cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747964     DOI : -
JUMAT KEAGAMAAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang keagamaan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang keagamaan maupun pendidikan islam.
Articles 233 Documents
Pemberdayaan Pelajar melalui Forum Edukasi Moderasi Beragama untuk Kerukunan Sosial Antar Ranting IPNU–IPPNU Brondong Ahmad Luqman Hakim; Ani Khofiati; Husnuz Zuhad; Mu'zi Masfa; Afin Asyiqie
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/weqfdd61

Abstract

The rapid growth of social media offers both opportunities and challenges for students in understanding religious information. The spread of hoaxes, hate speech, and extreme religious narratives may affect young people's mindset and disrupt social harmony. This community service program aimed to strengthen religious moderation, improve religious digital literacy, and develop student cadres as agents of social harmony among the branches of Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama and Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU–IPPNU) in Brondong Sub-district, Lamongan Regency. The methods comprised socialization, a religious moderation seminar, a digital literacy workshop, educational content creation training, and cadre mentoring. The activities were conducted from February to June 2026, with the main event on 2 April 2026, involving 34 participants. Evaluation used a 20-item pre-test and post-test covering three aspects: religious moderation, religious digital literacy, and content creation skills. The participants' average score rose from 54 (pre-test) to 83 (post-test), an increase of 29 points (N-gain 0.63, medium category). The program also produced a documentation video, practice videos, educational posters, a mass-media article, a scientific article, and religious moderation cadres in each branch. The findings indicate that a religious moderation education forum effectively enhances religious literacy and strengthens students' social harmony at the grassroots level.
Pendampingan Pembelajaran Al-Qur'an pada Ibu-Ibu Lansia di Dukuh Burikan Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten veri Fadhli Yasin; Ika Laily Ramadhani; Nabila Muthmainnah Syahidah; Nabila Mufida; Uus Husnul Khotimah; Zainal 'Arifin; Fadilah Nur Sugiyanto
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/3ahdcr46

Abstract

Pendampingan membaca Al-Qur’an bagi lansia merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an dan kualitas spiritual pada usia lanjut. Kegiatan ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an pada ibu-ibu lansia di Dukuh Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, yang disebabkan keterbatasan akses pendidikan agama, penurunan daya ingat, dan keterbatasan fisik akibat proses penuaan. Program dilaksanakan secara rutin dan terstruktur di Mushala An-Nur pada 26 Juni–23 Juli 2026 dengan sasaran ibu-ibu lansia. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran bertahap menggunakan buku Iqro’, metode talaqqi, pendampingan kelompok kecil, observasi, wawancara, dokumentasi, serta penilaian kemampuan membaca berdasarkan pengenalan huruf hijaiyah, ketepatan makhraj, penerapan tajwid dasar, dan kelancaran membaca. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap, meskipun masih ditemukan kekurangan pada aspek makhraj dan tajwid. Program juga meningkatkan motivasi belajar, kebiasaan membaca Al-Qur’an secara mandiri, dan semangat istiqamah peserta. Keberhasilan kegiatan didukung metode pembelajaran yang adaptif, kesabaran pengajar, motivasi spiritual, dan dukungan masyarakat. Dengan demikian, pendampingan membaca Al-Qur’an efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan kualitas spiritual lansia.
Penguatan Pendidikan Agama Islam melalui EduAction (Edukasi dan Aksi) untuk Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Budaya Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pabelan Muzaki Ubed; Muhammad Wildan Kurniawan; Aisyah Liacahya Ningrum; Mila Cahya Kusuma; Mutya Amalunasiva
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/yq011k34

Abstract

This community service activity entitled Islamic Religious Education (IRE) EduAction (Education and Action) carries the theme “Explore, Think, and Grow: Education on Literacy, Numeracy, and Learning Culture” and aims to improve literacy skills, numeracy competence, and positive learning habits among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Pabelan. The activity was designed in response to the need for creating an engaging and participatory learning environment that encourages students to think critically and collaborate effectively. The program employed an interactive learning approach by integrating educational games, group discussions, collaborative challenges, and reflective activities. The implementation consisted of four stages: ice breaking, sharing session, mini challenge, and reflection and commitment. Through literacy challenges, numeracy exercises, and problem-solving activities, students were encouraged to apply their knowledge in real-life contexts while strengthening teamwork and communication skills. The results of the activity indicated that students actively participated, demonstrated enthusiasm throughout the sessions, and showed increased awareness of the importance of maintaining productive learning habits. Furthermore, the reflection stage enabled students to formulate personal commitments toward continuous self-improvement. Therefore, PAI EduAction serves as an effective educational initiative in fostering literacy, numeracy, and a positive learning culture among junior high school students.