cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
ISSN : 19795149     EISSN : 26862514     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal ekonomi dan Kebijakan Pembangunan (JEKP) adalah jurnal yang berisi artikel-artikel meliputi hasil-hasil penelitian, analisis kebijakan, dan opini terkait perekonomian yang berkembang saat ini baik lingkup nasional maupun internasional. JEKP diterbitkan dua kali setiap tahunnya, yaitu periode Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
Kesediaan Membayar serta Faktor-faktor yang Memengaruhi Pendapatan Petani Padi dan Jagung dalam Penggunaan Benih Unggul di Kecamatan Raman Utara: Institut Pertanian Bogor Ares Gusti Nugraha; Muhammad Firdaus
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.11.2.2022.161-174

Abstract

Salah satu subsektor pertanian adalah tanaman pangan seperti padi dan jagung yang merupakan sumber utama karbohidrat. Faktor produktivitas tanaman pangan tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan benih. Raman Utara merupakan wilayah yang berpotensi memiliki produktivitas tinggi pada tanaman tersebut. Namun kualitas benih di daerah ini mengalami masalah sehingga berdampak pada produktivitas padi dan jagung yang rendah. Benih unggul menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan produktivitas tetapi harga yang mahal menjadi kendala petani untuk membelinya. Kesediaan petani untuk membayar benih unggul bersertifikat menjadi salah satu persoalan karena pendapatan petani yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan kesediaan membayar petani terhadap penggunaan benih. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari 100 responden dengan 60 petani padi dan 40 petani jagung. Data dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda (OLS), regresi logistik, dan contingent valuation method. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel luas lahan berpengaruh negatif dan signifikan serta variabel pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemilihan benih padi hibrida dan inbrida. Hasil lainnya menunjukan variabel penerimaan berpengaruh positif dan signifikan serta variabel pupuk dan tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan petani jagung. Kesediaan membayar petani untuk benih padi dan jagung lebih besar dibandingkan dengan harga aktual pasaran.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Peranannya dalam Pembangunan Ekonomi dan Penentu Kinerjanya: Badan Pusat Statistik Nita Ferdiana; Teguh Sugiyarto
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.11.2.2022.91-107

Abstract

Pemerintah Indonesia melakukan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja BUMN. Namun, beberapa indikator keuangan menunjukkan bahwa program reformasi belum optimal mencapai tujuan untuk meningkatkan kinerja BUMN. Oleh karena itu tulisan ini bertujuan untuk membahas beberapa faktor yang mendasari yang mempengaruhi kinerja BUMN. Akibatnya, studi menemukan bahwa kontribusi BUMN Indonesia terhadap perekonomian relatif rendah dan stagnan. Selain itu, masih banyak BUMN yang belum beroperasi secara optimal. Hasil regresi menunjukkan kondisi keuangan BUMN semakin baik ketika perusahaan memiliki kemampuan yang lebih tinggi untuk menghasilkan keuntungan dan melunasi hutang. Selain itu, kemampuan melunasi utang lebih penting untuk menjaga kinerja keuangan BUMN, daripada kemampuan menghasilkan laba. Studi ini juga menunjukkan inefisiensi dalam pengelolaan pegawai dan perumusan kebijakan di BUMN Indonesia.
Analisis Daya Saing, Dinamika, dan Determinan Penawaran Ekspor Komoditas Unggulan Indonesia ke United Kingdom: Institut Pertanian Bogor Fasya Miftah Akbar; Widyastutik
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.11.2.2022.108-131

Abstract

The United Kingdom is an industrial and developed country that has the potential to become Indonesia's leading commodity export market. This study aims to analyze the competitiveness, dynamics, and determinants of Indonesia's superior commodity export offerings to the United Kingdom. This research method uses qualitative and quantitative approaches with RCA, EPD, x-model, and panel data regression analysis. There are ten main export commodities that have the highest RCA which is analyzed for their position and market development. So it was found that there were eight commodities that were in a falling star position with potential market development and two commodities were in a retreat position with less potential market development. The results of regression estimates show that real GDP per capita of Indonesia, export prices, population growth of Indonesia, and RCA have a significant effect on the value of Indonesian main export commodities to United Kingdom. Meanwhile, real GDP per capita of United Kingdom, economic distance and population growth of United Kingdom have no significant effect on the value of Indonesian main export commodities to United Kingdom.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Adopsi Pencatatan Data Peternakan di Koperasi Peternak Sapi Cianjur Utara: Institut Pertanian Bogor Aulia Pradipta Prabowo; Sahara; Zulva Azijah; Mutiara Probokawuryan; Ibnu Budiman
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.11.2.2022.146-160

