cover
Contact Name
Mhd Subhan
Contact Email
mhd.subhan@uin-suska.ac.id
Phone
+62811751650
Journal Mail Official
mhd.subhan@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. H.R. Soebrantas Km. 15 No. 155 Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru - Riau 28293, PO. BOX 1004,
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JETE
ISSN : 27459896     EISSN : 27459888     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal of Education and Teaching (JETE) (ISSN Online: 2745-9888 ; ISSN Print: 2745-9896 ) published by the Faculty of Education and Teaching Sultan Syarif Kasim Riau State Islamic University in collaboration with the Indonesian Teachers Association (PGRI) is a multidisciplinary research journal of education research and teaching in the form of scientific work and conceptual thinking or concepts that have been achieved in the field of educational research and development that handles and manages various potentials, obstacles, challenges and problems in education and teaching at the primary, secondary and tertiary education levels. Specifically for this journal, the articles it publishes are the result of research and development on education and teaching, classroom action research and research in general. This journal is published two times a year in Juli and September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 113 Documents
HADIST TENTANG FITRAH DAN IMPLIKASINYA DALAM PERKEMBANGAN MANUSIA Asriana, Asriana yana
Journal of Education and Teaching Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i1.12204

Abstract

AbstracFitrah is something a person from birth. But the reality of nature can not be terned as a potential. Therefore, to grow requires coaching and guidance for that potential to form. The potential of a person  sometimes also come from a gene and also coaching and guidance. The purpose of establishing the nature of this potential turns in order to form consistent with the educational goals of Islam according to the Koran Alhadits. That goal can be realized with the efforts of directing, guiding and directing children separately develop the potential of the natural innate, ie nature. In order to be implied as well as possible within the guidelines of the Qur’an and Hadits.Keywords: Fitrah, Education, Potential, Character AbstrakFitrah adalah sesuatu yang dibawa seseorang dari sejak lahir. Namun kenyataannya fitrah tidak dapat disebut sebagai potensi. Oleh karena itu, untuk menumbuhkannya memerlukan pembinaan dan  bimbingan supaya potensinya terbentuk. Potensi yang dimiliki seseorang terkadang pula berasal dari gen dan juga pembinaan dan bimbingan. Pembahasan tentang fitrah dalam kehidupan modern saat ini menjadi ranahnya psikologi dan pendidikan.Tujuan pembentukan fitrah supaya terbentuk potensi ini ternyata sejalan dengan tujuan pendidikan Islam menurut Al Qur an dan Al Hadits. Tujuan itu dapat diwujudkan dengan upaya mengarahkan, membimbing, dan membina anak untuk menumbuh kembangkan potensi-potensi alamiah bawaan sejak lahir, yaitu fitrah. Agar dapat diimplikasikan dengan sebaik-baiknya sesuai pedoman Al Qur’an dan Al Hadits dan menjadi karakternya. Kata Kunci: Fitrah Manusia dan Perekembangan manusia  
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH PASCA PANDEMI DI MTSN 36 JAKARTA Yulia, Shanaz
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v4i2.24624

Abstract

Beberapa waktu lalu Indonesia terkena wabah Covid-19 yang menyebabkan adanya perubahan pada sistem pembelajaran yang semula dilaksanakan secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh secara online. Namun seiring berjalannya waktu, pembelajaran kembali dilaksanakan secara offline di sekolah. Motivasi belajar siswa pada pasca pandemi Covid-19 perlu dibangun kembali agar siswa memiliki semangat dalam proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan kendala yang dialami guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pambelajaran Fiqih pasca pandemi serta mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Fiqih pasca pandemi di MTsN 36 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kendala yang dialami guru fiqih adalah kondisi siswa yang masih terbawa suasana pembelajaran online, siswa masih susah untuk belajar secara disiplin, dan siswa terbiasa menggunakan handphone bukan hanya digunakan untuk belajar tetapi juga membuka sosial media dan bermain game online. Guru Fiqih menjalankan beberapa peranannya dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pasca pandemi yakni guru memberikan motivasi belajar kepada siswa dengan menguraikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Selain itu, guru juga menciptakan suasana kelas yang menarik dan menyenangkan dan guru juga menciptakan persaingan dan kerja sama antar siswa. Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil dalam belajarnya Guru juga memberikan komentar positif kepada siswa agar lebih semangat dalam belajar.
An Analysis Authentic Assessment On Speaking Abilities In English Classroom Siregar, Siti Saidah; Zulkifli, Nur Aisyah
Journal of Education and Teaching Vol 6, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i4.20003

