Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Articles
79 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 9: February 2023"
:
79 Documents
clear
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI PENERAPAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE
Yulinda Laska;
Risma Ikha Paramitha;
Eka Fitri Amir
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4833
Adolescent girls need adequate information regarding welcoming the arrival of the first menstruation. This is so that young women do not experience fear when their first menstruation arrives. Information is needed so that young women can respond to the arrival of their first menstruation in a calm and comfortable manner. On the other hand, many women and girls experience difficulties in managing their menstrual hygiene, which has an impact on hygiene, health and well-being and thus affects progress towards achieving the Sustainable Development Goals for gender equality. Information related to Menstrual Hygiene Management is needed by young women to maintain their reproductive health. Poor knowledge affects bad behavior as well. Therefore, information on Menstrual Hygiene Management is needed by young women to improve their hygiene, health, and well-being. In an effort to increase the knowledge of young women about Menstrual Hygiene Management, community service activities in the form of health counseling were carried out online through the Zoom Cloud Meeting on July 21, 2022, which was attended by 36 young women with an age range of 14-22 years old. Community service activities went well and smoothly, marked by the high enthusiasm of the participants during the session of providing material and question and answer related to Menstrual Hygiene Management. The benefits obtained by the participants in this activity are that the participants gain increased knowledge related to Menstrual Hygiene Management which can be used to maintain their own cleanliness.
PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MELALUI PSN 3M PLUS DI DESA BONTOALA KECAMATAN PALLANGGA KABUPATEN GOWA
Syafruddin Syafruddin;
Nurfadilah Nurfadilah;
Yulfina Wahdania;
Jangga Jangga;
Sulaiman Sulaiman;
Zulkifli Zulkifli;
Andi Ulfah Magefirah Rasyid;
Fityatun Usman;
Sri Widyastuti;
Muhammad Guntur;
Muhammad Taufiq Duppa;
Rahmadani Rahmadani;
Ansari Masri;
Ainun Jariah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4834
Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit DBD ini erat sekali hubungannya dengan masalah kebersihan lingkungan. Metode penanggulangan yang banyak diterapkan saat ini adalah tindakan pencegahan antara lain program pengendalian vektor. Jumlah kasus DBD baik secara nasional maupun di lingkup Kabupaten Gowa yang masih tinggi. Pencegahan penyakit DBD yang dapat dilakukan secara rutin dan telah direkomendasikan oleh WHO adalah Pemberantasan Sarang Nnyamuk 3M plus. Adapun rincian 3M tersebut terdiri dari menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat penampungan air, sedangkan yang dimaksud dengan plus adalah menaburkan bubuk larvasida, menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah. Perilaku PSN 3M plus ini dilaksanakan masyarakat 1 kali dalam seminggu di masing-masing rumah, lalu untuk daerah yang lebih luas / lapangan dilaksanakan kerja bakti 1 kali sebulan untuk memberantas sarang nyamuk demam berdarah. Evaluasi akhir dilakukan untuk mengetahui manfaat kegiatan penyuluhan yaitu mitra mampu melaksanakan kegiatan yang telah diikuti dengan menghitung persentase mitra yang mampu melaksanakan pengendalian vektor DBD melalui PSN 3M Plus secara berkelanjutan, serta mampu menerapkan ilmu yang didapat dalam penyluhan ini, baik dilingkungan umum maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
URBAN FARMING SEBAGAI USAHA MENJAGA KETAHANAN PANGAN BERKONSEP SAYURAN HIJAU
Eva Rosdiana;
Nurul sjamsijah;
Sri Rahayu;
Dian Hartati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4835
Ketahanan pangan menjadi salah satu isu menarik di Perkotaan. Penduduk kota sekarang banyak bergantung pada hasil pedesaan untuk kebutuhan pangan. Namun pembangunan perkotaan mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian dan ruang terbuka hijau. Konsep urban farming membawa solusi menciptakan dan mengelola lahan terbuka ditengah banyaknya bangunan. Aktivitas urban farming pada masyarakat seperti tersedianya sayuran sebagai sumber nutrisi, impor sayura menjadi berkurang, menghijaukan lingkungan, dan membantu mengurangi dampak pemanasan global. Pemahaman lainnya tentang urban farming yaitu konsep untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kualitas hidup bagi dari segi makanan, gizi, kesehatan dan lingkungan sekitar. Target luaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah publikasi ilmiah, peningkatan penerapan iptek di masyarakat, perbaikan tata nilai masyarakat, dan jasa, rekayasa sosial, metode atau sistem, produk/barang. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan sosisalisasi kepada kelompok masyarakat mengenai manfaat dan cara pelaksanaan konsep Urban Farming dilanjutkan dengan melakukan pendampingan dalam membuat sebuah kebun berkonsep urban farming sebagai percontohan untuk masyarakat.
