cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 935 Documents
Edukasi Sanitasi Pangan Sebagai Upaya Peningkatan Keamanan Pangan Tingkat Rumah Tangga di Desa Kemuning Lor, Arjasa, Jember Ani Rosa Putri Ayu Mujayanah; Eko Priyantono; Intan Ria Neliana; Brihatsama Brihatsama; Riska Ayu Febrianti; Lituhayu Supartiningrum
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2188

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi pangan rumah tangga. Edukasi difokuskan pada teknik sanitasi sesuai standar serta pentingnya penerapan sanitasi dalam keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, dan pembagian modul panduan. Peserta berjumlah 20 orang yang terdiri atas ibu rumah tangga dan kader desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pre-test 57,3 meningkat menjadi 84,1 pada post-test atau naik sebesar 46,7%. Peserta juga antusias dalam diskusi, mengaitkan materi dengan permasalahan sehari-hari, seperti teknik mencuci tangan maupun penyimpanan bahan pangan. Selain itu, keterampilan praktis berhasil dikuasai dan materi dapat langsung diterapkan di rumah tangga. Kesimpulannya, program edukasi ini efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi pangan sekaligus memperkuat keterlibatan kelompok lokal, sehingga berpotensi menjadi model pengembangan berkelanjutan dalam menjaga keamanan pangan rumah tangga.
Penerapan Model Kawasan Peternakan (Ranch) Ternak Sapi Sumba Ongole Untuk Mengatasi Over Grazing Di Komunitas Parengu Wunga Marselinus Hambakodu; Audrey Louise Makatita; Pingky Alfa Ray Leo Lede; Rindawani Rambu Tagu Hana; Elieser Irno Bulu
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2189

Abstract

Komunitas Parengu Wunga (KO MANUNGGA) merupakan kelompok masyarakat pemuda yang mempunyai salah satu aktivitas yakni beternak sapi Sumba Ongole (SO). Pada komunitas ini terdapat kelompok peternak yang aktif beternak berlokasi di Desa Wunga, Kecamatan Haharu yang terletak di Pulau Sumba bagian Utara Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Komunitas Parengu Wunga sudah memiliki badan hukum dengan akta notaris Pau Djara Liwe, SH dengan nomor 05, 02-12-2022, dengan anggota 20 orang anggota yang sedang melakukan beternak sapi Sumba Ongole. Metode pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan adalah 1) sosialisasi dan penyuluhan penyuluhan over grazing dan pola penggembalaan sistem rotasi strip grazing, 2) edukasi dan penyuluhan kawasan peternakan (ranch) sapi Sumba Ongole, 3) penentuan lokasi kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba Ongole, 4) pembuatan kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba, 5) Penerapan kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba Ongole, 6) pendampingan, monitoring dan evaluasi kawasan peternakan (ranch) sapi Sumba Ongole, 7) keberlanjutan program pengabdian. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian yakni sosialisasi dan edukasi Kawasan peternakan (ranch), edukasi nilai biologis dan komposisi botani padang penggembalaan, edukasi desain kawasan peternakan (ranch), pendampingan pembuatan kawasan peternakan (pembuatan pagar pada setiap paddock, pembuatan kendang koloni, pembuatan bak air minum, pembenihan hijauan pakan ternak berupa lamtoro tarramba, turi, Indigofera zollingeriana, pengolahan pupuk). Kegiatan pengabdian ini didukung dengan keterlibatan mahasiswa MB-KM dengan rekognisi 2 mata kuliah implementasi wirausaha ternak dan PKL peternakan sebanyak 9 sks. Target capaian indikator kinerja utama (IKU) yakni mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus, dosen berkegiatan diluar kampus, sedangkan luaran yang yang dihasilkan berupa tercapainya peningkatan level keberdayaan mitra dari aspek produksi dan manajemen, publikasi artikel ilmiah pada jurnal sinta 4, publikasi berita pada media massa elektronik, publikasi kegiatan di YouTube Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkriswina Sumba, dan publikasi poster pada media sosial Instagram peternakan_unkriswina. Pengabdian ini difokuskan pada pemanfaatan kawasan peternakan (ranch) untuk meningkatkan produksi ternak sapi Sumba Ongole yang ada di kelompok peternak KO MANUNGGA, Desa Wunga, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur.
Penanaman Pohon Mangrove Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Di Desa Konaweha Muh. Irfand; Ceria Nur Mualimin; Putri Rahayu Sianturi; Nurul Aura Magfira; Kurnia Kurnia; Haeruddin Haeruddin; Umi Riski Mulya; Ummu Kholyfaur R.; La Deri; M. Hidayat Ardiansyah Hady; Perayana Perayana; Sarah Amelia Rossa; Asni Asni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2190

