cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
esafarmasia@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510 Telp : 021 5674223 ext 266
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Archives Pharmacia
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 26556073     EISSN : 27977145     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Archives Pharmacia mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu farmasi mencakup Farmasetika dan Teknologi Formulasi, Farmakologi dan Toksikologi, Biologi Farmasi, Kimia Farmasi, Farmasi Fisika, Neutrasetikal, Manajemen Farmasi, dan Farmasi Klinis. Diterbitkan setiap 2 (dua) kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 80 Documents
Isolasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Kapang Endofit dari Tanaman Beluntas terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027
Archives Pharmacia Vol 5, No 2 (2023): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v5i2.6815

Abstract

Resistensi antibiotik terhadap bakteri patogen telah berkembang dalam waktu singkat dan lebih cepat dari yang telah diperkirakan. Maka dari itu perlu ditemukannya alternatif antibiotik baru yang bersumber dari bahan alam seperti dari kapang endofit tanaman beluntas. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri dari kapang endofit yang diisolasi dari tanaman beluntas terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil seleksi aktivitas antimikroba kapang endofit yang diisolasi dari bagian batang dan daun tanaman beluntas difermentasikan menggunakan shaking method  pada media Potato Dextrose Broth. Hasil fermentasi diuji aktivitas antibakterinya dengan menggunakan metode difusi sumuran. Dari 9 isolat kapang endofit yang diisolasi, diperoleh dua isolat yang memiliki aktivitas antibakteri yakni isolat D1bKu - Kd dan B3bOr – Kd. Hasil uji aktivitas antibakteri dari isolat D1bKu - Kd terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 8,58 mm dan terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 3,4 mm. Pada isolat B3bOr - Kd terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 9,13 mm dan terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 memiliki zona hambat tertinggi sebesar 2,9 mm.Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri yang dilakukan isolat kapang isolat dengan kode D1bKu - Kd dan B3bOr – Kd yang memiliki aktivitas antibakteri dengan daya hambat sedang terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan memiliki daya hambat lemah terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027.
Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Etanol 70% Daun Sukun (Artocarpus altilis) royani, sri; Sugianto, Sugianto; Majid, Sinta Fadhilah
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.7927

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada daun sukun yang terdapat di wilayah Kabupaten Banyumas. Metode yang dilakukan adaalah skrining fitokimia berupa uji kualitatif menggunakan pereaksi kimia. Dari hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa daun sukun hijau mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, tannin, saponim, terpenoid dan steroid.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN TANAMAN BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 Nuryamin, Hibban Arik; Abna, Inherni Marti; Amir, Mellova
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8238

Abstract

Daun tanaman Bit (Beta vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin,  saponin, dan terpenoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun tanaman bit (Beta vulgaris L.) terhadap bakteri Pseudoomonas aeruginosa ATCC 9027 dan mengetahui konsentrasi terbaik yang dibuthkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dengan kontrol positif (kloramfenikol 30 µg/ml) dan kontrol negatif (DMSO 5%). Dari penelitian, diperoleh hasil rata-rata zona hambat didapat 5,675 mm pada kontrol positif, pada konsentrasi 400 µg/ml rata-rata zona hambat 4,12 mm, dan pada konsentrasi 300 µg/ml rata-rata zona hambat 3,641 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini ekstrak etanol 70% daun tanaman bit dapat menghambat pseudomonas aetuginosa ATCC 9027 dan konsentrasi terbaik ekstrak etanol 70% daun tanaman bit terletak pada konsentrari 400 µg/ml dengan rata-rata zona hambat sebesar 4,12 mm dibandingkan dengan kontrol positif kloramfenikol 30 µg/ml  dengan rata-rata zona hambat 5,675 mm.
Uji Efektivitas Antidiabetik Fraksi Polar Etanol Daun Sirih Cina Peperomia pelucida L pada mencit jantan Mus musculus yang Diinduksi Streptozotocin Yuniar, Usnaini
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8135

Abstract

Uji Efektivitas Antidiabetik Fraksi Polar Etanol Daun Sirih Cina Peperomia pelucida L pada mencit jantan Mus musculus yang Diinduksi Streptozotocin
Biosintesis dan uji Antioksidan Nanopartikel Emas Menggunakan Kuersetin Pertiwi, Ratih Dyah; Utami, Tyas Putri; Michelle, Michelle
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8237

