cover
Contact Name
-
Contact Email
joveat.ivet@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
joveat.ivet@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV Nomor 17 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Published by Universitas IVET
ISSN : 27155765     EISSN : 27159922     DOI : -
Core Subject : Engineering,
This journal aims to publish the results of research studies, scientific studies, and studies on vocational education in automotive technology conducted by researchers, teachers, lecturers, practitioners in the field of vocational education, and automotive engineering.
Articles 202 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ELEKTRONIC FUEL INJECTION MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA UNIT SEPEDA MOTOR SUPRA X 125 PADA SISWA KELAS XI TBSM 1 SMK PGRI BATANG Abdul Sahur; Toni Setiawan; Nuraedhi Apriyanto; Muhammad Rizky Rochmawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 2 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i2.4320

Abstract

PENGARUH VARIASI HARDENER DAN WAKTU PENGERINGAN CAMPURAN CLEAR COAT TERHADAP HASIL PENGECATAN ULANG REAR GRIP SEPEDA MOTOR Novi Nur Laeli Qodriyah; Joko Suwignyo; Fahmy Zuhda Bahtiar
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4457

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan menganalisis kualitas hasil pengecatan ulang rear grip sepeda motor yang dipengaruhi variasi volume hardener dan durasi pengeringan oven pada campuran clear coat, serta menguji ketahanan cat terhadap cuaca eksternal. Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimen murni dengan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan volume hardener dalam campuran clear coat berpengaruh signifikan terhadap kualitas akhir pengecatan. Peningkatan kadar hardener terbukti mampu meningkatkan kekuatan daya lekat (adhesion) secara mekanis dan meningkatkan intensitas kekilapan (gloss) permukaan lapisan cat. Di samping itu, variabel waktu pengeringan oven memegang peranan penting terhadap mutu produk. Pengujian membuktikan bahwa variasi waktu pengeringan selama 30 menit menghasilkan kualitas daya lekat paling kuat sekaligus tingkat daya kilap tertinggi dibandingkan variasi durasi lainnya. Namun, karakteristik fisik cat ini sangat dipengaruhi faktor lingkungan luar. Paparan cuaca eksternal dan fluktuasi suhu ekstrem terbukti menjadi pemicu utama kerusakan pada lapisan clear coat. Melalui pengujian lapangan kontinu selama 30 hari dengan fluktuasi suhu udara tertinggi mencapai 60,8°C dan suhu terendah 23,1°C, spesimen mengalami degradasi mutu visual berupa perubahan warna cat yang memudar dari kondisi awal. Kesimpulannya adalah kombinasi volume hardener yang tinggi dengan durasi pengeringan oven selama 30 menit merupakan parameter optimal untuk menghasilkan performa fisik cat terbaik. Kendati demikian, lapisan clear coat terluar tetap dinilai rentan mengalami pemudaran estetika akibat pengaruh perubahan suhu lingkungan yang radikal dalam jangka waktu panjang.
ANALISIS SIFAT FISIK KOMPOSIT BERBASIS FIBERGLASS DENGAN VARIASI LAPISAN UNTUK STRUKTUR MARITIM Nurmala Shanti Dera; Zulkifli Lihawa; Mohamad Rifal; Novriyanti Talango; Sahional Sahional
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4464

