cover
Contact Name
Hamdani
Contact Email
hamdani@adi-journal.org
Phone
+6285778834017
Journal Mail Official
adimas@adi-journal.org
Editorial Address
Premier Park 2 Ruko Blok B-11 Jl. Kampung Kelapa PLN Kel. Cikokol Kec. Tangerang, Tangerang, Provinsi Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
ADI Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal (ADIMAS Jurnal)
ISSN : 2774597X     EISSN : 27745988     DOI : https://doi.org/10.34306/adimas
Core Subject : Humanities, Social,
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal (ADIMAS Jurnal) merupakan bagian dari Pandawan Incorporation adalah jurnal ilmiah dengan akses bebas dan terbuka yang diterbitkan oleh ADI (Asosiasi Dosen Indonesia) Publisher serta didukung oleh Alphabet Incubator, dalam rangka memfasilitasi jurnal ilmiah hasil aktivitas akademika terhadap point penilaian tinggi Sertifikasi Dosen bagian pelaksanaan publikasi karya ilmiah, Jabatan Fungsional Dosen bagian penelitian C1 dan tabel publikasi 6a-6c, dan pada Point 5 dan Point 6 SIMLITABMAS di semua bidang sosial, Creativepreneur, serta Pendidikan Sosial dalam menghadapi era digital di Indonesia. ADIMAS menyediakan media untuk menerbitkan artikel ilmiah dari para sarjana dan pakar di seluruh dunia terkait dengan topik Pengabdian Kepada Masyarakat. Semua URL artikel yang diterbitkan akan memiliki Digital Object Indentifier (DOI).
Articles 82 Documents
ANALISIS PENGARUH E-COMMERCE TERHADAP KEBERLANJUTAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA TANGERANG Mungkap Mangapul Siahaan; Rifqa Bila
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1121

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang, telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika pasar tradisional, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak e-commerce terhadap keberlanjutan pasar tradisional dan mengeksplorasi persepsi pedagang terhadap perubahan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang mengombinasikan survei kuantitatif untuk mengukur dampak, serta wawancara kualitatif untuk memahami pengalaman dan persepsi pedagang. Hasilnya menunjukkan bahwa e-commerce menyebabkan penurunan jumlah pelanggan hingga 75% dan volume penjualan hingga 65%, serta menciptakan kesulitan dalam persaingan harga. Namun, pedagang yang mengadopsi teknologi digital menunjukkan peningkatan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun e-commerce menghadirkan tantangan besar, adaptasi teknologi dan dukungan pemerintah dapat mendukung keberlanjutan pasar tradisional di era digital.
Mengintegrasikan Teknologi Blockchain dalam Pendidikan Tinggi: Meningkatkan Transparansi dan Keamanan dalam Kredensial Akademik Sheila Aulia Anjani; Indah Ainun Mutiara
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi pendidikan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital di kalangan generasi muda, dengan fokus pada pengabdian masyarakat dalam bidang sosial dan creativepreneurship. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif pada program program edukasi digital. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital mampu meningkatkan keterlibatan sosial generasi muda serta membangun kemampuan kewirausahaan kreatif yang relevan di era digital. Batasan penelitian ini meliputi keterbatasan sampel yang terfokus pada wilayah tertentu, sehingga hasilnya mungkin kurang representatif untuk wilayah lain. Keaslian penelitian ini terletak pada pendekatan holistik dalam memahami peran teknologi digital dalam pendidikan sosial dan creativepreneurship, serta kontribusi teoritis pada kajian pendidikan sosial di era digital.
Peran Pendidikan Sosial dan Kreativitas Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Era Digital Sri Lestari; Elang Tito Persada
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1127

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, ekonomi, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan sosial yang terintegrasi dengan konsep creativepreneur dalam upaya pemberdayaan masyarakat menghadapi tantangan era digital. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode studi literatur dan wawancara mendalam yang melibatkan pelaku creativepreneur serta peserta program pendidikan sosial berbasis digitalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pendidikan sosial dan kreativitas digital secara signifikan mampu meningkatkan literasi digital, keterampilan kewirausahaan kreatif, serta memperkuat jejaring sosial dan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya integrasi pendidikan sosial dan creativepreneur sebagai strategi pemberdayaan yang berkelanjutan dalam masyarakat digital. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa program pengabdian berbasis pendidikan sosial dan creativepreneur dapat memfasilitasi adaptasi masyarakat terhadap perubahan yang diakibatkan oleh digitalisasi, sekaligus meningkatkan keterampilan dan aksesibilitas masyarakat terhadap teknologi. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan dan lembaga pendidikan dalam merancang program yang responsif terhadap dinamika era digital.
Pemberdayaan Creativepreneur Muda melalui Pelatihan Digital di Era Transformasi Teknologi Hajra Rasmita Ngemba; Anandha Fitriani; Liam O’Connor
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1131