PENYULUHAN PENGHITUNGAN BIAYA PRODUKSI, PENDAPATAN, KEUNTUNGAN DAN KELAYAKAN USAHA PETANI JAGUNG DI KELURAHAN MALOTONG KECAMATAN AMPANA KOTA KABUPATEN TOJO UNA-UNA
Syamsuddin Syamsuddin;
Sitti Aminah K;
Arie Kurniawan;
Abdul Malik
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4836
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang cara menghitung biaya produksi, pendapatan, serta kelayakan usaha petani jagung di Kelurahan Malotong Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-Una; Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah petani jagung di Kelurahan Malotong dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah petani jagung yang bercocok tanam di lingkungan Kampus Program Studi Di Luar Kampus Utama Untad Tojo Una-Una. Berdasarkan uraian pada pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini bahwa pada prinsipnya telah dilakukan pelatihan dan bimbingan dalam penghitungan dan analisis biaya produksi, penghitungan pendapatan, penghitungan keuntungan, serta penghitungan kelayakan usaha jagung lokal di daerah Kelurahan Malotong Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-Una.
PELATIHAN LIFE SKILL DENGAN TERAPI OKUPASI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ODGJ DI MASAYARAKAT
Dyah Wahyuningsih;
Widyo Subagyo;
Mukhadiono Mukhadiono
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4837
Gangguan jiwa menimbulkan Disability-Adjusted Life-Years (DALY’s), hal ini ini menggambarkan jumlah tahun produktif yang hilang akibat kematian prematur (sebelum mencapai usia harapan hidup) serta akibat kecacatan (disabilitas) yang diakibatkan gangguan jiwa. . Terapi okupasi diharapkan melatih kemandirian aktifitas sehari-hari perawatan diri, melakukan kegiatan produktif dan memanfaatkan watu luang menunjukkan pengaruh yang bermakna pada kualitas hidup ODGJ. Pengabdian masyarakat dilakasanakan selama 4 minggu, di Desa Adisana Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Peserta pengabdian masyarakat yaitu 8 orang ODGJ fase rehabilitasi beserta keluarga atau pendamping. Jenis kegiatan yaitu terapi okupasi berupa terapi kerja membuat sapu dari sabut kelapa. Hasil evaluasi didapatkan 50% ODGJ dapat mandiri melakukan kegiatan membuat sapu dari sabut kelapa, walaupun hasilnya belum bagus, memiliki inisiatif membuat sapu secara mandiri dan langkah pembuatan sesuai dengan contoh dari narasumber. Sedangkan 50% ODGJ lainnya masih harus dimotivasi dan dibantu keluarga untuk memulai kegiatan membuat sapu dari sabut kelapa.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENGEMBANGKAN DESA WISATA DENGAN KONSEP CGOMMUNITY BASED TOURISM DI DESA CIBATU
Fitri Rezeki;
Retno Purwani Setyaningrum;
Abdul Halim Anshor
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4838
Perspektif pariwisata menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi waktu libur bersama keluarga. Hal ini yang menjadi dasar mengenai pentingnya memanfaatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Pengembangan pariwisata saat ini mulai menjadi salah satu program unggulan dalam pembangunan desa. Pengembangan desa wisata tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang baik terhadap masyakarat yang berada di sekitar lokasi pengembangan pariwisata untuk meningkatkan pendapatan dengan adanya pariwisata didaerahnya. Oleh karena itu perlunya dukungan dari masyarakat dalam merealisasikan desa wisata yang ada di Cibatu. Masyarakat dalam desa wisata bukan hanya sebagai obyek pengembangan pariwisata tetapi juga sebagai subyek pengembangan pariwisata. Konsep pembangunan pariwisata dan pembangunan sumberdaya manusia tersebut sesuai dengan konsep Community Based Tourism (CBT) yang akan membuka peluang terbentuknya jenis mata pencaharian serta sumber pendapatan yang baru bagi masyarakat, ada 4 metode yang digunakan antara lain metode observasi, metode wawancara dan metode pelatihan.