Abstract

Kebutuhan industri perkapalan terhadap material yang ringan, kuat, dan tahan terhadap lingkungan laut mendorong pemanfaatan material komposit sebagai alternatif pengganti material konvensional. Komposit berbasis fiberglass (glass fiber reinforced polymer/GFRP) memiliki keunggulan berupa bobot ringan, sifat mekanik yang baik, serta ketahanan terhadap korosi. Namun, sifat fisik komposit fiberglass sangat dipengaruhi oleh jumlah lapisan yang digunakan dalam proses fabrikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah lapisan fiberglass terhadap sifat fisik material komposit GFRP untuk aplikasi struktur kapal. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode hand lay-up menggunakan resin polyester dan serat fiberglass jenis woven roving. Variasi ketebalan spesimen yang digunakan yaitu 4 mm, 5,5 mm, 5,8 mm, 6 mm, dan 14 mm. Pengujian sifat fisik meliputi kerapatan berdasarkan ASTM D792, kadar air berdasarkan ASTM D4442, daya serap air berdasarkan ASTM D570, serta pengembangan ketebalan setelah perendaman air selama 24 jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah lapisan fiberglass menyebabkan peningkatan nilai kerapatan dan penurunan kadar air, daya serap air, serta pengembangan ketebalan. Spesimen dengan ketebalan 14 mm menunjukkan nilai kerapatan tertinggi sebesar 1,53 g/cm³ serta nilai kadar air, daya serap air, dan pengembangan ketebalan terendah masing-masing sebesar 0,0009%, 0,003%, dan 0,009%. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur internal material menjadi lebih rapat dan distribusi resin semakin homogen. Berdasarkan hasil penelitian, komposit fiberglass dengan ketebalan 14 mm merupakan konfigurasi paling optimal untuk aplikasi struktur kapal karena memiliki sifat fisik terbaik dan ketahanan terhadap penetrasi air.
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PEMELIHARAAN SISTEM AIR CONDITIONER (AC) TERSTANDAR SKKNI DI SMK NU LASEM KABUPATEN REMBANG Alfian Nurfiyanto; Nuraedhi Apriyanto; Muhammad Rizky Rochmawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan prestasi belajar siswa pada kompetensi pemeliharaan sistem air conditioner (AC) terstandar SKKNI di SMK NU Lasem. Adapun hal yang diteliti adalah pengaruh minat belajar dan prestasi belajar terhadap kompetensi pemeliharaan sistem AC terstandar SKKNI. Objek penelitian ini adalah pengaruh minat belajar dan prestasi belajar terhadap kompetensi pemeliharaan sistem AC terstandar SKKNI. Data dalam penelitian ini berupa angket minat belajar siswa, nilai ulangan, dan praktik siswa. Adapun jenis data yang dihasilkan adalah data kuantitatif dan disajikan dalam bentuk analisis kuantitatif. Hasil uji koefisien determinasi antara minat belajar dan prestasi belajar siswa dengan kompetensi pemeliharaan sistem AC terstandar SKKNI didapatkan nilai R square sebesar 0.100. Hal tersebut mengindikasikan besarnya minat belajar dan prestasi belajar terhadap Kompetensi Pemeliharaan Sistem Air Conditioner (AC) terstandar SKKNI (Y) sebesar 10,0%. Nilai ini menunjukkan adanya hubungan positif antarvariabel. Korelasi antara minat belajar dengan kompetensi pemeliharaan sistem AC sebesar 0.037 dan korelasi antara prestasi belajar dengan kompetensi pemeliharaan sistem AC sebesar 0.000. Artinya X1 terhadap Y < 0.05> X2 terhadap Y, sehingga dapat disimpulkan bahwa antarvariabel berkorelasi dengan baik. Sedangkan uji hipoteses menunjukkan nilai Fhitung > nilai Ftabel (7.482 > 3.06) yang menyatakan hipotesis utama diterima.
PENINGKATAN KOMPETENSI ETU EFI MELALUI PROJECT BASED LEARNING DENGAN MEDIA UNIT MOBIL AVANZA PADA KELAS XII TKRO 2 SMK MUHAMMADIYAH KRAMAT KABUPATEN TEGAL Mukhammad Uswandi; Toni Setiawan; Budiyanto Budiyanto
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Aktivitas belajar siswa dengan penerapan model PjBL dengan media unit mobil Avanza pada siswa kelas XII TKRO 2 SMK Muhammadiyah Kramat; (2) Penerapan pembelajaran model PjBL dalam meningkatkan kompetensi ETU EFI; (3) Peningkatan kinerja guru; (4) Efektifitas model PjBL dalam meningkatkan kompetensi ETU EFI. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Dimana masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII TKRO 2 SMK Muhammadiyah Kramat sebanyak 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Aktivitas belajar siswa dengan penerapan metode PjBL pada kelas XII TKRO 2 SMK Muhammadiyah Kramat meningkat sebesar 91% pada siklus II; (2) mengalami peningkatan yaitu pada siklus I dengan rata-rata 88% dan pada siklus II dengan rata-rata 94% terdapat peningkatan sebesar 50%; (3) Kinerja guru meningkat sebesar 88,63% pada siklus II (4) penerapan model Project Based Learning yang diterapkan pada siswa kelas XII TKRO 2 SMK Muhammadiyah Kramat dengan jumlah siswa 34 dapat dinyatakan cukup efektif, dibuktikan dengan hasil skor Persentase keefektifan sebesar 71% (Cukup Efektif).
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA KELAS XII TKRO 1 SMK PALAPA SEMARANG PADA SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING Adji Muhammad Faizal; Nuraedhi Aprianto; Joko Suwignyo; Rangga Dino Alfian
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Problem Base Learning dengan menggunakan media alat scanner. Peningkatan dalam kompetensi penggunaan alat scanner untuk troubleshooting unit mobil dengan metode Problem Base Learning diupayakan guna menghasilkan siswa yang mahir dalam menggunakan scanner dengan kecepatan dan ketepatan pembacaan yang optimal. Jenis penelitian ini fokus pada pengembangan keterampilan dan ketepatan dalam penggunaan scanner. Metode Problem Base Learning dianggap sebagai pilihan yang tepat, karena siswa dapat mengembangkan keterampilan penggunaan alat scanner dengan tingkat ketepatan dan kecepatan yang optimal. Hasil penelitian menggunakan metode Problem Base Learning pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan Otomotif menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, sebagaimana terlihat pada setiap indikatornya. Pada pra siklus, presentase hasil belajar mencapai 36%, kemudian meningkat menjadi 50% pada siklus pertama, dan mencapai 86% pada siklus kedua. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Base Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa.
ANALISIS VARIASI TEGANGAN FUEL PUMP DAN PENGGUNAAN INJECTOR RACING 8 HOLE TERHADAP PERFORMA MESIN PADA MOTOR HONDA SCOOPY 110CC Rohmad Prayoga Adi Pamungkas; Sena Mahendra; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4459

