cover
Contact Name
A. Ismail Lukman
Contact Email
a.ismaillukman@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ls@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Jl. Banggeris No 89, Karang Anyar, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75127 Email : ls@fkip.unmul.ac.id
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27235300     DOI : -
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian tentang isu impelementasi Corporate Social Responsibility kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat, Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pendidikan Masyarakat di tingkat Lokal, Nasional, dan International. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
DINAMIKA PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM DASAWISMA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MASYARAKAT Amelia Wulandary; Sri Wahyuni; Muhamad Alisalman; Norhidayat
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6498

Abstract

Partisipasi masyarakat berperan penting dalam mendukung keberhasilan suatu program. Jika masyarakat tidak terlibat aktif, hal tersebut dapat berpengaruh pada dinamika partisipasi dalam program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang bentuk-bentuk dan tingkat partisipasi dalam program dasawisma, faktor- faktor apa yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program dasawisma, serta bagaimana dinamika partisipasi tersebut dipahami dalam perspektif pendidikan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan berbentuk deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Terdapat dua informan dalam penelitian ini, terdiri dari pengurus dan anggota dasawisma yang dipilih karena memiliki pengetahuan mendalam mengenai kegiatan dasawisma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi di Dasawisma Cempaka meliputi (1) partisipasi dalam pengambilan keputusan, (2) partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan, (3) partisipasi dalam penerimaan manfaat, dan (4) partisipasi dalam evaluasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan dasawisma berada pada tingkat tokenism atau partisipasi semu yang sebatas pada formalitas. Faktor yang mempengaruhi partisipasi meliputi faktor pendukung yaitu karena adanya manfaat yang dirasakan, serta faktor penghambat dikarenakan waktu yang bertabrakan dengan pekerjaan. Dalam perspektif pendidikan masyarakat, dinamika partisipasi dilihat sebagai prinsip pendidikan orang dewasa (andragogi) yang sekaligus berperan sebagai wadah peningkatan kualitas (capacity building) masyarakat.
IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER HIZBUL WATHAN DALAM MENANAMKAN NILAI KEDISIPLINAN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SMP A’aliyah Maharani Putri Rahmadani; Desika Putri Mardiani
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab siswa kelas VII dan VIII di SMP Muhammadiyah 11 Bangunsari Surabaya berdasarkan pada pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk sikap dan perilaku siswa. kesenjangan implementasi kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan, selama ini lebih berfokus pada aspek karakter terpisah, serta hasil kegiatan tanpa mengkaji proses pelaksanaannya secara mendalam. Permasalahan terkait rendahnya kedisiplinan dan tanggung jawab siswa, seperti keterlambatan, kurang tertib dalam mengikuti kegiatan, serta belum optimal dalam menyelesaikan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan Hizbul Wathan dilakukan melalui latihan rutin, program terstruktur, dan pembiasaan berbasis nilai. Nilai kedisiplinan ditanamkan melalui ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan penggunaan atribut, sedangkan tanggung jawab dikembangkan melalui penyelesaian tugas dan kerja sama kelompok. Secara teoritis, penelitian ini memberikan penguatan terhadap konsep pendidikan karakter dalam konteks pendidikan nonformal di sekolah, khususnya melalui kegiatan ektrakurikuler, bahwa penanaman nilai kedisplinan dan tanggung jawab dapat dilakukan secara efektif melalui proses pembiasaan, keteladanan, serta kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
INOVASI SOSIAL KAHURIPAN KAMOJANG SEBAGAI KATALIS PENGHIDUPAN LESTARI BERJANGKA PANJANG Dito Krisandy; Rifky Taufiq Fardian; Ahsani Paramitasari; Fahmi Ghozali
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6779

