cover
Contact Name
Ronny Prasetyo
Contact Email
apsrj.policejournal@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
apsrj.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No.131, Candi Baru, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Advances in Police Science Research Journal
ISSN : 27224864     EISSN : 27224872     DOI : -
Advances in Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) merupakan jurnal double blind peer-reviewed journal yang terbit tiap bulan, diterbitkan oleh Akademi Kepolisian Indonesia. Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian berkaitan dengan kajian ilmu kepolisian dalam berbagai perspektif, baik sosial, hukum, kebudayaan, politik, ekonomi, teknologi, maupun pertahanan dan keamanan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, pemangku kebijakan, dan masyarakat dalam memberikan masukan bagi pengembangan studi ilmu kepolisian di Indonesia dan dalam konteks global. Advances in the Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) is a double-blind peer-reviewed journal, published monthly, published by the Indonesian National Police Academy. This journal contains research articles relating to the study of police science in various perspectives, both social, legal, cultural, political, economic, technological, as well as defense and security. This journal aims to be a forum for researchers, academics, students, policymakers, and the public to provide input for the development of police science studies in Indonesia and in a global context.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 555 Documents
Penggunaan Aplikasi Whatsapp oleh Bhabinkamtibmas dalam Rangka Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Wilayah Hukum Polresta Padang Fitri Silvia Mushesi
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang permasalahan ini mengenai peningkatan pelayanan Polri serta inovasi Polri dalam menggunakan media komunikasi dan adanya pandemi covid – 19 yang menyebabkan ternganggunya pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam menanggulangi hal tersebut maka dimanfaatkanlah aplikasi WhatsApp yang digunakan oleh Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tugas seputar penyuluhan dengan cara menyampaikan pesan seputar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi oleh Bhabinkamtibmas apakah sudah dilaksanakan dengan baik, serta kendala – kendala yang dihadapi oleh Bhabinkamtibmas saat menerapkan penggunaan aplikasi tersebut.Teori dan konsep yang digunakan dalam menganalisis fokus penelitian yaitu Teori Manajemen Media dan Teori U & G (Uses and Gratifications), sedangkan konsep yang digunakan yaitu konsep Aplikasi WhatsApp, Bhabinkamtibmas, Pembinaan, Kamtibmas, Program Kapolri Promoter point ke empat. Metode penelitian secara sistematis merupakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah field research. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan Wawancara, Observasi dan Studi Dokumen. Lokasinya Satuan Binmas di Wilayah Hukum Polresta Padang. Hasil penelitian menemukan bahwa penggunaan aplikasi WhatsApp di Polresta Padang belum berjalan secara optimal, hal ini terjadi karena tidak adanya SOP yang jelas mengenai penggunaan aplikasi tersebut hal ini dikarenakan faktor manajemen yang tidak dilakukan dengan baik serta permasalahan prasarana yang dimiliki oleh masyarakat. Saran secara konstruktif meliputi saran bagaimana cara memanajerial penggunaan aplikasi WhatsApp kedepannya agar lebih optimal serta bagaimana mengatasi kendala – kendala yang dihadapi oleh Bhabinkamtibmas dalam penggunaan aplikasi WhatsApp.
Efektivitas Penerapan E-Tilang Terhadap Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dalam Rangka Mewujudkan Kamseltibcar Lantas di Polresta Palangkaraya Azharil Naufal
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan banyaknya pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Kota Palangkaraya karena peningkatan jumlah kendaraan di Kota Palangkaraya dari tahun ke tahun disertai dengan peningkatan jumlah penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya dan ruas jalan yang padat hanya terpusat pada tiga titik. Kondisi seperti ini membutuhkan peran ekstra dari Kepolisian untuk melakukan penindakan apabila cara pre-emtif dan preventif sudah tidak dihiraukan masyarakat. Penindakan dapat dilakukan dengan memberikan sanksi administratif berupa bukti pelanggaran dimana pelaksanaannya sendiri sudah semakin modern sesuai perkembangan IPTEK yaitu dengan program E-Tilang yang sudah diresmikan oleh pihak Korlantas Polri. Penelitian ini menggunakan konsep Tilang, Penegakan Hukum, dan Pelanggaran Lalu Lintas dan memakai teori Efektifitas Hukum, Teori Manajemen George R. Terry, dan teori Efek Jera sebagai pisau analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk menjelaskan mengenai efektivitas program E-Tilang dalam penindakan pelanggaran lalu lintas di Polresta Palangkaraya. Sumber data diperoleh melalui wawancara, pengamatan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menjelaskan bahwa situasi kamseltibcar lantas didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua. Kemudian pelaksanaan penegakan hukum dengan E-Tilang masih menemui kekurangan seperti anggota yang belum dikjur, masyarakat yang masih belum mengenal program E-Tilang, serta pelaksanaannya di wilayah yang sering kali terlihat malah menjadikan lebih rumit. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program E-Tilang berupa faktor internal yaitu kemampuan personel, sikap dan etika, sarpras, dan sosialisasi serta faktor eksternalnya ialah alam dan lingkungan, masyarakat, dan kerja sama dengan instansi lain. Saran dari peneliti agar kedepannya pelaksanaan E-Tilang semakin efektif ialah dengan memberikan dikjur lalu lintas kepada seluruh personel lalu lintas, membentuk sistem terintegrasi antara kepolisian sampai kejaksaan agar tidak ada kesalahan dalam penginputan data sehingga prosesnya dapat berjalan lebih cepat, serta melakukan sosialisasi mengenai E-Tilang kepada masyarakat Palangkaraya secara menyeluruh.
Kinerja Tim Patriot dalam Menurunkan Angka Kejahatan Jalanan di Wilayah Hukum Polres Metro Bekasi Kota Chidmad Chudhori
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejahatan jalanan di tengah pandemi covid-19 kemudian Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota pun dibentuk kembali pada bulan maret Tahun 2020 lalu untuk menurunkan angka kejahtan jalanan tersebut. Tim Patriot merupakan tim khusus yang dibentuk untuk menurunkan angka kejahatan di Wilayah Hukum Polres Metro Bekasi Kota . Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kinerja Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota yang berhasil menurunkan angka kejahatan khususnya kejahatan jalanan namun dibalik keberhasilan tersebut ada beberapa faktor kekurangan yang bisa diperbaiki untuk dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan beberapa teori dan konsep yaitu Konsep Kinerja, Konsep Patroli, Teori Penggentarjeraan dan Teori Manajemen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif analisis, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan dan telaah dokumen. Peneliti dalam hal ini hanya membahas 4 (empat) jenis kejahatan jalanan yaitu tawuran,pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan balapan liar. Peneliti hanya membahas 4 (empat) kejahatan jalanan yang paling menonjol di Polres Metro Bekasi Kota dan menjadi prioritas utama. Kemudian dalam penelitian ditemukan bahwa ada beberapa tempat yang ditandai menjadi daerah terjadinya kejahatan-kejahatan jalanan tersebut dan setiap malamnya Tim Patriot melakukan patroli ke daerah-daerah yang sudah dipetakan. Menurunnya angka kejahatan jalanan tersebut selain karena kerja keras Tim Patriot namun ada bantuan dari pihak media televisi dan media sosial yang meliput kegiatan dan disebarluaskan sehingga memberikan efek gentar kepada masyarakat, hal tersebut dapat dikaji dengan menggunakan teori penggentarjeraan yang peniliti sertakan pada penelitian ini. Namun terdapat kekurangan pada bagian administrasi, karena bagaimanapun administrasi sangat penting di instansi Polri ini. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan agar Kapolres Metro Bekasi Kota membenahi administrasi Tim Patriot dan memberikan penambahan personel untuk menunjang kinerja Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Optimalisasi Peran Bhabinkamtibmas dalam Menekan Peredaran Miras Tradisional Jenis Sopi di Wilayah Hukum Polsek Salahutu Polresta Ambon Ghazy Prima Daffa Ohoirat
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This problem arises based on the background of the high circulation of traditional alcohol and also criminal acts caused by liquor, especially sopi in Salahutu District. With the approach with the community through guidance and counseling by conveying the message of kamtibmas, especially in suppressing the circulation of traditional sopi-type alcohol carried out by bhabinkamtibmas. This study aims to optimize the role of bhabinkamtibmas in carrying out their duties, as well as the factors that influence the role of bhabinkamtibmas in suppressing the circulation of traditional sopi-type alcohol in the jurisdiction of the Salahutu Police, Ambon Police.Concepts and theories for analyzing research focus. The research concept used includes the concept of Community Policing by utilizing FKPM and the active role of the community to suppress the distribution of traditional sopi types of alcohol, the concept of Bhabinkamtibmas in conveying security messages to the community, The theory used includes Management Theory and Theory of Crime Prevention.The systematic research method is a qualitative approach. This type of research is descriptive analytic. Data collection techniques with interviews, observation, and document review. The location is in the Salahutu Police Binmas Unit. Validity by triangulation. Data analysis using interactive model analysis.The results of the study found that the role of Bhabinkamtibmas which was analyzed according to their duties and functions contained in the Republic of Indonesia National Police Regulation Number 1 of 2021 about Polmas has gone well but there are several factors that influence the role of bhabinkamtibmas. Influencing factors are internal factors analyzed with management elements and external factors consisting of social conditions of vulnerability in Salahutu District which are analyzed with crime prevention theory, supporting factors from other functions, cooperation with other agencies and implementation of community service duties according to competence.The conclusion of the implementation of optimizing the role of Bhabinkamtibmas in suppressing the circulation of traditional sopi types of alcohol has been running, but there are several factors, both supporting and inhibiting. Constructive suggestions include suggestions for optimizing the implementation of the use of FKPM and youth organizations in maintaining security and community service and assisting the role of the police in conveying social security messages to the community, improving and maximizing internal and external factors that affect the duties and roles of bhabinkamtibmas in suppressing the circulation of traditional types of alcohol sopi in the jurisdiction of the Ambon Police Salahutu Police.