Abstract

Desa Konaweha merupakan wilayah pesisir yang belum memiliki ekosistem mangrove, sehingga rentan terhadap erosi dan kerusakan lingkungan pesisir. Kegiatan penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menanam 100 bibit Pohon Mangrove di sepanjang pemecah ombak di pesisir pantai Desa Konaweha. Kegiatan melibatkan 24 peserta yang terdiri dari Aparat Desa, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. Penanaman dilakukan dengan pola tunggal dan jarak tanam 1 meter menyesuaikan jadwal pasang surut air laut agar bibit memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Hasil monitoring awal menunjukkan tingkat kelangsungan hidup bibit mencapai 80–90 persen, yang menunjukkan keberhasilan metode dan lokasi penanaman yang tepat. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan pesisir tetapi juga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan mahasiswa dalam pelestarian alam. Dapat disimpulkan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung dalam penanaman mangrove merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi ekosistem pesisir di Desa Konaweha.
Edukasi Tentang Sanitasi, Stunting dan Usaha Pengelolaan Sampah Organik melalui Metode Eco-Enzyme di Nagari Sulit Air Benny Alexander Maisa; Sedrisa Lidya Pertiwi; Siska Alicia Farma; Arina Rahma Dinina; Lathifa Hanum; Fatimah Azzahra; Suci Mulia Putri; Revolius Putra; Zuhrah Taufiqa; Nur Rahmi; Ahmad Syauqy Allief; Muhammad Khalish Fathani; Aqeela Ramadhani Irianto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2192

Abstract

Stunting, sebuah masalah kesehatan balita yang bersifat ireversibel, sangat dipengaruhi oleh faktor sanitasi dan higienitas yang bermasalah. Nagari Sulit Air di Kabupaten Solok menghadapi tantangan ganda: angka stunting tertinggi di kabupatennya dengan 49 kasus per Desember 2024 serta pengelolaan sampah organik yang belum efektif. Menjawab masalah ini, Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) Universitas Negeri Padang menginisiasi sebuah program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dalam pencegahan stunting, sekaligus memperkenalkan metode Eco-Enzyme sebagai solusi praktis pengelolaan sampah organik. Program ini melibatkan 35 peserta dari masyarakat umum dan kader Bank Sampah Kaceo Mandiri Sulit Air (BSKMSA) melalui kegiatan edukasi berbasis media digital, pelatihan praktis, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai signifikansi p<0,001. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus memberikan solusi aplikatif dan berkelanjutan untuk pengelolaan sampah organik, yang berkontribusi langsung pada upaya perbaikan sanitasi lingkungan sebagai intervensi sensitif pencegahan stunting di Nagari Sulit Air.
Penyuluhan Bahan Berbahaya Kosmetik di Apotek Universitas Sari Mutiara Medan Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi; Suharyanisa Suharyanisa; Christica Ilsanna Surbakti; Monica Suryani; Niat Febriyanti Harefa; Resty Aulia; Eva Dian Sari Marbun
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2200

