cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 935 Documents
Transformasi Layanan Publik Desa melalui Edukasi Digitalisasi dan Pendekatan Berbasis Aset Komunitas di Desa Lamunre Tengah Didin Purniawan; Uci Musdalifah; Annisa Annisa; Endah Nurmasita; Ayu Andira; Aisyah Aisyah; Wahyuni Wahyuni; Magfirah Magfirah; Firdayanti Firdayanti; Nurhafida Nurhafida; Nurpadillah Nurpadillah; Bahtiar Bahtiar; Dhea Oktaviani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2238

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dan efektivitas layanan administrasi desa melalui implementasi aplikasi Digitalisasi Desa (DIGIDES). Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 61 Universitas Islam Negeri Palopo tahun 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset lokal seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, dan jaringan sosial dalam mendukung transformasi digital desa. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi terhadap penggunaan aplikasi DIGIDES. Peserta terdiri atas 35 warga dari empat dusun, termasuk perangkat desa, kader PKK, pemuda karang taruna, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi untuk pembuatan surat keterangan dan layanan administrasi lainnya, dengan rata-rata waktu pelayanan berkurang dari 15 menit menjadi kurang dari 5 menit. Selain itu, terjadi perubahan perilaku warga dari layanan manual menuju layanan digital, serta penguatan kapasitas aparatur desa dalam tata kelola berbasis teknologi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam memperkuat keterlibatan masyarakat, membangun kemandirian digital, dan mempercepat proses transformasi menuju desa cerdas (smart village). Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan model partisipatif yang dapat direplikasi untuk mendukung keberlanjutan program digitalisasi di desa-desa lain.
Faktor Sosial-Budaya, Dampak, dan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Indonesia Isabel Zevanya Gea; Lathifah Mardhiyah; Rafa Hanifah Jasri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2242

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang semakin meningkat di Indonesia. Faktor sosial, budaya, pendidikan, dan lemahnya pengawasan menjadi pemicu utama terjadinya kasus ini. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa luka fisik, tetapi juga trauma psikologis dan penurunan kualitas hidup korban. Kajian dari berbagai penelitian menegaskan perlunya pendekatan multidisipliner, mulai dari pendidikan seks sejak dini, perlindungan hukum yang kuat, hingga penguatan peran keluarga dan institusi pendidikan (WHO, 2020; UNICEF, 2021; Kencanadewi & Lovita, 2024; Iksan dkk., 2024; Humaira dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial-budaya yang mempengaruhi terjadinya kekerasan seksual pada anak, dampaknya bagi masyarakat, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial-budaya seperti norma patriarki, budaya diam (culture of silence), dan kurangnya edukasi seksual berperan signifikan dalam meningkatkan risiko kekerasan seksual pada anak. Dampak kekerasan seksual sangat luas, meliputi trauma psikologis, gangguan perkembangan, dan beban sosial-ekonomi bagi masyarakat. Upaya pencegahan yang efektif memerlukan pendekatan multi-sektoral yang melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, dan komunitas. Studi ini merekomendasikan pentingnya integrasi pendidikan anti kekerasan sejak dini, penguatan sistem pelaporan, serta peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual pada anak.
Pelatihan Pengembangan Aplikasi Berbasis Web untuk Penilaian dan Umpan Balik Reflektif bagi Guru Bahasa Inggris di SMA Swasta Kabupaten Gresik Muhaimin Abdullah; Ahmad Munir; Widyastuti; Syafi'ul Anam; Lies Amin Lestari; Ali Mustofa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2248

Abstract

Asesmen dan umpan balik merupakan dua komponen krusial dalam pelaksanaan pendidikan formal yang berperan penting dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, kedua aspek ini seringkali menjadi tantangan bagi pendidik, terutama karena kendala teknis yang menghambat kelancaran proses penilaian dan pemberian umpan balik yang efektif. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi berupa aplikasi sederhana yang dirancang secara khusus untuk mengakomodasi kebutuhan asesmen dan umpan balik dalam pembelajaran. Website dipilih sebagai platform utama dalam pengembangan aplikasi ini karena sifatnya yang ringan, mudah diakses, dan kompatibel dengan berbagai jenis perangkat. Pengembangan aplikasi berbasis web dalam kegiatan ini dilakukan secara terstruktur dan tersistematis melalui tahapan analisis masalah, desain aplikasi, uji coba internal, pelatihan penggunaan sistem, dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 37 guru Bahasa Inggris SMA Swasta se-Kabupaten Gresik. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi yang didesain dan dikembangkan berfungsi secara efektif sebagai alat bantu yang praktis bagi pendidik dalam melaksanakan penilaian serta memberikan umpan balik reflektif secara lebih efisien dan terstruktur. Selain memudahkan guru, aplikasi ini juga dirancang agar peserta didik dapat menerima umpan balik secara langsung dan tepat waktu, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memahami proses serta capaian pembelajaran mereka, sekaligus melakukan perbaikan yang diperlukan. Unsur kebaruan dari solusi yang diinisiasi pada kegiatan ini terletak pada penyatuan proses penilaian dan umpan balik dalam satu laman terpadu yang dapat diakses oleh guru maupun siswa, sehingga menciptakan alur komunikasi yang lebih efisien, transparan, dan terstruktur dalam pembelajaran. Selain itu, aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang intuitif dan penggunaan tools yang bersifat self-explanatory, sehingga memudahkan pengguna untuk mengoperasikan sistem tanpa memerlukan pelatihan teknis yang mendalam. Pendekatan ini memungkinkan implementasi teknologi yang lebih inklusif dan adaptif di lingkungan sekolah.
Pemasaran Digital Bunga Anggrek Untuk Meningkatkan Keberlanjutan Ekonomi Kelompok Wanita Tani Wardimansyah Ridwan; Fitry Purnamasari; Yusnaeni Yusuf
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2254

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dasar kelompok wanita tani dalam budidaya dan pemasaran bunga anggrek melalui pengenalan teknologi sederhana dan literasi digital. Mitra kegiatan adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Sukamaju Orchid di Kelurahan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, yang menghadapi permasalahan dalam keterampilan perbanyakan bibit, penggunaan media tanam yang kurang variatif, serta pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dasar, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada pengenalan teknik kultur jaringan sederhana sebagai perbanyakan tanaman berbasis laboratorium, variasi kombinasi media tanam dari bahan lokal, pelatihan diversifikasi produk berbasis anggrek, serta pengenalan strategi pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar peserta, khususnya dalam memahami proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan dan pentingnya adaptasi terhadap teknologi digital untuk memperluas peluang usaha. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan motivasi, rasa percaya diri, dan kolaborasi di antara anggota kelompok. Secara keseluruhan, program ini menjadi langkah awal menuju transformasi agribisnis perempuan berbasis inovasi teknologi dan pemasaran digital yang berkelanjutan di tingkat lokal.
Strategi Peningkatan Penjualan Jamu Tradisional Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan Berbasis Website pada IRT Naturna Al-Manshurin Deni Tri Laksono; Adi Kurniawan Saputro; Rizka Rahmana Putri; Monika Faswia Fahmi; Rendi Ardiansyah; Rahmat Dhani Wijaya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2257

Abstract

Usaha jamu tradisional memiliki potensi ekonomi yang tinggi, namun sering menghadapi kendala dalam hal manajemen keuangan dan strategi penjualan yang belum terdigitalisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Industri Rumah Tangga (IRT) Naturna Al-Manshurin dalam mengelola keuangan usaha melalui pelatihan manajemen keuangan berbasis web. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu (1) analisis situasi dan kebutuhan mitra, (2) pelatihan manajemen keuangan berbasis web menggunakan aplikasi pencatatan transaksi digital sederhana, dan (3) evaluasi pelatihan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman, kemampuan penerapan, dan dampak pelatihan terhadap peningkatan kapasitas mitra. Hasil rekapitulasi kuesioner menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak yang positif, terutama pada aspek peningkatan kapasitas mitra dalam mengelola usaha. Tiga indikator utama, yaitu poin (13) peningkatan pemahaman tentang pengelolaan keuangan, poin (14) kemampuan mengaplikasikan hasil pelatihan, dan poin (15) manfaat pelatihan bagi pengembangan usaha, memperoleh skor masing-masing sebesar 90%, 80%, dan 95%. Secara keseluruhan, hasil ini memperlihatkan bahwa pelatihan manajemen keuangan berbasis web telah berkontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi IRT Naturna Al-Manshurin.
Edukasi Kurikulum Pendidikan Perubahan Iklim melalui Kegiatan Ekonomi Berwawasan Lingkungan di SMAN 18 Makassar Ahmad Fadhil Imran; Dwi Rezki Hardianto Putra Rustan; Hikmayani Subur; Hafid Sumarwadji; Ahmad Fathir Imran
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2259