Upaya Bhabinkamtibmas dalam Pengendalian Peredaran Minuman Keras di Wilayah Hukum Polres Mojokerto Fitrawan Dwi Ramadhani
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah tingginya peredaran minuman keras ilegal di Kabupaten Mojokerto dan meningkatnya peredaran minuman keras di Kabupaten Mojokerto setiap tahunnya yang menimbulkan permasalahan sosial. Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Kepolisian Negara Republik Indonesia berupaya mengendalikan peredaran minuman keras ilegal di Mojokerto secara pre-emptive dan preventif. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran umum peredaran miras, upaya Bhabinkamtibmas dalam pengendalian peredaran miras, dan faktor-faktor yang mempengaruhi upaya Bhabinkamtibmas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan telaah dokumen. Penelitian skripsi ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ialah deskriptif analitis, untuk memberi gambaran secara rinci. Sumber data peneltian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Kemudian, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah wawancara, dan studi dokumen. Selanjutnya, untuk menguji ketepatan dan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tringulasi. Teknik analisis data pada penelitian kualitatif ialah reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori manajemen George R. Terry, dan konsep yang digunakan adalah Konsep bimbingan dan penyuluhan (Perda nomor 3 tahun 2016) dan Konsep minuman keras. Hasil penelitian bahwa peredaran minuman keras di wilayah hukum Polres Mojokerto masih meningkat. Upaya yang dilakukan Bhabinkamtibmas dengan melaksanakan bimbingan dan penyuluhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi Upaya Bhabinkamtibmas terdjri dari faktor yang mendukung yaitu faktor sarana dan prasarana, dukungan dari fungsi lain, Peraturan Daerah Mojokerto Nomor 3 Tahun 2016, serta perhatian dan dukungan masyarakat serta faktor yang menghambat yaitu dari Kompetensi Bhabinkamtibmas, kebiasaan masyarakat itu sendiri, dan oknum Bhabinkamtibmas yang terkesan membiarkan penjualan minuman keras secara ilegal. Saran dari penulis terkait hasil penelitian agar pengoptimalan bimbingan dan penyuluhan dengan Perkap No 3 tahun 2016 dan peningkatan kompetensi Bhabinkamtibmas.
Upaya Patroli Sabhara dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan di Wilayah Hukum Polrestabes Makassar Andi Gibran Gani
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar Pelaksanaan penelitian dilatarbelakangi karena adanya peningkatan kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Dalam penekanan kasus tindak pidana ini diutamakan pelaksanaan langkah-langkah pencegahan atau preventif. Sehingga, dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan menimbulkan rasa aman dan kehadiran polisi ditengah tengah masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa teori dan konsep yang berkaitan dengan judul yang diangkat. teori Manajemen, teori Pencegahan Kejahatan, teori dengan menggunakan konsep Patroli dan konsep Sabhara Penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan pengolahan dokumen. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa kurang efektifnya Patroli Satsabhara Polrestabes Makassar melalui analisa menggunakan teori Manajemen, teori Pencegahan Kejahatan dan berdasarkan Perkabaharkam Nomor 1 tahun 2017. temuan-temuan seperti tidak maksimalnya kinerja anggota Satsabhara dalam pelaksanaan patroli, sarana dan prasarana yang digunakan sudah harus ditingkatkan lebih baik, serta kondisi situasional lapangan yang belum bisa ditangani secara profesional dan efektif menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan patroli terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan kurang berhasil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis berharap adanya evaluasi dan perbaikan terhadap pengawasan dan pengendalian anggota, pelatihan dan pendidikan unit patroli Sabhara yang dapat meningkatkan kinerja anggota dalam melakukan patroli, mengadakan ide ide kreatif, serta perhatian dan perawatan sarana prasarana Satuan Sabhara Polrestabes Makassar agar dapat digunakan dalam keadaan baik dan tidak berkendala.