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah membuka peluang baru bagi para creativepreneur muda untuk berinovasi dan mengembangkan bisnis mereka. Namun, banyak dari mereka menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara efektif karena kurangnya keterampilan digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak program pelatihan digital dalam memberdayakan creativepreneur muda di era transformasi teknologi. Dengan menggunakan pendekatan campuran, survei dan wawancara dilakukan terhadap 150 creativepreneur muda yang mengikuti berbagai program pelatihan digital di Indonesia. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis tematik untuk mengeksplorasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kompetensi digital dan pertumbuhan bisnis para peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital secara signifikan meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan alat digital untuk pemasaran, manajemen keuangan, dan keterlibatan pelanggan. Selain itu, ditemukan adanya korelasi positif antara durasi pelatihan dan tingkat kompetensi digital yang dicapai. Meskipun demikian, peserta mengungkapkan perlunya pelatihan yang lebih disesuaikan dengan tantangan industri spesifik. Keterbaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya dalam menjembatani kesenjangan antara transformasi digital dan ekonomi kreatif, khususnya dalam konteks wirausahawan muda di negara berkembang. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan digital yang berkelanjutan dan disesuaikan sebagai faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di kalangan creativepreneur. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi pendekatan pelatihan yang lebih spesifik pada sektor tertentu serta melakukan evaluasi dampak jangka panjang guna semakin memberdayakan wirausahawan muda di lanskap digital yang terus berkembang.
Penguatan Ekonomi Kreatif Lokal melalui Pelatihan Kewirausahaan Digital di Komunitas Masyarakat Sausan Raihana Putri Junaedi; Rojali Rojali
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1132

Abstract

Penguatan ekonomi kreatif lokal adalah strategi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor formal. Pelatihan kewirausahaan digital berperan penting dalam meningkatkan daya saing usaha kreatif lokal yang menghadapi kesulitan dalam memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini menganalisis dampak pelatihan kewirausahaan digital terhadap pemberdayaan ekonomi kreatif lokal, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan daya saing pelaku usaha. Berdasarkan pendekatan kualitatif dan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital secara signifikan meningkatkan kapasitas usaha kreatif, terutama dalam pemasaran digital, manajemen bisnis, dan inovasi produk. Faktor pendukung seperti akses teknologi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan digital juga memainkan peran besar dalam kesuksesan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kewirausahaan digital memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi kreatif lokal dan mendukung keberlanjutan ekonomi. Rekomendasi diberikan untuk memperluas program pelatihan serupa guna memberdayakan lebih banyak pelaku ekonomi kreatif di era digital.
Optimalisasi Pemasaran Digital Adaptif Untuk Mendorong Keberlanjutan E-Commerce di Era Transformasi Digital Muhammad Zaidan; Nouval Trezandy Lapatta; Laura Paige Pasha
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1142

Abstract

Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang pesat menghasilkan peningkatan volume limbah organik yang signifikan, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan limbah organik sebagai sumber daya terbarukan melalui pendekatan program edukasi masyarakat yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif, yang melibatkan survei, wawancara mendalam, dan observasi langsung terhadap komunitas sasaran di wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi masyarakat mengenai pengolahan limbah organik menjadi energi terbarukan, seperti biogas dan kompos, mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menciptakan manfaat ekonomi lokal. Selain itu, program edukasi ini terbukti dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap konsep ekonomi sirkular dan mendorong penerapan teknologi sederhana yang mendukung pemanfaatan energi terbarukan. Studi ini menawarkan inovasi dalam bentuk model edukasi yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan ekonomi melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan limbah organik. Kontribusi penelitian ini mencakup pengembangan model edukasi yang holistik dan dapat direplikasi dalam konteks yang lebih luas, mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) terkait energi bersih dan produksi berkelanjutan.
Natural Resource Management for Communities through a Seminar on Digital-Based Waste Utilization Kursih Sulastriningsih; Kenny Ilyas; Eka Dawn Avery
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1143