Abstract

Pemerintah berupaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Melalui pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi yang baik dapat dicapai dengan peningkatan konsumsi susu. Namun, produksi dalam negeri masih belum bisa mencukupi kebutuhan susu dalam negeri. Peningkatan produksi susu dalam negeri dapat dicapai dengan penggunaan teknologi. Salah satu bentuk teknologi yang digunakan adalah pencatatan data peternakan yang dapat membantu peternak meningkatkan produksi susu sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi terhadap penerapan pencatatan data peternakan dan menganalisis faktor yang memengaruhi adopsi teknologi pencatatan data peternakan di KPS Cianjur Utara. Metode yang digunakan berupa analisis deskriptif dan regresi logistik dengan menggunakan data dari kuesioner dengan 71 responden. Kondisi karakteristik sosial ekonomi di KPS Cianjur Utara menunjukan responden yang mengadopsi teknologi adalah responden pada usia produktif, memiliki pendidikan rendah, memiliki jumlah tanggungan sedikit, dan skala usaha menengah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel umur, pendidikan informal, dan tanggungan keluarga berpengaruh negatif signifikan terhadap penerapan pencatatan data peternakan. Selain itu, jumlah sapi, luas kandang sapi, dan bahan konstruksi atap memiliki pengaruh positif signifikan terhadap penerapan pencatatan data peternakan.
Analisis Pengaruh dari TIK, Pajak, dan Korupsi terhadap Shadow Ekonomi di Negara G20: Universitas Kristen Duta Wacana Pristanto Silalahi
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.11.2.2022.132-145

Abstract

The phenomenon of the shadow economy has become a special concern and is quite interesting from many researchers because of its role that is not visible to the naked eye but whose contribution is quite large in the economy. This paper identifies and analyzes the influence factors of the shadow economy for the G20 countries, which are developing economies and developed countries. The average size of the shadow economy as a proportion of GDP in 2010–2018 in developing countries is around 27 percent, while in developed countries it is around 17 percent. The analytical method used in this study is the fixed effect through panel data in the period 2010-2018. This study uses the MIMIC model as a measure of the shadow economy. The results of this study found that the impact of ICT, Control of Corruption, and taxes significantly affect the shadow economy. The interesting thing and the main implication of this empirical study is that the shadow economy does not only occur in EMDE's countries, but also occurs in advanced economies.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persepsi Penggunaan Central Bank Digital Currency Di Indonesia: BPS, IPB University Widodo, Kharisma Dwi; Bambang Djuanda; Dedi Budiman Hakim
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.12.1.2023.23-40

Abstract

Meningkatnya penggunaan mata uang digital swasta dapat mempengaruhi efektivitas kebijakan moneter, menempatkan pemerintah di bawah tekanan untuk mengadopsi Central Bank Digital Currency (CBDC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaku ekonomi dalam penggunaan CBDC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dan keamanan dapat meningkatkan kepuasan konsumen dalam menggunakan CBDC dan publisitas mempengaruhi perubahan perilaku pelaku ekonomi dalam meningkatkan konversi uang fiat ke CBDC.
Analisis Empiris Atas Teori Dualistik Ekonomi Lewis: Studi Kasus Indonesia: IPB University, International Center for Applied Finance and Economics (Inter CAFE). Hubbansyah, Aulia Keiko; Dedi Budiman Hakim; Sri Hartoyo; Widyastutik
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.12.1.2023.1-22

Abstract

Indonesia’s economic development is marked by changes in the structure of the economy and employment from those originally based on agriculture to non-agriculture, which is called structural transformation. This study discusses the turning point phenomenon in employment which is one of the important theses in the dualistic economic development analysis framework formulated by Lewis (1954). Related to changes in the sectoral employment structure and the achievement of turning points, this study finds that Indonesia has not yet entered a turning point stage. The achievement of Lewis’s turning point in Indonesia tends to be temporary. Viewed from the decomposition of sectoral growth, the contribution of the non-agricultural sector to economic growth is two times greater than that of the agricultural sector. This shows that economic growth in Indonesia is strongly driven by the role of the non-agricultural sector. This study also found that layers of labor from the agricultural to non-agricultural sectors had a positive impact on economic growth in Indonesia.
Kebijakan Rendah Emisi Negara Anggota G20 dan Kinerja Ekspor Kendaraan Bermotor Indonesia: IPB University Alqodri, Muhammad Iqbal; Widyastutik
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.12.1.2023.41-68