Abstract

Peredaran kosmetik mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan pewarna sintesis masih sering terjadi di masyarakat. Ibu rumah tangga menjadi salah satu kelompok paling rentan karena kurangnya pengetahuan mengenai kandungan dan legalitas produk kosmetik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu rumah tangga terhadap pentingnya memilih kosmetik yang aman dan terdaftar di BPOM. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung melalui pemaparan materi, demonstrasi, dan praktik pengecekan nomor registrasi produk menggunakan situs resmi BPOM. Kegiatan dilaksanakan di Apotek Universitas Sari Mutiara Indonesia oleh tim mahasiswa dan dosen farmasi. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta mengikuti praktik pengecekan produk, 75% mencatat materi, dan 90% menunjukkan respons positif. Meski hanya 25% peserta aktif bertanya, antusiasme keseluruhan tergolong tinggi. Edukasi ini terbukti meningkatkan literasi keamanan kosmetik serta mendorong peserta untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih produk. Kesimpulannya, penyuluhan ini efektif membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko kosmetik berbahaya dan dapat dijadikan model edukasi berkelanjutan dalam pengabdian masyarakat bidang kesehatan.
Manajemen Pengelolaan Limbah Padat Guna Peningkatan Budaya Bersih di Kantin Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Wiweka Desandana; Andre Yusuf Trisna Putra; Regina Purihita; M. Yusril Inza Mahendra; Roma Artha Uly Napitupulu; Putu Ayu Suryadnyani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2205

Abstract

Pengelolaan limbah padat di lingkungan kampus berperan penting dalam membentuk budaya bersih dan sehat. Kantin kampus sebagai pusat aktivitas mahasiswa berpotensi menghasilkan limbah padat dalam jumlah besar, baik organik maupun anorganik. Namun, kurangnya kesadaran dan keterampilan dalam mengelola limbah sering menimbulkan masalah kebersihan dan kenyamanan. Kegiatan ini bertujuan menganalisis manajemen pengelolaan limbah padat di kantin pusat Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dan merumuskan strategi untuk meningkatkan budaya bersih di kalangan penjual dan pembeli. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan sosialisasi kepada warga kantin terkait pemilahan limbah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran terhadap pemisahan sampah organik dan anorganik, serta perubahan perilaku positif dalam menjaga kebersihan area kantin. Dengan demikian, manajemen pengelolaan limbah padat tidak hanya berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga efektif dalam membangun budaya bersih yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Kesehatan Anak Usia Sekolah melalui Program Pemeriksaan Gratis: Pengalaman Kegiatan KKN USN Kolaka di Kelurahan Polinggona Ihwan Firmasnyah; Riska damayanti; Fitriani Nur; Muhammad Jufri awal; Isariska; Kurniasari; Dewi Pasongli; Andi Wandiyensa; Almardiah; Fera Ferniansih; Novi Juwita sari; Jumasnah; Sutriani Kaliu
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2215

Abstract

Kesehatan merupakan aspek penting dalam menunjang produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Pemeriksaan gratis adalah suatu bentuk layanan yang berikan kepada masyarakat tanpa memungut biaya sama sekali,dengan tujuan utama yaitu mendeteksi dini penyakit dan faktor resiko kesehatan,meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pentinya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode yang digunakan dalam menjalankan program tersebut adalah melakukan pemeriksaan gratis dengan cara berkolaborasi dengan kader posyandu dan kepala kelurahan setempat agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi mengenai pola hidup sehat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan anak serta pentingnya deteksi dini terhadap penyakit. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan anak mereka. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menambah pengetahuan para peserta terkait dengan pentingnya menjaga kesehatan. Hasil pemeriksaan kesehatan yang didapat, dijadikan sebagai rujukan bagi peserta kegiatan untuk lebih memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar nantinya dapat terhindar dari dampak yang lebih buruk.
Peningkatan Kesadaran Dampak Pergaulan Bebas Pada Remaja Melalui Edukasi dan Pendekatan Sosial di SMA Negeri 16 Bombana Firna Dwi Ananda; Reski Almadina Mutmainna Sanusi; Boy Matara Sahat Marilu Tua Napitupulu; Selvi Damayanti; Nur Hadija; Siti Saoda; Muh. Muhaimin; Rendi Rendi; Hendriani Hendriani; Isdila Isdila; Niar Niar; Rabiah Adawiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2216