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan menjadi tantangan global, terutama dalam menghadapi meningkatnya volume sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak seminar berbasis teknologi digital dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi seminar, wawancara mendalam dengan peserta, dan kuesioner untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan dan kesadaran sebelum dan sesudah seminar. Seminar ini memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana edukasi untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seminar berbasis digital secara signifikan meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengelolaan sampah serta mendorong perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan. Partisipan menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih efektif. Namun, kendala seperti keterbatasan akses terhadap teknologi digital di beberapa komunitas masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulannya, seminar berbasis teknologi digital memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan melalui peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Rekomendasi yang diberikan adalah memperluas akses teknologi dan meningkatkan frekuensi seminar melalui kolaborasi lintas sektor agar dampak positif dapat dirasakan lebih luas oleh berbagai lapisan masyarakat.
Mengintegrasikan Teknologi Blockchain dalam Pendidikan Tinggi: Meningkatkan Transparansi dan Keamanan dalam Kredensial Akademik Ira Geraldina; Sondang Visiana Sihotang
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1148

Abstract

Pemalsuan kredensial} dan proses verifikasi yang lambat menjadi tantangan utama dalam pendidikan tinggi, yang mempengaruhi kepercayaan terhadap integritas kredensial akademik. Teknologi blockchain, dengan sistem buku besar terdesentralisasi dan aman, menawarkan solusi untuk masalah ini dengan kemampuan untuk menciptakan catatan yang tidak dapat diubah dan transparan, mempercepat verifikasi, serta memberikan kontrol lebih besar kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknologi blockchain dalam pengelolaan kredensial akademik di pendidikan tinggi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam sistem pendidikan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur, berfokus pada tantangan dan potensi penerapan blockchain pada institusi pendidikan tinggi serta dampaknya terhadap mahasiswa, pemberi kerja, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi blockchain meningkatkan transparansi dan keamanan kredensial, mempermudah verifikasi, dan mempercepat proses penerbitan, meskipun terdapat tantangan teknis dan regulasi yang dapat diatasi dengan pengembangan infrastruktur dan kerjasama lintas sektor. Penelitian ini mendukung penelitian lebih lanjut tentang blockchain dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan efisien, serta memberikan wawasan dan rekomendasi untuk implementasi teknologi ini dalam meningkatkan kepercayaan terhadap kredensial akademik.
Implementasi Creativepreneurship Berbasis Multidisiplin dalam Pengabdian Masyarakat untuk Peningkatan Kesejahteraan Sosial Novena Ulita; Ora Plane Maria Daeli; Ahmed Khan
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1149

Abstract

Creativepreneurship telah berkembang menjadi pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui pengembangan inovasi produk dan jasa berbasis kreativitas. Namun, penerapan konsep ini masih membutuhkan pendekatan multidisiplin untuk lebih efektif dalam pengabdian masyarakat, terutama dalam konteks pemberdayaan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana creativepreneurship berbasis multidisiplin dapat diterapkan dalam program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data berbasis SmartPLS, yang memungkinkan analisis terhadap hubungan antar variabel dalam model yang telah dirancang. Data dikumpulkan dari 100 responden, yang terdiri dari pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat di wilayah yang menjadi fokus pengabdian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan multidisiplin secara signifikan meningkatkan efektivitas program creativepreneurship dalam memberikan dampak positif pada kesejahteraan sosial, dengan hasil T-statistik yang signifikan pada hubungan antar variabel utama. Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dalam pengabdian masyarakat tidak hanya meningkatkan kemampuan wirausaha kreatif, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pembangunan sosial. Kesimpulannya, penerapan creativepreneurship berbasis multidisiplin melalui program pengabdian masyarakat memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan sosial secara holistik, dan penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperdalam aspek-aspek praktis dalam konteks yang lebih luas.
Building Entrepreneurial Capabilities through Co-Creation Multiformat Branding and Omnichannel Marketing Denny Rakhmad Widi Ashari; Sawal Sartono; Bondan Subagyo; Gautama Sastra Waskita; Eko Santoso
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v6i2.1480

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) face increasing challenges in improving their competitiveness in the digital economy, particularly in marketing communication, brand consistency, and digital platform utilization. This community engagement program aimed to strengthen MSMEs’ entrepreneurial and digital marketing capabilities through training in copywriting, multi-format content branding, and omnichannel marketing strategies. The program was conducted at the Integrated Business Service Center (PLUT) of Tulungagung Regency and involved 30 MSMEs supported by Bank Negara Indonesia (BNI) and PLUT from the culinary, coffee, creative industry, service, and retail sectors. The methods included needs assessment, training based on the AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), PAS (Problem, Agitate, Solution), dan FAB (Features, Advantages, Benefits). Data were collected through participant observation, documentation, participant-generated outputs, and feedback. The results demonstrated improved understanding of brand identity, persuasive communication, and omnichannel marketing. Participants successfully developed promotional content, marketplace product descriptions, and practical branding plans that could be directly implemented in their businesses. The program effectively enhanced MSMEs’ digital readiness, entrepreneurial capacity, and long term competitiveness in the digital economy