cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
prajajurnal@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No.11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 27970469     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 ini diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, Community of Research Laboratory Surabaya, Indonesia sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Administrasi Publik; Manajemen Publik; Pelayanan Publik; Kebijakan Publik; Governance; Local Government; Lembaga Internasional; dan Pembangunan. Redaksi PRAJA observer sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang administrasi publik.
Articles 437 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN ADMINISTRASI BERBASIS APLIKASI BERKAS MLAKU DEWE (BMW) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO Lailatul Nur Firdaus; Arief Darmawan; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan Implementasi kebijakan pada aplikasi BMW (Berkas Mlaku Dewe) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Dalam proses pelayanan yang terjadi di Kecamatan Sukodono yang muncul karenan keluhan masyarakat tentang pelayanan administrasi yang dinilai kurang efektif dan efisien dikarenakan memerlukan waktu lama dan banyak tenaga yang dikeluarkan karena harus bolak-balik ke Kantor Kecamatan. Selanjutnya untuk melihat implementasi kebijakan proses pelayanan BMW (Berkas Mlaku Dhewe) di Kantor Kecamatan Sukodono digunakan analisis yang sesuai dengan teori yang digunakan oleh peneliti yaitu Implementasi Kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn (1975). BMW (Berkas Mlaku Dhewe) merupakan aplikasi yang menghubungkan pemerintahan desa dan kecamatan untuk menyederhanakan, memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, aplikasi BMW merupakan aplikasi berbasis web yang bisa diakses melalui intranet maupun internet. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif. Fokus penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Aplikasi Berkas Mlaku Dewe (BMW) di Kecamatan Sukodono. Data yang digunakan adalah kata-kata dengan metode wawancara terhadap informan dengan cara bertatap muka, dan sumber tertulis melalui dokumen. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer sumber data sekunder. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive. Data yang telah didapatkan kemudian dicek keabsahannya kemudian disajikan dan dianalisis dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah masyarakat telah puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kecamatan Sukodono, terbukti dengan tidak adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, pelaksanaan pelayanan di Kecamatan Sukodono karena telah memenuhi komponen-komponen yang meliputi waktu penyelesaian proses layanan menjadi semakin cepat, kemudahan dalam mengakses pelayanan melalui kebebasan memilih waktu oleh pemohon sebagai wujud dari keadilan pelayanan dalam melayani seluruh lapisan masyarakat dan proses kerja yang efektif karena telah memenuhi sasaran masalah yang terjadi.
PENGARUH PENERAPAN LAYANAN E-HEALTH TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS GUNUNG ANYAR KOTA SURABAYA: ADMINISTRAS PUBLIK Fanesa Nahdlatul Ulvia; Arif Darmawan; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia untuk bidang kesehatan kini sedang gencar menerapkan penggunaan teknologi dan sistem informasi rumah sakit seluruh yang ada di Indonesia. Penerapan teknologi berbasis informasi ini namakan elektronik Kesehatan (e-health). Puskesmas Gunung Anyar menerapkan e-health. Dengan e-health ini pasien yang berobat tidak perlu lagi datang ke puskesmas untuk antri mendaftar, sehingga tidak antridan juga bisa daftar dari rumah dan tidak perlu mengambil nomor antrian di puskesmas. Tujuan penelitian ini untuk menegetahui bagaimana pengaruh penerapan layanan E-Health terhadap kepuasan masyarakat di Puskesmas Gunung Anyar Kota Surabaya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode asosiatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian atau hasil penelitian melalui data atau sampel, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuisioner (angket). Berdasarkan penelitian mengenai “Pengaruh Penerapan Layanan E-Health Terhadap Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Gunung Anyar Kota Surabaya” yang telah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan dari hasil uji linier sederhana atau uji T sebesar 11,818 > T tabel 1,998 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Penerapan Layanan E-Health (X) memiliki pengaruh yang nyata terhadap Kepuasan Masyarakat (Y). Berdasarkan uji koefisien korelasi (R) dengan jumlah 0,834 dan koefisien determinasi (R Square) 0,696. Jadi, berdasarkan nilai tersebut terdapat pengaruh antara Penerapan Layanan E-Health (X) terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) dengan jumlah 0,691.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KLAMPID NEW GENERATION (KNG) PADA PROGRAM KALIMASADA DI KELURAHAN DUKUH PAKIS KECAMATAN DUKUH PAKIS Khofifah Andhiatama Ramadhani; Ghulam Ilman Maulana,
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magang bisa diartikan sebagai praktik kerja di perusahaan atau institusi yang relevan dengan bidang studi mahasiswa. Selain itu, magang juga dapat memberikan pengalaman berharga dan memperluas jaringan relasi bagi mahasiswa yang akan berguna di masa depan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan magang ini dengan sebaik-baiknya untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman mereka dalam dunia kerja. Program magang dijadwalkan berlangsung antara Februari hingga Juni 2023, terletak di kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh Pakis kota Surabaya. Tujuan utamanya adalah untuk membantu pemerintah kota Surabaya dalam mengatasi berbagai tantangan, termasuk akses yang tidak memadai ke layanan administrasi publik, dokumentasi populasi masyarakat yang tidak memadai, kesadaran yang terbatas mengenai pemanfaatan layanan digital, dan kelangkaan sumber daya manusia. Tujuan utama dari magang ini adalah untuk menerapkan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama perkuliahan dan berkontribusi pada implementasi inisiatif layanan digital pemerintah Surabaya, yang dikenal sebagai Klampid New Generation (KNG). Metode pelaksanaan praktik kerja lapangan meliputi persiapan dan pembekalan praktik kerja lapangan, pengenalan kepada pihak terkait, pelayanan kepada masyarakat, wawancara dan pengamatan, pencatatan data, serta dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terungkap bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan pelayanan administrasi kependudukan berhasil menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan inovasi pelayanan yang diadakan oleh pemerintah. Inovasi ini telah diterima dengan baik oleh masyarakat karena menyederhanakan proses administrasi kependudukan, dan upaya terus dilakukan untuk meningkatkan fungsinya. Sosialisasi inovasi ini telah memberikan dampak positif dengan meningkatkan keakraban masyarakat dengan kemajuan digital dan menanamkan kepercayaan diri dalam memanfaatkan inovasi layanan yang tersedia. Selain itu, individu dapat dengan mudah dan cepat mengajukan permohonan administrasi kependudukan secara online melalui RT KALIMASADA, melakukan pengajuan secara mandiri, ataupun pengajuan di kantor kelurahan Dukuh Pakis.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA SETIGI DALAM PENINGKATAN POTENSI EKONOMI DESA SEKAPUK KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK JAWA TIMUR Salwa Marsa Nafillah Sultoni; Radjikan Radjikan; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Setigi ini adalah potensi yang dimiliki oleh Desa Sekapuk yang bermula dari bekas penambangan kapur PT Polowijo Gosari yang sudah tidak digunakan lagi kemudian dijadikan tempat pembuangan sampah masyarakat Desa Sekapuk dari tahun 2003-2017. Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat Desa Sekapuk menfaatkannya menjadi tempat wisata unggulan Desa Sekapuk. Dengan berdirinya Wisata Setigi ini diperlukan strategi dalam upaya pengembangan dan pembangunan berkelanjutan untuk menjadikan Wisata Setigi menjadi lebih baik lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan secara mendalam tentang strategi pengembangan Wisata Setigi, 2) Mendeskripsikan secara mendalam faktor penghambat dan pendukung secara langsung di lapangan tentang pengembangan Wisata Setigi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, kemudian dihasilkan berupa data deskriptif. Data deskriptif yaitu kata-kata tertulis maupun lisan yang telah diamati, selanjutnya diambil menjadi satu kesimpulan makna atas isu yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam strategi pengembangan Wisata Setigi dalam peningkatan potensi ekonomi desa ini menggunakan analisis SWOT untuk memperoleh strategi yang dapat digunakan yaitu: a) Kebijakan pembangunan yang dilakukan berfokus pada satu titik agar lebih maksimal dan terlihat hasilnya. Pengembangan dan perbaikan yang dilakukan di Wisata Setigi bukan semata-mata untuk kemajuan dan keuntungan masyarakat maupun pemerintah setempat, b) Kebijakan dalam pelestarian dan pengendalian Wisata Setigi dengan program yang bisa dilakukan yaitu dengan menarik investor luar dalam meningkatkan sarana dan prasarana dengan menanamkan modal di Wisata Setigi, c) Kebijakan yang mewujudkan kualitas SDM yang inovatif, kreatif, professional, dan mampu bersaing.
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BEKASI Putri Liana Lutfia; Endang Indartuti; Indah Murti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kualitas pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi berdasarkan Paradigma New Publik Service. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, kedua data tersebut digunakan untuk pengumpulan data penelitian. Data primer diperoleh langsung dari sumbernya, diamati, dan dicatat untuk pertama kalinya sedangkan data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber yang sudah ada, kemudian dianalisis dalam beberapa tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi belum sepenuhnya dapat dikatakan baik, untuk indikator yang sudah dapat dikatakan baik seperti Reability (kehandalan), Responsiviness (ketanggapan), dan Assurance (Jaminan) sangat perlu dipertahankan atau lebih ditingkatkan lagi mutu pelayanannya. Tetapi selain 2 indikator tersebut yaitu Tangible (Bukti Fisik) dan Emphaty (Empati) masih perlu diperhatikan dan diperbaiki agar sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi juga telah menerapkan prinsip-prinsip New Public Service serta indikator-indikator yang sesuai untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Dalam proses pelayanan masyarakat sangat puas karena segala keluhan dan permasalahan dapat ditangani dengan baik dan cepat tanggap. Secara Keseluruhan bahwa pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi diatas rata-rata dan sudah dapat dikatakan baik.
PELAYANAN PRIMA PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN MELALUI PROGRAM SAKERA MESEM DAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SAMPANG: (Studi di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur) Tri Dewi Kartini; Rachmawati Novaria; Indah Indah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sampang merupakan salah satu instansi pemerintahan di Kabupaten Sampang. Dispendukcapil Kabupaten Sampang merupakan instansi pemerintah yang berfungsi untuk melayani masyarakat di bidang pelayanan publik, Dispendukcapil Kabupaten Sampang di tuntut untuk dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan merata kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sampang. Dispendukcapil Kabupaten Sampang sebagai pemerintah daerah yang menangani proses administrasi kependudukan khususnya pembuatan akta kelahiran. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan akta kelahiran dan jarak antara kecamatan dengan kantor Dispendukcapil menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan. Dengan program Sakera Mesem Dispendukcapil dapat meningkatkan pelayanan prima dalam pembuatan akta kelahiran di Kabupaten Sampang. Penelitian  ini  menggunakan  jenis  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif. Peneliti ingin meneliti bagaimana pelayanan dalam pembuatan Akta Kelahiran melalui Program Sakera dan ingin melihat kepuasan masyarakat sampang dengan menggunakan teori pelayanan prima yaitu Kemampuan (Ability), Sikap (Attitude), Penampilan (Appearance), Perhatian (attention), Tanggung jawab (accountability).
EVALUASI KEBIJAKAN PUBLIK TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI TAMAN PINANG INDAH SIDOARJO Rosantika Rosantika; Supri Hartono; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di kawasan taman pinang indah sidoarjo. pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan di Taman Pinang Indah Sidoarjo. adapun teknik pengambilan data ini diperoleh dengan cara observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh ialah penerapan kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di taman pinang indah sidoarjo masih belum efektif dan efisien. Masih terdapat kekurangan yaitu belum adanya program pemberdayaan yang diberikan kepada PKL. Walaupun dalam upaya penataan sudah cukup baik, sehingga dapat mengatasi permasalahan kemacetan di kawasan tersebut.
INOVASI “PAK MAWARDI” DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATANAN SIPIL KOTA MOJOKERTO Aida Nur Amalia; Achluddin Ibnu Rochim; Dida Rahmadanik
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akta kematian merupakan dokumen kependudukan dalam pembuktian administrasi bahwa seseorang telah dinyatakan meninggal dunia. Akta kematian amatlah penting baik bagi masyarakat maupun pemerintah karena kepunyaan akta kematian dapat dimanfaatkan untuk pengurusan warisan, dana pensiun, asuransi, maupun untuk syarat melakukan pernikahan kembali apabila janda/duda. Sedangkan untuk pemerintah akta dibutuhkan untuk keperluan data statistik. Rendahnya kesadaran masyarakat serta masyarakat yang masih enggan mengurus akta kematian untuk keluarganya yang telah meninggal mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mojokerto meluncurkan inovasi pengurusan akta kematian yakni Pak Mawardi atau “Pengurusan Akta Kematian Melalui Layanan Whatsapp Gratis Langsung Jadi”. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan pelaksanaan inovasi Pak Mawardi dalam meningkatkan kualitas pelayanan akta kematian berdasarkan teori inovasi milik Everett M. Rogers dengan lima indikator di dalamnya yaitu Keuntungan Relatif, Kesesuaian, Kerumitan, Kemungkinan dicoba, dan Kemudahan diamati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini ialah dengan inovasi Pak Mawardi memudahkan masyarakat dalam pengurusan akta kematian. Masyarakat dapat menghemat waktu, biaya, serta tenaga dalam pengurusan akta kematian. Inovasi Pak Mawardi juga telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat terkait akta kematian.
EVALUASI PROGAM E-KLAMPID DALAM MENINGKATKAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA SURABAYA Rikza Mega; Endang Indartuti; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi kependudukan merupakan rangkaian atau penertiban terkait dokumen penting tentang identitas kependudukan yang ditanangani oleh Dinaskependudukan pengurusan administrasi kependudukan terkesan sangat kompleks di setiap prosessnya dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang efektif dan efisien maka dilakukannya sebuah inovasi terkait pengurusan administrasi kepenudukan  yaitu E-KLAMPID. E-KLAMPID merupkan program pemerintah dalam menangani pengurusan administrasi kependudukan secara digital dan memberikan sebuah efektifitas dan efisiensi dalam proses pengurusannya adanya sebuah kebijakan baru memberikan harapan baru untuk dapat memecahkan masalah sebelumnya. Evaluasi suatu kebijakan sangat pentimg dilakukan agar dapat mengetahui seberapa jauh kebijakan ini berhasil dan mencapi tujuannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori evaluasi keberhasilan kebijakan menurut William Dunn (2003) metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan program E-KLAMPID dapat dikatakan baik karena tetapi ada satu indikator yang masih cukup dikarenakan kurang meratanya sosialisasi pada kaum milenial terkait pengurusan administrasi kependudukan dan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA WATESWINANGUN KECAMATAN SAMBENG KABUPATEN LAMONGAN Ahmad Adhi Suprayitno; Yusuf Hariyoko; M. Kendry Widiyanto
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pengelolaan Dana Desa di desa wateswinangun. Salah satu desa di Jawa Timur yang telah menerapkan Siskeudes dan sistem berbasis Website yaitu Desa Wateswinangun dengan tujuan agar dapat lebih mudah dalam proses peneglolaan dana desa terkhusus untuk pemberdayaan masyarakat. Desa Wateswinangun telah menjalankan proses perencanaan, pengelolaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dalam mengelola keuangan desa dengan melibatkan lembaga BPD serta perwakilan tiap kelompok masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti ingin memecahkan masalah dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan objek peneliti pada sekarang berdasarkan fakta- fakta yang ada dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata dan Bahasa yang diperoleh dari observasi, wawancara serta dokumen. Hasilnya adalah (1) Pemerintah desa dalam proses perencanaan membuat rancangan terlebih dahulu baru kemudian dimusyawarahkan bersama masyarakat (2) Pengelolaan dana desa saat ini diketahui berfikus pada program prioritas sebagaimana visi dari pemerintahan Jokowi, (3) Penatausahaan dilakukan oleh pemerintah desa dengan mencatat segala keuangan baik pemasukan maupun pengeluaran, (4) Pelaporan dilakukan secara rutin untuk pemerintah daerah, hal ini dilakukan juga melalui Siskeudes dan lebih sering sjjecara manual dan (5) Pertanggungjawaban dilakukan secara terbuka mengundang masyarakat perwakilan untuk disampiakn pertanggungjawaban kinerja pemeirntah desa selama satu periode diseratai dengan bukti pendukung.