Abstract

Sintesis nanopartikel emas dapat dilakukan dengan metode fisika dan metode kimia, namun kedua metode itu menimbulkan limbah berbahaya yang tidak ramah lingkungan, dan mahal, sehingga sintesis nano partikel emas pada penelitian ini dilakukan dengan metode green synthesis karena metode ini ramah lingkungan, dapat diproduksi ulang, relatif terjangkau dan sederhana. Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan kuerseti dalam pembuatan sediaan nanopartikel emas, karakteristik, dan aktivitas antioksidan pada sediaan nanopartikel emas yang dihasilkan. Larutan HAuCl4 0,002M disintesis menggunakan kuersetin. Larutan ini dilihat kestabilannya dengan mengamati panjang gelombang selama 8 minggu menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis. Larutan nanopartikel emas terbaik dikarakterisasi menggunakan particle size analyzer (PSA) untuk mengetahui Z-average, indeks polidispersitas, dan potensial zetanya. Pengujian aktivitas antioksidan sediaan nanopartikel emas dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1- pikrilhidrazil). Uji panjang gelombang maksimum menunjukkan hanya sediaan nanopartikel emas dengan penambahan gom arab dan 3 mL larutan kuersetin 2 mM (F4) yang masuk ke dalam rentang 500-600 nm. Hasi uji kestabilan dan karakterisasi menunjukkan sediaan nanopartikel emas dengan penambahan gom Arab dan 3 mL larutan kuersetin 2 mM memiliki kestabilan terbaik dengan Z-average 116,7 nm, indeks polidispersitas 0,293, dan potensial zeta -12,2 mV. Sediaan nanopartikel emas ini mempunyai kemampuan sebagai antioksidan karena nilai IC50 yang didapatkan sebesar 82,80 ppm.
Review Artikel : Perbandingan Metode Analisis Penetapan Kadar Asam Traneksamat Berdasarkan Farmakope Ananda, Fanny Denelia; Roestan, Mas Rahman; Amanda, Tissa Rizki
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8013

Abstract

Kadar suatu obat harus diketahui agar penggunaannya tepat oleh karena itu perlu dilakukannya uji penetapan kadar untuk mengetahui banyaknya obat yang terabsorbsi hingga menimbulkan efek terapeutik. Berdasarkan latar belakang diatas, tujuan artikel review ini untuk menginformasikan mengenai metode analisa yang dapat digunakan untuk penetapan kadar asam traneksamat yang sesuai sehingga dapat dijadikan acuan oleh Industri Farmasi. Metode penulisan review ini dilakukan dengan melakukan penelusuran online menggunakan platform PubMed, Science Direct, Google Scholar, dan situs jurnal lainnya. Publikasi yang digunakan bersertifikat di tingkat nasional atau internasional dan terdiri dari jurnal berbahasa Inggris dan Indonesia dengan kata kunci “Metode analisis penetapan kadar dengan HPLC”, “Metode analisis penetapan kadar dengan titrasi potensiometri”, dan “analisis kadar pada asam traneksamat”. Kriteria inklusi dalam penulisan review artikel ini adalah jurnal dan artikel yang membahas metode analisis penetapan kadar asam traneksamat dari tahun 2014-2024. Berdasarkan hasil literatur review yang telah dilakukan. Tiap metode analisis memiliki kelebihan dan kekurangan, HPLC dan titrasi potensiometri adalah dua teknik analisis yang dapat digunakan untuk mengukur kadar asam traneksamat berdasarkan farmakope. Pemilihan metode analisis, penting untuk mempertimbangkan parameter pengujian yang komprehensif dan penggunaan metode yang memiliki akurasi, sensitivitas, presisi, selektivitas, dan/atau otomatisasi yang baik.
Pengaruh Metode Ekstraksi UAE terhadap Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera elatior (Jack.) R. M. Smith) Ghozaly, Reza; Kartika, Mitha; Mahayasih, Putu GMW
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8015

Abstract

Daun kecombrang (Etlingera elatior (Jack.) R.M. Smith) merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk kedalam famili Zingiberaceae. Kandungan senyawa di dalam tanaman kecombrang memiliki efek farmakologi antara lain antihipertensi, antioksidan, antitumor, antisitotoksik, antikanker, antiaging, larvasida dan antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun kecombrang (Etlingera elatior (Jack.) R.M. Smith) yang dibuat dengan metode ekstraksi UAE menggunakan etanol 96%. Hasil pengujian menunjukan bahwa flavonoid total pada ekstrak kental daun kecombrang metode UAE sebesar 20,33mgQE/g dan pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa nilai IC50 yang diperoleh dengan metode UAE sebesar 33,67 µg/mL, dan antioksidan pada vitamin C sebesar 7,63 µg/mL. Hal ini menunjukkan bahwa daun kecombrang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat <50 µg/mL dan akan kaya senyawa flavonoid
Liposom Sebagai Sistem Penghantaran Obat dan Modifikasinya Putri, Dara Andini
Archives Pharmacia Vol 6, No 1 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i1.7618