Abstract

The authentic assessment as the measurement method to evaluate students’ learning objectives and achievements in the classroom. The application of authentic assessment requires teachers to evaluate students’ in three competencies: attitude, knowledge, and skill. Most teachers and educator said that speaking is the most difficult skill to be assessed by using the authentic assessment, considering the complex features of the assessment. This research was aimed at describing the application of authentic assessment in a speaking classroom which relates to the types of the assessment and the scoring rubric. The subjects of the study were an English teacher and 34 students of the SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Descriptive qualitative approach was applied in this research, the data in this study was obtained from observation and document analysis. The results of the study revealed that the teacher used several types of activities to assess students’ speaking skills: (1) attitude assessment , (2) knowledge assessment, and (3) skill assessment. The result of this study indicates that authentic assessment is a feasible way to assess students’ speaking skill and it should be employed in assessing other skills as well for learning languages.
Penerepan Model Multiple Intelligence Dalam Pembelajaran Iqra' Pada Peningkatan Minat Dan Pemahaman Terhadap Iqra' di TPA/TPSA Masjid Istiqlal Sitakuak chin, chintia geofani
Journal of Education and Teaching Vol 5, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v6i1.26572

Abstract

  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman terhadap pembelajaran Iqra' berbasisis Multiple Intelligence. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian Kualitatif yaitu termasuk kedalam penelitian terapan di bidang Pendidikan yang mana penelitian ini untuk menerapkan pembelajaran Iqra' berbasisis Multiple Intelligence. Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data sumber primer dengan menggunakan kombinasi metode pengumpulan data kualitaif dan kuantitatif. Data tersebut dijadikan bukti empiris yang kemudian dianalisis yang kemudian dianalisis dan dideskripsikan untuk mendapatkan data yang valid.       '  
PENERAPAN METODE REWARD DAN PUNISHMEN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA ARAB SISWA KELAS X SMA ISLAM AL-ISHLAH BUKITTINGGI Jezy, Ahmad
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i1.20687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar bahasa Arab siswa kelas X SMA Islam Al Ishlah Bukittinggi dengan menggunakan metode reward dan punishmen. Latar belakang pendidikan siswa yang sebelumnya yang tidak pernah mempelajari bahasa Arab membuat siswa merasa kesulitan dan tidak bersemangat dalam belajar bahasa Arab. Peneliti menerapkan metode reard dan punishmen ini berupa memberikan hadiah seperti snack makanan ringan dan juga pujian kepada siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan memberikan hukuman dan ganjaran berupa berdiri dan mengahafal mufradat bagi siswa yang bermalas-malasan, tidur dan mengobrol ketika proses pembelajaran. Setelah penerapan metode reward dan punishmen ini banyak siswa yang menjadi semangat dan aktif pada saat proses pembelajaran. Siswa yang sebelumnya tidak aktif dan bermalas-malasan, menjadi lebih aktif dan bersemangat. Kata Kunci: Reward, Punishmen, Minat Belajar Bahasa Arab.
English Teacher’s Activities in Implementing the Scientific Approach ‎ of the 2013 Curriculum in Teaching and Learning Process ‎ at SMPN 3 Kampar hendri, zul
Journal of Education and Teaching Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i1.9395

Abstract

This research was aimed to investigate the English teacher’s activities and determining factors in implementing the scientific approach of the 2013 curriculum in teaching and learning process. This research used qualitative research design. The subject of this research was English teacher of SMPN 3 Kampar. The data were collected by using observation sheet, interview, and documentation. The data were analyzed by using data analysis process developed by Creswell (1998): reading, describing, classifying, and interpreting. This research revealed that observing, experimenting, and communicating stages had been implemented very well in each meeting. However, questioning stage was only able to be implemented well. The teacher had provided opportunities for the students to ask some questions by walking over and pointing at the student to ask about the lesson. But, it was only conducted in the first and second meetings. Meanwhile, the implementation of associating stage was still bad. The teacher was only able to do this stage in the third meeting by giving the students task individually. This research also revealed that teacher’s motivation, perception, and experience were internal factors while media and environment were external factors influenced English teacher’s activities in implementing the scientific approach of the 2013 curriculum.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH ISLAMI DI MAN 11 JAKARTA SELATAN Azhari, Muhammad Rizki
Journal of Education and Teaching Vol 6, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v4i1.31564