Peran Bhabinkamtibmas Dalam Mencegah Pengulangan Kejahatan Oleh Narapidana Yang Dibebaskan Melalui Asimilasi Dan Integrasi Di Polrestabes Semarang Muhammad Ali Rahmatullah
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dengan dikeluarkannya Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 yang berisi tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi pada narapidana dalam rangka pencegahan dan penaggulangan penyebaran covid-19. Ini dikarenakan kondisi rutan yang tidak memadai untuk melakukan physical distancing. Namun belum setahun berjalan, sudah ada 2 narapidana yang kembali lagi melakukan tindak kejahatan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah pengulangan kejahatan oleh narapidana yang dibebaskan melalui asimilasi dan integrasi di Polrestabes Semarang. Rumusan masalah yang diambil oleh Penulis adalah Peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah pengulangan kejahatan oleh narapidana yang dibebaskan melalui asimilasi dan integrasi di Polrestabes Semarang, Faktor apa yang mempengaruhi Peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah pengulangan kejahatan oleh narapidana yang dibebaskan melalui asimilasi dan integrasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Manajemen, Teori Peran dan Teori Pencegahan Kejahatan. Konsep yang digunakan yaitu Konsep Bhabinkamtibmas, Konsep Kamtibmas dan Konsep Bimbingan Penyuluhan. Penelitian ini berlokasi di wilayah hukum Polrestabes Semarang menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif analisis, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil dari penelitian menemukan bahwa kegiatan Bhabinkamtibmas dalam mencegah pengulangan kejahatan belum berjalan lancar karena terdapat indikator yang tidak terpenuhi, peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah pengulangan kejahatan di wilayah Polrestabes Semarang dipengaruhi oleh dua faktor pendukung dan empat faktor penghambat. Sehingga upaya yang dilakukan belum berjalan dengan maksimal. Berdasarkan hasil penelitain, penulis menyarankan agar Bhabinkamtibmas melakukan monitoring berkala dalam mengawasi narapidana yang tinggal di masing-masing desa binaannya guna mencegah pengulangan kejahatan.
Upaya Satpas Satlantas Polrestabes Makassar untuk Meningkatkan Pelayanan dalam Perpanjangan SIM Aryuni Aulia Sumarling
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pola interaksi sosial masyarakat dan Reformasi Birokrasi Polri Gelombang IV melatarbelakangi Satpas Satlantas Polrestabes Makassar melakukan upaya peningkatan pelayanan. Penelitian ini terkhusus pada peningkatan pelayanan perpanjangan SIM, peningkatan pelayanan pada pengurusan SIM diharapkan dapat meningkatkan apresiasi positif masyarakat terhadap citra Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelayanan perpanjangan SIM, menemukan faktor yang mempengaruhi pelayanan perpanjangan SIM dan mendeskripsikan upaya peningkatan pelayanan oleh Satpas Satlantas Polrestabes Makassar. Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Pada kepustakaan konseptual, peneliti menggunakan teori manajemen, konsep upaya, konsep Satpas, konsep pelayanan publik dan konsep perpanjangan SIM untuk menganalisa rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian pada skripsi ini yaitu pada pelaksanaan perpanjangan SIM di Satpas melalui tahapan pendaftaran, pembayaran PNBP, registrasi identifikasi, produksi SIM dan Arsip. Adapun faktor penghambat pelaksanaan pengurusan SIM yaitu lokasi satpas yang kurang memadai, jaringan internet, sumber daya manusia. Faktor pendukung yaitu sarana prasarana berbasis teknologi canggih, anggaran yang sesuai, pelayanan SIM keliling dan Gerai. Upaya-upaya yang dilakukan Satpas yaitu peningkatan jaringan internet, melakukan sosialisasi, mengikutkan personel pendidikan kejuruan, peningkatan sarana prasarana dan memperketat protokol kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian, Satpas Polrestabes Makassar harus melakukan perbaikan sarana prasarana, mengikutkan pelatihan maupun pendidikan kejuruan kepada personel Satpas, melakukan koordinasi terkait izin pembukaan pintu masuk Satpas, menyebar titik henti SIM Keliling ke tempat-tempat yang berbeda-beda dan menempatkan personel sesuai keahlian/kemampuan serta DSP-RILL kesatuan.
