cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
PENGARUH PENURUNAN TARIF IMPOR DAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TERHADAP DAYA SAING DAN EFISIENSI AGRIBISNIS KOPI ROBUSTA DENGAN PENGOLAHAN KERING DAN BASAH DI PULAU LOMBOK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Abdus Sihab Patoni; IGL Parta Tanaya; Anas Zaini; I Ketut Budastra
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i1.261

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penurunan tarif impor dan pajak pertambahan nilai terhadap daya saing, dan efisiensi usahatani kopi robusta dengan pengolahan kering dan pengolahan basah di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode analisis data yang digunakan adalah Matrik Analisis Kebijakan (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kopi robusta dengan pengolahan kering dan basah di Lombok memiliki daya saing, dan efisien pada empat skenario kebijakan. Daya saing dan efisiensi ditunjukkan dengan nilai keuntungan privat (D) dan keuntungaan sosial (H) lebih besar dari nol, serta Privat Cost Ratio (PCR) dan Domestic Resources Cost Ratio (DRCR) lebih kecil dari satu. ABSTRACT The aim of this research is to analyze the impacts of decreasing of import tariff and value added tax on competitiveness and efficiency of farming of coffee robusta for both dry and wet processing in Lombok Island, West Nusa Tenggara Province. Policy analysis matrix (PAM) had been used as analysis method. The results of analysis indicated that coffee robusta farming has competitiveness and efficient in four scenario of trade. Competitiveness and efficiency reflected by Privat Profit (D), and Social Profit (H) were more than zero, while Privat Cost Ratio (PCR) and Domestic Reources Cost Ratio (DRCR) were less than one.
STUDI KOMPARATIF PENDAPTAN DAN KESEMPATAN KERJA PADA USAHTANI KEDELAI DENGAN SISTEM TANAM SEBAR DAN TUGAL DI KECAMATAN ALAS KABUPATEN SUMBAWA Vita Anggi Tapisa; Bambang Dipokusumo; Hirwan Hamidi
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i1.262

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji perbandingan struktur pembiayaan usahatani kedelai dengan sistem tanam sebar dan sistem tanam tugal. (2) mengkaji perbandingan produksi usahatani kedelai dengan sistem tanam sebar dan sistem tanam tugal, (3) mengkaji perbandingan pendapatan usahatani kedelai sistem tanam sebar dan sistem tanam tugal, (4) mengkaji kesempatan kerja yang tersedia pada usahatani kedelai dengan sistem tanam tanam sebar dan sistem tanam tugal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tekhnik survei. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t data tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biaya produksi pada usahatani kedelai sistem sebar lebih kecil dibandingkan usahatani kedelai sistem tugal dengan nilai masing-masing secara berurutan sebesar Rp 5.741.324/ha dan Rp 7.205.809/ ha, dengan persentase biaya variabel masing-masing sebesar 97,47% dan 97,68% dan sisanya 2,53% dan 2,32% pada biaya tetap. (2) Produksi pada usahatani kedelai sistem sebar lebih kecil dibandingkan usahatani kedelai sistem tugal setelah diuji dengan uji-t dengan taraf nyata 0,5 % dengan nilai masing-masing secara berurutan sebesar 1.301,42 kg/ha sebesar 1.787,04 kg/ha. (3) Pendapatan pada usahatani kedelai sistem sebar lebih kecil dibandingkan usahatani kedelai sistem tugal dengan nilai masing-masing secara berurutan sebesar Rp 1.806.935,65/ha; Rp 3.159.007,17/ha. (4) Kesempatan kerja pada usahatani kedelai sistem sebar dan sitem tugal sama dengan nilai masing-masing secara berurutan sebesar 53,47 HKO/ha dan 61,06 HKO/ha, dengan kesempatan kerja paling banyak berda pada jenis kegiatan penanaman dan pemanenan yang masing-masing sebesar 8,71 HKO/ha dan 12,82 HKO/ha pada sistem sebar sedangkan 12,59 HKO/ha dan 12,82 HKO/ha pada sistem tugal. (1) Disarankan kepada pemerintah untuk melakukan penyuluhan kepada petani untuk menggunakan sistem tanam tugal dalam usahatani kedelai. (2) Disarankan kepada petani untuk mengoptimalkan penggunaan input seperti pupuk sesuai dengan yang direkomendasikan. (3) Disarankan kepada petani untuk menggunakan teknologi pemupukan menggunakan sistem pembenaman di antara baris tanaman. ABSTRACT This study aims to: (1) To assess the comparison of the financing structure of soybean farming with spread cropping system and digging stick. (2) To examine the comparison of soybean farming production with spread cropping system and digging stick. (3) To examine the comparison of soybean farming income of spread cropping system and digging stick. (4) To assess available employment opportunities in soybean farming with spread cropping system and digging stick. This study uses descriptive methods with survey techniques. The data obtained were analyzed using unpaired data t test. The results showed that: (1) Production costs on soybean farming systems were smaller than those of digging stick soybean farming with their respective values of Rp 5,741,323.84/ha and Rp 7,205,808.64/ha, with a percentage variable costs were 97.47% and 97.68% and the remaining 2.53% and 2.32% at fixed costs. (2) Production on soybean farming system is smaller than tugal soybean farming after being tested by t-test with a real level of 0.5% with respective values of 1,301.42 kg/ha of 1,787.04 kg/ha. (3) Revenue on soybean farming system spreads smaller than digging stick system soybean farming with their respective values of Rp. 1,806,935.65/ha for Rp. 3,159,007.17/ha. (4) Job opportunities in the soybean farming system spread and digging stick system are equal to respectively value of 53.47 HKO/ha and 61.06 HKO/ha, with the most employment opportunities in each type of planting and harvesting activities -same at 8.71, HKO/ha and 12.82 HKO/ha on spread systems while 12.59 HKO/ha and 12.82 HKO/ha on digging stick systems. Suggestions that can be given (1) It is recommended to the government to conduct counseling to farmers to use digging stick planting systems in soybean farming. (2) It is recommended to farmers to optimize the use of inputs such as fertilizers as recommended. (3) It is recommended to farmers to use fertilization technology using a seeding system between rows of plants.
ANALISIS FINANCIAL DAN DETERMINASI HARGA PADA RANTAI NILAI TOMAT DI KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA I Gusti Lanang Parta Tanaya
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.295

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja finansial rantai nilai tomat dan faktor penentu harga tomat yang dijual pengecer pada rantai nilai. Permintaan akan komoditas tomat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Dengan kondisi ini maka penjual selalu berusaha memberikan layanan dan nilai komoditas terbaik bagi pembelinya sepanjang rantai nilai yang terjadi. Analisis rantai nilai adalah alat yang memfasilitasi analisis kegiatan usaha terutama dalam hal kegiatan pembentukan nilai tambah yang berkaitan dengan pemanfaatan faktor produksi, penjualan produk dan pengiriman produk. Penelitian ini menggunakan teknik survei untuk mengumpulkan data dengan wawancarai untuk 60 petani responden dan 36 pedagang perantara menggunakan kuesioner terstruktur. Data dikumpulkan pada tahun 2018 dari 3 desa di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yaitu Desa Pendua, Santong dan Selengen. Pemilihan desa sampel didasarkan pada area penanaman tomat terluas. Data yang terkumpul dianalisis dengan pemetaan saluran rantai nilai, analisis finansial dan regresi model OLS untuk mengetahui deteminan harga jual tomat pengecer. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat saluran distribusi tomat dari petani ke konsumen, nilai tambah tomat paling tinggi dinikmati oleh pedagang pengumpul desa dan faktor penentu utama harga jual tomat pengecer adalah harga cabai, volume penjualan dan musim. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka direkomendasikan agar petani mengatur waktu dan luasan tanam dalam kelompok dan penyuluh memfasilitasi koordinasi antara pelaku rantai nilai.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BUAH DURIAN DI KOTA MATARAM Anak Agung Istri Kris Paridewi; I Ketut Budastra; Addinul Yakin
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian buah durian; (2) menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut-atribut buah durian. Penelitian ini menggunakan metode deskiptif. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan penentuan responden dilakukan secara quota sampling. Penelitian dilakukan di Kota Mataram. Analisis data yang digunakan diantaranya adalah analisis TRA (The Theory of Reasoned-Action), dan CSI (Customer Satisfaction Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perilaku konsumen dalam pembelian buah durian di Kota Mataram menunjukkan hasil yaitu 3,57 dalam arti konsumen kemungkinan akan membeli kembali buah durian tersebut, keputusan konsumen membeli di dominasi oleh atribut cita rasa karna cita rasa dari buah durian tersebut menjadi alasan utama dalam memutuskan pembelian dengan memiliki nilai evaluasi paling tinggi dibandingkan atribut lainnya dan motivas referen yang dipercayai oleh konsumen lebih mengikuti anjuran dari pihak keluarga (2) Perilaku konsumen berdasarkan karakteristik responden menurut pekerjaan, pendapatan dan suku/etnik rata-rata menunjukkan hasil yang positif dalam arti tidak adanya perbedaan perilaku konsumen dalam mengambil keputusan membeli buah durian di Kota Mataram (3) Kepuasan konsumen dalam pembelian buah durian di Kota Mataram termasuk dalam kategori tinggi dengan perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 0,72 atau 72% termasuk dalam kategori bahwa konsumen merasa puas terhadap atribut-atribut buah durian berikut: harga, ukuran, tekstur, aroma, cita rasa, warna, kesegaran, kebersihan dan jenis durian, karena berada pada indeks antara 0,66 sampai 0,88.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT KUALITAS PRODUK MASKER ORGANIK DI KOTA MATARAM Fatimah Tuzzahra; Amiruddin Amiruddin; Tajidan Tajidan
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui atribut-atribut kualitas produk yang mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli masker organik , untuk mengetahui hubungan kepuasan konsumen dengan atribut-atribut kualitas produk masker organik dan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen dalam membeli masker organik di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kota Mataram dengan menetapkan 3 kecamatan sebagai lokasi penelitian ditentukan secara “purposive sampling” dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut memiliki konsumen terbanyak yaitu Kecamatan Sekarbela, Kecamatan Mataram dan Kecamatan Selaparang. Penentuan responden ditentukan dengan menggunakan “rumus Slovin” dan untuk menentukan jumlah responden pada setiap kecamatan di Kota Mataram ditentukan dengan teknik “proporsional random sampling”. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara uji Validitas dan Realibilitas, Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 atribut yang ada, hanya 20 atribut kualitas produk yang mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli masker organik, hubungan kepuasan dengan atribut kualitas produk dipetakan ke dalam diagram kartesius yang terbagi menjadi empat kuadran meliputi kuadran I; prioritas utama, kuadran II; pertahankan prestasi, kuadran III; prioritas rendah, dan kuadran IV berlebihan dan tingkat kepuasan konsumen terhadap masker organik adalah 0.81 puas karena berada pada rentang 0.65-0.84.
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGERINGAN IKAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Gita Arum Putri; Bambang Dipokusumo; Anwar Anwar
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengkaji struktur biaya pada usaha pengeringan ikan di Kabupaten Lombok Timur. (2) Menganalisis nilai tambah dari usaha pengeringan ikan di Kabupaten Lombok Timur. (3) Mengetahui kendala yang dihadapi nelayan dalam pengeringan ikan di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Hasil penelitian nilai tambah pengeringan ikan menunjukkan bahwa : (1) Struktur biaya pada produk ikan kering terdiri dari biaya vaiabel dan biaya tetap. Biaya variabel untuk cumi kering utuh sebesar Rp 3.341.857 (95,99%) dan biaya tetap sebesar Rp 9.357 (0,27%), biaya variabel untuk cumi kering belah sebesar Rp 1.565.674 (94,13%) dan biaya tetap sebesar Rp 6.524 (0,39%), biaya variabel untuk teri kering sebesar Rp 1.586.667 (99,75%) dan biaya tetap sebesar Rp 4.030 (0,25%), biaya variabel untuk udang rebon sebesar Rp 1.430.028 (99,87%) dan biaya tetap sebesar Rp 1.808 (0,13%), (2) Nilai tambah untuk cumi kering utuh sebesar Rp 28.728/kg bb, cumi kering belah sebesar Rp 30.913,04/kg bb, teri kering sebesar Rp 7.424,24/kg bb, dan untuk udang rebon sebesar Rp 5.250/kg bb, (3) Kendala-kendala yang dihadapi nelayan dalam usaha pengeringan ikan yaitu kendala bahan baku, kendala cuaca, kurangnya teknologi dan minimnya modal.
ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI BERBAHAN BAKU JAGUNG DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Dila Rahilda Azzuli; Tajidan Tajidan; Rosmilawati Rosmilawati
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pendapatan agroindustri berbahan baku jagung dari tahun 2014 – 2018; (2) Menganalisis besarnya nilai tambah agroindustri berbahan baku jagung; (3) Menganalisis perkembangan usaha agroindustri berbahan baku jagung dari tahun 2014 – 2018; (4) Menentukan strategi peningkatan pendapatan dan nilai tambah agroindustri berbahan baku jagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan penentuan responden dilakukan secara sensus. Penelitian dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah. Analisis data yang digunakan diantaranya adalah analisis pendapatan, nilai tambah, perkembangan usaha, dan strategi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Besarnya pendapatan agroindustri berbahan baku jagung per proses produksinya selama 5 tahun terakhir (tahun 2014 – 2018) tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup ( π < USD 1). Pendapatan produk emping jagung lebih besar dibandingkan marning jagung dan tortilla. ; (2) Nilai tambah dari proses pengolahan jagung menjadi tortilla lebih besar dibandingkan dengan emping jagung dan marning jagung. Pengolahan jagung menjadi emping jagung memiliki nilai tambah sebesar Rp 8.124,05/kg atau sebesar 32,31%; marning jagung sebesar Rp 12.295,80/kg atau sebesar 35,86% dan tortilla sebesar Rp 57.530,43/kg atau sebesar 69,04%.; (3) Perkembangan usaha agroindustri berbahan baku jagung selama 5 tahun terakhir (2014 – 2018) mengalami peningkatan dan penurunan, yang disebabkan oleh jumlah permintaan dan tenaga kerja.; (4) Strategi yang harus dilakukan dalam meningkatkan pendapatan dan nilai tambah yaitu: a) Mempertahankan atau meingkatkan jumlah produksi; b) Mempertahankan atau memperluas daerah pemasaran; c) Melakukan efisiensi produksi.
ANALISIS STRATEGI PENGHIDUPAN DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI RUMAHTANGGA NELAYAN DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Muhammad Yusuf; Syarif Husni; Abubakar Abubakar
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i2.301

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi potensi asset rumahtangga dan strategi penghidupan (livelihood strategy) sesuai dengan asset yang dimiliki yang dilakukan oleh rumahtangga nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat; (2) Menganalisis tingkat pendapatan dan kesejahteraan (livelihood outcome) rumahtangga dari dampak strategi penghidupan yang dilakukan; dan (3) Memformulasi strategi penghidupan ke depan dan model intervensi menurut preferensi rumahtangga serta potensi sumberdaya di kawasan pesisir Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Data dianalisis secara deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Asset penghidupan masyarakat nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat meningkat sehingga potensi pengembangan ekonomi mereka ke depan cenerung meningkat pula; (2) Strategi penghidupan utama dari rumahtangga nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar adalah melakukan diversifikasi usaha sebagai suatu mekanisme untuk masalah kehidupan mereka dalam rangka mempertahankan dan/atau meningkatkan kesejahteraan mereka; (3) Rata-rata total pendapatan rumahtngga masyarakat nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar mencapai Rp 20.572.570,- yang berasal dari berbagai bersumber pendapatan dengan pendapatan per kapitas sebesar Rp 5.143.143,-. Strategi penghidupan melalui diversifikasi usaha mampu meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar. Kontribusi pendapatan dari sumber penghasilan baru seperti: sumberdaya perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian tanaman pangan, yang menjadi daya dukung utama dari masyarakat nelayan di kawasan pesisir ini mencapai 38 % dari total penghasilan rumahtnggga; (4) Berdasarkan kriteria BPS, masyarakat nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Lembar tersebut termasuk kategori tidak miskin; kriteria Bank Dunia pendapatan per kapita masyarakat nelayan di kawasan ini tergolong miskin. Sementara itu berdasarkan kriteria Sayogyo menghasilkan kategori yang tenagh-tengah yaitu hamprr miskin; dan (5) Prioritasan program dan bentuk bantuan ke dapan adalah bantuan tunai, tersediaaanya sumber pembiayaan murah, bantuan teknis menyangkut pengetahuan dan ketrampilan, bantuan bahan peralatan untuk memulai usaha, dan membantu program manajemen usaha dan mengembangkan jaringan pemasaran produk.
STRATEGI NAFKAH BERKELANJUTAN BERBASIS UBI KAYU BAGI RUMAHTANGGA PETANI MISKIN DI WILAYAH LAHAN KERING MARJINAL PULAU LOMBOK Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i3.302

Abstract

Kesejahteraan petani lahan kering termasuk petani ubi kayu tergolong rendah akibat rendahnya produktivitas lahan dan nilai ekonomi komoditi tersebut serta gap periode yang lebih lama dibandingkan komoditi lain. Pengembangan agroindustri berbasis ubi kayu merupakan pendekatan strategis untuk menumbuhkan sumber nafkah berkelanjutan bagi keluarga petani. Tujuan utama penelitian adalah mengetahui: potensi produktif keluarga petani ubi kayu untuk pengembangan agroindustri, potensi nilai tambah agroindustri berbasis ubi kayu dan merancang model nafkah berkelanjutan berbasis ubi kayu yang berdampak mensejahterakan keluarga petani miskin di wilayah pertanian lahan kering marjinal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dan pengumpulan data menggunakan teknik survai, studi kasus, Focus Group Discussion, penelusuran dokumen, observasi langsung, dan pengumpulan data sekunder. Lokasi penelitian adalah di wilayah lahan kering marjinal Pulau Lombok, yakni di Kabupaten Lombok Barat (meliputi Kecamatan Sekotong, Gerung, Gunungsari dan Lingsar) dan Lombok Tengah (meliputi Kecamatan Pringggarata dan Jonggat). Rancangan model Strategi Nafkah Berkelanjutan Berbasis Ubi Kayu Bagi Rumahtangga Petani Miskin di Wilayah Lahan Kering Marjinal mengutamakan potensi sumberdaya local, nilai tambah agroindustri ubi kayu, pemasaran terpadu, serta motivasi dan persepsi petani yang positif terhadap pemberdayaan dan peningkatan pendapatan ekonomi melalui pengembangan agroindustri berbasis ubi kayu, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani ubi kayu.
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Zainuddin Zainuddin; Sri Maryati; Sri Supartiningsih
JURNAL AGRIMANSION Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v20i3.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan petani dalam usahatani bawang merah, menganalisis prospek pengembangan usahatani bawang merah ditinjau dari aspek teknis, aspek ekonomi, dan aspek pasar, mengetahui kendala apa saja dalam usahatani bawang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, penentuan daerah sampel ditetapkan secara purposive sampling di Kecamatan Sape Kabupaten Bima yaitu Desa Parangina dan Desa Rasabou. Penentuan responden secara quota sampling sebanyak 40 orang, dan penentuan responden pada masing-masing desa dilakukan secara acidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, dan revenue cost ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prospek pengembangan usahatani bawang merah di Kecamatan Sape Kabupaten Bima memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan, dilihat dari aspek teknis usahatani bawang merah sesuai untuk diusahakan dan memiliki potensi lahan sebesar 310 Ha, aspek ekonomi menunjukkan layak dengan pendapatan permusim tanam sebesar Rp.39.762.289,44/LLG atau Rp.113.121.733,84/Ha, serta R/C ratio sebesar 3,80, dan aspek pasar komoditi bawang merah masih memiliki potensi pasar. Kendala dalam usahatani bawang merah yaitu aspek teknis serangan hama dan penyakit, cuaca dan iklim, dan kurangnya penyuluhan. Aspek ekonomi harga jual yang tidak stabil dan harga saprodi mahal. Serta aspek pasar kurangnya informasi harga jual dan tidak ada tempat penyimpanan.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue