cover
Contact Name
-
Contact Email
joveat.ivet@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
joveat.ivet@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV Nomor 17 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Published by Universitas IVET
ISSN : 27155765     EISSN : 27159922     DOI : -
Core Subject : Engineering,
This journal aims to publish the results of research studies, scientific studies, and studies on vocational education in automotive technology conducted by researchers, teachers, lecturers, practitioners in the field of vocational education, and automotive engineering.
Articles 202 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DALAM MENGGUNAKAN DAN MEMELIHARA ALAT UKUR BERSTANDAR KKNI MELALUI MODEL BEROIRENTASI KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW SISWA KELAS X TKRO SMKN SUMBER Muhammad Febrianto; Fahmy Fatra; Fuad Abdillah; Nurul Burhan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4461

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penggunaan modul berorientasi Kooperatif Learning Tipe Jigsaw untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI bagi siswa kelas X TKRO SMKN Sumber. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas. dengan dua siklus, yaitu: siklus I, dan siklus II dengan masing-masing siklus dua kali pertemuan. Subyek yang diteliti adalah siswa kelas X TKRO SMKN Sumber sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi: tes, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: analisis kualitatif dan analisis komparatif dengan menghitung persentase kompetensi siswa yang kemudian dibandingkan persentase ketuntasan pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan modul berorientasi kooperatif learning tipe jigsaw dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI di kelas X TKRO SMKN Sumber Tahun Ajaran 2023/2024. Terbukti dari adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa pada kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI dari pra siklus, siklus I dan siklus II, yaitu pada pra siklus baru sebesar 38,89% siswa yang mencapai nilai ketuntasan minimal (KKM 75), siklus I meningkat menjadi 69,44% dan siklus II juga meningkat lagi menjadi 91,67%.
ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA MOLDING DENGAN VARIASI JUMLAH HEATER Dwi Erfan Arlianto; Muhamad Safi'i; Althesa Androva
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi temperatur pada molding dengan variasi jumlah heater. Distribusi temperatur yang merata pada molding sangat penting untuk memastikan proses pemanasan berlangsung secara optimal pada mesin tekan panas. Ketidakmerataan temperatur dapat menyebabkan perbedaan kualitas produk serta menurunkan efisiensi proses pemanasan. Penelitian ini dilakukan dengan metode simulasi menggunakan perangkat lunak SolidWorks Simulation untuk menganalisis penyebaran panas pada molding. Model molding dibuat dengan dua variasi konfigurasi pemanas yaitu satu heater dan dua heater. Parameter yang dianalisis meliputi distribusi temperatur, temperatur maksimum dan minimum, serta keseragaman temperatur pada permukaan molding. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi dua heater menghasilkan distribusi temperatur yang lebih merata dibandingkan dengan satu heater. Perbedaan temperatur pada beberapa titik pengamatan menunjukkan selisih yang lebih kecil pada penggunaan dua heater sehingga proses pemanasan menjadi lebih efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan jumlah heater pada molding dapat meningkatkan keseragaman distribusi temperatur dan mendukung proses pemanasan yang lebih optimal.