Abstract

Muhammad Rizki Azhari (111901100000051) “Implementasi  Nilai-Nilai Budaya Sekolah Islami Di MAN 11 Jakarta Selatan”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi budaya sekolah Islam di MAN 11 Jakarta Selatan dengan fokus pada prinsip-prinsip, nilai-nilai, peran guru, dan hambatan yang dihadapi oleh sekolah dalam menerapkan budaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Temuan utama dalam penelitian ini menunjukkan bahwa MAN 11 Jakarta Selatan memiliki berbagai program dalam implementasi budaya sekolah Islam, termasuk tadarus Al-Quran setiap hari, sholat dhua berjamaah, dan program unggulan hafidz Al-Quran.Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ajaran Islam dalam kurikulum dan pengelolaan kelas telah memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan karakter siswa dan peningkatan spiritualitas mereka. Peran guru dalam mengimplementasikan budaya sekolah Islam sangat penting, dengan mereka memainkan peran kunci dalam memperkuat nilai-nilai Islam dalam kelas. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh sekolah, termasuk keterbatasan sumber daya dan keterlibatan orang tua.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa setiap sekolah, termasuk MAN 11 Jakarta Selatan, perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memperkuat implementasi budaya sekolah Islam. Hal ini mencakup pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi, pelatihan tambahan bagi guru, peningkatan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan Islam, keterlibatan orang tua, dan penyediaan sumber daya yang memadai. Dengan mengambil langkah-langkah ini, sekolah dapat memastikan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan spiritualitas mereka. Kata Kunci: Implementasi, Nilai-Nilai, Budaya Islam,MAN 11 Jakarta Selatan 
Tarekat Shafawiyah dalam Membangun Kerajaan Shafawi di Persia Warahmah, Mawaddah; Yasnel, Yasnel; Bisri, Bisri
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i2.24058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai sejarah lahirnya Kerajaan Shafawi dan hubungannya dengan Tarekat Shafawiyah, dan untuk mengetahui bagaimana peran Tarekat Shafawiyah dalam membangun Kerajaan Shafawi di Persia. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan metode historis. Metode ini merupakan salah satu cara untuk memecahkan masalah pada masa lampau dengan cara menemukan sumber, mengkritik sumber, menganalisis sumber, dan historiografi. Sedangkan untuk mendapatkan data penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu dengan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan topik pembahasan. Setelah diadakan penelitian, maka ditemukan fakta bahwa Kerajaan Shafawi adalah sebuah kerajaan Islam yang berideologi Syiah yang didirikan oleh Ismail bin Haidar (Syah Ismail) di Persia. Kerajaan ini termasuk salah satu dari tiga kerajaan besar Islam pada abad ke-16 M setelah kerajaan Turki Usmani dan kerajaan Mughal di India. Awalnya kerajaan Shafawi berasal dari gerakan tarekat yang dibawakan oleh Shafi Al-Dhin Ishak al-Ardabily (1252-1334 M). Pada mulanya gerakan tarekat Shafawiyah bertujuan untuk memerangi orang-orang yang ingkar pada agama, kemudian selanjutnya beralih pula kepada memerangi golongan yang disebut ahli bid’ah. Namun, setelah gerakan tarekat ini terjun dalam lapangan politik, haluannya berubah yaitu menyatukan seluruh kekuasaan yang ada di Persia kepada tangannya. Hal ini terwujud setelah Syah Ismail I berhasil mengalahkan Ak Koyunlu dan sekaligus memproklamasikan berdirinya Kerajaan Shafawi dan menjadikan Syiah sebagai agama resmi negara. Peran kesejahteraan Dinasti Shafawi begitu besar, hal ini dapat dilihat dari sisi kemajaun dan kejayaannya. Sebagai salah satu dari tiga kerajaan besar, Dinasti Shafawiyah mencapai puncak kemajuan yang cukup berarti dalam berbagai bidang, baik dibidang politik, ilmu pengetahuan, ekonomi, arsitektur, kesenian, maupun dalam bidang tarekat.
BERBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS PADA PENDIDIKAN DASAR Anggriani, Dewi
Journal of Education and Teaching Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v5i1.15722

Abstract

There are many types of learning media that can be used by teachers in the teaching and learning process. Teachers must be able to choose the right type of learning media to be used in teaching and learning according to student learning needs. In essence, everyone has the right to get a good education so that later it will be useful for their life and future. Education is a field that focuses its activities on the teaching and learning process. There are various types of learning media that can be used to facilitate teachers in delivering subject matter to students.
ANALISIS TINGKAT KESULITAN BELAJAR PJOK PADA SISWA KELAS VIII MTs THAMRIN YAHYA Aluwis, Aluwis
Journal of Education and Teaching Vol 4, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v4i2.25052

Abstract

Rumusan Masalah dalam Penelitian ini Seberapa besar tingkat kesulitan siswa kelas VIII dalam mempelajari mata pelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII MTs Thamrin Yahya dalam mempelajari pelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 120 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin menjadi 92 Sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan kuesioner atau angket tentang kesulitan belajar PJOK yang sudah di uji validitas dan reliabililitasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tingkat kesulitan siswa kelas VIII dalam mengikuti pelajaran PJOK diperoleh 5 orang (5%) berada dikategori sangat tinggi sekali, 6 orang (7%) berada dikategori sangat tinggi, 8 orang (9%) berada dikategori tinggi, 21 orang (23%) berada dikategori sedang, 28 orang (30%) berada dikategori rendah, 17 orang (18%) berada dikategori sangat rendah, 7 orang (8%) berada dikategori sangat rendah sekali. Berdasarkan dari hasil data analisis tingkat kesulitan belajar PJOK pada siswa kelas VIII MTs Thamrin Yahya dapat diambil kesimpulan, bahwasanya tingkat kesulitan siswa kelas VIII MTs Thamrin Yahya berada pada kategori  “Rendah” dengan persentase 30%.

Page 10 of 12 | Total Record : 113