Abstract

Pergaulan bebas merupakan bentuk interaksi sosial yang menyimpang dari norma sosial, budaya, dan agama, seperti perilaku seks diluar nikah, penggunaan narkoba, serta kenakalan remaja yang dapat menimbulkan masalah hingga merusak masa depan. Dengan kondisi tersebut kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak pergaulan bebas pada remaja melalu edukasi dan pendekatan sosial di SMA Negeri 16 Bombana, Desa Pokurumba. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, diskusi dan pendampingan remaja mengenai bahaya pergaulan bebas dan cara pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman remaja mengenai dampak pergaulan bebas dan cara pencegahannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta membentuk perilaku remaja yang lebih positif dan sesuai demgan norma yang berlaku.
Pembelajaran Kewirausahaan Dengan Memanfaatkan Limbah Biji Durian Menjadi Tepung Bernilai Ekonomis Rohmat Febrianto; Deni Riani; Lisana Oktavisanti Mardiyana; Flora Puspitaningsih; Bahrul Sri Rukmini; Niki Astuti; Niki Astuti; Ayu Widanul Maghfuroh; Dinda Wahyu Putriana; Muhammad Azhar Mubaraq; Ramadan Agung Prasetya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2222

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran kewirausahaan dengan memanfaatkan limbah biji durian menjadi tepung bernilai ekonomis tinggi. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 1 Pogalan yang telah memiliki embrio usaha pengolahan tepung biji durian namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya minat berwirausaha siswa, keterbatasan sarana produksi, dan belum optimalnya pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi program, pelaksanaan program (pelatihan dan pendampingan), monitoring dan evaluasi program, tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan siswa dalam produksi dan pemasaran produk, lahirnya materi pembelajaran kewirausahaan, serta produk tepung biji durian yang memiliki nilai jual. Program ini berkontribusi pada pencapaian (1) Asta Cita menyangkut memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, dan (2) SDGs terkait konsumsi dan produksi berkelanjutan, serta pendidikan berkualitas
Efektifitas PAMSIMAS (Program Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi) Berbasis Masyarakat di Desa Uluway, Kecamatan Mengkendek Kabputaen Tana Toraja Fatahuddin Fatahuddin; Dalilul Falihin; Rusdi Rusdi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2237

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: 1) efektivitas program PAMSIMAS di Desa Uluway Kecamatan. Mengkendek Kabupaten Tana Toraja 2) Untuk mengetahui dampak efektivitas program PAMSIMAS di Desa Uluway Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Berdasarkan hasil penelitian mengenai efektivitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Uluway, dapat disimpulkan bahwa program ini berjalan cukup efektif dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih serta sarana sanitasi yang layak. Kehadiran PAMSIMAS mampu menjawab kebutuhan dasar warga, khususnya dalam ketersediaan air minum yang lebih terjamin dan fasilitas sanitasi yang lebih sehat. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kepala keluarga yang telah memanfaatkan sarana air minum, menurunnya praktik buang air sembarangan, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. (2) keberhasilan program juga didukung oleh partisipasi aktif masyarakat melalui kegiatan swadaya, gotong royong, serta keterlibatan kelompok pengelola sistem penyediaan air minum dan sanitasi di tingkat desa. Partisipasi ini menunjukkan bahwa program tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong kemandirian dan rasa memiliki dari masyarakat. Walaupun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya beberapa kendala, seperti keterbatasan dana untuk pemeliharaan sarana serta masih adanya sebagian warga yang belum sepenuhnya terlibat aktif dalam pengelolaan.