cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
ISSN : 19795149     EISSN : 26862514     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal ekonomi dan Kebijakan Pembangunan (JEKP) adalah jurnal yang berisi artikel-artikel meliputi hasil-hasil penelitian, analisis kebijakan, dan opini terkait perekonomian yang berkembang saat ini baik lingkup nasional maupun internasional. JEKP diterbitkan dua kali setiap tahunnya, yaitu periode Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi dan Teknologi (TIK) terhadap Pengangguran Usia Muda di Indonesia: BPS, Institut Pertanian Bogor Listari, Silvia Emilia; Pasaribu, Syamsul Hidayat; Novianti, Tanti
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.13.2.2024.93-104

Abstract

The rapid advancement of information and communication technologies (ICT) is anticipated to effectively solve various economic issues including unemployment in developing countries. However, unemployment in Indonesia has fluctuation and is predominantly affecting the youth population. Additionally, researchers hold different views regarding the impact of ICT development on youth unemployment. Some researchers suggest a positive relationship between ICT and youth unemployment, while others argue that ICT can have detrimental effects on job opportunities and potentially increase youth unemployment. This study aims to describe ICT development and analyze the influence of ICT development on youth unemployment in Indonesia. This research used a dynamic panel methodology and utilizes two indicators of ICT development: mobile phone users and internet users across 33 provinces in Indonesia at 2010-2021. The results of this estimation indicate that mobile phone users and internet users do not significantly impact the youth unemployment model. The variables inflation, foreign and domestic investment and the lagged unemployment have a significant effect on youth enemployment
Pengaruh Swasembada Beras Terhadap Kesejahteraan Petani Di Indonesia: Pendekatan Data Panel Dinamis: BPS, Institut Pertanian Bogor Zega, Yuris; Hakim, Dedi Budiman
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.13.2.2024.133-153

Abstract

Selama beberapa dekade, Indonesia telah menerapkan kebijakan swasembada beras yang bertujuan untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri dan mengurangi impor. Namun, klaim bahwa swasembada beras akan menguntungkan petani masih dipertanyakan karena karakteristik petani tidak berubah secara signifikan selama 50 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pencapaian swasembada beras terhadap kesejahteraan petani dengan menggunakan regresi panel data dinamis. Metode estimasi dengan difference GMM yang mengakomodir potensi permasalahan endogeneity menjadi pilihan terbaik yang menjelaskan model. Hasil regresi menunjukkan bahwa satu-satunya variabel yang signifikan dalam model ini adalah harga gabah tingkat produsen. Namun demikian peningkatan harga gabah tidak dapat terjadi dengan mudah karena harga beras memiliki karakteristik asimetris dan inefisiensi dalam rantai pasok beras. Kebijakan pemerintah yang ada tidak cukup untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, budidaya padi tampaknya lebih menguntungkan tengkulak, pedagang besar, dan pedagang eceran, daripada petani kecil. Rasio antara margin perdagangan dan bagian petani di pasar beras selalu 30% untuk petani dan 70% untuk pedagang margin selama bertahun-tahun. Hasil ini juga didukung dari tingkat swasembada beras yang secara statistik tidak signifikan dalam meningkatkan nilai tukar petani sub sektor tanaman pangan. Peningkatan efesiensi dan produktivitas petani melalui subsidi dan adopsi teknologi menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Faktor Pendorong dan Analisis Klaster Kebahagiaan di Indonesia: BPS, Institut Pertanian Bogor Ramadhani, Atika Prissila; Purnamadewi, Yeti Lis
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.13.2.2024.105-115

Abstract

Kesejahteraan merupakan salah satu tujuan pembangunan negara. Pengukuran keberhasilan pembangunan negara seringkali menggunakan ukuran moneter, seperti produk domestik bruto (PDB). Akan tetapi, PDB berpotensi mengabaikan aspek-aspek yang berkontribusi pada kualitas hidup dan kebahagiaan seseorang. Tesis ini berfokus untuk mengkaji faktor-faktor pendorong kebahagiaan di Indonesia dan mengkategorikan provinsi-provinsi tersebut ke dalam kategori-kategori yang memiliki karakteristik yang serupa agar kebijakan dapat lebih tepat sasaran dan efisien. Indeks kebahagiaan Indonesia yang dihasilkan dari survei kebahagiaan tahun 2021 dianalisis menggunakan metode statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien Gini berpengaruh negatif terhadap kebahagiaan, dan PDB per kapita memiliki pengaruh positif. Tesis ini selanjutnya mengkategorikan 34 provinsi di Indonesia ke dalam 3 kategori tingkat tinggi, rendah, dan sedang dari nilai masing-masing indikator. Dari hasil tersebut, pemerintah dapat memfokuskan kebijakan terkait ketimpangan antar daerah dan PDB per kapita, berdasarkan karakteristik masing-masing klaster.
Determinan Financial Distress Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia: Institut Pertanian Bogor Saraswati, Raras Aisyah; Irawan, Tony; Ratnawati, Anny; Tony
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.13.2.2024.80-92