Abstract

Liposom merupakan vesikel sferis tertutup yang terdiri dari rongga inti bersifat polar yang dikelilingi oleh lipid bilayer, memisahkan antara inti dengan lingkungan. Sifat ampifilik dari liposom menyebabkan kemampuan liposom untuk memuat obat hidrofobik maupun hidrofilik. Namun, liposom memiliki beberapa keterbatasan, seperti risiko mengalami kebocoran sistem  (leakage), agregasi, dan secara cepat diambil dan diklirens oleh mononuclear phagocytic system (MPS) atau reticuloendothelial system (RES). Oleh karena itu, penelitian modifikasi dari sistem liposom terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas liposom yang fungsional. Review artikel ini akan membahas mengenai definisi, klasifikasi, mekanisme penjerapan obat, mekanisme penghantaran dan pentargetan obat, mekanisme pengambilan seluler, dan contoh modifikasi liposom yang disesuaikan dengan tujuan aplikasi.
Pengaruh Pelarut Terhadap Kadar Total Fenol dan Flavonoid Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) Hasil Pengeringan dengan Dehidrator terhadap Aktivitas Antioksidan Menggunakan Metode DPPH Rahayu, Sri Teguh; Rolobessy, Amalia; Eden, Yonatan; Mahayasih, Putu Gita Maya Widyaswari
Archives Pharmacia Vol 6, No 1 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i1.7614

Abstract

Tanaman jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) merupakan salah satu tanaman  suku zingiberaceae yang mengandung berbagai senyawa aktif, terutama 6- gingerol, 6-shogaol, zingeron, fenolat dan flavonoid. Senyawa 6-gingerol dilaporkan sebagai senyawa aktif paling melimpah  dalam jahe dengan efek farmakologis namun tidak stabil pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelarut pada kadar total fenol dan flavonoid ekstrak jahe merah. Simplisia keringkan pada suhu ruang dan dehidrator untuk menjaga suhu pengeringan. Ekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut n-Heksan, Etil asetat dan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan esktrak jahe memiliki senyawa golongan flavonoid, alkaloid, fenolik, saponin dan steroid. Kadar total fenol ekstrak n-Heksan 433,61 ± 0,70 mgGAE/g, ekstrak etil-asetat  341,17 ± 1,93 mgGAE/g dan ekstrak etanol 96% sebesar 374.16 ± 5,86 mgGAE/g. Kadar total flavonoid ekstrak n-Heksan yaitu 1,62 ± 0,06mgQE/g, ekstrak etil-asetat 3.38 ± 0.45 mgQE/g dan ekstrak etanol 96% 0.340 ± 0.01 mgQE/g. Nilai IC50  ekstrak n-Heksan sebesar 38,58 ppm, ekstrak etil asetat 165,37  ppm dan ekstrak etanol 96% sebesar 196,53 ppm serta vitamin C sebagai kontrol positif  14,93 ppm. Berdasarkan hasil tersebut  diketahui aktivitas antioksidan ekstrak n-Heksan dan vitamin c masuk kategori sangat aktif, sedangkan ekstrak etil asetat dan etanol 96% masuk kategori sedang.
Optimasi Kombinasi Asam Stearat Dan Trietanolamin Terhadap Sifat Fisik Krim Ekstrak Etanol Daun Suruhan (Peperomia Pellucida L.) Dengan Metode Simplex Lattice Design Manuelim, Karin; Pertiwi, Ratih Dyah; Hurit, Hermanus Ehe
Archives Pharmacia Vol 6, No 1 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i1.7615

Abstract

Daun suruhan (Peperomia pellucida L.) mempunyai aktivitas sebagai antibakteri yang dapat dimanfaatkan dalam perawatan kulit. Untuk dapat memanfaatkan daun suruhan, maka dibutuhkan bentuk sediaan yang dapat diaplikasikan pada kulit. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari asam stearat dan trietanolamin terhadap sifat fisik krim dan untuk mengetahui formula optimum dalam krim ekstrak etanol daun suruhan. Optimasi asam stearat dan trietanolamin menggunakan metode Simplex Lattice Design. Uji stabilitas fisik yang digunakan untuk sediaan krim yaitu uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas dan uji tipe krim. Hasil dari pengujian pH, daya sebar dan daya lekat dianalisis menggunakan Design Expert version 12 dan diuji menggunakan one sample t-test menggunakan software SPSS. Setiap respon dari hasil eksperimen kemudian di uji ANOVA (Analysis of variance) untuk menentukan signifikansi analisis respon antar variabel dan dapat mengetahui model yang disarankan oleh Design Expert. Hasil formula optimum sediaan krim yang diperoleh dari metode Simplex Lattice Design dengan kombinasi asam stearat dan trietanolamin yaitu (90%:10%). Pengujian signifikansi menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikansi >0,05.