 16 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v16i2.1068

Abstract

Kemitraan lintas sektor diperlukan untuk transformasi layanan publik digital di Indonesia. Namun, kapasitas yang tidak memadai, kekurangan infrastruktur, dan kurangnya akuntabilitas masih terlihat di tingkat daerah. Studi kasus ini menyelidiki bagaimana kolaborasi lintas sektor mendukung pelaksanaan SPBE di Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan melihat lima aspek: kondisi awal, proses, struktur dan tata kelola, faktor pendorong dan penghambat, dan keluaran dan akuntabilitas. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan delapan informan utama yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi partisipatif, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Masalah SDM, infrastruktur, dan koordinasi pada fase awal menghambat adopsi digital, dan (2) proses kolaborasi meningkat secara bertahap melalui pemetaan kebutuhan, penyusunan MoU/PKS, pembentukan tim koordinasi lintas-OPD, forum pengarah, dan keberanian komunikasi (3) Struktur dan tata kelola menggabungkan tim pengarah, teknis, dan evaluasi dengan mekanisme akuntabilitas seperti berita acara, audit inspektorat, dan pelaporan digital (4) Beberapa pendorong utama adalah dukungan pimpinan dan kemitraan strategis seperti (UGM/CfDS, PLN ICON+, Telkom, RRI, dan dukungan pusat), akan tetapi Stabilitas jaringan, disparitas literasi digital, dan keterbatasan anggaran adalah tantangan utama (5) Hasil awal termasuk layanan integrasi seperti Srikandi, keterhubungan SIMPEG nasional, peningkatan konektivitas seperti penarikan FO ke desa, dan peningkatan indeks SPBE dan praktik akuntabilitas kolaboratif. Studi ini memberi kontribusi pada konsep cross sector collaboration yaitu kolaborasi lintas sektor tidak lagi diposisikan sekadar sebagai alat koordinasi, melainkan sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan berbasis digital
Efektivitas Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Dalam Meningkatkan Indeks Pengawasan Kearsipan Pada Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Sinjai Hainul, Hainul; Syamsuddin; Sani, Kiki Rasmala; Fitriani; Suardi Mukhlis
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 16 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v16i2.1076

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the implementation of the Integrated Dynamic Archival Information System (SRIKANDI) in improving the archival oversight index at the Library and Archives Service of Sinjai Regency. The background of this study is based on the importance of archive digitization as part of bureaucratic reform and the realization of an electronic-based government system (SPBE). This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The effectiveness analysis refers to four indicators according to Sutrisno, namely: program understanding, on-target, on-time, and real change. The results show that the implementation of the SRIKANDI application has made a positive contribution to the order, efficiency, and accountability of archive management within the agency. However, several obstacles remain, such as network limitations, lack of technical training, and not all OPDs have used this system optimally. In addition, the use of manual letters is still found, especially from external parties such as student organizations and non-governmental agencies that have not been integrated into the SRIKANDI system. In conclusion, the implementation of SRIKANDI is considered effective in improving the archival oversight index, although its implementation still requires optimization, both from a technical and human resource perspective.