Abstract

Indonesia is one of the world's motor vehicle exporters, ranking 14th globally, 11th in the G20, and 2nd in ASEAN. The increasing emissions from the transportation sector have prompted the G20 countries to implement a low-emission policy through an electric vehicle policy. Concerns arose over the decline in Indonesia's exports of oil-fueled motor vehicles to G20 member countries. This study aims to analyze differences in the performance of Indonesia's motor vehicle exports when the EVP policy was implemented in 11 G20 member countries in 2012-2021. RCA, EPD, X-Model, and panel data regression are the research methods used. Results of RCA analysis show that Indonesia has comparative competitiveness with Mexico, Saudi Arabia, and South Africa. Regarding EPD and X-Model, Indonesian motor vehicle products are in a falling star position with less potential market development. Panel data regression analysis shows that the variable GDP per capita of the destination country, Indonesia's dummy EVP, destination country's dummy EVP is positive and significant. Meanwhile, the economic distance variable has a negative and significant effect, but the real exchange rate, import tariffs, and dummy Covid-19 variables are not significant. Policy recommendations from analysis findings in the form of market intelligence, production incentives, purchase incentives, to the implementation of the Mutual Recognition Arrangement (MRA) scheme.
English Faktor Penentu Kesediaan Rumah Tangga Menggunakan Biodiesel: Universitas Pertamina Nanda Rembulan Nurdianto; Gina Kultsum; Eka Puspitawati; Andika Pambudi; Rico Ricardo; Feriansyah
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.12.1.2023.69-83

Abstract

The subsidy policy of diesel in Indonesia is considered inefficient since it results an increase in the burden on the Government Budget (APBN), distribution process is not well targeted and encourages wastage of consumption. Then, in 2014 the Indonesia government decided to cut diesel subsidies and began marketing alternative solar products, namely biodiesel, as an effort to ensure energy sustainability. Therefore, this study aims to analyze the determinant that influences household’s willingness to use biodiesel using quantitative methods. The results show that there are three variables having a significant effect on the willingness to use biodiesel, namely age, occupation, and knowledge.
Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Pembayaran Premi BPJS Ketenagakerjaan (Studi Kasus Di Kota Tangerang): BPJS, IPB University Indah Indra Putri, Dennis; Lukytawati Anggraeni; Widyastutik
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.12.1.2023.84-100

Abstract

Kelancaran pembayaran premi iuran BPJS Ketenagakerjaan sangat bergantung dari iuran wajib peserta yaitu perusahaan/pemberi kerja membayar iuran dalam setiap bulannya. Dengan adanya keuangan yang sehat dapat meningkatkan pelayanan serta proses bisnis pada BPJS Ketenagakerjaan yang mana terlihat dari penambahan kepesertaan, penerimaan iuran yang meningkat serta berkurangnya tunggakan iuran. Studi mengenai faktor yang mempengaruhi kelancaran pembayaran iuran pada BPJS Ketenagakerjaan masih sangatlah jarang diteliti sehingga perlu untuk dilakukan penelitian untuk tujuan tersebut terlebih pada saat pandemi covid-19 melanda dan dilakukan penelitian lanjutan bagaimana kinerja dari kantor cabang. Penelitian dilakukan pada kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Batuceper sebanyak 3564 perusahaan binaan dengan menggunakan data tahun 2021. Dengan menggunakan metode logit, variabel ekonomi yang diteliti adalah demografi perusahaan, sosial ekonomi, isu keselamatan, kemudahan pelayanan serta enforcement pemerintah dan kebijakan. Hasil yang didapat bahwasanya jumlah tenaga kerja, resiko skala jaminan kecelakaan kerja, aset dan omset perusahaan, jumlah iuran, serta kemudahan pelayanan seperti SIPP Online dan JMO Mobile, serta banyakanya klaim saldo jaminan hari tua menjadi faktor variabel yang signifikan mempengaruhi kelancaran dalam pembayaran premi iuran. Karenanya untuk dapat mengurangi tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan harus lebih memperbanyak kanal-kanal pembayaran, pemberian informasi melalui media, penagihan tunggakan iuran melalui sms dan telepon ataupun bekerjasama dengan pemerintah setempat dalam hal penegakan hukum serta kunjungan langsung bersama untuk lebih memaksimalkan perusahaan yang tidak patuh dalam pembayaran premi iuran.

Page 11 of 14 | Total Record : 135


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 4 No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 3 No 2 (2014): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 3 No 1 (2014): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan More Issue