Upaya Patroli Roda Empat Satuan Sabhara dalam Mencegah Tindak Pidana Curanmor di Wilayah Hukum Polrestabes Medan Aditya Tambunan
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian skripsi ini adalah tentang Upaya Patroli Roda 4 Satuan Sabhara Dalam Mencegah Tindak Pidana Curanmor Pada Masa Pandemi Di Wilayah Hukum Polrestabes Medan. Adapun permasalahan yang diajukan dalam penelitian skripsi ini, yakni : (1) pelaksanaan patroli roda empat dalam mencegah pencurian kendaraan bermotor pada masa pandemi Covid-19, (2) faktor-faktor yang mempengaruuhi dalam pelaksanaan patroli roda empat oleh Satuan sabhara pada masa Pandemi Covid-19. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field and research seacara menyeluruh (holistic). Penggunaan kerangka konseptual berupa teori dan konsep digunakan sebagai pisau analisis oleh peneliti dalam menjawab rumusan masalah yang telah ditentukan. Teori dan konsep yang digunakan peneliti yaitu pencegahan kejahatan, Curanmor, Patroli. Hasil temuan selama penelitian ini yakni (1) Patroli roda empat yang dilakukan satuan Sabhara sangat penting, karena dengan adanya patroli roda empat diharapkan mampu menekan angka kejahatan, terutama kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Akan tetapi berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa pelaksanaan patroli roda empat yang dilakukan belum mampu sepenuhnya untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor. (2) Tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dalam menjalankan fungsi pencegahan dan penanggulangan kejahatan curanmor faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanakan patroli roda empat yang dilakukan satuan sabhara dalam masa pandemi adalah jumlah personil, meningkatkanya angka kejahatan curanmor, Sarana dan Prasarana, masayarakat.
Peran Patroli Ops Aman Nusa dalam Menurunkan Presentase Covid-19 di Wilayah Hukum Polres Manokwari Herman Agustinus Marini
Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the level of the spread of Covid-19 that occurred in Manokwari and the lack of public awareness in adhering to the Health protocol. The level of the spread of the covid-19 virus in the city of Manokwari in recent months has been quite significant. This is due to the fact that the community feels trivial and does not comply with the Health protocol of the virus so that the level of its spread has increased so that the need for participation from the Police to help prevent the spread of Covid-19 in the city of Manokwari, the condition of Kamtimbaspun is disturbed. So that indirectly this can also disrupt the wheels of the economy in Manokwari City. Because of this, a study was conducted with the aim of finding out how the Safe Ops of Nusa Polres Manokwari could take preventive or repressive actions through routine patrols. The research was conducted with a qualitative approach, analytical descriptive research methods, and data collection techniques through in-depth interviews, observation and document study. The results of the research analyzed using Role Theory, Routine Activity Theory, and Management Theory along with the patrol concept (Perkabaharkam number 1 of 2017) shows a conclusion that the implementation of patrols is quite good with the efforts that have been made but there are still some deficiencies in the implementation of patrols. This can be proven by the implementation of duties from the Aman Ops in Nusa Tenggara, such as swiping masks and counseling about Covid-19 in the city of Manokwari being able to dominate and ingratiate people to work together in breaking the chain of the spread of Covid-19. In addition, there are still findings of problems in each patrol implementation, including the lack of the number of patrol personnel, the absence of policewomen on the patrol team and the lack of strict sanctions and punishments for violators of the Covid-19 Health Protocol. Based on the results of the research, the authors provide advice to Sat Ops Aman Nusa, namely giving strict sanctions and punishments for violators of the Covid-19 Health protocol by providing fines and penalties for children under and over 17 years, increasing the number of patrol personnel, involving policewomen in carrying out patrol activities. renewal of patrol facilities and infrastructure, both two-wheeled and four-wheeled vehicles and the provision of other sarpras.

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 11 (2022): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 10 (2022): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 9 (2022): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 8 (2022): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 5 (2022): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 4 (2022): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 3 (2022): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 2 (2022): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 1 (2022): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 12 (2021): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 11 (2021): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 10 (2021): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 9 (2021): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 6 (2021): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 5 (2021): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 4 (2021): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 3 (2021): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 2 (2021): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 1 (2021): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 12 (2020): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 10 (2020): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 9 (2020): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 6 (2020): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 5 (2020): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 4 (2020): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 3 (2020): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 2 (2020): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 1 (2020): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 12 (2019): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 11 (2019): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 10 (2019): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 9 (2019): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 8 (2019): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 5 (2019): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 4 (2019): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 3 (2019): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 2 (2019): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2019): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 5 (2017): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 4 (2017): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 3 (2017): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 2 (2017): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 1 (2017): January, Advances in Police Science Research Journal More Issue