Abstract

Peningkatan aktivitas perekonomian yang mendorong pertumbuhan wilayah sering kali menghadapkan masyarakat pada dilema antara peningkatan kesejahteraan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Kondisi ini tercermin di Dusun Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang masih menghadapi permasalahan pengelolaan sampah, keterbatasan infrastruktur persampahan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan residu kegiatan ekonomi sebagai sumber daya produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses inovasi sosial dalam Program KAHURIPAN Kamojang (Kawasan Hijau Integrasi Pengelolaan Lingkungan Kamojang) yang diinisiasi oleh PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang UP PLTP Kamojang–Darajat sebagai respons terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis enam tahapan inovasi sosial, yaitu prompts, proposals, prototypes, sustaining, scaling, dan systemic change. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program KAHURIPAN Kamojang telah mengimplementasikan tahapan inovasi sosial secara bertahap melalui integrasi pengelolaan sampah, pemanfaatan residu untuk pertanian terpadu, kegiatan konservasi lingkungan, dan pengembangan usaha masyarakat dalam satu ekosistem pemberdayaan. Program ini terbukti mampu mendorong perubahan sistemik pada aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, inovasi sosial berbasis ekonomi sirkular memiliki potensi besar sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan
PENGARUH PENDEKATAN HEUTAGOGY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN KERJA PESERTA PELATIHAN DI LPK JAPAN LINK INDONESIA Megawati; Safuri Musa; Ika Rizqi Meilya
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6871

Abstract

The improvement of job training quality has become an important necessity in responding to the continuously evolving labor market demands. Training institutions are required not only to provide training materials but also to implement learning approaches that effectively develop trainees’ work skills. One learning approach relevant to adult learners is heutagogy, which emphasizes learner autonomy, self-reflection, adaptability, and learning capability. This study aimed to determine the effect of the heutagogy approach on trainees’ work-skill learning outcomes at LPK Japan Link Indonesia, Karawang Regency. The study employed a quantitative approach using an explanatory survey method. The population consisted of 50 trainees, all of whom were selected as research participants through total sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results showed that the data were normally distributed (Sig. = 0.087), the relationship between variables was linear (Deviation from Linearity Sig. = 0.174), and no heteroscedasticity was found. The regression equation obtained was Y = 7.505 + 0.645X. Hypothesis testing indicated that the t-value (12.304) was greater than the t-table value (2.011) with a significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) was 0.759, indicating that the heutagogy approach contributed 75.9% to trainees’ work-skill learning outcomes. The findings indicate that the heutagogy approach has a positive and significant effect on trainees’ work-skill learning outcomes.
EVALUASI KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI DI DESA BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO: EVALUASI KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI DI DESA BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO Fifit Rahma; Annisa Khoiriyah; Sukadi
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.6959

Abstract

Abstract Rice productivity in Bendosari Village, Bendosari District, Sukoharjo Regency has not yet reached its optimal potential amounting to 31.10 million tons, despite the regular implementation of agricultural extension activities (BPS, 2024). This condition indicates the need to evaluate the implementation of agricultural extension to determine its contribution to improving rice productivity. This study aimed to analyze the implementation of agricultural extension, including extension materials, extension methods, extension media, and extension resources, and to examine their influence on rice productivity. The research employed a quantitative approach using descriptive and correlational research designs. The study population consisted of 82 rice farmers from two farmer groups, with a sample of 30 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires, structured interviews, and documentation, and were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results showed that the implementation of agricultural extension and rice productivity were both categorized as high, with an average productivity score of 82.38%. Multiple linear regression analysis revealed that extension materials, extension methods, and extension resources had a positive and significant effect on rice productivity, whereas extension media had no significant effect. Simultaneously, the four variables explained 77.7% of the variation in rice productivity, with extension resources identified as the most influential factor affecting rice productivity.
OPTIMALISASI TATA KELOLA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI SOSIAL LESTARI BAHARI INISIASI PT BADAK NGL Putra Peni Luhur Wibowo; Busori Sunaryo; Ilham Ayuning Tanjung Sari; Rizqi Rahmawati
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.7010

Abstract

Pertumbuhan kawasan pesisir-industri menghadapi tantangan berupa peningkatan residu lingkungan dan kerentanan sosial-ekonomi masyarakat. Penelitian ini menganalisis transformasi sosiologis melalui rekayasa teknologi dalam penguatan ekonomi masyarakat pesisir Kota Bontang melalui program Waste-Free Ocean for Future-Fit Society yang diinisiasi PT Badak NGL. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, sedangkan analisis dilakukan menggunakan kerangka Social Innovation Spiral. Data diperoleh melalui wawancara dengan para pemangku kepentingan serta analisis dokumen lingkungan, sosial-demografis, dan Life Cycle Assessment (LCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mengimplementasikan enam tahapan inovasi sosial secara integratif, mulai dari identifikasi permasalahan, perumusan solusi, pengembangan purwarupa teknologi sirkular, hingga penguatan keberlanjutan, perluasan dampak, dan perubahan sistemik. Inovasi yang dihasilkan, termasuk alat Sopan Teri, mampu memperkuat kemandirian kelembagaan melalui pembentukan dana kas kelompok, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta memberikan manfaat ekonomi kepada 15.387 penerima manfaat. Program juga mendorong terbentuknya budaya ekologis, memperbaiki rantai nilai pemasaran dengan mengurangi ketergantungan pada tengkulak, serta melahirkan kebijakan formal melalui Surat Edaran Pemerintah Kelurahan Tanjung Laut Indah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendekatan ini terbukti mendukung pengurangan Global Warming Potential (GWP) dan potensi food loss hasil perikanan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola rantai pasok berbasis ekonomi sirkular serta peningkatan regulasi menjadi Peraturan Daerah untuk mendukung replikasi pembangunan pesisir yang berkelanjutan.
MOTIVASI PENDAKI PADA KEGIATAN OLAHRAGA REKREASI MOUNTAIN HIKING DI GUNUNG TALANG VIA BUKIK BULEK KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT Retno Agustin; Haripah Lawanis; Hilmainur Syampurma; Wenny Sasmitha
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.7016

