cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747964     DOI : -
JUMAT KEAGAMAAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang keagamaan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang keagamaan maupun pendidikan islam.
Articles 233 Documents
Integrasi Seni dan Religi melalui Pelatihan Kaligrafi Kontemporer di Desa Mentoro Fitri Umardiyah; Gigih Aziz Muslim; Farisy Maulana; Ummi Nailil Ulya; Khasanatun Na'imah; Ulfa Wulan Agustina; Novia Ayu Sekar Pertiwi; Hanifah Hanifah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.6364

Abstract

Young people's interest in calligraphy tends to decline due to the dominance of modern digital visual culture, which is more practical and instantaneous. This has an impact on the suboptimal integration of artistic and religious values in community activities. The integration of art and religion can strengthen cultural identity while also serving as a contextual medium for preaching. The community service team conducted calligraphy training for TPQ teachers with the aim of increasing the interest of teachers and students in calligraphy. The target of this activity was TPQ teachers in Mentoro Village, Sumobito District. This training provided additional insight and skills to TPQ teachers in Mentoro Village regarding the art of calligraphy, while also fostering motivation to develop Islamic art in the educational environment. Despite limitations in time and resources, this activity still had a positive impact in terms of education, religion, and society. TPQ teachers showed great enthusiasm during the activity, so it is hoped that the knowledge gained can be passed on to students as a form of program continuity. Thus, this calligraphy training activity is the first step in strengthening the integration of art and religious values in Mentoro Village
Pemberdayaan Santri dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Diniyah Tanwirul Futuh Desa Sebandung Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Nur Hasan; Moh. Muslih
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.6902

Abstract

Kegiatan Pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Pemberdayaan Santri dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Diniyah Tanwirul Futuh Desa Sebandung Kecamatan Sukorejo dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan pemberdayaan santri. Kegiatan ini menempatkan santri sebagai subjek aktif pembelajaran, sekaligus memperkuat peran ustadz dan ustadzah dalam mengelola pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan kontekstual. Pendampingan diawali dengan observasi dan pemetaan kondisi pembelajaran bahasa Arab di madrasah diniyah, dilanjutkan dengan perencanaan pembelajaran berbasis kebutuhan santri. Pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui praktik pembelajaran langsung di kelas, pendampingan kepada ustadz dan ustadzah, serta penggunaan metode pembelajaran aktif seperti penguatan mufradat, dialog sederhana, dan latihan membaca teks bahasa Arab. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan evaluasi dan refleksi untuk menilai efektivitas pembelajaran yang diterapkan. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal), yaitu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat yang bertujuan agar santri Madarasah diniyah berpartisipasi aktif dalam meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Arab melalui , pelatihan, pembinaan. dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dasar bahasa Arab santri, meningkatnya motivasi dan partisipasi aktif santri, serta meningkatnya kompetensi ustadz dan ustadzah dalam menerapkan metode pembelajaran bahasa Arab yang variatif. Pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih komunikatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pemberdayaan santri. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan bahan ajar dan panduan pembelajaran bahasa Arab sederhana yang dapat digunakan secara berkelanjutan. kegiatan pendampingan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Diniyah Tanwirul Futuh. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan santri dalam pembelajaran bahasa Arab yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada madrasah diniyah lain dengan karakteristik serupa.
Akselerasi UMKM Halal melalui Peningkatan Literasi Halal Ifah Rofiqoh; Surifah; Fran Sayekti; Lilis Endang Wijayanti; Inon Listyorini; Erna Fitri Komariyah; Evada Rustina
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.7015

Abstract

Halal literacy assistance is important to support halal snack centers in Yogyakarta City. Three basic instruments of halal literacy used by the service team are knowledge and ability to recognize halal labels, halal awareness, and halal food ingredients. Before the assistance was carried out, the service team gave a pre-test and after the assistance was carried out, a post-test was carried out. The test results using the level of respondent achievement regarding halal knowledge, partners were very good and there was an increase after the assistance was carried out. For the departure of MSMEs, the borrower needs to provide some assistance on other materials related to the needs of MSMEs.
Pendampingan Penguatan Keluarga Sakinah Berbasis Kearifan Lokal bagi Kelompok PKK Di Kabupaten Kampar Srirejeki Srirejeki; Sofia Hardani; Yuni Harlina; Edi Yusrianto; Rizki Amalia; Nurlaili Nurlaili
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.7037