Abstract

The purpose of this study is to analyze financial performance of property and real estate companies before and during the Covid-19 pandemic. Next is to analyze financial distress by using the Zmijewski calculation methods and to analyze the factors of financial distress. The populations in this study are property and real estate companies listed on the IDX in year 2018 to 2022. Based on purposive sampling methods, samples obtained are 15 companies in 5 years, so obtained 300 observations. The descriptive methods are used to analyze financial performance, and to analyze Zmijewski’s financial distress using the panel data regression. The result of descriptive analysis show that before the pandemic there were 15 companies in a healthy condition but during the pandemic there was one company experiencing financial distress namely MDLN, and based on the direction of financial distress trends, there are three groups of companies that tend to worsen, improve, and stagnate. The results of data panel regression showed that profitability ratio (ROE), liquidity ratio (CR), and leverage ratio (DER) have a significant value to predict financial distress, whilst activity ratio (TATO), sales growth, interest rate (IR) and exchange rate (ER) which not significant. The trend of financial distress (that are worsening, improving and stagnant), can be used by companies or investors as an early warning system in predicting financial distress in property and real estate companies.
Dampak Investasi pada Pembangunan Ekonomi Inklusif di Indonesia: BPS, Politeknik Statistika STIS Iskanda, Watekhi; A.A. Ngurah Gede, Wasudewa; Wijayanto, Arie Wahyu; Iskanda, Doddy Aditya; Watekhi; Regita Iswari Puri, Ida Ayu Wayan
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.13.2.2024.116-132

Abstract

Capaian pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia berkaitan erat dengan kapasitas fiskal pemerintah. Hingga kini kemampuan anggaran pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif masih terbatas. Sebagai alternatifnya, pemerintah dapat menggunakan dana yang bersumber dari investasi untuk meningkatkan capaian pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur besarnya pengaruh dari adanya investasi tersebut terhadap tingkat pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia. Pengaruh tersebut kemudian dianalisis secara lebih spesifik dengan memperhatikan klasifikasi wilayah antara Indonesia Bagian Barat dan Timur. Berbeda dengan penelitian lainnya, pada penelitian ini pembangunan ekonomi inklusif dimaknai lebih komprehensif dan analisis dilakukan dengan memperhatikan heterogenitas wilayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh positif dari kenaikan nilai investasi terhadap tingkat pembangunan ekonomi inklusif. Lebih spesifik, pengaruh tersebut terlihat nyata untuk Indonesia Bagian Timur. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa investasi memiliki pengaruh yang lebih positif terhadap capaian pembangunan ekonomi inklusif dibandingkan dengan dana perimbangan pemerintah pusat ke daerah (dana alokasi umum dan dana alokasi khusus).
Menyeimbangkan Pertumbuhan, Pemerataan, dan Kewilayahan: Dilema Desentralisasi dalam Pembangunan Indonesia: BPS, Institut Pertanian Bogor Mursalin, Destrianto; Irawan, Tony
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.14.1.2025.58-82

Abstract

This research delves into the intricate dynamics of fiscal decentralization in Indonesia spanning over two decades, scrutinizing the persistent economic inequality among regions. Employing Theil and Williamson indices, the study evaluates per capita income disparages across 509 districts/cities from 2015 to 2022. Through conventional panel data analysis and spatial models including Spatial Error Model (SAM), Spatial Autoregressive (SAR), Spatial Autocorrelation Error Model (SAC), and Spatial Durbin Model (SDM), the research identifies influential factors and assesses direct and indirect impacts on per capita income. In light of the COVID-19 pandemic, the study discerns its effects by segmenting data pre- and post-pandemic. Results reveal enduring income disparities, particularly in Java and Kalimantan, with profit sharing funds (DBH) emerging as the foremost influencer. SDM exposes spatial influences, unveiling DBH's dual impact on an area's income and its adverse effects on neighboring regions. The findings underscore the imperative for nuanced fiscal decentralization policies. Recommendations advocate region-specific strategies to bridge West-East income gaps, meticulous review of DBH allocation, incentivized domestic investment, and enhanced public involvement for budgetary transparency via the Satu Data Indonesia platform. This three-pronged approach aims at fostering regional economic equilibrium and resilience.
Identification of Growth Constraints in North Sumatra: A Growth Diagnostics Approach: Universitas Indonesia, Bappenas Purwoharyono, Doddy; Sari, Sasmita Kartika; Ramadhan, Hafid Wahyu
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.14.1.2025.1-21

