cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,919 Documents
ANALISIS DAMPAK PELATIHAN, PEMBINAAN, DAN KETERLIBATAN KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN YANG DIMEDIASI PERSEPSI KUALITAS TENAGA KESEHATAN TENTANG KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU PELAYANAN (Studi Karyawan RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat Provinsi NTB) Rahmania Ambarika; I Kadek Mulyawan; Desak Gede Sri Baktiasih
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali mutu pelayanan rumah sakit daerah, dengan fokus pada RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kualitas pelayanan melalui pelatihan, pembinaan, dan keterlibatan karyawan dengan persepsi tenaga kesehatan tentang kebijakan peningkatan mutu pelayanan sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi kebijakan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat sangat dipengaruhi oleh efektivitas pelatihan, sistem pembinaan, dan tingkat keterlibatan karyawan. Namun, dampak ketiga faktor tersebut terhadap kualitas pelayanan sangat bergantung pada bagaimana tenaga kesehatan memersepsikan kebijakan peningkatan mutu pelayanan yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Persepsi yang lemah terhadap kebijakan mutu menyebabkan pelatihan dan pembinaan tidak sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pelayanan. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Quality Policy Internalization System (PQPIS–NTB), yaitu model pembinaan mutu pelayanan berbasis penguatan pelatihan, pembinaan, dan keterlibatan karyawan yang diarahkan untuk memperkuat persepsi tenaga kesehatan terhadap kebijakan peningkatan mutu. Model ini menempatkan Dinas Kesehatan Provinsi NTB sebagai pengendali utama kebijakan mutu dan pembinaan sumber daya manusia rumah sakit daerah. Implementasi awal PQPIS–NTB menunjukkan peningkatan pemahaman dan penerimaan tenaga kesehatan terhadap kebijakan mutu, meningkatnya keterlibatan karyawan, serta perbaikan kualitas pelayanan di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan internalisasi kebijakan mutu pada level regulator merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit daerah.
SOSIALISASI INITIAL ASSESMENT PRA ANESTESI KEPADA DINAS KESEHATAN PROVINSI NTB SEBAGAI STRATEGI DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI ANESTESI PADA PELAYANAN BEDAH MAYOR DI RSUD PROVINSI NTB Atik Setiawan; Lalu Simbawara; Elya Endriani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre-anesthetic initial assessment is a key element in anesthetic risk management, particularly in major surgical patients with high clinical complexity. Variability in the implementation of initial assessment and limited understanding among policy stakeholders may reduce the effectiveness of preventing anesthetic complications. Within the framework of regional health service governance, the Health Office plays a strategic role as a regulator in ensuring the standardized implementation of pre-anesthetic initial assessment oriented toward patient safety.This activity aimed to improve the understanding of staff of the West Nusa Tenggara Provincial Health Office regarding the concept and role of pre-anesthetic initial assessment as a foundation for strengthening anesthetic service governance at the West Nusa Tenggara Provincial General Hospital. This community service activity was conducted in the form of socialization sessions, including focused discussions and knowledge evaluation through pre-test and post-test. A total of ten staff members of the West Nusa Tenggara Provincial Health Office participated in this activity. The results showed an improvement in participants knowledge levels from poor to good knowledge following the educational intervention. This improvement reflects a more comprehensive understanding of the function of pre-anesthetic initial assessment as an instrument for preventing anesthetic complications, as well as a basis for guidance and supervision of health service quality. It can be concluded that strengthening the Health Office’s understanding of pre-anesthetic initial assessment has the potential to serve as a governance foundation for supporting the development of an initial assessment–based model to prevent anesthetic complications in major surgical patients.
MODEL STRUKTURAL PENGARUH KEPEMIMPINAN PELAYANAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KOMITMEN PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LEMBAGA SEBAGAI MODERASI (Studi pada Perawat RSUD Provinsi NTB) Sentot Imam Suprapto; Romy Hidayat; I Putu Artawan Prayoga
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia rumah sakit daerah, dengan fokus pada perawat RSUD Provinsi NTB. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model struktural peningkatan komitmen perawat melalui kepemimpinan pelayanan dan budaya kerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi serta kepercayaan terhadap lembaga sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa rendahnya komitmen perawat bukan hanya dipengaruhi oleh faktor individual, tetapi merupakan akibat dari belum optimalnya sistem pembinaan kepemimpinan pelayanan dan budaya kerja yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB, yang berdampak pada rendahnya kepuasan kerja dan lemahnya kepercayaan terhadap lembaga. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Servant Leadership and Trust–Culture System (PSLTCS–NTB), yaitu model pembinaan kepemimpinan pelayanan dan budaya kerja berbasis kepercayaan dan kepuasan kerja yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Implementasi model ini menunjukkan peningkatan kepuasan kerja, kepercayaan terhadap lembaga, serta komitmen perawat RSUD Provinsi NTB. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan peran Dinas Kesehatan sebagai pembina kepemimpinan dan budaya kerja merupakan kunci dalam membangun komitmen perawat dan keberlanjutan pelayanan rumah sakit daerah.
ANALISIS KOMUNIKASI INTERNAL DAN PARTISIPASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP MOTIVASI KERJA (Studi Praktik Penunjang di RSUD NTB) Atik Setiawan; Dudut Eko Juliawan; Sadikin Apriadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia RSUD Provinsi NTB. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kepuasan kerja perawat melalui penguatan komunikasi internal dan partisipasi kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi kebijakan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa rendahnya kepuasan kerja perawat RSUD Provinsi NTB tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh lemahnya sistem komunikasi internal dan rendahnya tingkat partisipasi perawat dalam pengambilan keputusan. Kondisi ini berdampak pada menurunnya motivasi kerja dan keterikatan perawat terhadap organisasi. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Internal Communication and Participation Enhancement System (PICAPES–NTB), yaitu model pembinaan komunikasi internal dan partisipasi kerja yang diarahkan untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja perawat. Model ini menempatkan Dinas Kesehatan Provinsi NTB sebagai pengendali kebijakan komunikasi dan partisipasi di lingkungan RSUD Provinsi NTB. Implementasi awal PICAPES–NTB menunjukkan peningkatan keterbukaan komunikasi, keterlibatan perawat dalam proses kerja, serta penguatan motivasi yang berdampak positif terhadap kepuasan kerja. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola komunikasi dan partisipasi pada level regulator merupakan kunci dalam membangun lingkungan kerja perawat yang lebih sehat dan produktif
ANALISIS WORK-LIFE BALANCE DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Perawat di RSUDP NTB) Novita Ana Anggraini; Andang Sari; Muh. Emilia Sa'di Rasyid
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia rumah sakit daerah, dengan fokus pada perawat RSUD Provinsi NTB. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kinerja perawat melalui work–life balance dan pengelolaan stres kerja dengan burnout sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingginya burnout dan menurunnya kinerja perawat bukan hanya disebabkan oleh faktor individu, tetapi merupakan akibat dari belum optimalnya sistem pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Ketiadaan sistem terintegrasi menyebabkan kesejahteraan kerja perawat tidak terkelola secara sistemik. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Work–Life Balance and Burnout Management System (PWLB–BMS–NTB), yaitu model pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja berbasis pengendalian burnout yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Implementasi model ini menunjukkan penurunan burnout dan peningkatan kinerja perawat RSUD Provinsi NTB. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan peran Dinas Kesehatan sebagai pembina kesejahteraan dan kesehatan mental tenaga kesehatan merupakan kunci dalam membangun kinerja perawat rumah sakit daerah yang berkelanjutan
MODEL EVALUASI KINERJA OPERASIONAL RUMAH SAKIT DAERAH: PERAN BEBAN PASIEN BPJS, TEKNOLOGI INFORMASI, DAN KEBIJAKAN BPJS SERTA MODERASI KETERLAMBATAN KLAIM DENGAN PENDEKATAN RESOURCE-BASED VIEW (RBV) THEORY R.A Chatarina Umbul Wahyuni; Ida Bagus Putra Wijaya; Ng Phi Shi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola rumah sakit daerah, dengan fokus pada kinerja operasional RSUD Provinsi NTB dalam pelayanan pasien BPJS. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kinerja operasional rumah sakit melalui pengelolaan beban pasien BPJS, pemanfaatan teknologi informasi, dan kebijakan BPJS dengan keterlambatan klaim sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi kebijakan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingginya beban pasien BPJS, keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi, dan kompleksitas kebijakan BPJS telah menekan kinerja operasional RSUD Provinsi NTB. Dampak tersebut semakin diperkuat oleh keterlambatan klaim BPJS yang mengganggu arus kas dan stabilitas operasional rumah sakit, sehingga memoderasi hubungan antara beban layanan dan kinerja. Sebagai solusi dikembangkan Provincial BPJS Operational Performance Control System (PBOPCS–NTB), yaitu model pembinaan kinerja operasional berbasis pengendalian beban pasien, optimalisasi teknologi informasi, dan sinkronisasi kebijakan BPJS yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Model ini menempatkan keterlambatan klaim sebagai variabel pengendali utama dalam pengambilan keputusan operasional dan pembiayaan rumah sakit. Implementasi awal PBOPCS–NTB menunjukkan peningkatan efisiensi proses layanan, penguatan pengelolaan klaim, dan perbaikan kinerja operasional RSUD Provinsi NTB. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola pelayanan BPJS pada level regulator merupakan kunci dalam menjaga keberlanjutan kinerja rumah sakit daerah.
PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA PADA PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA (Studi pada Perawat di RSUDP NTB) Joko Prasetyo; Hartati, Hartati; Nursini Juiban Hadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia RSUD Provinsi NTB, dengan fokus pada perawat sebagai ujung tombak pelayanan rumah sakit. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kinerja perawat melalui kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi kebijakan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berperan penting dalam mendorong kinerja perawat, namun pengaruh kedua faktor tersebut bekerja secara tidak langsung melalui kepuasan kerja. Kepemimpinan yang inspiratif dan motivasi yang tinggi meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya memperkuat keterlibatan dan kinerja perawat RSUD Provinsi NTB. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Transformational Leadership and Satisfaction System (PTLSS–NTB), yaitu model pembinaan kepemimpinan dan motivasi kerja yang diarahkan untuk meningkatkan kepuasan kerja sebagai mekanisme peningkatan kinerja perawat. Model ini menempatkan Dinas Kesehatan Provinsi NTB sebagai pengendali kebijakan kepemimpinan dan pengembangan SDM rumah sakit daerah. Implementasi awal PTLSS–NTB menunjukkan peningkatan kepuasan kerja, keterikatan perawat, dan kinerja pelayanan. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan dan kepuasan kerja pada level regulator merupakan kunci dalam membangun kinerja perawat rumah sakit daerah yang berkelanjutan.
PENGUATAN PEMAHAMAN WORK-LIFE BALANCE BAGI BIDAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Novita Ana Anggraini; I Gusti Ayu Juliantari; Baiq Reni Pratiwi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work–life balance is an important factor in maintaining the psychological well-being and work performance of healthcare workers, particularly midwives who face high work demands and multiple roles. This community service activity aimed to improve midwives’ understanding of the concept, impacts, and management strategies of work–life balance in Central Lombok Regency. The activity was conducted through an educational and participatory counseling program using the Satuan Acara Penyuluhan (SAP) method and involved 35 midwives. Evaluation was carried out using pre-test and post-test to measure changes in participants’ levels of understanding. The results showed a significant improvement in understanding, from 37.1% before the activity to 85.7% after the activity. Most participants were able to identify practical strategies for managing work–life balance and expressed readiness to apply them in their professional and personal lives. This activity was effective in increasing midwives’ understanding and awareness of the importance of work–life balance as a preventive effort against work-related stress and burnout and in supporting the improvement of healthcare service quality.
OPTIMALISASI BUDAYA KERJA APOTEKER MELALUI KEGIATAN "APOTEKER MENYAPA" DI LOMBOK TENGAH Novita Ana Anggraini; Muhamad Ainussobah; Lalu Iman Saptahadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan obat yang tidak ditangani dengan serius dapat menimbulkan dampak dahsyat bagi individu dan masyarakat, seperti peningkatan resistensi antibiotik akibat penggunaan irasional, overdosis yang mengancam jiwa, serta kerusakan organ permanen. Kegiatan penyuluhan langsung, seperti edukasi penggunaan obat rasional, pencegahan resistensi antibiotik, dan promosi swamedikasi aman kepada masyarakat sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan klinis apoteker, tetapi juga memperkuat jaringan kolaborasi dengan puskesmas lokal, stakeholder lain, dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Kegiatan “Apoteker Menyapa” merupakan bentuk nyata dari kegiatan apoteker di Lombok Tengah yang langsung menyentuh masyarakat. Tujuannya tidak lain supaya masyarakat lebih mengerti tentang obat dan pengobatannya, untuk menciptakan pemahaman masyarakat terkait dengan bagaimana cara mengelola obat secara rasional. Sehingga tujuan utama yang diinginkan adalah supaya masyarakat bisa meningkatkan kualitas hidupnya
PEMBERDAYAAN UMKM KELURAHAN SUKABUNGAH MELALUI STRATEGI PEMASARAN, PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI, DAN EDUKASI PAJAK BERBASIS KOPERASI Kosasih, Kosasih; Vip Paramarta; Farida Yuliaty; Fitriana, Fitriana; Enung Susilawati; Erwan Komara; Taufik Zulfikar; Haddan Dongoran; Y. Ony Djogo; Zaenal Aripin; Erdi Maulana; Astrid Altaira Chandra; Rulia, Rulia
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan UMKM Kelurahan Sukabungah Kecamatan Sukajadi Kota Bandung khususnya di RW 07. Metode yang digunakan di PKM ini adalah observasi dan edukasi. Observasi lapangan dilakukan melalui urun rembug dengan Ketua RW, para tokoh masyarakat, dan penggerak PKK. Sedangkan edukasi dilakukan melalui pelatihan dan penyuluhan kepada para pelaku UMKM. Materi pelatihan meliputi pengelolaan koperasi, stratergi bisnis dan pemasaran, pengelolaan dana UMKM dan penetapan harga pokok. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PKM ini mencakup peningkatan kompetensi pelaku UMKM, terbentuknya koperasi terorganisir, modul pelatihan, dan publikasi ilmiah. Program dilaksanakan selama 2 bulan (Desember 2025 s.d. Januari 2026) dengan melibatkan kolaborasi antara tim dosen multidisiplin, mitra UMKM, Pemerintah setempat baik RW maupun Kelurahan. Keberlanjutan program akan diwujudkan melalui pendampingan terhadap UMKM dalam menjalankan koperasi dan mengelola usahanya sebagai wadah pemberdayaan berkelanjutan dan melibatkan mahasiswa dalam skema magang atau penelitian lanjutan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue