cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ipi@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Universitas Pancasakti Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Integral : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26548720     DOI : https://doi.org/10.24905/jppm
Core Subject : Education,
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) is a periodical journal conducted by a team of mathematic education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti Tegal. Integral consisting of several writings about the results of research and book review. Integral seeks to accommodate researchers, lecturers and students in the field of Mathematic Education to publish scientific work regularly every two times a year. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Integral (Jurnal Pendidikan Matematika) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will be rejected by editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format. In the following year of publication (2018), Jurnal Pendidikan Matematika is going to publish journals twice in two terms: Mei and November Please submit your manuscript.
Articles 105 Documents
EKSPERIMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Nur Safitri, Devy Ayu; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ahmadi
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v1i2.32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Adanya perbedaan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran Heuristik Vee dengan strategi pembelajaran ekspositori. 2) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran Heuristik Vee lebih baik dengan strategi pembelajaran ekspositori ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis tinggi. 3) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran Heuristik Vee lebih baik dengan strategi pembelajaran ekspositori ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis rendah.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII semester II SMP Negeri 2 Suradadi tahun pelajaran 2017/2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, angket, observasi, dan tes. Analisis data yang digunakan dengan menetapkan taraf signifikansi 5% adalah uji anava dua arah, uji t satu pihak kanan, dan uji t satu pihak kiri, yang sebelumnya telah dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi Heuristik Vee lebih baik dibandingkan dengan strategi pembelajaran ekspositori.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Nur Aizah, Ratri; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Shaefur Rokhman, Mohammad
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.33

Abstract

Prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang sebagian masih ada yang belum mencapai nilai KKM. Berkaitan hal ini perlu adanya variasi dalam pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik untuk lebih aktif. Upaya yang dapat digunakan adalah penerapan model pembelajaran Example Non Example. Kemudian untuk membantu peserta didik dalam memahami materi, model pembelajaran dibantu berupa media papan cacah gori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) adanya perbedaan antara prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Example Non Exampleberbantuan media papan cacah gori dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori ditinjau dari aktivitas belajar, (2) apakah prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Example Non Exampleberbantuan media papan cacah gori lebih baik daripada prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori ditinjau dari aktivitas belajar tinggi, (3) apakah prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Example Non Exampleberbantuan media papan cacah gori tidak lebih baik daripada prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori ditinjau dari aktivitas belajar rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri atas 300 peserta didik. Sampel terdiri dari 190 peserta didik, dimana teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas sebagai kelas eksperimen, dua kelas sebagai kelas kontrol, dan satu kelas sebagai kelas uji coba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dan uji t pihak kanan dan kiridengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) ada perbedaan prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran example non example berbantuan media papan cacah gori dengan model ekspositori ditinjau dari aktivitas, (2)prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran example non exampleberbantuan media papan cacah gorilebih baik daripada yang diajar menggunakan model ekspositori ditinjau dari aktivitas tinggi, (3) prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran example non exampleberbantuan media papan cacah gori lebih baik daripada yang diajar menggunakan model ekspositori ditinjau dari aktivitas rendah.
Keefektifan Model Pembelajaran Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Pada Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Fitriani, Latfiya; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran dengan model Ekspositori.Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling siswa kelas VIII Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas sebagai kelas eksperimen, dan dua kelas sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes prestasi dan telah teruji validitas dan reliebilitas pada taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data menggunakan anava dua arah dan uji t pihak kanan yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat hipotesis terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat perbedaan model Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran dengan model ekspositori terhadap prestasi belajar matematika sehingga didapat prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dengan proses pembelajarannya menggunakan model Example Non Example dengan menggunakan CD pembelajaranlebih efektif daripada yang menggunakanmodel ekspositori dan prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dengan proses pembelajarannya menggunakan model ekspositori lebih efektif daripada yang menggunakan Example Non Example dengan menggunakan CD pembelajaran
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Maziyati, Uly; Ponoharjo, Ponoharjo; Paridjo, Paridjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada perbedaan keaktifan antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Ada perbedaan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 4) Model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X semester II SMK NU 01 Dukuhturi Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 121Siswa. Dari populasi diambil sampel yang berjumlah 62 Siswa dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan tes. Analisis data menggunakan uji t satu pihak kanan, MANOVAdan uji 2 – Hotelling.sebagai prasyarat analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Liliefors dan populasi memiliki variansi yang homogen menggunakan uji Bartlet. Hasil penelitian diperoleh thitung = 2,031>1,70 sehingga hipotesis 1 H0 ditolak. thitung = 4,318 > 1,70 sehingga hipotesis 2 H0 ditolak. = 0,737 < 0,852 sehingga hipotesis 3 H0 ditolak, = 7,188 > 6,413 sehingga hipotesis 4 H0 ditolak. Hasil penelitian yang dilakukan pada Siswa kelas X semester II pokok bahasan Program Linear SMK NU 01 Dukuhturi Tahun Pelajaran 2016/2017 menyatakan bahwa : 1) Ada perbedaan keaktifan antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Ada perbedaan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 4) Model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIKA Alghufron, Ibnu Rizal; Paridjo, Paridjo; Rokhman, Moh. Saefur
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) prestasi belajar matematika yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik daripada yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori, (2) kemampuan berfikir kreatif matematika yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik daripada yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori, (3) ada perbedaan prestasi belajar dan kemampuan berfikir kreatif matematika yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori (4) ada pengarauh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap prestasi belajar dan kemampuan berfikir kreatif matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII semester II SMP Negeri 1 Kedungbanteng Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 5 kelas yaitu dua kelas sebagai kelas eksperimen, dua kelas sebagai kelas kontrol, dan satu kelas sebagai kelas uji coba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes yang telah teruji validitas dan reliabilitas pada taraf signifikansi 5%. Analisis data menggunakan uji t satu pihak kanan, manova, dan Uji -Hotelling. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik daripada peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori, (2) kemampuan berfikir kreatif matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik daripada peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori, (3) ada perbedaan prestasi belajar dan kemampuan berfikir kreatif matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaan Reciprocal Teaching dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran ekspositori, (4) ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap prestasi belajar dan kemampuan berfikir kreatif matematika peserta didik kelas VIII semester II SMP Negeri 1 Kedungbanteng tahun pelajaran 2016/2017
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORRAY TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Fatkhurozi, Fatkhurozi; Suwandono, Suwandono; Paridjo, Paridjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.37

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuktikan: (1) Keaktifan belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray lebih baik daripada menggunakan model ekspositori, (2) Prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray lebih baik daripada menggunakan model ekspositori, (3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray dengan yang menggunakan model ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA di SMA Negeri 3 Brebes Kabupaten Brebes dengan jumlah populasi 210 peserta didik dari enam kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah (1) uji t pihak kanan pada hipotesis 1 dan 2, (3) uji manova one-way pada hipotesis 3. Dimana sebelumnya data berdistribusi normal dan homogen.Hasil penelitian pada peserta didik kelas X SMA Negeri 3 Brebes dapat disimpulkan : (1) Keaktifan belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray lebih baik daripada menggunakan model ekspositori, (2) Prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray lebih baik daripada menggunakan model ekspositori, (3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Course Review Horray dengan yang menggunakan model ekspositori.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Bawazir, Mahbub; Suwandono; Rokhman, Moh. Shaefur
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.38

Abstract

Penelitian pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Kramat bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar model pembelajaran snowball throwing yang nilainya diatas 60 melampaui 75%, 2) Ada perbedaan motivasi belajar dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar model pembelajaran Snowball Throwing dengan model pembelajaran konvensional, 3) Motivasi belajar dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar model pembelajaran Snowball Throwing lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Kelas VII semester II SMP Negeri 1 Kramat Kabupaten Tegal 2016/2017 yang terdiri atas 326 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling yang terdiri atas 181 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah (1) uji proporsi pada hipotesis 1, (2) uji manova one-way pada hipotesis 2, (3) uji 2 – Hotelling pada hipotesis 3. Dimana sebelumnya data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian ini diperoleh: 1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar model pembelajaran snowball throwing yang nilainya diatas 60 melampaui 75%, 2) Ada perbedaan motivasi belajar dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar model pembelajaran Snowball Throwing dengan model pembelajaran konvensional, 3) Motivasi belajar dan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing lebih baik daripada model konvensional.
Keefektifan Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Pembelajaran Terhadap Keaktifan Dan Prestasi Belajar Matematika Zahro, Riski Rikhatuz; Isnani; Sina, Ibnu
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.39

Abstract

Penelitian pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Adiwerna bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) Prestasi belajar yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran mencapai target, (2) Keaktifan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran lebih baik daripada menggunakan model Konvensional, (3) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran lebih baik daripada menggunakan model Konvensional, (4) Ada perbedaan Keaktifan dan Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran dengan model Konvensional, dan (5) Keaktifan dan Prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran lebih baik daripada menggunakan model Konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Adiwerna. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 5 kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen yang digunakan adalah pengamatan dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji proporsi satu pihak kanan, Uji-t satu pihak kanan, Analisis varian multivariate satu arah, dan uji 2-Hotelling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Prestasi belajar matematika peserta mencapai target, (2) Keaktifan belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik daripada menggunakan model konvensional, (3) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik daripada menggunakan model konvensional, (4) Ada perbedaan Keaktifan dan Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional, dan (5) Keaktifan dan Prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran lebih baik daripada menggunakan model Konvensional.
Keefektifan Coorperative Learning Tipe Student Team Achievement Division Dengan Quipper School Terhadap Aktivitas Belajar Arin Ayu, Martanda; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i2.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division Dengan Penugasan Menggunakan Quipper School lebih baik dari model pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Taman Tahun Ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas sebagai kelas eksperimen, dua kelas sebagai kelas kontrol, dan satu kelas sebagai kelas uji coba. Teknik analisis data menggunakan uji one way manova dan uji t pihak kanan yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division Dengan Penugasan Menggunakan Quipper School lebih baik dari model pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika.
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Posing Dengan Pendekatan Deduktif Terhadap Aktivitas Dan Prestasi Belajar Matematika Trimulyani, Laeli; Isnani; M. Shaefur Rokhman
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) prestasi belajar matematika peserta didik model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif telah mencapai target, 2) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap aktivitas belajar matematika 3) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika 4) ada perbedaan aktivitas dan prestasi belajar matematika antara peserta didik menggunakan model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif dengan pembelajaran konvensional, 5) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika.Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI semester II SMA Negeri 1 Balapulang Kabupaten TegalTahun Pelajaran 2016/2017 terdiri atas 9 kelas sebanyak 257peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknikCluster Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 4 dan XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPS 2 dan XI IPS 5 sebagai kelas kontrol.Metode pengumpulan data menggunkan teknik dokumentasi, tes, dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Instrumen telah teruji validitas dan reabilitas pada taraf signifikan 5%. Analisis data menggunakan uji proporsi satu pihak kanan, uji t satu pihak kanan, uji analisis varians multivariat satu arah dan -Hotteling.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) prestasi belajar matematika peserta didik dengan model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif telah mencapai target, 2) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap aktivitas belajar matematika, 3) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika, 4) ada perbedaan aktivitas dan prestasi belajar matematika antara peserta didik menggunakan model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif dengan pembelajaran konvensional, 5) model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan Deduktif lebih baik daripada pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika.

Page 3 of 11 | Total Record : 105