PENDAMPINGAN PENYEDIAAN SARANA AIR BERSIH DI DESA WISATA STONE PARK BUKIT PERTAPAN TURUNAN GIRISUKO PANGGANG GUNUNGKIDUL
Esa Rengganis;
Riani Nurdin;
Marni Astuti;
Yasrin Zabidi;
Eko Poerwanto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4839
Desa Turunan, Girisuko, Panggang, Gunungkidul, secara swadaya membentuk Kelompok Tani Hutan Wono Asri Handayani, Kelompok Tani tersebut mengawali ide membangun dan mengembangkan desa wisata Stone Park Bukit Pertapan secara gotong royong yang melibatkan warga sekitar. Dengan pemandangannya yang indah banyak pengunjung yang menginap dengan mendirikan tenda karena tidak ingin kehilangan momen menikmati sunset di pagi hari. Permasalahan yang ada adalah kebutuhan air bersih yang sangat minim, untuk memenuhi kebutuhan pengunjung baik yang menginap maupun tidak menginap. Kebutuhan air bersih merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi oleh sebuah desa wisata guna menjamin kenyamanan dan kepuasan pengunjung. Dengan luas area wisata yang besar dan terbagi menjadi beberapa spot tempat untuk melihat pemandangan dan gua, hanya memiliki 1(satu) toilet dengan 1 (satu) penampungan air. Berkat adanya pendampingan yang dilaksanakan dari Teknik Industri ITDA telah menambah 1(satu) toilet dan 1 (satu) penampungan air di destinasi wisata Stone Park.
OPTIMALISASI EDUKASI TENTANG PEMANFAATAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL MELALUI KELOMPOK CEMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMURUS BARU KOTA BANJARMASIN
Erni Yuliastuti;
Noorhayati Maslani;
Isnaniah Isnaniah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4840
Situasi pandemi COVID-19 memberikan banyak pembatasan hampir ke semua layanan termasuk pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dan terdampak baik secara akses maupun kualitas. Pemeriksaan kehamilan dimasa pandemi ini tentulah memberikan banyak kekhawatiran. Ibu hamil telah menerima edukasi melalui petugas kesehatan pada setiap kunjungan ke Puskesmas. Namun menjadi kurang optimal karena berpengaruh juga pada belum optimalnya informasi yang biasa disampaikan melalui buku KIA saat ANC.Pemanfaatan buku KIA dengan maksimal diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Metode pelaksanaan PKM adalah mengoptimalkan edukasi tentang pemanfaatan buku KIA berupa kegiatan penyuluhan dan pendampingan praktik cara pengisian Buku KIA pada ibu hamil. Upaya lainnya berupa promosi kesehatan dan KIE melalui kelompok “cemil”(celotehan ibu hamil) dengan WAG (whats App Group) sebagai sarana informasi dan edukasi bagi ibu dalam mendapatkan informasi terkait seputar kehamilan, persalinan dan masa menyusui walaupun ibu hamil tidak berkunjung ke Puskesmas.
EDUKASI DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL
Remilda Armika Vianti;
Ade Irma Nahdliyyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4841
Pemeriksaan kehamilan merupakan bentuk pengawasan terhadap kehamilan untuk mendapatkan informasi kesehatan umum ibu, menegakkan secara dini penyakit ada kehamilan, menegakkan secara dini komplikasi kehamilan dan menetapkan risiko kehamilan. Tingginya mortalitas dan morbiditas pada ibu hamil dan bersalin adalah masalah besar di Negara berkembang. Di Negara miskin berkisar 25-30% kematian usia subur disebabkan oleh hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Objective: tujuan edukasi ini adalah melihat pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil setelah diberikan edukasi dengan mendukung ibu hamil mengikuti kelas hamil. Method: edukasi ini memberikan pendidikan kesehatan terkait pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil. Result: setelah dilakukan edukasi pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil ada peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan dan setelah dilakukan edukasi yaitu 100% pengetahuan baik. Dukungan keluarga terlebih suami sangat diperlukan selama kehamilan istri yang sedang hamil. Ketika keluarga memiliki salah satu anggota keluarga yang sedang hamil, suami diharapkan selalu memberikan motivasi, membantu, dan mendampingi anggota keluarga tersebut sehingga ia akan merasa nyaman dan tenang ketika ada masalah yang ia alami selama masa kehamilannya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN GALAKTAGOG HERBAL PADA IBU MENYUSUI DI KECAMATAN ARJASA SITUBONDO
Burhanudin Gasim Soka;
Sri Nur Atiqah;
Diana Lady Yunita Handoyo;
Siti Mufarohah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4842
Pemanfaatan tanaman berkhasiat sebagai pelancar ASI (Air Susu Ibu) sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Penggunaan tanaman tersebut sudah dipergunakan sejak lama dan turun temurun dari generasi ke generasi. Akan tetapi kendala menyusui seringa dialami oleh para ibu baru (New Mommy) dalam memberikan ASI, Salah satunya ialah berkurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memberikan pengetahuan kepada ibu baru (New Mommy) dan meningkatkan pengetahuan bagi ibu yang sebelumnya telah menggunakan galaktagog herbal untuk meningkatkan produksi ASI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan kepada ibu menyusui sebelum dan setelah pemberian materi mengenai galaktagog herbal.