Abstract

Fenomena krisis iklim dan perlunya pengintegrasian materi perubahan iklim ke dalam kurikulum sekolah-sekolah secara urgen melandasi kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan, dengan tujuan menghasilkan peserta didik yang kompeten di berbagai bidang setelah mereka terjun ke masyarakat yang lebih luas. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka kegiatan ekonomi berwawasan lingkungan sangat diperlukan dalam rangka mengedukasi tentang penggunaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dengan teknik presentasi beberapa materi terkait ekonomi berwawasan lingkungan selama 2 (dua) hari, kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi, dan untuk memastikan efektifitas pelaksanaannya maka dilakukan evaluasi dalam bentuk instrumen angket yang diberikan kepada pendidik dan peserta didik SMAN 18 Makassar sebagai peserta. Hasil kegiatan pengabdian ini mendapat respons dari peserta dengan nilai rata-rata 88 yang termasuk dalam kategori “baik”. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini berimplikasi langsung pada peserta, baik pendidik maupun peserta didik sebagai generasi yang berhadapan langsung dengan krisis iklim, mereka memperoleh informasi yang memadai agar tetap dapat produktif memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah tantangan krisis iklim.
Penguatan Peran Orangtua Melalui Edukasi Parenting untuk Mendukung Pendidikan Anak di Desa Margaluyu Muthahharah Thahir; Hasti Pramesti Kusnara; Intan Fitri Nur Aeni; Rosiyanti Rosiyanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2276

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran orangtua melalui edukasi parenting dalam mendukung pendidikan anak di Desa Margaluyu. Program ini dirancang untuk menjawab permasalahan rendahnya keterlibatan orangtua dalam mendampingi anak belajar di rumah akibat fokus pada aktivitas ekonomi serta minimnya pemahaman mengenai pola asuh sesuai perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan merefleksikan hasil kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi, dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya keterlibatan orangtua dalam proses pendidikan, menyadari bahwa keberhasilan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah tetapi juga oleh kualitas pengasuhan di rumah, serta mampu merumuskan strategi sederhana untuk mendampingi anak belajar. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kapasitas orangtua dalam mendukung pendidikan anak, dan direkomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan untuk menjaga konsistensi praktik di lingkungan keluarga.
Pembuatan Spot Foto Estetis di Puncak Wulonggere melalui Kolaborasi Mahasiswa USN Kolaka dan Masyarakat Lokal Fetni Fetni; Anggun Belia Mitra; Ayuf Safitri; Fandi Setiawan; Fika Arfah Utami; Ines Kiran Dewi; Mila Anjani; Nofietha Ashari; Nur Indayani; Risma Nicky Devani; Sri Wulandari; Subaidah Subaidah; Vivi Wulandari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2277

Abstract

Desa Wulonggere di Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memiliki potensi wisata alam yang indah namun belum dikelola secara optimal. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) XII Tahun 2025 Universitas Sembilanbelas November Kolaka, mahasiswa berupaya mengembangkan daya tarik wisata Puncak Wulonggere dengan membuat dan memasang spot foto kreatif sebagai sarana penunjang pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana mahasiswa dan masyarakat terlibat langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembuatan spot foto dan pengadaan fasilitas pendukung seperti gazebo mampu meningkatkan daya tarik Puncak Wulonggere, memperkenalkan destinasi melalui media sosial, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Selain berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, program ini juga menjadi sarana pengabdian dan pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam membantu pembangunan desa berbasis potensi lokal.
Model Promosi Kesehatan Partisipatif Untuk Pengendalian Hipertensi, Merokok, dan Kesehatan Reproduksi di Desa Cihanjawar Safrudin Safrudin; Wahyudin Wahyudin; Rosidawati Rosidawati; Ken Tsania Indiradjati; Adisthi Kayla Kani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2278

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan hipertensi, pengendalian perilaku merokok, serta peningkatan kesehatan reproduksi remaja melalui model promosi kesehatan partisipatif di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Metode kegiatan meliputi identifikasi masalah kesehatan melalui survei keluarga, musyawarah masyarakat desa (MMD), dan pelaksanaan intervensi berbasis masyarakat berupa penyuluhan, pelatihan kader, dan kampanye edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan kesehatan sebesar 78%, peningkatan pengetahuan tentang hipertensi (dari 65% menjadi 87%), penurunan kebiasaan merokok (dari 26% menjadi 20%), serta peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (dari 54% menjadi 81%). Kesimpulannya, model promosi kesehatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun perilaku hidup sehat dan memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular.
Pelatihan Pembuatan Ecoprint untuk Anak Usia Dini dalam Mencintai Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Alami di PAUD Cahya Mentari Noor Laila Ramadhani; Nur Intan Rochmawati; Wiwik Pudjaningsih
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2284

Abstract

Anak usia dini merupakan fase kritis dalam pembentukan karakter dan kesadaran terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta lingkungan, kreativitas, keterampilan motorik halus, dan kemampuan sosial anak melalui pembelajaran ecoprint, yakni teknik seni berbasis bahan alam yang edukatif dan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Cahaya Mentari dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melibatkan 15 anak usia 5–6 tahun, melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak aktif berpartisipasi, mampu meningkatkan kreativitas, keterampilan motorik halus, serta kesadaran terhadap alam sekitar. Pembelajaran ecoprint terbukti efektif sebagai media edukatif yang menyenangkan dan kontekstual, serta memiliki potensi untuk direplikasi di PAUD lain dalam rangka penguatan karakter dan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis projek.