cover
Contact Name
Jufriadif Na`am
Contact Email
judikatif@upiyptk.ac.id
Phone
+6287895670026
Journal Mail Official
judikatif@upiyptk.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Padang-25221
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif
ISSN : 27459454     EISSN : 27459454     DOI : 10.35134/judikatif
The Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif publishes papers on visual communication and image representation, with emphasis on novel technologies and theoretical work in this multidisciplinary area of pure and applied research. The field of visual communication and image representation is considered in its broadest sense and covers both digital and analog aspects as well as processing and communication in biological visual systems.
Articles 102 Documents
Analisis Interpretasi pada Kain Songket Silungkang melalui Pendekatan Hermeneutika Wilhelm Dilthey Iswandi, Heri; Husni Mubarat; Didiek Prasetya
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 (2024) No. 2
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i2.227

Abstract

Salah satu daerah penghasil kain songket di Sumatera Barat adalah Desa Silungkang. Silungkang terletak di tepi jalan raya Sumatera sekitar 95 km dari selatan-timur Kota Padang. Kain tenun songket yang dihasilkan di Desa Silungkang merupakan bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau. Hal ini dapat dilihat dari keberadaan ragam hias Minangkabau yang menjadi elemen estetik dan juga memiliki nilai filosofi berkaitan dengan sistem kekerabatan masyarakat Minangkabau. Kain tenun songket dipandang sebagai aset yang dapat diwariskan dari generasi ke generasi, karena pada dasarnya kain tenun songket adalah simbol tentang keberadaan sebuah entitas yang membuat sesuatu menjadi ada dan dikenal. Oleh sebab itu, maka metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, karena objek kajian berupa kain songket Silungkang di Minangkabau, suatu hasil karya budaya hasil kreasi manusia yang berfungsi sebagai simbol identitas masyarakatnya. Adapun kain songket ini mengandung berbagai unsur nilai, norma, dan simbol yang sulit dijelaskan melalui angka, statistik, atau metode kuantitatif lainnya. Nilai, norma, dan simbol hanya dapat dijelaskan melalui fenomena alami, interaksi simbolis, serta budaya. Ragam motif kain tenun songket masyarakat adat Minangkabau khususnya di daerah Silungkang, selain memiliki fungsi sosial dan makna budaya melalui simbol-simbol institusi tradisional berisi tentang aturan hidup yang menyangkut dengan agama, intelektual, etika, dan estetika, sebagai wujud ikatan manusia untuk hidup yang lebih baik di dunia dan akhirat. Melalui pendekatan hermeneutika Wilhelm Dilthey, maka dapat membuka cakrawala bagi masyarakat atau pembaca tentang pemahaman motif atau ragam hias pada songket Silungkang dari arti dan maknanya.
Perancangan Media Informasi Sastra Lisan Serambeak Pada Adat Bekulo Suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong Lastri Maharani; Ahmad Akmal; Olvyanda Ariesta
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 (2024) No. 2
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i2.234

Abstract

Serambeak merupakan penyebutan dalam bahasa Rejang yang diartikan sebagai kiasan atau ungkapan. Sastra lisan ini berfungsi untuk memperindah proses negosiasi dalam acara lamaran untuk menemukan kemufakatan antara kedua belah pihak calon mempelai. Penyebutan proses negosiasi tersebut dikenal dengan kata Bekulo . Dulu, sastra lisan Serambeak sering dipakai dalam bahasa yang cukup luas oleh suku Rejang. Namun kini Serambeak hanya dipakai dalam tradisi tertentu dan bahkan mulai ditinggalkan sehingga kondisi sastra lisan saat ini sangat memprihatinkan. Sastra lisan Serambeak tidak memiliki media yang dapat dilihat, baik secara online maupun offline sehingga banyak masyarakat Rejang Lebong tidak mengetahui sastra lisan ini. Maka di ciptakanlah "Perancangan Media Informasi Sastra Lisan Serambeak Pada Adat Bekulo Suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu" dalam Audio Visual dan beberapa bauran media cetak lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah 5W+1H dan target audiens adalah remaja dan dewasa dengan rentang usia 16 hingga 25 tahun. Setelah pengumpulan data-data tersebut maka dilanjutkan pada tahap brainstorming untuk menciptakan konsep dan solusi dalam perancangan media informasi yang dirancang. Hasil dari perancangan ini berupa media audio visual dalam bentuk videografi, poster, x-banner , feed instagram dan merchandise .

Page 11 of 11 | Total Record : 102