Abstract

North Sumatra economy is one of the highest contributors to the regional economy of Sumatra. The declining long-term growth trend of North Sumatra needs to be diagnosed so that a sustainable long-term economic growth can be achieved. This study focuses on analyzing binding constraint to investment and growth in North Sumatra using the HRV (Hausmann et al., 2005) growth diagnostic framework. The application of the HRV growth diagnostic framework in this study uses the benchmark method. To benchmark North Sumatra with other comparable regions, the hierarchical cluster method is used based on the characteristics of GRDP per capita, Total Population, Area, and Population Density. The benchmarking results found that government failures, especially micro risks including ease of doing business, low access and certainty of land ownership, high transaction costs, high levels of corruption and crime are the main obstacles to investment and economic growth in North Sumatra.
Eventonomics Sebagai Model Pertumbuhan Ekonomi Baru Jakarta Sebagai Kota Global: Indonesia Aviliani; Herawan, Jonathan; Parningotan, Firman Sihol
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.14.1.2025.83-94

Abstract

Jakarta sebagai kota global harus mencari model pertumbuhan ekonomi yang menjadi ciri khas untuk memberikan experience kepada wisatawan yang berkunjung. Pemindahan Ibu Kota ke Nusantara nantinya menjadikan Jakarta harus menyiapkan model ekonomi baru yang dipenuhi stabilitas supaya tidak ada spillover terhadap perekonomian Jakarta. Konsep eventonomics yakni meliputi red-hot indsutry, MICE event, dan Multisport Event dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang dikemas dalam konsep urban tourism. Penelitian ini menggunakan replikasi Swiftonomics di Singapura yang dianalisis menggunakan tabel input-output 2016 dan diiterasi dengan RAS Partial Survey menjadi tabel input-output 2023 melihat baik dampak terhadap output, dampak tenaga kerja, pengganda pendapatan, pengganda output, serta keterkaitan. Hasil penelitian ini adalah adanya potensi kenaikan output sebesar Rp65,85 triliun serta tambahan lapangan pekerjaan sebesar 8,3 juta, sektor yang mendapatkan pengganda maksimal adalah perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, pengganda pendapatan pada sektor industry pengolahan. Dengan menggerakkan eventonomics maka nilai tambah pada sektor real estate dan daya penyebaran ekonomi pada sektor jasa pendidikan akan berdampak maksimal.
Dampak Kausal Pendidikan terhadap Pernikahan di Indonesia: Temuan Empiris dari Pendekatan Sharp Regression Discontinuity Design: Institut Pertanian Bogor Hasanah, Heni
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.14.1.2025.22-40

Abstract

The marriage rate in Indonesia has declined over the past six years, with the percentage of young people (aged 16–30) who remain unmarried showing a consistent upward trend. This trend can have positive implications if it is driven by a decrease in early marriages; however, it may also have negative consequences, particularly in terms of demographic challenges. Among the many factors influencing an individual's decision to marry, this study focuses on analysing the impact of education on marriage. Education plays a critical role in shaping various aspects of an individual's life, including decisions related to marriage. The data used in this study comes from the 2007 Indonesian Family Life Survey (IFLS) and employs a sharp Regression Discontinuity Design (RDD) approach to estimate the impact. The policy change of the new school year in 1978, used as an exogenous variable, serves as a proxy for years of education with the aim of minimizing potential bias in the estimation results. The study's findings show that longer years of education have an impact on increasing the age at first marriage. The results of this study indicate that education has the potential to serve as an effective intervention tool to delay marriage in relation to reducing the rate of early marriages. However, special attention is also needed regarding the potential negative impacts of delaying marriage on long-term demographic issues.
Dampak Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Katalisator Perekonomian Regional: Pendekatan IRIO: Institut Pertanian Bogor Mutiara Probokawuryan; Sane Pratinda, Wildan Nur Arrasyiid; Azijah, Zulva; Amaliah, Syarifah; Zain, Salma Luthfia; Nur’aeni, Aisyah
Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.14.1.2025.41-57

Abstract

Economic disparities between regions in Indonesia remain one of the main challenges in the national development process. The development of the National Capital City (IKN) is seen as an effort to create a new economic growth center outside Java Island to reduce regional economic inequality. This study aims to analyze the impact of investment in IKN development on the national economy using the Indonesian Inter-Regional Input-Output (IRIO) approach, particularly to assess its effects on economic output, household income, and employment absorption. The analysis method used is the 2016 Indonesian Inter-Regional Input-Output (IRIO) model. The findings indicate that increased government investment in IKN development, particularly in the construction sector, has a significant impact on East Kalimantan but also generates output effects in other regions, such as Jakarta, East Java, North Kalimantan, and West Java. Meanwhile, income and labor impacts are also observed in Java Island, Sulawesi Island, Sumatra Island, and partially in Balinusra (Bali-Nusa Tenggara), as well as Maluku and Papua. It is necessary to strengthen economic diversification policies and support for related sectors outside Kalimantan in order to broaden the nationwide spillover effects of the IKN development.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 4 No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 3 No 2 (2014): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 3 No 1 (2014): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan More Issue