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tegangan fuel pump dan penggunaan injector racing 8 hole terhadap performa mesin, konsumsi bahan bakar (Specific Fuel Consumption/SFC), dan emisi gas buang pada sepeda motor Honda Scoopy 110cc. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan membandingkan komponen standar dan modifikasi. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan tegangan fuel pump (12V, 13V, 13,5V, dan 14V) serta membandingkan injector standar 6 hole dengan injector racing 8 hole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan injector racing dengan tegangan 12V menghasilkan torsi terbaik sebesar 14,10 Nm pada 3000 RPM (meningkat sekitar 1,07% hingga 1,25%). Namun, penggunaan injector standar dengan tegangan 14V menghasilkan daya puncak tertinggi sebesar 5,84 HP pada 5500 RPM, sementara injector racing justru menurunkan daya sebesar 0,94% hingga 1% karena pembakaran yang kurang efektif. Pada pengujian efisiensi, nilai SFC tertinggi (paling boros) ditemukan pada kombinasi injector racing dan tegangan 14V sebesar 0,4154 L/HP.h pada 9000 RPM. Untuk emisi gas buang, variasi tegangan dan jenis injector menyebabkan peningkatan kadar karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan oksigen (O2), namun berhasil menurunkan kadar hidrokarbon (HC). Kesimpulannya, peningkatan tegangan fuel pump dan injector racing efektif meningkatkan torsi di RPM bawah, tetapi menurunkan efisiensi daya di RPM atas serta membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.
PENGARUH PENGGUNAAN KOIL RACING TERHADAP PERFORMA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK 150 CC TAHUN 2009 Bima Putra Santoso; Sena Mahendra; Fahmy Zuhda Bahtiar; Fathur Rahman
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4455