Abstract

Pendampingan keluarga sakinah merupakan upaya strategis untuk memperkuat fondasi keluarga di masyarakat. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keluarga sakinah bagi anggota kelompok PKK di Kabupaten Kampar melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah partisipatif, meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan praktik sehari-hari yang menekankan nilai-nilai lokal seperti musyawarah dan gotong royong. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert pada aspek kognitif, afektif, dan praktik dengan total responden 150 anggota PKK. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kearifan lokal meningkatkan pemahaman kognitif (rata-rata 4,2/5), sikap afektif (4,0/5), dan praktik nyata keluarga sakinah (3,8/5). Pendampingan ini terbukti efektif dan direkomendasikan sebagai model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan di Kabupaten Kampar dan daerah lain dengan mempertimbangkan nilai budaya lokal.
Pembentukan Perpustakaan untuk Meningkatkan Literasi di Kalangan Santri Rumah Tahfidz Nurul Ilmi 316 Endang Heriyani
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.7061

Abstract

According to Article 1 paragraph (4) of the National Education System Law Number 20 of 2003, education is carried out by developing a culture of reading, writing, and arithmetic. The habits of reading and writing are very important activities. The habit of reading can be practiced if books are available. In addition to participating in Al-Quran learning activities, students at Nurul Ilmi 316 Quran Memorization Center also attend formal education outside the boarding school. Some attend elementary school, junior high school, or high school. On Saturdays and Sundays, schools are closed, so students have a lot of free time. This free time needs to be used for useful activities. One activity that can be done is reading books that contain a wealth of knowledge. For this reason, a library is needed. The challenge faced by Quran memorization centers in general, including Nurul Ilmi 316 Quran Memorization Center, is the lack of supporting literacy facilities, namely a library. This community service program aims to improve literacy among students at the Nurul Ilmi 316  Quran Memorization Center through the establishment of a library. The methods used in this program are observation, planning, and implementation. The conclusion of this community service is that the establishment of a library can improve literacy among students at Nurul Ilmi 316 Quran Memorization Center. With increased literacy, it is hoped that academic achievement at school will also improve. The library is an important facility in supporting the educational process, shaping the character of students, and encouraging the formation of an intelligent, noble-minded Quranic generation that will serve as the successor to the nation's struggle.
Pendampingan Edukasi Manasik Umrah (EduManarah) untuk Peningkatan Kualitas Spiritual Eko Setiawan; Humaidi KH
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.7117

Abstract

The limited understanding of prospective umrah pilgrims, particularly in Batu City, serves as the background of this community service activity. The understanding of prospective pilgrims should not only focus on technical aspects but also encompass deeper spiritual dimensions. Based on preliminary observations in Batu City, some participants were still primarily focused on procedural aspects without fully comprehending the spiritual meaning of the worship. Therefore, this activity aims to enhance participants’ understanding, improve the quality of worship, and strengthen spiritual awareness through educational mentoring in umrah rituals. The methods employed include material socialization, direct practice of manasik umrah, and intensive participatory mentoring. This activity involved partner groups of prospective umrah pilgrims from the “ESJE Group,” consisting of PT. Shahin Jaya and PT. My Hidayah. During the mentoring process, participants were not only trained in the proper procedures but were also encouraged to reflect on the spiritual values embedded in each stage of the worship. The results indicate an improvement in participants’ understanding of proper umrah practices in accordance with religious guidelines, as well as increased awareness of the importance of intention, devotion, and closeness to Allah. Participants’ enthusiasm was also evident through their active involvement in discussions and practical sessions. Thus, this mentoring activity has had a positive impact in preparing pilgrims more comprehensively, both in terms of knowledge and spiritual readiness.
Optimalisasi Manajemen Surau Darul Rahman: Meningkatkan Kegiatan Islami Melalui Kolaborasi Organisasi Hikmah Ari Widiati; Reni Helvira; Ema Elisa; Eka Junila Saragih; Heny Hidayati; Zarkasi Zarkasi; Ita Nurcholifah; Farah Zaini; Ryan Fathi Farhad; Hani Meilita Purnama Subardi
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/7zq3p554