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas mountain hiking sebagai bentuk olahraga rekreasi, khususnya di Gunung Talang via Bukik Bulek Kabupaten Solok, namun penelitian mengenai motivasi pendaki di lokasi tersebut masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan diantara intrinsik dan ekstrinsik yang mendorong pendaki melakukan aktivitas olahraga rekreasi mountain hiking. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh pendaki Gunung Talang via Bukik Bulek dan sampel sebanyak 34 responden berusia 17-25 tahun yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan 40 butir pernyataan menggunakan skala Likert lima tingkat, yang terbagi menjadi 20 butir motivasi intrinsik dan 20 butir motivasi ekstrinsik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan formula distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik memiliki rata-rata skor lebih tinggi (82,38) dibandingkan motivasi intrinsik (78,00), dengan indikator pengakuan (recognition) memperoleh skor tertinggi (40,76). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor eksternal seperti daya tarik destinasi, ajakan teman, keindahan panorama alam, pengaruh media sosial, serta pengalaman sosial lebih dominan dalam mendorong pendaki melakukan mountain hiking dibandingkan dorongan internal. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola kawasan pendakian untuk meningkatkan fasilitas, aksesibilitas, dan keamanan guna mendukung pengembangan olahraga rekreasi berbasis alam yang lebih terarah.
ANALISIS DINAMIKA PROGRAM INOVASI SOSIAL ECO AGROPRENEUR PRAKARSA PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI Akhmad Khayubi; Ary Widiya Ningrum; Muhammad Asmadi; Taufik Abi Gunawan
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.7025

Abstract

Aktivitas perekonomian berkorelasi dengan pertumbuhan suatu wilayah, masyarakat yang tinggal di kawasan lereng pegunungan mempunyai tantangan berupa pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan perekonomian masyarakat terkhusus di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan yang memiliki kondisi permasalahan kesejahteraan ekonomi dan peletarian lingkungan. Desa Jatiarjo berada di lereng Gunung Arjuno yang memiliki tantangan kerentanan ekologis berupa kebakaran hutan saat musim kemarau serta potensi tanah longsor saat musim hujan. Akumulasi keberadaan residu kegiatan agraris seperti kotoran ternak dan pemanfaatan lahan semak belukar non produktif yang belum dikelola dengan baik menjadi tantangan tambahan dalam masalah kerentanan ekologis. Artikel ini membahas Program Eco Agropreuner yang dicanangkan untuk menjawab permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berfokus pada sistem inovasi sosial secara multidimensi. Pengembangan inovasi sosial pada program Eco Agropreuner yang dilaksanakan di Desa Jatiarjo terdiri dari beberapa kegiatan yaitu pertanian terpadu, pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan kegiatan pertanian berupa irigasi tetes, pemberdayaan lembaga masyarakat, pengembangan serta hilirisasi komoditas dengan pembelajaran bisnis terintegrasi oleh masyarakat. Program Eco Agropreuner menghasilkan perubahan yang sistematis berupa peningkatan kondisi sosial masyarakat, kemandirian ekonomi sirkular, kondisi hidrologi pada kawasan hulu yang berangsur membaik, dan ketangguhan masyarakat yang meningkat terhadap dampak bencana klimatologis. Hasil pemberlajaran dari studi ini menunjukkan bahwa inovasi sosial yang telah dilakasanakan mendukung terwujudnya masyarakat yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan

Page 12 of 12 | Total Record : 118