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh penggunaan koil racing terhadap torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada sepeda motor 4 tak 150cc tahun 2009. Metode penelitian: pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variabel dependent dan variabel independent. Pada proses penelitian menggunakan 3000-9000 Rpm pada saat pengujian torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Hasil penelitian adalah: (1) Hasil torsi menunjukan kenaikan torsi pada koil racing sebesar 0,94% dengan koil standar dan hasil torsi tertinggi pada koil racing crun yaitu: 14.95 N.m pada putaran mesin 7000 rpm. (2) Hasil daya menunjukan kenaikan daya pada koil racing sebesar 0.97% dengan koil standar dan hasil daya tertinggi pada koil racing fukukawa 14.85 HP pada putaran mesin 8.500 rpm. (3) hasil uji konsumsi bahan bakar SFC menunjukan kenaikan pada koil racing 1,3% dengan koil standar dan hasil SFC tertinggi pada koil racing crun sebesar 0,0925% kg/jam pada putaran mesin 9000 rpm. (4) hasil uji emsi gas buang mehasilkan karbon monoksida (CO) mengalami penurunan pada penggunaan koil racing fukukawa 2,43% sedangkan pada koil standar 3,10%. Pada hydrocarbon (HC) mengalami penurunan pada koil racing fukukawa yaitu 372 ppm sedangkan pada koil standar 885 ppm. Pada karbondioksida (CO2) mengalami penurunan pada koil racing 3,69% sedangkan pada koil standar 6,71%. Pada oksigen mengalami penurunan pada koil racing crun yaitu 20,83 sedangkan pada koil standar 20,95%. Kesimpulan yaitu: terjadi kenaikan pada torsi, daya dan konsumsi bahan bakar dan terjadi penurunan pada emisi gas buang kendaraan.
PENGARUH PENGGUNAAN REM TERHADAP JARAK PENGEREMAN PADA SEPEDA MOTOR HONDA GL 100 Faiz Masykuron; Fahmy Fatra; Bayu Ariwibowo
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4460

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan rem terhadap jarak pengereman pada sepeda motor honda GL100 tahun 1982. Hasil penelitian adalah (1) hasil tekanan rem depan terbaik menunjukkan hasil tekanan tertinggi terdapat pada kampas rem variasi Indoparts yaitu 0,75% pada kecepatan 40km/jam dengan tekanan 240Psi. Dari hasil tekanan rem depan dengan merk Indoparts menghasilkan jarak titik henti 3,4 meter, dan hasil dari jarak pengereman menghasilkan waktu titik henti pengereman yaitu 4,34 detik. (2) Hasil tekanan rem belakang terbaik yang dihasilkan dalam pengujian menunjukkan hasil tekanan tertinggi terdapat pada kampas rem standar Aspira yaitu 1,04% pada kecepatan 80km/jam dengan tekanan 250Psi, Dari hasil tekanan rem belakang dengan merk Aspira menghasilkan jarak titik henti 6,5 meter dan hasil dari jarak pengereman menghasilkan waktu titik henti yaitu 6,79 detik. Kesimpulannya terjadi perbedaan hasil antara jarak dan waktu titik henti dikarenakan pengaruh dari berat poros maupun berat penumpang dan penguji.
PENGARUH PROGRAM 5S DAN JOBSHEET YAYASAN TOYOTA ASTRA TERHADAP KOMPETENSI OVERHAUL BERSTANDAR SKKNI KELAS XII TKR 4 DI SMK N1 SEDAN Abdul Aziz; Fuad Abdillah; Bayu Ariwibowo; Diana Langgeng Mustikawati
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4456

Abstract

Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan program 5S dan penggunaan jobsheet Toyota Technical Academy (YTA) terhadap kompetensi overhaul berstandar SKKNI pada siswa kelas XII TKR 4 SMK Negeri 1 Sedan. Menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan Nomogram Harry King, diperoleh sampel sebanyak 30 siswa dari total populasi 36 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, dokumentasi, dan observasi praktik, lalu dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda. Nilai Fhitung pada ketiga aspek tersebut lebih kecil dari Ftabel (2,052) dan nilai signifikansinya lebih besar dari ?= 0,05. Hasil koefisien determinasi (R2) juga menunjukkan pengaruh kedua variabel bebas sangat rendah, yaitu hanya sebesar 9,4% pada nilai praktik, 2,2% pada teori, dan 6,7% pada sikap. Berdasarkan hasil tersebut, Ha penelitian ditolak, yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari program 5S dan jobsheet YTA terhadap nilai overhaul berstandar SKKNI di sekolah tersebut.