Abstract

Surau memiliki fungsi penting dalam membentuk spiritualitas Muslim, khususnya pada komunitas mualaf minoritas. Penelitian ini berfokus pada Surau Darul Rahman di Kampung Temaga Dayak, Sarawak, Malaysia, yang dihuni mayoritas mualaf Dayak Melayu. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji strategi optimalisasi manajemen surau sebagai pusat agama, sosial, dan budaya melalui kolaborasi dengan organisasi lokal Hikmah guna meningkatkan kualitas kegiatan Islami. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surau Darul Rahman berhasil menjadi pusat pembinaan umat dengan mengintegrasikan pendidikan ibadah dasar, muamalah, kajian keislaman, dan program sosial-edukatif. Kegiatan seperti taklim, gotong royong, hingga pelatihan keterampilan praktis terbukti efektif meningkatkan literasi agama sekaligus solidaritas sosial. Kolaborasi strategis bersama organisasi Hikmah memperluas partisipasi masyarakat dan menjaga kesinambungan program keagamaan. Selain itu, keterlibatan aktif warga mentransformasi surau menjadi pusat pemberdayaan yang adaptif, di mana sinergi antara nilai Islam dan adat Dayak Melayu sukses menciptakan harmoni budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen surau berbasis kolaborasi partisipatif adalah kunci penguatan keislaman di komunitas minoritas. Model ini menjadikan Surau Darul Rahman sebagai percontohan praktik terbaik lembaga keagamaan yang inklusif, berdaya guna, dan berkelanjutan
Pelatihan Penulisan Karya Sastra Cerpen Islami SMAS Arif Rahman Hakim Tangerang Selatan Inne Azkia; Rindiani Purnamasari; Irfan Dwi Yulianto; Ridwansya Ridwansya; Muhammad Salman Al-Farisy
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/1q3kt486

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan menulis cerpen siswa SMAS Arif Rahman Hakim Tangerang Selatan. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan melalui penyampaian materi, diskusi, serta praktik menulis cerpen islami. Materi meliputi unsur intrinsik cerpen, teknik pengembangan ide, alur, tokoh, dan penggunaan bahasa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap penulisan cerpen islami serta meningkatnya rasa percaya diri dalam menuangkan ide dan imajinasi ke dalam tulisan. Pelatihan ini juga mendorong tumbuhnya minat literasi dan kreativitas siswa dalam menghasilkan karya sastra di lingkungan sekolah.  
Edukasi Transformasi Fisik Dan Psikologis Pada Masa Aqil Baligh Di Desa Sumbernongko Kecgusikan Machnunah Ani Zulfah; Firman Al Azizi; Raya Agung Wirayudha; Devi Eka Putri Rahmadyani; Himanlah Azifah; Kartika Sari; Nur Aina Aini Faizzatu Saidah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/0gaj1r79

Abstract

Puberty is a developmental phase characterized by physical, psychological, social, and spiritual changes that require adequate understanding for adolescents to adapt positively. However, education regarding puberty within *Taman Pendidikan Al-Qur'an* (TPQ—Quran Education Center) settings remains relatively limited, leaving many students without a clear understanding of the changes occurring within them. This community service initiative aimed to analyze the implementation of an educational program concerning the physical and psychological changes associated with puberty and to assess its impact on improving the understanding of TPQ students in Sumbernongko Village, Ngusikan District, Jombang Regency. The results indicate that prior to the program, the majority of participants possessed limited knowledge regarding the physical and psychological changes associated with puberty. Following an educational seminar supported by learning aids such as pocketbooks and posters, participants demonstrated an improved understanding of the concept of puberty, the signs of physical and psychological changes, and the accompanying religious responsibilities. Furthermore, participants responded positively to the activities and considered the provided material relevant to their needs. Future community service initiatives are encouraged to involve a larger number of respondents and employ quantitative or mixed-methods approaches to measure program effectiveness more comprehensively.
Model Pencegahan dan Penanggulangan Bullying Melalui Pendekatan Partisipatif-Reflektif di SDTQ Nurunnabi Banda Aceh sya'ban astsani; M.Irfan Faisal; Diki Saputra
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/8bb2w343

Abstract

Bullying can occur in Qur’an memorization (Tahfidz)-based elementary schools despite their emphasis on rahmah (compassion), ‘adl (justice), and ukhuwwah (brotherhood). This study aims to describe bullying dynamics at SDTQ Nurunnabi Lambhuk, analyze the implementation of a participatory-reflective approach to prevention and management, and formulate an intervention model integrating this approach with contextualized Islamic values. The study employed Participatory Action Research (PAR) in two cycles involving the school principal, teachers, students in Grades IV–VI, and parents. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, focus group discussions, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the school has established institutional mechanisms through the Violence Prevention and Response Team and reflective practices embedded in religious activities, including Dhuha prayer, mabit, and post-incident guidance. These practices demonstrate participatory-reflective characteristics but have not been systematically integrated into an explicit intervention framework. The findings confirm that bullying prevention requires strengthening value internalization across the school ecosystem through active community and parental involvement. This study proposes a community-based participatory-reflective intervention model that contextualizes Islamic values in bullying prevention and management and may be adapted to similar Tahfidz-based educational institutions.